NovelToon NovelToon
Suami Berondongku Ternyata CEO

Suami Berondongku Ternyata CEO

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Teen School/College / Berondong / CEO / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:932.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rens16

Sequel The Mantans dan Merried by Order
Valleta Atria Praja anak pertama pasangan Vita dan Mamat berusia dua puluh lima tahun, cantik, pintar dan juga mapan. Diusianya yang sekarang Letta dituntut oleh mommynya untuk segera menikah karena sang mommy yang sudah berusia senja itu takut tak bisa menyaksikan dirinya menikah, apalagi dia sudah dilangkahi oleh adik lelaki satu-satunya yang sudah duluan menikah. Disaat kondisi seperti ini sayangnya Letta baru putus cinta dengan sang pacar karena sang pacar minder dengan status sosialnya. Disaat dia sedang frustasi karena ditinggal oleh pacar dan dituntut menikah itu, justru ia dipertemukan dengan Devano anak Gelsey dan Satria, cowok yang berusia jauh lebih muda darinya, mereka di tangkap basah saat tengah malam Letta berduaan dengan Devano di rumah cowok karena baju Letta yang basah kuyup karena hujan yang tiba-tiba mengguyur deras di daerah itu. Dan mereka akhirnya dipaksa menikah oleh warga disana.

Ikuti IG ku 16_rens

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rens16, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 : Ulang Tahun Bramenda

Letta menurunkan Devano di depan pintu gerbang sekolahnya, tak lama mobil merah Letta menghilang dari hadapan Devano.

Devano melangkah santai dengan kedua tangan masuk ke dalam saku celananya.

Tanpa sengaja Devano bertemu dengan Freya di depan kelas cewek itu, tanpa saling menyapa seperti dulu, Devano tetap melangkah melewati Freya.

"Asyik kan bangkrut!" sindir Freya dengan tawa mengejek.

Devano tak menggubris, pasalnya perusahaan papanya berangsur membaik, banyak orang baik yang menolong mereka, termasuk daddy mertua yang sekarang secara penuh telah mengisi kekosongan investor di Cakrawala Prima menggantikan Atmaja corp.

Di depan kelas empat sahabatnya sedang menunggu kedatangannya, mereka asyik berbincang dengan nangkring di atas pembatas dari semen.

"Hei Dev, seminggu liburan kemana aja lo?!" tanya Ali.

"Anteng ngadon bayi," jawab Monty santai.

"Bacot! Emang lo, sehari ngadon tiga kali!" ucap Jason.

"Nggak takut penyakit ih," ledek Brandon.

"Pagi-pagi nyampah!" ketus Devano, keempatnya ketawa mendengar omelan Devano.

"Cabut yuk," ajak Brandon.

"Ekonomi cuy, bu Ririn galak," tolak Monty pura-pura tidak berminat diajakin bolos.

"Ya udah lo pantengin aja tuh ibuk, kita mau cabut!" ketus Brandon sambil merangkul pundak Devano dan mengajaknya ke rooftop.

Sampai di atas sini, mereka asyik merokok dan berbincang, bagi mereka pelajaran pertama itu tidak wajib diikuti.

"Lo ikut kan Sabtu ini Dev?" tanya Brandon.

"Nyari mati kalo nggak dateng sih," jawab Devano santai.

"Kemana?" tanya Jason.

"Ultah opa gue," jawab Devano.

"Gue kira lo nggak datang kayak pas oma ultah, hahaha!" ledek Brandon.

"Nggaklah, sekarang gue rasional, udah punya Letta yang mesti gue nafkahin, berabe kalo ngebangkang opa terus jatah saham gue ditarik," kata Devano.

"Devano ta**! Sekarang otaknya kayak pebisnis!" ledek Ali cengengesan.

"Sekarang kudu punya prioritas bro!" ucap Devano sambil nyengir.

"Gimana perusahaan bokap?" tanya Monty.

"So far sih udah keluar dari krisis, meski belum balik sempurna, untung gue punya bini sepintar Letta, dia yang pontang-panting cari jalan keluar, seminggu ini gue kerja di perusahaan bokap," jawab Devano sambil menghembuskan asap rokok dari lubang hidungnya.

"Betewe kalian mau gue kasih undangan ultah opa gue nggak?" tanya Brandon ke teman-temannya.

"Boleh dateng emang?" tanya Jason.

"Bolehlah, kan diadainnya di hotel, dibikin gede kok acaranya, ntar gue minta nyokap gue ya barcode nya," ucap Brandon.

Sabtu malam itu pun tiba, Devano Letta dan Gelsey pergi ke hotel tempat diadakannya acara ulang tahun Bramenda Wicaksono papanya Gelsey.

"Nggak tahu lho aku kalo acara ultahnya opa diadain disini," ucap Devano kaget, karena ulang tahun opa di selenggarakan di Aurora hotel milik istrinya ini.

"Mama aja nggak tahu Dev," sahut Gelsey sambil tersenyum.

"Ya kan kita sama ma, kata papa sih kita ini sebelas dua belas kan nggak peduliannya," ucap Devano dan dihadiahi cubitan pelan oleh Letta, sambil Letta mengedipkan mata memberi kode suami.

Letta tidak ingin mama mertuanya teringat papa mertuanya yang tak bisa hadir disini.

"Iya ya kadang mama heran, kenapa mama bisa nurun banget sih ke kamu, padahal kamu tuh ada bibit Satria lho, tapi mama heran nggak ada Satria nya sama sekali di kamu," balas Gelsey mencoba menyembunyikan rasa sedihnya karena teringat Satria suaminya.

"Mama salah besar sih! Sebenarnya Devano itu punya jiwa bisnis yang oke kayak papa lho ma, cuman males ngasah aja jiwa bisnisnya itu," timpal Letta ikut mengomentari.

"Fix, berarti kamu memang anak papa dan mama Dev, pinter kayak papa, males kayak mama, hahaha," ucap Gelsey santai.

Obrolan absurd mereka terhenti ketika mereka tiba di ballroom megah tempat diadakannya acara.

Luar biasa sih ini, ulang tahun opanya diselenggarakan begitu megah dan spektakuler seperti ini.

Letta mengangguk pelan, wanita cantik yang berbusana senada dengan suami dan mama mertua itu menyambut ramah karyawannya yang menyapanya.

Mereka berjalan beriringan menuju ke tempat duduk Bramenda, sosok berambut putih dan penuh kharisma itu didampingi oleh istri dan keluarga besarnya.

"Selamat ulang tahun pa." Gelsey mencium punggung tangan Bramenda dan memeluk papanya itu dengan erat.

"Terima kasih Gel," ucap Bramenda lalu mencium kedua pipi anak perempuannya.

Lalu gantian Devano dan Letta memberi selamat, Letta diperkenalkan Devano kepada keluarga besar mamanya dan juga keluarga besar papanya yang turut diundang di acara tersebut.

Tak lama keluarga Letta datang dan menghampiri keluarga Gelsey, mereka saling berjabat tangan dan bercipika-cipiki buat kaum hawa.

Di salah satu sudut ruangan Atmaja dan keluarganya yang turut diundang hanya mengeryit bingung dengan sekelompok orang yang masuk ke lingkaran dalam keluarganya Bramenda.

Gelsey dan Devano juga ikut disana, justru terlihat Heidi istri dari Bramenda itu mencium pipi Letta dengan sayang.

Siapa istri Devano itu? Apakah ia keluarga Bramenda? Atau Gelsey yang keluarga mereka, tapi Gelsey tak memakai nama Wicaksono di belakangnya, apalagi itu Mathew dan Vita sang istri beserta Vetsa anak lelaki mereka pemilik hotel ini juga menghampiri mereka dan terlihat akrab dan membaur.

Begitu pertanyaan yang melintas di hati atmaja dan Frida (mama dari Freya), kalau melihat interaksi mereka, sudah dipastikan mereka keluarga dekat.

Lalu tepat jam tujuh malam, acara ulang tahun itu dimulai, pintu utama ditutup rapat, siapa yang telah berada di dalam tidak akan bisa keluar, dan siapa yang telat datang tidak bisa masuk.

Bodyguard tersebar baik di seluruh ruangan dan juga di luar ruangan, sebenarnya hal yang wajar orang sekelas Bramenda yang mengadakan acara seperti ini.

Keluarga Atmaja terlihat semakin panik, bisik-bisik antara Frida dan Atmaja mulai terdengar lirih, tapi Freya seakan tak peduli dengan apa yang dikhawatirkan kakek dan mamanya.

Matanya menatap tajam ke arah Devano yang sejak memasuki ballroom ini tak pernah melepaskan tangannya dari pinggang ramping Letta, seolah Devano ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Letta itu miliknya.

Mereka sering melempar senyum dan berbincang mesra, membuat Freya semakin cemburu dibuatnya.

Bahkan keluarga Atmaja tak terlalu memperhatikan jalannya acara ulang tahun ini, mereka memilih memikirkan cara untuk kabur dan itu tidak mungkin bisa mereka lakukan.

Semua anak, menantu dan cucu naik ke atas panggung untuk mendampingi Bramenda dan Heidi melakukan acara tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun.

Kegelisahan keluarga Atmaja semakin menjadi saat mereka tahu Gelsey, Devano dan Letta jadi bagian keluarga itu.

Acara pemotongan kue itu berakhir, dan Bramenda mengambil microphone lalu mulai berbicara," Terima kasih untuk istri, anak-anak ku, menantu-menantuku dan cucu-cucuku yang mau hadir di acara ulang tahun opa saat ini, semoga opa selalu diberi umur yang panjang agar bisa melihat kalian hidup bahagia, dan saat ini adalah waktu yang tepat untuk saya memberi tahu ke semua yang hadir bahwa Gelsey Ayu Pramesta meskipun tanpa nama belakang Wicaksono adalah bungsu saya, dan Satria Aji Danuarta.... "

Bramenda tersenyum saat melihat seseorang dengan jalan tertatih masuk ke dalam ruangan itu.

______

Hai guys.... terimakasih ya masih nunggu up dari aku, terimakasih juga yang sudah kasih aku like, komen, vote, bunga dan ulasannya.

I love you guys......

1
say't
perfect thor ☕️
Rens16: Terima kasih 😘💕
total 1 replies
say't
hamil nih
say't
kata2 vita itu kyk firasat deh kalo mau meninggalkan kedua anak²x
say't
sdh ketebak dr awal sifatx freya casingx ja kyk angel but di dalamx satan smuax 😆
say't
jodoh deh kan sdh ketemu 3x ,disumpahin pula sm dev jd bucin akut loe let 🤣
Sena Ayumi
ahh ternyata mama vita pikiranya sempitt
KaylaKesya
terbaek thor
Rens16: makasih
total 1 replies
Giselle Belline
apa kabar Freya..??
Rens16: Jadi miskin /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
G.I
Kok Devano dan Letta nggak bantah sih...cerita bagus,bagus banget tapi ini bab lebay bagi saya...
Vina Vina: Keknya mereka dah ada ketertarikan satu sama lain di pertemuan pertama.../Drool/
total 2 replies
Cici Mamatoni
apaan...mertuaku malah g mau nemenin jaga malem dan pilih tidur nyaman g mau diganggu cucunya...g mau mandiin..g dibeliin baju n perlengkapan bayi samsek padahal anakku cucu pertamanya...😭
Rossi Valentina
Luar biasa
ira rodi
kenapa gak cek cctv...atau cari bukti kok semua malah ngumpul di situ sih...gimna kalo bukti2 nya sdh dihilangkan...kan kalian yg rugi....
Nika Hidayah
Luar biasa
Mahendra Sari Anwar
mau liat jatuh bangung monty dapatkan vio donk thor..buat ceritanya🫰🔥
Rens16: Nanti aku bikinin yang Monty ya, tapi tunggu novelku yang lain tamat /Smile/
total 3 replies
Lhisa Amira Nhatasya
karyamu bgus baget thor
Lhisa Amira Nhatasya
Dev gantilah panggilan nya sm istri, jgn blg mbak trs dong, yang aj ud, gnti2 trs
yani prihastuti
Luar biasa
Aldy Nusdiansyah
mertua idaman banget
Lies Atikah
aku suka thor cerita nya
Rens16: Terima kasih😘💕
total 1 replies
Lies Atikah
aduh thor kebayang deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!