NovelToon NovelToon
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:632
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Hukum tidak berpihak pada Anggita, jadi aku yang akan jadi hukumnya. Satu misi yang menjadi tujuanku hancurkan Arvin Teriaz. Aku Nabila Azzahra, topengku sekretaris, senjataku kode. Rencana sempurna begitu sempurna sampai Galen Teriaz, dokter yang membenci darahnya sendiri, mengulurkan tangan dalam misiku.

Apakah misi mereka berhasil dalam, menghancurkan seorang Arvin Teriaz ?

Baca selengkapnya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22 48 JAM DI NERAKA DAN SERANGAN DI RUMAH SAKIT

Jam 21.00 di ruang ICU RSPAD, lampu temaram, suara mesin.

Beep... beep...

Nabila terbaring dengan wajah pucat, perban melilit punggung dan lengan dan selang infus dimana-mana. Wijaya di sebelahnya dan napas dibantu ventilator, Galen duduk di tengah kedua 2 tangan menggenggam tangan Nabila serta Wijaya. Matanya merah, watu sudah menunjukkan pukul 00.00 namun dia belum tertidur. Tak lama danrem masuk.

"Galen, kamu pulang beristirahat. Aku yang akan menggantikan kamu" Ujar Danrem

Kedua orang belum di kasih tahu, takutnya mereka syok aka napa yang menimpa putri mereka.

Galen menggeleng …

"Enggak, aku yang jaga" Jawab Galen

"Dia koma, nggak tau kamu di sini" Ujar Denram

"Dia tau" Bisik Galen.

"Dia yang lindungin Anggita, masa aku nggak bisa lindungin dia" Ujar Galen

Sedangkan di luar, Anggita tidur di pangkuan perawat. Dia bingung harus memberitahu keluarganya, dan keluarga Nabila nagaimana.

*****

Jam 23.00, Markas C-12 tepatnya di daerah Lembang mereka menempati gudang tua yang dingin.

Bram lempar gelas …

Preng …

"GAGAL!! GARUDA HITAM KALIAN APAAN?!" Teriak Bram

10 anak buah ketakutan, Bayu bahunya diperban. Bram langsung menoleh kepada anak buahnya yang baru masuk.

"KAMU!!" Teriak Bram

"Iya tuan ?" Tanya Anak buahnya.

"Kalian tidak becus" Teriak Bram.

Plak …

Bram menampar anak buahnya, membuat sudut bibirnya berdarah.

“Tenangkan dirimu kak, kita susun rencana yang lain” Ucap Bayu

*****

Dirumah sakit, Galen masih setia menunggu Nabila dan sang ayah, dokter masuk untuk melihat perkembangan keduanya.

"Tekanan darah Nabila turun" Ucap Dokter

Galen langsung berdiri karena terkejut

"APA?!" Ucap Galen terkejut

"Tunggu. stabil lagi" Kata dokter

"Tapi 48 jam ini kritis jika 1x salah, bisa..." Dokter nggak nerusin ucapannya

Galen duduk lagi mencium tangan Nabila

"Bila... bertahan ya demi Anggita dan demi aku" Ucap Galen sambil meneteskan air mata

Tiba-tiba Nabila mengernyit dan air mata jatuh.

Galen kaget …

"Bila ? Bila denger aku ?" Tanya Galen namun tidak ada respon hanya air mata yang keluar

*****

Jam 21.00, 48 jam berakhir dokter masuk dengan wajah serius. Galen berdiri, jantungnya ingin copot.

"Gimana ?" Tanya Galen, dokter menarik napas

"Kami berhasil melewati 48 jam kritis, luka bakar tidak infeksi serta antung stabil" Jelas Dokter

Galen terdiam 3 detik, lalu...

Dia jatuh berlutut dan menaangis sejadi-jadinya

"Puji tuhan... Puji tuhan..." Ucap Galen

Anggita ikut nangis.

"Bila selamat kan kak ?" Tanya Anggita

"Selamat, dek" Jawab Galen.

Dokter melanjutkan

"Tapi... dia belum sadar, bisa 1 minggu, bisa 1 bulan. Kita tunggu aja" Ujar Dokter

Galen mengangguk, mengusap rambut Nabila.

"Nggak apa-apa, aku tunggu sampai kapan pun" Jawab Galen

“Kalau gitu saya kelaur dulu dokter Galen, selamat malam” Ucap Dokter

“Terima kasih dokter” Jawab Galen

*****

Jam satu dini hari koridor rumah sakit begitu lengang, hanya suara mesin infus dan langkah suster jaga yang sesekali lewat. Di ruang rawat 204, Galen duduk di kursi plastik. Matanya tak lepas dari Nabila yang masih terbaring, wajahnya pucat tapi napasnya sudah teratur.

"Gak akan kubiarin ada yang nyentuh kamu lagi" Gumam Galen pelan.

Pintu mendadak kebuka, Bram masuk dan di belakangnya 3 orang berbadan besar.

"Lama gak ketemu, Nabila" Ucap Bram sambil senyum

"Katanya sakit, aku aka akan mengeceknya sendiri aku akan tanggung jawab" Lanjut Bram

Galen langsung berdiri.

“Mau apa kamu ke sini ?” Tanya Galen waspada

Bram tertawa kecil…

"Kamu masih aja tajam mulutnya, Galen. Aku Cuma ingin menjenguknya saja" Jawab Bram

Salah satu anak buah Bram maju, Anggita yang dari tadi di ruang server lewat CCTV langsung panik. Dia colok flashdisk, download data C-12 secepatnya. 50%... 60%...

Di dalam ruangan, Galen udah adu jotos. 1 lawan 3.

Nabila terbangun karena teriakan.

"GALEN!!!" Teriak Nabila

Dengan tenaga terakhir, Galen ngelindungin Nabila pake badan dia sendiri. Pisau nyaris kena perut Nabila, tapi nyasar ke lengan Galen.

"SUSTER!!! TOLONG!!!" Teriak Nabila sambil nangis.

Alarm rumah sakit meraung membuat anak buah Bram panik, Bram ngeliat Galen yang udah sempoyongan, terus ngeliat Anggita yang kabur lewat jendela.

"Kita ketemu lagi" Bisik Bram sebelum pergi.

"Lain kali gak ada Galen yang nolongin kamu, Nabila" Lanjut Bram

Pintu kebuka, Suster dan satpam datang. Mereka melihat Galen tergeletak, berlumuran darah. Nabila jerit histeris dan di luar jendela, Anggita lari sambil genggam flashdisk berisi bukti.

1
Ilfa Yarni
itu orang ga ada kapok2nya ya lagian polisi knp diam aja klo tau orang yg didalam sel merencakan kejahatan yg barublg
Ilfa Yarni
aduh Galen jgn lengah Bram duluan beraksi tuh
Rima Rismawati
Lanjut thor makin seru ceritanya 🙏🏻😊
indah Mayaddah f: Di tunggu ya kak 🙏😊
total 1 replies
Rima Rismawati
Ternyata bu RT dan kedua orang tua Nabila kocak juga 🤣
Rima Rismawati
Ada ya keluarga seperti itu, kepada saudara kandungnya sendiri 😡
Ilfa Yarni
seru jg ceritanya sebuah kluarga yg memperebutkan harta warisan
indah Mayaddah f: Terima kasih 🙏
total 1 replies
Rima Rismawati
Nkvel aru thor
indah Mayaddah f: Iya kak, semoga suka ya 🙏
total 1 replies
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!