NovelToon NovelToon
Menantu Yang Tak Dianggap

Menantu Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:54.1k
Nilai: 5
Nama Author: Eni pua

Siapa yang tidak ingin dicintai oleh ibu mertua?
Mila, selalu berusaha menjadi menantu yang baik dan berbakti. Tetapi pada kenyataannya, dia selalu menjadi yang tersakiti dan tidak pernah dianggap sebagai menantu.
Bahkan sang suami, lebih memilih percaya pada ibunya.
Kehidupan seperti apa yang akan Mila jalani dan akankah Mila bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eni pua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Pernikahan Mila

Setelah berhasil membatalkan pernikahannya, Mila merasa agak lega. Kini tinggal menghadapi Kakek. Mila berharap Kakek akan mengerti keputusannya. Sejak awal, dia memang tidak mencintai Adrian.

Hisam datang menemui Mila dan bertemu dengan Hasan dan Husein. Ternyata, ibunya sudah memberitahunya jika Hasan dan Husein adalah anak angkat Mila. Tidak ingin banyak drama, Mila membiarkan kesalahpahaman terjadi.

Hisam sangat bahagia meskipun kedua anak itu hanyalah anak angkat Mila. Hisam sudah merasa cocok dan dekat dengan mereka selayaknya ayah dan anak.

Rumah Mila tampak sepi karena Mila memutuskan memberhentikan Bik Ijah dan mengembalikannya pada Adrian. Setelah apa yang dilakukan Bik Ijah dan Adrian, tidak mungkin Mila bisa tenang tetap memperkerjakan Bik Ijah.

Kali inipun, Mila bingung karena Mila harus mencari tempat penitipan anak agar dia bisa bekerja. Belum lagi harus mengurus rumah. Setelah kepergian Bik Ijah, Mila berusaha mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, tetapi dia merasa kelelahan sendiri.

Hasan dan Husein tertidur setelah kelelahan bermain dengan Hisam. Hisam mengangkat tubuh Hasan dan Husein secara bergantian dan di tidurkan di kamar mereka.

Mila dan Hisam berbicara di ruang keluarga untuk membahas rencana mereka selanjutnya.

"Mila, aku akan menemui Kakek secepatnya dan meminta izin menikahi kamu," kata Hisam yakin.

"Aku rasa, akan sulit untuk meminta restu Kakek. Apalagi, setelah apa yang kmu lakukan padaku," jawab Mila.

"Maafkan aku. Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Hisam cemas.

"Bukankah kita hanya perlu menikah secara agama agar bisa kembali menjadi suami istri?" tanya Mila.

"Iya. Tapi, tentu kita tetap membutuhkan wali untukmu. Apa Kakekmu akan bersedia datang?" tanya Hisam.

"Kakekku, ayah sari ibuku. Jadi aku rasa, kita hanya perlu mencari keluarga ayahku agar bisa menjadi wali pernikahanku. Sayangnya, aku tidak tahu dimana mereka. Apakah ayah memiliki saudara atau tidak, aku juga tidak tahu. Atau, pakai wali hakim saja seperti dulu," kata Mila.

"Putuskan saja seperti itu. Aku akan mengurus semuanya. Kamu hanya perlu menyiapkan diri untuk menjadi pengantin wanita yang bahagia. Tidak akan sampai satu minggu kita akan bisa menikah. Apa kamu sungguh sudah siap?" tanya Hisam.

"Jangan khawatir denganku, aku sudah siap?" jawab Mila.

Mila memutuskan menikah secara diam-diam dengan Hisam tanpa sepengetahuan Kakek. Selain Mila ingin melepaskan diri dari Adrian, Mila juga ingin membalas dendam pada ibu mertuanya dengan mengambil Hisam darinya.

Dengan menikah dengan Hisam, Mila memiliki banyak keuntungan. Meskipun niat Mila menikah dengan Hisam banyak sekali, tetapi di lubuk hati Mila yang paling dalam, Mila masih mencintai Hisam.

Benar saja, hanya berselang 3 hari, Hisam telah selesai mempersiapkan pernikahan mereka. Pernikahan akan dilakukan di rumah Hisam, yang akan dihadiri oleh anggota keluarga saja.

Hari itu, Mila telah selesai memakai pakaian pengantin yang sederhana. Mila dan kedua anaknya dijemput oleh suami Tina. Mila tidak menyangka jika semua memang sudah dipersiapkan oleh Hisam.

Hasan dan Husein tampak senang karena Hisam akan menjadi ayah mereka. Sebelum acara akad nikah berlangsung, kedua bocah itu memeluk Hisam. Mila hanya bisa menarik napas panjang melihat kedekatan hubungan ayah dan anak itu.

Acara akad nikah berlangsung secara khidmat. Hisam dengan mudah mengucapkan akad nikah dan di ikuti kata yang di tunggu-tunggu olehnya.

"Sah," kata pak penghulu.

"Sah ...." sahut semua yang hadir.

Diantara tamu yang hadir, Mila melihat ibu mertuanya datang dengan kursi roda. Dan dia tidak berani dekat dengan mereka karena Hisma sudah meminta ibunya untuk melihatnya dari jauh.

Mila sudah merasa menang kali ini. Tetapi, dia sedikit bingung, kenapa hatinya sakit dan merasa kasihan saat melihat ibu mertuanya jauh dari mereka?

Padahal itu yang dia harapkan saat menikah kembali dengan Hisam. Setidaknya rasa sakit hatinya terlampiaskan.

Mila menekan rasa kasihan dalam dirinya terhadap ibu mertuanya. Dia juga berusaha menekan sisi baiknya untuk bisa bertahan di rumah ini. Mila yakin, perjuangannya masih akan berat selama ibu mertuanya masih hidup. Tetapi tidak mungkin, dia akan berdoa agar ibu mertuanya cepat mati.

"Mila, bisakah kita meminta restu pada ibuku, sekali ini saja?" tanya Hisam ragu.

"Maksud Mas Hisam?" tanya Mila.

"Begini, aku tidak akan memaksamu untuk memaafkan ibu. Tetapi, kita baru saja menikah, lupakan kesalahan ibu sekali ini saja. Setelah itu, aku tidak akan pernah memintamu untuk baik pada ibuku," jawab Hisam.

"Baik, hanya sekali ini saja, bukan?" tanya Mila.

Hisam dan Mila meminta restu Bu Siti yang tampak terharu dan di sudut matanya menetes airmata yang tidak hentinya. Mila duduk bersimpuh bergantian dengan Hisam.

"Semoga pernikahan kalian bahagia selamanya. Dan tidak akan ada lagi, ibu mertua yang jahat sepertiku," doa Bu Siti dengan penyesalan.

Mereka larut dalam perasaannya masing-masing. Mila juga merasa sedih, tetapi dia tidak ingin terlihat lemah di depan ibu mertuanya. Adilkah jika saat ini Mila masih waspada dengan ibu mertuanya yang sudah berada di kursi roda?

Justru itu yang kini membuat Mila sedikit khawatir. Apakah dirinya sudah menjadi orang yang kejam dengan membuat Hisam tidak lagi merawat ibunya?

Setelah menikah, ternyata Hisam sudah menyiapkan rencana tentang ibu dan juga Mila. Rumah lama akan di tempati ibunya dengan seorang pengasuh. Sedangkan Mila dan Hisam, akan pindah ke rumah baru.

Mila penasaran karena Hisam mengatakan bahwa rumah baru sudah disiapkan untuknya.

...****************...

1
Elok Pratiwi
males baca nya kebanyakan drama menderita bila ujung ujung nya balikan lagi
Yuliyanti
mls sdh bacanya, ujung2nya blikn lgi
Eni pua: nggak balikkan lagi kak. Mantannya meninggal 🤧
total 1 replies
Yuliyanti
mls sdh bacanya ujung2nya blikn lgi/Applaud//Applaud/
Eva Daniarti
semoga hisam cepat mengetahui anaknya n menyesal..
Siti Fatimah
oohhh seperti itu , jadi Mila sebenarnya tidak pernah keguguran ...
Siti Fatimah
Hasan Husain 🤔 memangnya sewaktu Mila pergi dari rumah dalam keadaan hamil 🤔 bukannya habis keguguran ya dan SM dokter tidak boleh hamil sebelum 1 tahun 🤔 harus ada yg menjelaskan enggak ngerti bingung 🤔🤔🤔
Siti Fatimah
hah Hisam - Hisam jadi lelaki ko bodoh sekali 🤦
Siti Fatimah
hahahaha .
Siti Fatimah
wanita paling paling bodoh yg mau di madu , apapun alasan yg di ucapkan pria yg ingin poligami 6idak akan pernah membawa kebahagiaan apalagi ketenangan batin dan pikiran ,, Mila kamu tidak di madu aja setiap hari menderita menangis dan keguguran sudah dua kali ...
Siti Fatimah
sama Bu Siti saya juga tidak suka Mila jadi istri anak mu yg bodoh dan bejat apalagi di tambah mertua jahat seperti mu Bu Siti iiihhhh serem .
Siti Fatimah
Mila kenapa tidak pernah punya pikiran buat merekam setiap omongan mertuanya buat bukti ke anaknya gimana sadisnya sang ibu ..
Siti Fatimah
Mila mertua mu sterss gila dan parahnya seorang pembunuh dan taruhannya adalah nyawamu mil ,, lindungi Mila SM calon anaknya dari incaran mertua jahat nya 🙏🙏🙏
Siti Fatimah
bagus Mila bangkit tunjukan kalau mertuamu gila dan parahnya punya hati jahat biar hisam tau semua kejahatan ibu tersayang nya , Mila bermain cantik lah untuk menghadapi manusia yg tidak punya hati .
Siti Fatimah
enggak yakin hisam akan percaya omongan Mila secara hisam itu bodoh terus seorang anak dari ibu yg tidak punya hati keibuan ,, udah Mila lebih baik minta cerai dari hisam ya walaupun perceraian di larang oleh Agama tapi kalau untuk menyelamatkan diri kenapa tidak karena bisa saja suatu saat nyawamu juga akan hilang di tangan mertuamu , mertua mu membunun calon cucu kandungnya aja mampu apalagi cuma menantu yg anak orang lain ,, sudah selamatkan nyawa mu persetan dengan cintamu karna percuma punya cinta tapi taruhannya nyawa ..
Siti Fatimah
ah Mira - Mira bodoh ko di piara hanya untuk bisa bersama dengan orang yg di cintai 👎 , udah Mira udah lebih baik menyerah buang laki sombong dan bodoh mu itu ..
Siti Fatimah
Nemu satu lagi cerita dunia halu yg peran wanita nya lemah dan bisanya cuma menangis ,, mau di masukin ke daftar favorit ah mau memanasi Mila agar meninggalkan mertua dan suami sombongnya ,, Mila buat punya cinta tapi hidup di dalam neraka 😤👎
Eni pua: Makasih Kak, wkwkwk.
Ini ikutan event mertua kejam. Kalau nggak kejam sama Mila, bukan mertua kejam. 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!