NovelToon NovelToon
Jangan Pergi Dariku

Jangan Pergi Dariku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / CEO
Popularitas:167
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Sebuah kisah menarik....☺☺👍👍

Rajab Ambarawa tidak bisa melupakan masa lalu yang ia cintai yaitu Sofia yang sudah tiada meninggalkan nya. dua tahun berlalu kehidupan Rajab harus berjalan lanjut yaitu menikah dengan Luna seorang model terkenal di kotanya. Keinginan Oma yang harus Rajab turuti.
Kemudian sang adik Sofia kembali ke keluarga nya dimana dirinya akan membalas kan dendam kematian kakaknya yang sudah tiada. tindakan Vendra mendekati Luna Calon istri Rajab untuk mencari tahu kebenaran yang ada untuk minta keadilan.
Pertemuan mereka akan memulai hal menarik saling selisih antara saudara dan pertemanan saling salah paham terutama pada Vendra, Elisa dan Kasih tiga wanita memiliki sifat Antagonis merebutkan keinginan dari Rajab dan Luna...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 RENCANA

Di dalam kamar hotel.

  Sekarang mereka sampai di hotel melangkah jalan menghampiri sofa, hotel yang di pesan Denis untuk vendra cukup luas dan bagus terlihat rapi dan bersih.

"aaah!! capek juga! ". vendra langsung duduk di sofa sembari merebahkan tubuh nya yang lelah.

   Dalam perjalanan dari stasiun kereta sampai balik lagi ke kota hingga ke hotel cukup memakan waktu lama hingga empat jam cukup jauh juga.

  Denis duduk di sofa di depan vendra.

"kamu yakin, soal rencana gila mu itu? ". Tanya Denis merasa tidak yakin dan ragu.

" apa sih... yang di takut in.. tenang saja kali. Nanti malam aku akan pergi ke acara pesta ulang tahun, Luna, dan aku akan mendekati dia, sebagai teman curhat atau apalah! " Ujar vendra merasa siap untuk melakukan rencana nya itu.

"aku tidak mengerti kenapa jadi Luna? kenapa tidak Rajab? ". Denis merasa aneh dan tidak masuk di akal, tujuan Vendra ingin tahun tentang keluarga Rajab tapi malah mendekati pada Luna.

" alasan aku deket Luna. dia Perempuan gampang menurut ku, beda dengan Rajab dia pria sulit mendekat, aku yakin pasti menolak ku,. bisa di bilang pria sombong ". Ujar Vendra

Penjelasan dari Vendra agak bener nya juga, Denis pernah mendengar bahwa Rajab sulit di ajak berteman atau mendekat.

"soal Luna. bagaimana mendekat nya, kita tahu di seorang model terkenal di kota ini, selain itu dia keluarga kalangan berada". Ujar Denis rasa ingin tahun rencana Vendra

" gampang, tinggal aku ikut acara model itu, gampang! ". Ujar Vendra lantang

" siiiii... hah hah hah hah, apa?? tidak salah dengar aku, hahahahahaha! ". celetuk ketawa ngakak geli Denis mendengar perkataan Vendra akan menjadi model. Denis tahu Vendra seperti apa, dia wanita tomboy mana bisa berhias wajah apa lagi pake gaun seksi.

   Melihat Denis ketawa keras, membuat Vendra kesel merasa di ledek in oleh nya.

"ko malah ketawa sih!? ". Vendra merasa tidak nyaman dengan sikap Denis ngeledek.

" maaf! bukan maksud ku begitu! tapi rasanya hal mustahil! ". Ujar Denis merasa meragukan apa yang di rencana kan itu.

" ada enggak teman cewek mu yang bisa make up, bantu aku make up pin aku! ". Tanya vendra

" ada sih! Tapi rasanya aneh kalau kamu make up! hehehehehe! ". Ucap Denis ledek tersenyum tawa

" hmmm!! Menyebalkan! ". Jawab vendra kesel

" ada, dia teman lama ku namanya Sita, tapi dia Seorang dokter, tidak tahu apa dia ada waktu atau tidak! ". Denis memikirkan soal sita. " Tapi aku akan usaha kan untuk berbicara padanya, tak usah khawatir, serahkan padaku! ". Ucap Denis pada Vendra.

" ok, aku tunggu hasilnya! ". Jawab Vendra melangkah jalan.

****

****

   Di rumah Rajab

    Terlihat Kasih sedang duduk santai di sofa sembari makan cemilan di atas meja, melihat di layar ponsel yang ia pegang.

   Oma datang terlihat raut wajah kesel dan tidak suka melihat kelakuan kasih yang hanya duduk di sofa. Ia melangkah mendekat

"Jadi anak! cari keluar mencari sesuatu! jangan hanya duduk se enak nya!". Ujar oma pada kasih

   kasih yang tadinya asik main ponsel seketika dirinya tersinggung ucapan oma nya.

" oma! jangan ikut campur urusan pribadi ku! sesuka hatiku mau ngapain, toh! enggak merugikan oma juga! ". Kasih berkata dengan ekpresi wajah ledek menyebalkan

"kamu iya! di kasih tahu makin melunjak". Jawab oma marah

   Kasih beranjak berdiri satu langkah mendekat dan berkata____

" Oma! lebih baik ke kamar gih!! biar cepet sembuh penyakit Ain nya! ". Ucap Kasih sembari tersenyum ledek dengan nada pelan

   kasih memang seorang gadis muda yang suka sekali bercanda atau menge ledek kalau ada yang mengusik dirinya kata-kata di mulut nya terkadang manis namun tajam. Hal itu kebiasan dia karena sering berdebat dengan oma nya setiap kali bertemu atau berbicara. Kasih sadar dengan apa yang ia kata kan salah namun, kasih juga tidak bisa Terima prilakuan seseorang padanya.

    Setelah menyinggung oma nya, kasih melangkah melewati nya berjalan pergi ke atas lantai.

   oma yang melihat kasih hanya terdiam kesel. Lalu melihat cucu laki-laki nya yang lagi mencari sesuatu.

"oma! ". sahut rajab melangkah mendekat

" rajab! ada apa!? ". Tanya oma bingung dengan ekpresi rajab kayak orang yang lagi kebingungan.

" oma lihat cincin aku di kamar? ". Rajab merasa kehilangan benda berharga nya yang paling penting dalam hidup nya. ia melihat sekeliling sudut rumah.

" Cincin apa? ". tanya lagi oma merasa tidak mengerti yang di maksud cucunya itu.

" cincin! pernikahan aku sama Sofia oma! dimana cincin itu? ". kecemasan terlihat jelas di wajah Rajab Kehilangan benda panting

    Oma nya rajab, hanya berdiri diam menggeleng kepala melihat tingkah Rajab. Sebagai Oma nya, Tidak ingin cucu laki-laki nya terus memikirkan Mantan Calon istri nya yang sudah tiada.

" Rajab! tenang dulu! ayo duduk! ". Ajak oma menarik rajab ke kursi sofa. Sebagai oma merasa khawatir masa depan rajab, semakin terjebak di masa lalu itu semakin tidak ada jalan keluar, akan terus di lingkaran hitung mundur, ini lah kenapa Oma nya Rajab menjodohkan pada Luna agar bisa hidup yang baru, lembaran baru tidak terus mengingat pada Sofia yang sudah tiada di dunia ini.

   Rajab duduk di sofa dengan ekpresi gelisah cemas ia terus mencari melihat sudut kursi.

"tenang Rajab! ". Oma terus menyadarkan cucunya ini, yang semakin kegelisahan, ia khawatir akan semakin Obsesi dan akan lebih sulit untuk berjalan kedepan

"aku harus temukan cincin itu, Oma! dimana cincin nya! ? ". Wajah rajab memerah panik ia semakin gelisah takut.

" Rajab!! kamu kenapa!? ". tanya wilda datang langsung menghampiri anaknya yang lagi gelisah panik. Wilda khawatir pada Anak laki-laki nya

" Sudah lah Rajab itu kan hanya sebuah cincin biasa, Untuk apa kamu masih menyimpan cincin itu!? ". Minta Oma pada cucu laki-laki nya untuk berhenti memikirkan masa lalunya itu.

"TAPI CINCIN ITU SANGAT BERARTI BUAT AKU! OMA! BENDA SATU-SATUNYA YANG BERHARGA BUAT AKU! ". Serentak Rajab memandangi wajah Omanya dengan ekpresi wajah marah, ia tidak menyukai perkataan Omanya yang seakan-akan cincin yang selama ia simpan di angap tidak penting. Ia sedikit Tersinggung yang di katakan Omanya.

" RAJAB! jangan berkata seperti itu pada Oma, kamu! JAGA SIKAP! ". Minta Wilda terhadap anak laki-laki nya yang mulia menyetak Omanya sendiri, sebagai seorang ibu tidak ingin anaknya menjadi kurang ajar atau melawan secara emosi hanya karena masalah kecil.

   Rajab pun merenung setelah di sentak oleh ibunya sendiri, ia bangkit lalu berkata____

"Ya sudah, aku mau cari sendiri! ". Ucap Rajab melangkah jalan melewati Oma dan ibunya begitu saja sembari ekpresi wajah kesel.

   Wilda sebagai ibu hanya mengeleng kepala dengan pelan, ia merasa kecewa terhadap anaknya yang semakin emosi hanya sekedar sebuah cincin.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!