NovelToon NovelToon
Tak Sanggup Untuk Di Madu

Tak Sanggup Untuk Di Madu

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahkontrak / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dhewy R

Melani seorang wanita yang hidup sederhana padahal sebenarnya dia adalah anak orang kaya. Melani selalu menerima hinaan dan cacian dari sang ibu mertua.

Melani harus menerima kenyataan pahit dari sang suami Raka, yang menikah secara diam diam dengan cinta masa kecil nya.
Dan disaat Raka dan keluarga nya tahu jika melani orang kaya, justru harta kekayaan melani yang mereka perebutkan.

Mampukah Melani menghadapi keluarga mantan suami nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhewy R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesialan Raka

Tanpa terasa suda satu bulan Hendra bekerja di Global property dan selama satu bulan ini pun Hendra dan Melani semakin dekat. Bahkan Hendra berniat akan mengutarakan isi hati nya kepada Melani.

Sampai sekarang pun Hendra belum mengetahui jika Melani adalah pemilik dari Global property. Melani belum membuka jati dirinya di depan Hendra, dan Hendra pun memang tidak pernah bertanya Melani bekerja dibagian apa. Yang hendra tahu Melani bekerja dalam satu perusahaan dengan nya.

"Mel, emmh.. boleh tidak nanti malam aku main ke rumah mu?" Tanya hendra saat sedang makan siang bersama.

"Ke rumah ku? mau ngapain ?" Tanya melani, bukan nya menjawab tapi malah memberikan pertanyaan balik.

"Mau main saja si tidak boleh ya?" Tanya hendra lagi.

"Bo..boleh kok, main saja tidak apa-apa " Jawab Melani terbata-bata.

" Aku juga ingin berkenalan dengan orang tua mu, boleh kan aku berkenalan dengan orang tua mu?" Tanya hendra lagi dengan senyum manis nya.

"Orang tua ku ada di desa, mereka lebih memilih tinggal di desa menikmati hari tua nya. Aku disini cuma tinggal bersama para pekerja di rumah saja. Ada paman juga cuma dia tinggal di tempat yang berbeda" Jawab Melani.

"Oh orang tua mu tidak di sini, ya sudah tapi aku tetap boleh dong main.?" Seru Hendra.

" Boleh kok" Jawab Melani.

Setelah menyelesaikan makan siang nya Hendra dan Melani kembali ke kantor dengan mengendarai mobil nya masing-masing.

" Siang bu" sapa resepsionist saat melani memasuki gedung perusahaan.

"Siang juga yuna, sudah makan siang belum yun?" Tanya melani dengan ramah.

" Sudah bu, tadi makan siang di kantin sama karyawan yan lain nya" Jawab Yuna sambil tersenyum manis.

" Ya sudah, saya ke ruangan saya dulu ya. Kerja yang semangat ya" Seru melani sambil mengankat tangan kanan nya, memberi isyarat semangat untuk Yuna dan teman di samping yuna.

"Terimakasih bu" Jawab yuna dan teman nya sambil membungkukkan badan nya.

Hendra yang melihat interaksi Melani dengan resepsionist merasa sedikit aneh. Hendra merasa resepsionist bahkan karyawan yang lain jika ketemu Melani, seperti sangat hormat dan menyegani Melani.

Di perusahaan Nusantara Group saat ini Raka sedang berada di ruangan sang Direktur, Jimmy. Wajah Raka terlihat sangat tegang dan ketakutan. Raka sangat takut jika perbuatan nya di ketahui sang Direktur.

"Adakah yang ingin pak Raka bicarakan terlebih dahulu dengan saya?" Tanya Jimmy mengintimidasi.

"Emhhh... Tuan kan yang memanggil saya kemari, berarti ada yang ingin tuan bicarakan dengan saya" Jawab Raka masih dengan rasa takut nya.

" Mungkin kamu sudah tahu apa yang ingin aku bicarakan?" Seru Jimmy semakin membuat Raka ketakutan

Wajah Raka terlihat semakin tegang dan memerah karena ketakutan.

" Maksud Tuan apa? Saya tidak mengerti" Seru Raka pura-pura tidak tahu.

Jimmy semakin geram dengan kelakuan Raka yang seakan justru pura-pura tidak tahu dan seakan tidak mengetahui seseuatu.

Brraakkk

Jimmy menggebrak meja nya membuat Raka kaget dan semakin ketakutan.

" Kau mau mengakui kesalahan mu sendiri atau mau aku yang mengatakan nya?" Tanya Jimmy dengan tatapan yang tajam.

" Sa,, saya tidak tahu kesalahan saya Tuan?" Jawab Raka tergagap.

Bugh..

Bugh...

Dua buah pukulan mendarat di perut Raka, Raka tertunduk memegangi perut nya sambil menahan rasa sakit.

" Anda berbuat curang, Anda mencurangi proyek apartemen yang di kerjakan Global property, anda juga mencairkan dana 2 milyar untuk memperkaya diri mu sendiri serta memalsukan dokumen untuk saya tanda tangani" Seru Jimmy dengan marah.

Raka kaget dengan penjelasan dari Jimmy. Dia tidak menyangka perbuatan nya akan secepat ini di ketahui atasan nya.

" Jabatan menejer kamu salah gunakan sebagai ladang kamu korupsi, kamu memang pantas membusuk di penjara" Ucap Jimmy penuh penekanan.

"Maaf.. Maaf kan saya Tuan, saya khilaf saya janji tidak akan mengulanginya lagi. Saya mohon jangan penjarakan saya." Ucap Raka memohon sambil bersimpuh di kaki Jimmy.

" Kesalahan mu cukup banyak Raka, jeruji besi lebih cocok untuk orang seperti mu!!" Seru Raka sambil menyeringai penuh amarah.

"Saya janji akan mengembalikan uang 2 milyar itu dan akan mengembalikan barang proyek yang saya jual, dan untuk pemalsuan tanda tangan saya mohon maaf Tuan" Seru Raka tetap bersimpuh di kaki Jimmy.

Jimmy memanggil seseorang lewat sambungan telepon, tidak menunggu lama sang sekretaris datang bersama fua orang polisi berseragam lengkap.

Raka yang melihat kedatangan polisi itu sangat ketakutan dia tetap tertunduk di lantai.

"Pak tolong bawa bajingan ini ke kantor polisi, jebloskan dia ke dalam sel dan hukum dia sesuai dengan hukum yang berlaku" Ucap Jimmy kepada ke dua polisi.

"Baik Tuan, kami akan membawa pak Raka ke kantor polisi. Dan akan kami proses sesuai laporan dari Tuan" Jawab salah satu polisi yang berbadan gembul.

" Tolong maaf kan saya Tuan, saya khilaf!! Saya janji akan mengembalikan semua nya" Ucap Raka tetap memohon.

" Satu lagi semua aset yang kau miliki akan aku sita." Seru Jimmy.

"Jangan Tuan, saya mohon maaf. Kasihan ibu dan istri saya, mereka mau tinggal dimana kalau rumah saya di sita?" Tanya Raka sambil mengiba.

"Itu bukan urusan ku, aset mu bahkan tidak bisa mengembalikan kerugian ku dan kerugian Global property. " Seru Jimmy Geram.

" Secara tidak langsung kau juga merugikan Perusahaan Global property. " Bentak Jimmy.

Polisi akhirnya tetap membawa Raka ke kantor polisi untuk di proses hukum.

Para karyawan terlihat kaget melihat Raka yang di bawa polisi, terutama Arum sang menejer keuangan. Arum tidak menyangka Raka yang dia kagumi bisa berbuat curang seperti ini.

"Biarpun aku mengagumi pak Raka, aku tidak bisa membiarkan kelakuan nya yang merugikan perusahaan" Gumam Arum dalam hati.

******

#Global property

Siang ini setelah Raka di bawa ke kantor polisi Jimmy menemui Melani di Global property untul membahas tentang kerugian yang di alami perusahaan Melani.

"Sebelum nya maaf kan karyawan saya bu Melani, dia sudah menghambat pembangunan proyek kerjasama kita" Seru Jimmy memulai pembicaraan nya.

"Iya Tuan Jimmy, semoga masalah nya cepat selesai dan pembangunan cepat diselesaikan" Seru Melani ramah.

"Raka sudah di bawa ke kantor polisi, biar dia mempertanggung jawabkan perbuatan nya disana. Terimakasih ibu Melani sudah membantu bukti-bukti kecurangan Raka" Ucap Jimmy.

"Sama-sama Tuan. Awal nya saya kaget dapat laporan dari proyek kalau banyak bahan yang hilang dan alat-alat juga banyak yg hilang, setelah di telusuri tetnyata semua ulah mas Raka. " Seru Melani tidak sadar memanggil Raka dengan embel-embel Mas.

"Mas Raka?" Tanya Jimmy heran kenapa Melani memanggil Raka dengan Mas.

"Emhhh... Iya, Mas Raka!! Mas Raka adalah mantan suami saya. Dia menikah lagi saat saya masih sah menjadi istri nya, Saya tidak sanggup dimadu dan berbagi suami dengan wanita lain. Jadi saya menggugat Mas Raka cerai" Jawab melani dengan wajah yang terlihat sendu.

"Maaf bu saya tidak tahu kalau permasalahan nya seperti itu" Seru Jimmy merasa tidak enak.

" Sudah tidak apa-apa Tuan, semua sudah masa lalu" Jawab melani sambil tersenyum.

"Ohh iya bu, saya kesini juga mau mengundang ibu Melani untuk menghadiri ulang tahun pernikahan saya dan istri saya besok malam" Ucap Jimmy sambil memberikan undangan.

" Saya pasti datang Tuan" Jawab melani singkat.

Setelah urusan nya dengan Melani selesai Jimmy pergi dari perusahaan Global property.

Jimmy melajukan mobil nya ke kantor polisi untuk menemui Raka dan memberi keterangan kepada polisi.

*****

Akhirnya Raka kena batunya juga.

1
Endang Werdiningsih
lumayan dgn akting nina,,bimo bisa menampar mira sampai 2X syukur" bisa lebih ...
Nur Aulia
buang saja suami penghianat seperti Dimas aina
Nur Aulia
cari yg baik ajj keluarganya,,jgn yg matre semuanya Melanie
Endang Werdiningsih
kok malah dimas yg kasih kwitansi ke pak sugi,apa ga terbalik thor...
setahuku penyewa yg dpt kwitansi dr pemilik sewa,,
Endang Werdiningsih
kalo keluarga hendra matre,,sama aja melani masuk kemulut harimau untk kedua kali'a...
apes bener...
sakura
...
Ani
Sy mulai bosan. Membacanya. Melani di tuntut utk tetap baik sama yg namanya keluarga mantan, membiayai semuanya, di tuntut mengalah dan berhati emas, walau dlm lenyataan hidup, ngak ada yg sebaik ini, dgn mantan pacar suami nya aja yg udah jelas melecehkan, ngomong nyakitin hati melani aja, ngak. Langsung di pecat hanya denagn kata maaf, melani udah author bikon luluh, sy ngak senang, akhirnya melani yg selalu di injak2, di remehkan, dimintai peetolongan oleh yg suka usil dan udah jahat kpd nya. Udah, ay sudah malas membacanya. Terlalu baik iti kira2 dong. Melano tdk tegas, melani tidak kuat, melani mudah memaafkan, sakit sy mendengar nya. Sy tdk. Mau membacanya lagi.
Ani
Lanjut melani, lansung pecat jgn kasi kendor, dia bisa merusak hububgan rumah tanggamu. Pecatttttt
Ani
Hmmmm.. Jengkel sekali sy mendengar nama vera, author, mati kan saja si vera itu, dan melani jgn sampai bertemu dgn vera atau novi urusan apapun, krn kedua orang tsb urat malu nya sudah putus.
Ani
Aina kan bekerja, pisah aja dgn dimas yg ngak tau diuntung jadi anak tertua. Egois sekali mementingkan diri sendiri.
Ani
Sy suka dgn melani, kalau begini kan enak sy dengarnya.
Ani
Tolong dong author, sy jengkel sekali dgn keluarga yg mata duitan kayak gini, emosi sekali saya. Bikin mati aja mrk semua, biar melani bisa bahagia. Jgn bikin sakit, nanti uang melani lagi yg harus menanggung nya. Matikan saja mrk, kan author yg bikin alur cerita nya. Bikin mrk yg rakus itu secepatnya mati semua sebelum melani menikah. Jengkel sekali sy. Ngak tau aturan apa.
Ani
Kalau bisa jgn lah tour berjodoh dgn hendra, carikanlah dri keluarga yg ngak materrealistis, nanti ujung2 nya melani yg di peras.
Enny Sukaeni
happy ending
Ani
Kok keluarga nya sama ya dgn keluarga raka, sama2 serakah dan matere. Kalau mau jadian, di sepakati dulu, bhw ngak usah minta2 uang, habis nanti melani nya.
Ani
Kalau hanya utk ngomong begitu, ngak usah dtg ke toko deh melani, buang2 wkt, di depan paman seperti singa lapar, di depan raka, kayak tikus basah.
Ani
Ngak suka dgn sikap melani, langsung hajar saja kenapa, langsung bilang aja, bhw yg mau menculiknya itu adalah raka, dan berkas srt buktinya sudah di urus ke kepolosian, ngomong gotu ajaj melani susah.
Ani
Raka korupsi.
Ani
Seharusnya di tanya tuh preman, siapa yg nyuruh, sy tahu, ini pasti perbuatan mrk ber 3.
Ani
Author bikin alur cerita agar mrk bertiga itu mati secepatnya dan serentak. Melani itu orang baik, sy khawstir melani akan terenyuh, mrk ber 3 orang jahat dan licik. Mati kan segrra mrk. Tamatkan episode nya. Sy benci mrk.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!