NovelToon NovelToon
Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah dengan Musuhku / Live/Variety Show / Showbiz / Nikah Kontrak / Model / Enemy to Lovers
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Satu skandal, dua musuh bebuyutan, dan 24 jam kamera yang menyala.
Sienna Rose, seorang supermodel papan atas, mendadak dihujat publik dan dituduh menjadi simpanan sugar daddy. Di waktu yang sama, Declan Bryer, aktor internasional berwajah sedingin es, tersandung skandal orientasi seksual. Demi menyelamatkan karier bernilai jutaan dolar, manajemen mereka memaksa keduanya bergabung dalam reality show pernikahan palsu, We Got Married.
Publik mengira mereka pasangan serasi yang romantis. Namun di balik layar, saat kamera mati, mereka adalah musuh bebuyutan masa kecil yang saling membenci! Sanggupkah Sienna menahan diri untuk tidak mencakar Declan di depan kamera? Dan apa yang terjadi saat masa lalu yang belum usai serta rahasia besar keluarga mereka perlahan mulai terkelupas di tengah sandiwara ini?
"Kurangin manjanya di depan kamera. Geli gue dengernya." — Declan Bryer.
"Pikir gue sudi?! Lo itu cuma kanebo kering, Declan!" — Sienna Rose.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: Puing-Puing yang Tersisa dan Awal yang Baru

​"Jadi, setelah semua sandiwara di depan jutaan orang tadi, apa rencana lo buat pasangan psikopat itu, Dec?"

​Sienna memutar tubuhnya di kursi penumpang mobil sport Declan yang melaju pelan meninggalkan area studio. Wajahnya yang pucat sudah tidak lagi tegang, ada binar kemenangan yang tenang di matanya. Dia menatap Declan yang sedang menyetir dengan satu tangan, sementara tangan lainnya tetap menggenggam jemari Sienna di atas konsol tengah.

​"Mereka bukan lagi urusan kita," jawab Declan datar, suaranya sedingin es namun memuaskan. "Papa udah perintahkan tim hukum keluarga Bryer buat ngurus laporan pidana atas percobaan pembunuhan. Detik ini, Maura pasti lagi diseret polisi di parkiran belakang stasiun TV. Edrick? Perusahaan keluarganya bakal diaudit total dalam dua puluh empat jam ke depan. Kekuasaan ayahnya udah di ujung tanduk."

​"Serius? Lo gak bakal datengin mereka buat bikin perhitungan langsung?"

​Declan melirik Sienna sekilas, senyum tipis yang jarang terlihat menghiasi wajahnya. "Gue bukan penjahat yang main kasar kalau gue bisa ngancurin mereka secara legal dan mematikan. Selain itu, gue lebih memilih jagain lo sampai benar-benar sembuh daripada harus ngotorin tangan gue sama sampah kayak mereka."

​Sienna tertawa kecil, menyandarkan kepalanya ke kaca jendela. "Tumben bijak. Biasanya lo kalau marah sukanya main hantam."

​"Karena dulu taruhannya cuma harga diri. Sekarang, taruhannya adalah lo," sahut Declan singkat.

​Keheningan yang nyaman menyelimuti kabin mobil. Di luar, lampu-lampu kota mulai menyala, berpendar menembus kaca mobil yang melaju membelah kemacetan sore. Sienna menatap pantulan dirinya di kaca, dia merasa seperti orang yang baru saja lahir kembali. Beban berat tentang tuduhan publik dan ketakutan akan Maura lenyap begitu saja, menyisakan ruang kosong yang perlahan mulai diisi oleh kehadiran Declan.

​"Dec," panggil Sienna lirih.

​"Hm?"

​"Mama bilang... Papa mau kita ketemu malam ini. Katanya ada hal penting yang mau dibicarakan, soal... masa lalu kalian dan masa depan kita."

​Declan menginjak rem sedikit lebih dalam saat lampu merah menyala. Dia menoleh penuh ke arah Sienna, raut wajahnya melembut. "Lo takut ketemu mereka? Maksud gue, pertemuan Papa lo sama Papa gue itu bakal jadi reuni paling canggung abad ini."

​"Awalnya iya. Tapi setelah tahu kalau mereka berdua ternyata punya alasan masing-masing demi ngejaga gue dan Mama... rasa benci gue berkurang banyak," Sienna menghela napas panjang. "Ternyata orang tua kita juga cuma manusia yang terjebak skenario rumit, kan?"

​"Skrip yang ditulis oleh kebodohan dan ego," gumam Declan. Dia melepaskan setir sejenak, lalu meraih dagu Sienna dengan lembut, memaksanya untuk menatap matanya. "Malam ini, gue bakal ada di samping lo. Gak peduli apa yang bakal mereka bahas, gue gak akan biarin sejarah masa lalu mereka meracuni apa yang kita punya sekarang."

​"Kita... punya sesuatu?" Sienna bertanya dengan nada menggoda, menatap Declan dengan mata kucingnya yang berbinar.

​"Lo bener-bener mau gue konfirmasi itu sekarang, di tengah lampu merah?" Declan mendengus, namun matanya tidak lepas dari wajah Sienna. "Sienna Rose, kalau lo masih belum sadar setelah semua yang gue lakuin—pukulin Edrick, jaga foto lo selama bertahun-tahun, sampai rela masuk jurang demi lo—berarti otak lo beneran bocor kena ranting kemarin."

​Sienna terbahak, suara tawanya mengisi kabin yang sempit. "Gue cuma mau denger lo ngomong langsung, dasar Kanebo kaku!"

​"Gue suka sama lo. Dari dulu. Dan sampai sekarang, perasaan itu satu-satunya hal yang paling stabil di hidup gue yang berantakan ini," Declan mengatakannya dengan nada lugas, tanpa basa-basi, namun ketulusan di suaranya membuat Sienna terpaku.

​Mobil kembali melaju saat lampu berubah hijau. "Jadi, mulai sekarang, gak ada lagi skenario pura-pura. Kita selesai dengan semua drama itu," lanjut Declan.

​"Oke. Gak ada lagi pura-pura," Sienna mengangguk mantap, lalu meraih tangan Declan kembali dan menautkan jemarinya dengan erat. "Tapi, Declan... gue masih penasaran satu hal."

​"Apa lagi?"

​"Kenapa lo benci banget kalau gue dekat-dekat sama cowok lain? Bukan cuma Edrick, tapi semua orang yang nyoba deketin gue di lokasi syuting."

​Declan terdiam sejenak, wajahnya terlihat sedikit tidak nyaman, namun dia tetap menjawab dengan jujur. "Karena gue tahu dunia lo itu kejam. Dan gue gak percaya ada orang lain yang bisa ngelindungi lo sekeras gue. Gue posesif? Mungkin. Tapi itu karena gue tahu betapa berharganya lo di mata gue, Rose."

​"Lo beneran posesif, ya?"

​"Lo baru sadar?" Declan mendengus sinis. "Liat aja, begitu lo sembuh, gue bakal mastiin gak ada pria lain yang berani natap lo lebih dari dua detik."

​Sienna tersenyum lebar, merasa hangat yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Dia tidak pernah merasa seaman ini sebelumnya. Di masa lalu, dia selalu merasa harus berjuang sendirian di bawah bayang-bayang ekspektasi keluarganya. Sekarang, ada Declan—pria yang dulunya dia kira musuh, ternyata adalah fondasi terkuat yang dia miliki.

​"Dec, berhenti sebentar di depan toko bunga itu," pinta Sienna tiba-tiba.

​Declan mengerutkan kening, namun tetap menepi di depan toko bunga kecil yang klasik. "Buat apa? Lo lagi alergi serbuk bunga, kan?"

​"Bukan buat gue. Tapi buat Mama dan Maria," jawab Sienna sambil membuka pintu mobil.

​"Maria? Ibu gue? Lo mau ngasih dia bunga setelah dia berusaha bikin lo mundur dari acara?"

​"Dia ibu lo, Declan. Meskipun dia egois, dia tetap ibu lo. Mungkin kalau kita mulai dengan kebaikan, perlahan dia bakal ngerti kalau lo sekarang bukan lagi alat buat kepentingan perusahaan Jasper," ucap Sienna dengan nada penuh pengertian yang membuat Declan tertegun.

​Declan mematikan mesin mobil, menatap Sienna yang sudah melangkah keluar dengan langkah kecil yang masih agak tertatih. Dia tidak bisa menahan senyum tipis yang semakin lebar. Pria itu menyusul Sienna dengan langkah panjang, merangkul pinggang cewek itu agar tidak lelah berjalan.

​"Lo bener-bener gak punya dendam ya, Sienna Rose?"

​"Dendam itu capek, Dec. Lagian, gue udah punya lo buat ngelawan semua musuh gue. Jadi gue tinggal santai dan jadi cegil yang cantik aja, kan?"

​"Dasar manja," Declan mencium pelan puncak kepala Sienna sebelum mereka masuk ke dalam toko.

​Di bawah temaram lampu jalan, dua jiwa yang dulunya saling membenci itu kini melangkah bersama, meninggalkan sisa-sisa kehancuran babak sebelumnya. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi di pertemuan keluarga malam ini, namun satu hal yang pasti: tidak ada lagi yang bisa memisahkan mereka. Masa lalu adalah buku yang sudah selesai dibaca, dan sekarang, mereka sedang menulis bab pertama dari kehidupan yang benar-benar milik mereka sendiri.

1
Aidil Kenzie Zie
kok Siena panggil Tante sama maknya tor🤔🤔🤔
Ariska Kamisa: oopppssss .... makasih atas kejeliannya.
maafkan othor salah 🙏🙏🙏♥️♥️
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Ariska Kamisa: siap kakak👍
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
si jalang cari mati 😡😡😡
Ariska Kamisa: sabar ya kak🤭🤭
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
penasaran sama masa lalunya mereka 🤔🤔
Ariska Kamisa: Hehe, sabar ya kak 🤭. Masa lalu mereka penuh cerita yang belum terungkap. Nanti sedikit demi sedikit bakal terjawab kok, jadi stay read terus yaa ❤️✨
total 1 replies
umie chaby_ba
eitts ... kisseu??🤭
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
satu-satunya ga tuh sienna ciyee
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
kenapa harus bungkam sih? udah sih dec langsung ngaku aja
Ariska Kamisa: mungkin ada ketakutan lain
total 1 replies
umie chaby_ba
🤣🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
edrick yang mantannya sienna?
Ariska Kamisa: betul sekali🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
apakah mantan atau cinta yang tidak tersampaikan nih Thor
Ariska Kamisa: seperti cinta yang terpaksa dia pendam
total 1 replies
umie chaby_ba
sienna mulai jatuh cinta 🤭
Ariska Kamisa: udh bergetar hatinya kak🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
aslinya bukan sekedar akting kali ah
Ariska Kamisa: lebih dari hati banget gitu yaa aktingnya🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
Declan ini beneran apa akting🤣
umie chaby_ba
ini benci jadi cinta mesti..
Ariska Kamisa: betul kak...
total 1 replies
umie chaby_ba
mampir kesini deh🤭
Ariska Kamisa: terimakasih kak,
stay read yaa🙏
total 1 replies
Aldah Karisa
duh.. penasaran kelanjutan nya nih.. si Edrick udh masuk /Whimper/
Ariska Kamisa: stay read ya kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
Aldah Karisa
kocaghh sih Sienna Sienna liat sikon ngapa 🤣
Ariska Kamisa: emang dasar sienna 🤭
total 1 replies
Aldah Karisa
wow wow akhirnya ciuman juga mereka 🤣
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Aldah Karisa
cerita nya bagus nih...
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
Aldah Karisa
lanjutkan thor
Ariska Kamisa: siap kak🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!