NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan Panik

Byan baru saja sampai di Bandara saat selesai dengan pekerjaannya dengan Bara di Luar Kota. Sambil menunggu orang yang menjemput mereka, dia mengirim pesan pada Eva. Mengatakan jika dia sudah sampai di Kota kembali. Namun tidak mendapatkan jawaban, lalu Byan meneleponnya karena dia merasa tidak tahan lagi untuk tidak menghubungi wanitanya.

Dering pertama tidak mendapatkan jawaban, dan dering berikutnya baru ada yang menerima teleponnya.

"Hallo?"

Byan mengerutkan keningnya, mendengar suara perempuan yang bukan Eva saat menerima telepon ini. "Ya, kau siapa? Kenapa memegang ponselnya?"

"Maaf Mas, tolong ke rumah sakit saja segera. Pemilik ponsel ini pingsan dan sedang ada di rumah sakit"

Byan terdiam, rahangnya mengeras dengan tatapan mata yang tajam. Tidak menjawab apapun lagi setelah mendapatkan alamat rumah sakitnya, dia mematikan ponsel dan ketika mobil jemputan mereka datang, dia langsung masuk tanpa banyak bicara. Bara yang berdiri di sampingnya cukup terkejut dengan itu.

"Ada apa?"

"Pak ke Rumah Sakit dulu. Laila berada di rumah sakit, pingsan. Tadi saat aku meneleponnya, orang lain yang menjawab"

Bara tidak banyak bertanya lagi, dia tahu jika Byan sedang cemas dan panik sekarang. Namun dia berusaha untuk menenangkan saja.

"Yakin saja kalau Laila tidak akan kenapa-napa"

Byan hanya mengangguk tanpa menjawab lagi, menunggu mobil sampai di rumah sakit terasa lama untuknya. Menunggu dengan cemas, pikirannya sudah di penuhi hal-hal buruk yang takutnya akan terjadi pada Laila.

Aku mohon untuk baik-baik saja.

Ketika sudah sampai di Rumah Sakit, Byan langsung berlari masuk. Bertanya pada perawat dengan nama Laila, namun perawat itu terlihat bingung.

"Laila..."

"Mas yang mau bertemu Laila ya, ayo saya antar ke ruangannya"

Byan menoleh, melihat seorang wanita yang berdiri disana. "Kau yang menelepon aku tadi?"

"I-iya"

Laila memejamkan mata saat berjalan bersama Byan. Dia juga menghubungi Eva tadi, dan berita yang sama telah dia terima, jika Eva berada di rumah sakit. Saat sampai kesini, seseorang yang membawa Eva ke rumah sakit bilang jika dia juga menghubungi pria yang menelepon Eva dengan nama kontak Mas Byan. Dan Laila mulai tahu jika semuanya harus dia yang menangani sekarang.

"Laila ada di dalam sana, Dokter baru saja selesai memeriksanya"

"Apa yang terjadi?"

"Dokter belum memberikan penjelasan semuanya, tapi tadi bilang ini hanya kelelahan saja"

Byan masuk ke dalam ruangan, melihat Eva yang sudah sadarkan diri dan menatap langit-langit ruangan dengan tatapan kosong. Di hidungnya terpasang selang oksigen, selang infus yang berada di tangan kirinya.

"Laila"

Panggilan nama itu, membuatnya menghembuskan napas pelan. Itu artinya dia belum bisa terbebas dari peran sandiwara ini, menoleh ke arah suara dan melihat Byan juga Laila asli disana. Eva terdiam, tidak bicara apapun, namun tatapan matanya yang kosong cukup membuat Laila sadar jika saat ini Eva sedang merasa sangat lelah.

"Apa yang terjadi denganmu?" tangan Byan langsung mengenggam tangan kanan Eva dan mengecupnya lembut. "Kau membuatku hampir mati, aku sangat khawatir padamu"

Eva menghela napas pelan, mulai menyadari sesuatu, jika dia masih harus memerankan Laila untuk sekarang. Meski hal yang membuatnya kembali terkena serangan panik, juga karena hal ini.

Ternyata aku telah bekerja di Perusahaan yang sama dengannya. Kalau sampai dia tahu, mungkin semuanya akan selesai.

"Aku tidak papa Mas, hanya kelelahan saja"

Byan menarik kursi di samping ranjang pasien, duduk di sana masih dengan memegang tangan Eva. "Memangnya apa yang sudah kau lakukan sampai membuatmu seperti ini?"

Eva tersenyum tipis, dia menggeleng pelan. Padahal dalam hatinya dia berkata jika dirinya seperti ini karena panik jika kebohongan ini ketahuan. Yang dia takutkan bukan tentang kebohongan ini yang terbongkar, tapi takut semuanya berakhir. Tentang dirinya dan Byan akan berakhir jika kebohongan ini terbongkar. Ternyata yang paling dia takutkan adalah tidak ada lagi kebersamaan dengan Byan.

"Kenapa Mas bisa tahu aku ada disini?"

"Tadi aku yang memberitahunya" ucap Laila, dia mengedipkan matanya pada Eva yang memberikan isyarat padanya. "Cepat sembuh ya, maaf aku harus pulang dulu"

Eva tersenyum dan mengangguk, dia mengerti jika Laila memang perlu pergi sekarang. "Terima kasih ya sudah membantuku"

Hebat sekali. Mereka berhasil memerankan sandiwara ini dengan baik. Bahkan berpura-pura tidak saling mengenal. Maka akan semakin tinggi kekecewaan Byan padanya jika suatu saat semuanya terbongkar. Eva sudah harus mempersiapkan semuanya.

"Sekarang kamu istirahat, jangan pikirkan apapun. Aku disini untuk menjagamu"

Eva mengangguk pelan, perhatian dan pedulinya ini yang membuat hancurnya benteng pertahanan Eva. Akhirnya dia terjatuh dalam sandiwara yang dia perankan sendiri.

"Mas bukannya di Luar Kota ya? Kapan pulang?"

"Aku baru saja sampai, sengaja mengabarimu jika aku sudah sampai lagi di Kota. Tapi, aku malah mendapatkan kabar kau di rumah sakit. Jadi segera pergi kesini. Kau benar-benar membuatku khawatir"

Eva tersenyum, ketika Byan sedikit merapikan rambutnya yang berantakan. "Aku tidak papa Mas, ini hanya kelelahan saja. Nanti sore juga sudah boleh pulang"

*

"Apa maksudnya?"

"Sekretaris saya tiba-tiba jatuh pingsan tadi, jadi laporannya masih saya kerjakan sekarang. Mungkin sore ini bisa di serahkan langsung"

Ibu Rumi berdiri di depan Bara yang baru sampai di Kantor, setelah pulang dari Luar Kota dia langsung ke Kantor karena ada beberapa laporan yang harus dia periksa dulu sebelum kembali ke rumah.

"Pingsan kenapa? Apa dia sedang sakit?"

"Saya juga tidak tahu, tiba-tiba pingsan di toilet dan sudah di bawa ke rumah sakit" Ibu Rumi menyebutkan nama rumah sakitnya.

Bara terdiam sejenak, rumah sakit yang sama dengan Byan yang sekarang pergi menemui Laila yang juga berada disana karena pingsan.

"Sebenarnya siapa sekretaris baru kamu itu? Saya meminta datanya"

"Baik Tuan, nanti saya kirim. Dia memang baru bekerja hampir dua bulan ini di Perusahaan ini. Mungkin terlalu lelah entah kenapa, jadi tiba-tiba pingsan"

"Lelah itu wajar dalam bekerja, tapi jangan lemah. Karena semua orang mempunyai tanggung jawab dengan pekerjaan mereka dan diri mereka. Jadi harus bisa menjaga kesehatan diri sendiri. Saya tidak mau hal seperti ini kembali terjadi lagi"

"Baik Tuan, sekali lagi saya meminta maaf. Laporannya akan saya selesaikan sore ini"

Ibu Rumi keluar dari ruangan Bara, dia menghembuskan napas lega karena akhirnya bisa keluar dari ruangan itu dengan selamat tanpa di pecat.

"Eva, kau benar-benar membuatku susah"

Bersambung

1
sunaryati jarum
Semoga karyawan yang dipecat ke.depannya tidak membuat masalah
sunaryati jarum
Akhirnya terurai juga masalah mereka,Laila sungguh hatinya baik dan bertanggung jawab apa yang dilakukannya.Semoga orang tua Byan menerima Eva.
sunaryati jarum
Jujur saja tentang perasaan kamu Eva
sunaryati jarum
Baru mampir
Les Tary
semoga org tua Abyan menerima Eva
Sastri Dalila
👍👍👍
Lianty Itha Olivia
enk dan bagus punya kayak abyan
Lianty Itha Olivia
ra ISO ngomong
Les Tary
Bagus Abyan klu ada karyawan yg semena mena pecat aja💪
Milla
Serius thorrr aku g nabung bab loh benaran tiap up aku baca thor malahan aku nunggu2 update tan lo karena penasaran ama kisah nyaa byan dan eva soalnya juga tinggal byan kan yang belum punya pasangan 🥰
Milla
Thor aku g nabung bab kok cius deh suwer begitu ada update tan aku langsung gass poollllll 🤗 🥰 semangat up thorrrr 💪
Mita Paramita
gak Thor sekali update langsung baca . ceritanya seru gini kok🔥🔥🔥
Mita Paramita
lanjut eva😍😍😍
Sastri Dalila
👍👍🤣
Les Tary
Nah klu jujur jadi lega tinggal jalani dengan baik💪💪
Oma Gavin
siapa disini yg suka nabung bab tolong author nya yg sudah bikin cerita gratis bantu baca
vania larasati
lanjut
Pujiastuti
semoga eva dan byan tetap bisa bersama karena mereka saling mencintai
Pujiastuti
hayooooo lu laila byan marah tu, ayo kasih penjelasan kasihan kalau eva jadi dimarahin sama byan
Les Tary
Semoga Byan mau memaafkan Eva
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!