Warning! (18+)
Berawal dari Pertengkaran hingga pada akhirnya tumbuh benih-benih cinta diantara mereka,tetapi ketika cinta mulai tumbuh muncul seorang wanita dimasa lalu.
Belum lagi bocah kecil yang bernama Rio yang selalu buat ulah.
"Sekarang aku memiliki Bunda"
"What"
Gimanakah kisah cinta mereka,akankah mereka bersatu selamanya? ketika Lily berpaling dengan pria lain.
Sakit...?
Itulah yang dirasakan Varrel.
Yuk mampir gaes kekaryaku,jangan lupa tinggalkan jejak biar otor semangat dan mohon dukungannya😄
Follow ig.yutriatel
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutriaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Yang Manis Tapi Bukan Gula
Yuk mampir gaes kekaryaku jangan lupa tinggalkan jejak biar otor semangat dan mohon dukungannya😅
Tekan tanda ❤️,beri tanda jempol 👍🏻,jangan lupa di Koment dan Votenya🤗.
Selamat membaca...
"Be...Sekretaris mu seksi sekali" ucap Lily jutek saat mereka sudah masuk ruangan.Rio dan Bao-Bao sedang asik berlarian mengelilingi ruangan Ayah nya.
"Honey,kau yang lebih seksi lagi aku tidak akan tertarik pada siapa pun" kata Varrel merengkuh pinggang istri nya dan menduduk kan istri nya di pangkuan nya mumpung Rio lagi asik bermain.
"Baiklah,awas saja kalau kau tertarik,kami akan pergi meninggalkan kau nanti dan tidak akan kembali lagi" ucap Lily yang mana membuat Varrel menelan saliva nya.
"Tidak akan Honey,kita akan selalu bersama sampai memutih rambut dan menuai bersama selama nya"
Lily mengelus pipi suami nya yang ditumbuhi bulu-bulu halus dengan Varrel mengecup tangan istri nya."Be,aku lapar" rengek Lily yang bergelayut manja di pelukkan suami nya yang membuat Varrel gemes dan langsung mencium bibir istri nya dengan satu tangan nya mengelus perut buncit istri nya.
Pintu diketuk dari luar,dan mereka pun melepaskan pangutan bibir mereka,Varrel menekan tombol pintu dan mempersilahkan masuk yang ternyata adalah OB yang membawa makanan untuk Tuan dan Nyonya,dengan Lily mengucapkan terimakasih setelah dia meletakkan di atas meja dan ijin pamit.
Mereka pun makan bersama dengan Rio yang kadang disuapin oleh Ayah dan Bunda nya dan Bao-Bao juga ikut makan.Lily bersandar didada bidang suami nya setelah selesai makan dengan mengelus dada suami nya karena dia membuka dua kancing baju Varrel,Rio dan Bao-Boa sedang bermain di karpet bulu,Varrel mengelus surai rambut istri nya sesekali mengecup pucuk kepala istri nya.
Pintu diketuk dari luar,Varrel mempersilahkan masuk yang ternyata sekretaris Kinan yang membawa berkas bahkan dia iri melihat pemandangan yang ada didepan mata nya apalagi Varrel memberi syarat supaya tidak bicara dan meletakkan berkas di meja saja,karena istri nya sedang tertidur yang membuat sekretaris Kinan makin benar-benar kesal yang di bakar api cemburu.
Varrel mengendong istri nya menuju ruang istrahat nya,membaringkan istri nya pelan dan menarik selimut,memeluk istri nya karena Lily mengeliat."Kau manis sekali Honey,benar kata pelayan mansion kau manis sekali tapi bukan gula" guman Varrel pelan mengecup bibir istri nya yang membuat dia candu.
Setengah jam di kamar dia keluar dan melihat Rio dan juga Bao-Bao sedang tidur di karpet bulu,dia mengendong Rio dan memidahkan di ruang istarahat nya dan meletakkan di samping istri nya begitu juga dengan Boa-Bao.
Varrel kembali ke meja kerja nya dan mulai bekerja memeriksa berkas yang di berikan sekretaris Kinan barusan,tak lama pintu diketuk sekretaris Kinan muncul melihat sekelilingnya tapi istri dan anak Tuan nya tidak tidak ada,dia pun menghampiri Varrel.
"Tuan saya mau minta berkas yang tadi "ucap nya dengan nada sensual
"Tunggu sebentar,saja periksa dulu" ucap Varrel fokus,sedangkan Kinan menelan saliva saat melihat kancing baju atas Tuan nya terbuka.
"Kinan ini nanti di revisi ulang kalau tidak paham tanya Kevin" ucap Varrel menunjukkan berkas,Kinan maju tepat hadapan Varrel bahkan ia membusungkan badan nya kedepan dengan memperlihat kan buah dada nya yang mengembul.
"Yang ini Tuan" tunjuk kinan
"Iya dan keluar lah,oh ya satu lagi mulai besok jangan pakai baju yang terlalu ketat sekali,paham" tegas Varrel
"B-baik Tuan" jawab Kinan dengan kesal dan segera keluar sambil mengerutu dan duduk dikursi nya.
Varrel berdiri dan masuk kamar pribadi nya dimana istri dan anak nya sedang istrahat,membuka kemeja nya dan dia pun merebahkan diri nya disamping istrinya sambil memeluk dan mengecup bibir istri nya.
"Kinan ikut saya rapat dan bawakan juga berkas yang saya kirim di email kamu tadi" ucap Kevin setelah dia kembali dari ruangan Varrel karena mengambil berkas.Kinan berdiri,mengambil berkas dan mengikuti Kevin di ruang rapat.
Lily mengeliat dari tidur nya,menoleh kesamping melihat suami nya yang sedang tidur,dia pun mengubah posisi tidur nya.
"Honey..."ucap Varrel mencium istri nya dan tanga nya masuk di balik dres istri nya meremas satu gundukkan istri nya yang membuat Lily mendesah tertahan
"Be..."pekik Lily atas apa yang dilakukan suami nya.
"Dia makin lama makin besar Honey" kata Varrel dan tangan nya bermain di balik dres istri nya.
"Be,disini ada Rio" ucap Lily melepaskan tangan nakal suami nya.Dia pun bangun dan mau pergi kekamar mandi tapi Varrel mengikuti nya,dengan dia memeluk istri nya dari belakang.
"Be,lepaskan dulu"
"Hmm" ucap Varrel menyelusuri leher jenjang istri nya sambil mengelus perut buncit Lily,mereka pun melakukan nya dikamar mandi sambil mendekap dan mendesah manja bahkan Lily menahan suara nya agar Rio tidak terbangun.
Satu jam dikamar mandi,Rio bangun dan melihat sekeliling nya tapi yang ada hanya Boa-Bao yang lagi tidur.
"Bunda...Ayah..." ucap Rio dengan suara serak
"Be,Rio sudah bangun mmss"
"Iya Honey" kata Varrel membuka agar lebar kaki dan memasukkan wajah terbenam disana yang membiat Lily bergetar hebat.
"Ayah...Bunda..." ucap Rio lagi dan dengan terpaksa Varrel menyudahi kegiatan nya dan mereka pun keluar dari kamar mandi.
"Boy,sudah bangun hmm"
"Ayah...Bunda dimana?"
"Lagi di kamar mandi Boy,ayo kita keluar" ucap Varrel mengendong Rio keluar dari kamar.
Lily pun keluar dari kamar setelah dia merapihkan penampilan nya yang sudah acak-acakkan.
"Be,ayo kita pulang"
"Baiklah Honey..."
Mereka pun pulang menuju mansion begitu juga dengan Kevin dan sekretaris Kinan.
Kevin sampai di rumah di sambut oleh istri nya yang langsung minta di gendong.Kevin mengendong Megan sampai di kamar.
"Mas..." ucap Megan dengan mencium pipi suami nya
"Hm..."
"Mas apakah aku berat...?"
"Tidak..."
"Benarkah" ucap Megan mencium bibir suami nya dengan lembut,Kevin pun membalas nya sambil berjalan masuk kamar dan tak melepaskan ciuman mereka,Megan membuka kancing baju suaminya dan mengelus roti sobek itu yang membuat Kevin mengerang kecil akan sentuhan halus istri nya.
"Kau yang memulai" ucap Kevin dan kembali mencium istri nya tangan nya tak tinggal diam bergirlya kesana kemari.Megan tersenyum bahkan dia mengelus milik suami nya yang sudah tegak dibawah sana tapi bukan keadilan.
"Mas,mandi lah" ucap Megan yang membuat Kevin melotot seketika akan apa yang di bilang Megan,bahkan nafas nya sudah memburu.
"Tanggung jawab dulu" ucap nya dan mereka pun menghabiskan waktu disore hari menjelang malam.
Tinggalkan jejak gaes,bersambung...
Lanjut❤️semangat up ya kak💪🥰😊
semangat 💪🥰💪
sdah dfavorit..
mampir jg ktmpatq y
slaam kenal yaa