NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Mas RT

Mengejar Cinta Mas RT

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:109.8k
Nilai: 5
Nama Author: nath_e

Namanya Linda, umur 21 tahun, mahasiswi jurusan Ekonomi dari salah satu perguruan tinggi ternama di kota Semarang. Linda dan kelompoknya ditugaskan pihak kampus untuk menjalankan program KKN di sebuah desa yang terletak di daerah Bangetayu.


Di hari pertama Linda menjalankan tugas kesialan menghampiri. Linda tanpa sengaja merusak pembatas pagar desa yang baru saja ditanam warga. Untuk kali pertama Linda bertemu Yudhistira, seorang pemuda yang ternyata menjabat ketua RT setempat.


Pesona Yudhistira membuat hati Linda bergetar setiap kali melihatnya. Wajahnya yang tampan eksotik dan tutur kata yang lemah lembut tanpa meninggalkan kesopanan membuat Linda jatuh hati pada Yudhistira. Linda pun bertekad untuk mengejar cinta Yudhistira yang masih single.


Bagaimana kisah Linda untuk mendapatkan cinta mas RT? Ikuti keseruannya hanya di Mengejar Cinta Mas RT.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang kacau

"Ada yang bisa saya bantu?" Wajah ayu Ratri tersenyum menghibur Yudhistira. Linda menatap keduanya bergantian, ada rasa cemburu yang terselip di hatinya.

"Eh, bantuin apa ya? Bantuin doa sama senyuman boleh kok." jawab Yudhistira.

Ratri kembali tersenyum, "Mas Yudhis nggak apa-apa? Aku ikut prihatin sama kejadian ini. Andai aku bisa bantu sesuatu atau _,"

"Ah, nggak usah. Thanks perhatiannya tapi aku nggak apa-apa kok." Kalimat klise terucap dari bibir Yudhistira.

"Nggak apa-apa gimana? Workshop hangus begitu belum lagi kerugian kamu yang jumlahnya nggak sedikit masih dibilang nggak apa-apa? Kamu waras?"

Linda mendelik mendengar pertanyaan Ratri. 'Mbaknya kok sadis banget bilang gitu ya?' batin Linda tanpa berkedip menatap Ratri.

Wanita ayu berhijab itu duduk disebelah Yudhistira. "Maaf, aku boleh duduk disini?" 

"Masih lebar juga ni tempat, ngapain minta maaf." sahut Yudhistira menggeser duduknya.

"Iya mbak tenang aja tempat duduknya GSM kok disini!" timpal Linda memaksakan senyumnya.

"Apa tuh GSM, Lin?" Yudhistira mengernyit.

"Geser Sedikit Mas'e!" jawabnya sambil menggeser sedikit bokongnya dari Yudhistira.

Ratri dan Yudhistira terang saja tergelak apalagi Linda berteriak bak kondektur bus kota.

"Muka kamu lucu." Ratri tiba-tiba saja menunjuk wajah Yudhistira.

Yudhistira bingung, sementara Linda memperhatikan wajah lelaki yang mulai mencuri hatinya itu. Tangan Ratri terulur, ia membersihkan wajah Yudhistira dari jejak kehitaman di pipi dan hidungnya. Ratri membersihkan perlahan dengan ujung lengan kaos panjangnya. Matanya sesekali menatap wajah tampan Yudhistira tak lupa menyelipkan senyuman manis untuk Yudhistira.

Linda terbelalak tak percaya melihat Ratri begitu lembut memperlakukan Yudhistira. Hatinya gelisah tak karuan, kesal dan juga … cemburu.

"Makasih," Yudhistira tersipu malu.

Mata Linda memanas melihat pemandangan tak biasa itu dari dekat. Ia menoleh ke arah lain, menahan agar air matanya tidak jatuh didepan Yudhistira. Linda kesal.

"Kamu capek? Lebih baik istirahat dulu, semalaman kamu sudah berusaha melindungi workshop tapi, Tuhan berkehendak lain." Ratri kembali bicara mencoba mengambil hati Yudhistira.

Yudhistira menghela nafas panjang, menatap puing-puing bangunannya dari kejauhan. "Iya, sedang diingatkan. Mungkin ada yang salah sama saya, kurang sedekah, lupa sama yang berhak, sombong dan mungkin _,"

"Ssst, jangan bilang gitu. Kamu adalah orang terbaik yang pernah aku kenal. Anggap saja semua itu ujian untuk menjadi yang lebih baik lagi. Dari sini kamu bisa belajar tentang pentingnya sistem alarm api kan?"

Yudhistira tersenyum dan mengangguk. "Aku dah pernah ingetin sebelumnya, selain cctv kamu juga perlu sistem pencegah kebakaran. Workshop kamu rentan resiko ini." sambung Ratri lagi.

"Eh, jangan lupain sistem pencegah setan masuk mas RT!" celetuk Linda yang tak mau kalah meski hatinya tengah terluka.

Yudhistira spontan menoleh pada Linda, ia baru menyadari jika Linda yang disampingnya memasang wajah masam dan galak. 

"Setan? Mana ada?" Ratri menyahut dengan tawa sinis.

"Eeemmm, ada! Mbak belum pernah liat? Cantik deh, tuh ada di lantai dua kali mau liat. Kayaknya juga masih ada disana!"

Wajah Ratri berubah pias, ia ikut melihat ke arah yang Linda tunjuk. "Masa sih, kamu lagi nggak ngelindur kan?"

"Nggak, saya malah telponan sama dia. Sakti kan saya?"

Ratri tak bisa berkata-kata, Linda berdiri dari duduknya menatap Yudhistira. "Mas RT saya pamit ke home base, silahkan dilanjut. Saya nggak mau ganggu!"

Linda berusaha tegar, meski hatinya menolak pergi dan ingin tetap disisi Yudhistira tapi ia juga tak sanggup jika harus melihat kemesraan Ratri dan Yudhistira di depannya. 

"Lho kok pulang?" Yudhistira terlihat kecewa.

"Lah terus mau ngapain disini? Jadi obat nyamuk apa gimana?" jawab Linda dengan mata melirik pada Ratri, wanita cantik itu tersenyum penuh kemenangan.

Yudhistira seketika memahami, ia tersenyum masam. Linda langsung berlalu pergi tanpa banyak bicara lagi. Matanya sudah tak tahan untuk mengeluarkan bulir bening yang sedari tadi ditahan. Jarak antara tempatnya menunggu dan homebase tak terlalu jauh tapi rasanya bagaikan berjalan U.S Route 66, Los Angeles yang panjangnya terasa tak bertepi.

Sesampainya di homebase, Linda langsung menuju ke kamar. Ia tak peduli lagi dengan cecaran pertanyaan Winda dan Widya. Linda hanya ingin memejamkan mata, larut dalam mimpi dan melupakan momen romantis Ratri bersama Yudhistira yang menyesakkan dada.

Bu Rus, masuk ke kamar membangunkan Linda untuk makan.

"Mbak, mbak Linda … bangun mbak udah mau sore ini, lama banget tidurnya?"

Linda bergerak pelan, kepalanya terasa pusing sekali.

"Mbak sakit, kok pucet banget gitu?" Bu Rus terlihat khawatir, ia menyentuh kening Linda. "Astaghfirullah, demam!"

Linda tak banyak bicara, ia kedinginan dan menarik selimut menutupi dada. Sungguh ia enggan membuka matanya, lebih baik ia tidur dan terus tidur. Setiap membuka mata bayangan pagi tadi langsung kebayang di matanya.

"Eh, mbak jangan tidur dulu! Ayo makan terus minum obat."

"Males Bu, lagian ibu ngapain sih kesini?"

"Mas Yudhis nyuruh ibu kesini buat ngecek kondisi mbak Linda. Dia khawatir karena semalam katanya mbak Linda … ehm, liat setan ya?" Bu Rus menyuapkan nasi dan sayur ke mulut Linda.

"Kenapa nggak dia yang kesini sendiri kalo khawatir?" Linda meminum teh hangat yang disodorkan Bu Rus. "Oh iya, saya lupa. Dia sibuk sama mbak cantik itu." lanjutnya lagi dengan muka masam.

1
Teh Mbak Sri
Setahuku sih..
Bikin karakter model Linda yg Oon dan cerewet..tapi mahasiswa..
Itu amat sangattt sulit.
Jauhhh lebih sulit dibanding bikin karakter Cool Jenius, dikit omong..
===
Asli...geleng2 buat Othornya..
Atau...jangan2..Othor biasa ngerjain temen2 dg mode oon, biar aman dari tugas kelompok..
ha.ha.ha.ha...
Lup Yu sekebon tetangga..
👍👍👍🙏🙏🙏
Teh Mbak Sri: Ooohhh..gitu toh..
Jadi, Linda dan Srikandi itu wujud testimoni toh.
Sweettt banget sihh..
Teng kyu yah karya2 ajib nya..
bener2 ajib.
Aku jadi ikut terinspirasi dehhh..
Tanggung jawab lo Thor, kalau aku gagal..😀
hi.hi.hi.hi..
🙏🙏🙏
total 2 replies
Raditya
Luar biasa
pelukis_senja: makasih🙏
total 1 replies
Teh Mbak Sri
Ada yg tahu gak, gimana caranya melepaskan gendam semar mesem dari Othor..
Biar gak mesam mesem sendirian kayak si Othor...🙏🙏🙏
Kabuuurrrr...
🏇🏇🏇🏇🏇🏇🏇🏇🏇
pelukis_senja: 🤣🤣kaaa
total 1 replies
Ardan
Luar biasa
Ardan
kereeennn
Ardan
suka banget ama alur ceritanya, dan gambar tokohnya jg menggambarkan banget ama karakternya lohh, kereeenn novelnya 😊🥰
pelukis_senja: makasih ka🙏
total 1 replies
Sri Keren Mutamimah
Luar biasa
Ali B.U
perjalanan anak mnusia yg hebat dan tanpa menyerah demi sang pujaan hati
Ali B.U
alhamdulillah wa syukurillah,
Ali B.U
nex,


komen berlogo
Ali B.U
🖒🖒🖒🖒🖒🖒
Ali B.U
hahahaha di buat kaku prutku sama prtanyaan ini
Ali B.U
hahahaha😆😆😆😆😆😆😆
Ali B.U
wah, jngkol ksukaan tuh
Ali B.U
auw terbakar
Ali B.U
wah bener2 si Ratri tu
Ali B.U
Mina Padi bisa berhasi jika dari tegalan kira2 1 mter di klilingin lubang semirip selokan yg dalamya 50cm lbar 50cm, dan tengahnya juga di bkin kubangan minim semeter persegi dalamnya 50cm
Ali B.U
nex
Ali B.U
wah mkan sahur sama orang yg di syang rasanya lebih .. ... .
Ali B.U
ayo semangat Lin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!