NovelToon NovelToon
Cinta Dan Belenggu

Cinta Dan Belenggu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dark Romance / Nikah Kontrak
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Utami

[NIKAH KONTRAK]❗
[OBSESI] ❗
[DARK ROMANCE] ❗

start proses : Juni 2026-Ongoing

by Leni Utami

"Cinta yang seharusnya membuat Layla merasa bebas, justru menjadi rantai belenggu yang mengikat erat dirinya. Di antara kekuasaan dan luka masa lalu serta hasrat panas membara, ia terjebak di kobaran asmara yang gelap. Bayangan kelam masa lalu masih menghantuinya. Akankah ia bisa memilih melepaskan diri dari belenggu yang menyiksa batinnya atau memeluk belenggu itu selamanya?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CDB 21

Setelah kejadian itu, Layla merasa takut dan terus menangis di dalam mobil. Zhao Lee mempercepat laju mobilnya menuju Rumah Sakit.

Layla terbangun di ranjang rumah sakit, menatap langit-langit dengan mata kosong. Zhao Lee menyapa ramah, "Selamat pagi, sudah bangun?" ucap Zhao Lee. Layla hanya diam dan membuang muka, ia enggan menatap wajah Zhao Lee di sampingnya. "Wah dinginnya, mana sopan santun mu, Layla. Bukannya ucapan terimakasih yang aku dapat tapi wajah dingin mu", ujar Zhao Lee.

Respon Layla hanya diam.

"Yah sudah lah, aku tak peduli berapa lama kau akan menutup mulut untuk ku. Aku akan menunggu. Hasil tes akan keluar hari ini. Aku yang akan mengurusnya. Aku pastikan si brengsek itu mendapat hukuman yang setimpal," ucap Zhao Lee.

Mata Layla terbelalak, bukannya marah pada Bennedict, ia malah merasa khawatir. Layla menduga bahwa Bennedict juga sebagai korban, ia merasa ada sesuatu yang janggal waktu itu. Ia curiga ada campur tangan Zhao Lee dari kejadian semalam.

Bagaimana bisa tiba-tiba Bennedict bersikap agresif seperti itu?

Bagaimana bisa Zhao Lee tiba-tiba ada di sana? Itu terlalu kebetulan, pikir Layla.

Setelah Layla keluar dari Rumah Sakit, ia di bawa Zhao Lee ke rumah pribadi yang lain. Rumah ini terlihat seperti rumah jepang tradisional dengan taman dan kolam di tengah halaman.

Zhao Lee berharap dengan suasana rumah ini membuat jiwa Layla lebih tenang. Atau lebih tepatnya rumah ini adalah sangkar baru untuk Layla. Tapi Zhao Lee masih berbaik hati membiarkan Layla keluar masuk bebas dari sangkarnya.

Kemudian Layla beristirahat di kamar yang sudah di siapkan kusus untuknya. Zhao Lee ikut berbaring menemani Layla serta menyelimuti tubuh Layla.

"Apa masih ada yang sakit?" tanya Zhao Lee lembut.

Layla mengangguk pelan.

"Aku tidak menyangka si Brengsek itu bisa bertindak seperti itu. Bukankah itu mengerikan, Layla," ucap Zhao Lee.

"Semua terlalu kebetulan," ucap Layla.

''Apa?" kata Zhao Lee.

"Jelaskan padaku bagaimana bisa anda tiba-tiba ada di sana," tanya Layla curiga.

"Itu hanya kebetulan, Layla. Aku adalah orang yang jujur,'' ucap Zhao Lee.

"Pembohong," ujar Layla dalam dalam hati.

"Nah sekarang kita ganti perbanya dulu ya Layla," ucap Zhao Lee. Layla hanya diam dia masih berbaring membelakangi Zhao Lee.

Zhao Lee pergi meninggalkan Layla dan kembali membawa perlengkapan. Layla sudah duduk siap untuk di rawat luka-lukanya.

"Aku akan melakukannya dengan lembut. Katakan saja kalau sakit," ucap Zhao Lee Lembut.

Zhao Lee mulai membuka perban yang membalut luka gigitan di bahu Layla.

Zhao Lee terkejut dengan luka itu, terlihat cukup parah. Ia tak menyangka dia bisa menyakiti Layla sejauh ini, demi kepuasannya sendiri.

Zhao Lee menghela nafas panjang, dan berkata, "Layla..." sambil mengoleskan obat ke luka itu.

Layla meringis kesakitan.

"Oh maaf, perih ya," ucap Zhao Lee. Kemudian ia meniup luka itu agar tidak terasa perih.

Setelah selesai menutup luka itu kembali, Zhao Lee mengecup halus luka itu.

"Semoga kecupan ku bisa mengurangi rasa sakit mu," ucap Zhao Lee romantis.

Layla mengeryit getir. Ia masih teringat kejadian semalam.

"Benar-benar tidak masuk akal," ujar Layla dalam hati.

Lalu Zhao Lee memeluk Layla dari belakang dan membisikkan, "Andai rasa sakit mu bisa aku gantikan, Layla," ucap Zhao Lee.

Namun di hati Zhao Lee justru berkata, "Rasa sakit itu memang kuberikan agar kau tak lagi mencari perlindungan pada pria lain."

Layla tidak menyadari bahwa pelukan itu terasa hangat hanya di permukaan. Di balik senyum lembut Zhao Lee, tersimpan kepuasan melihat rencananya berjalan sempurna. Bennedict akan segera tersingkir, sementara Layla perlahan kembali bergantung padanya.

"Terimakasih telah menolong saya. Maaf sikap saya yang dingin di rumah sakit tadi," ucap Layla.

Zhao Lee melepas pelukan nya, "Ohh..., sudah mau buka mulut ya. Aku pikir akan menunggu lebih lama. Apa perlu aku sewa bodyguard untuk menjagamu? Kau tau kan aku tak bisa menjaga mu 24 jam, yahh hanya saat keluar rumah saja,'' kata Zhao Lee.

"Tidak, terimakasih atas niat baik anda Tuan. Saya bisa menjaga diri saya sendiri," Layla menolak halus.

"Justru anda yang harus saya waspadai setiap waktu," ucap Layla dalam hati.

"Silahkan pergi, Nyonya Sechpia pasti cemas menunggu anda pulang," Layla mencoba mengusir halus Zhao Lee.

Layla kembali berbaring dan menutupi dirinya dengan selimut membelakangi Zhao Lee. Perasaan Layla sedang agak kacau. Di sisi lain Layla membenci Zhao Lee namun di sisi yang lainnya Layla punya hutang kepada Zhao Lee. Entahlah Layla harus bersikap seperti apa ke Zhao Lee.

Melihat Layla murung, Zhao Lee mencoba menghibur dengan memeluk Layla dari belakang. "Tenang, jangan khawatirkan Sechpia. Biar dia jadi urusanku," kata Zhao Lee lalu mengecup lembut rambut Layla yang cantik.

Layla menghela nafas panjang lalu berkata, "Saya peringatkan anda Tuan, cepat atau lambat Sechpia akan tau hubungan kita. Bangkai tak akan selamanya bisa di simpan Tuan,"

"Ohh kamu mencemaskan aku atau hubungan gelap ini?" tanya Zhao Lee.

"Saya tau orang-orang seperti kalian bisa melakukan apa saja kepada rakyat jelata seperti saya. Saya hanya tidak ingin keluarga saya celaka," kata Layla dengan aura yang sendu.

"Apa kau ingin aku menyingkirkan mereka?" tanya Zhao Lee.

"Bukan seperti itu..." Layla membalikan badannya. Sekarang posisi mereka saling berhadapan, mata mereka saling bertemu begitu dekat. Melihat sorot mata Zhao Lee memandang lembut Layla, membuat perasaan Layla sedikit goyah. Sorot mata itu membuat Layla menjadi agak ragu atas tuduhan yang di pikirkan Layla kepada Zhao Lee.

Untuk sesaat hati Layla goyah. Pria di hadapannya tampak begitu tulus hingga sulit dipercaya bahwa ia mungkin berada di balik semua kejadian itu. Namun bayangan percakapan Zhao Lee dengan Dokter Adrian kembali terlintas di kepalanya. Layla segera menepis keraguan itu. Ia tak boleh lengah hanya karena perhatian sesaat.

Tangan Zhao Lee masih memeluk lembut tubuh Layla dan memberinya rasa aman. Namun tatapan Layla kembali kosong menatap lurus dinding-dinding kamar.

"Aku pastikan Bennedict akan membayarnya dengan pantas" kata Zhao Lee memastikan kembali.

"Ben orang baik, aku yakin ada sesuatu yang memaksanya melakukan tindakan agresif seperti itu," Layla membela dengan nada yang dingin

"Sampai detik ini pun kau masih perduli dengan si brengsek itu," ekspresi Zhao Lee menunjukan ketidaksukaan.

"Layla aku tidak mau berdebat sekarang, tolonglah. Biar hukum yang melakukan tugasnya, Ok," ucap Zhao Lee.

Layla diam tak menjawab, tangannya mengepal erat.

****************

1
Lenny Utami
terimakasih support nya...😭
Tulisan__mawar
Lanjut semangat.
Tulisan__mawar
Layla kamu sangat baik🥹
Tulisan__mawar
Kak soal jalan ceritanya aku suka, tapi terlalu panjang paragraf nya kak.
Tulisan__mawar
Bullying ini namanya. benar itu, mereka hanya iri padamu.
Tulisan__mawar
Ngeselin emang punya mertua nggak tahu malu gitu. kasian loh anak-anaknya, Itu cucu-cucu mu buk.
Tulisan__mawar
Itu memang benar, akhir-akhir ini terasa sangat panas, sangat panas bahkan.
onimaru rascall
up 10 bab di hari Sabtu nanti aku gift kopi🤫🤫🤫
Lenny Utami: hiikkkkssss😭
total 3 replies
Lenny Utami
sudah bagus tapi harus banyak belajar lagi, semangat untuk diriku. aku bangga pada aku
Lenny Utami
terimakasih koreksinya
Lenny Utami
iya...💪
The_D
pelajari lagi dialog tag yah
Nova Indriyani
Semangat /Angry/
Lenny Utami: terimakasih atas dukungannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!