NovelToon NovelToon
Setulus Cinta Sang Tuan Muda

Setulus Cinta Sang Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Contest / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Maya

Apa jadinya hidupku menikah dengan orang yang tidak pernah aku cinta dan meninggalkan tunanganku dan hidup bersama Andra sahabatku.

"Jangan mengaku cinta!! kalau kamu tidak bisa menjaga perasaan wanita mu dengan sangat baik!!"

_Andra Angkasa_


🥳 Update Hari Rabu Dan Minggu.😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32 // Pengorbanan cinta

Andra dan Mita duduk di tepi ranjang. Mereka masih tenggelam dalam pikiran masing-masing. Termasuk Andra, Andra tidak akan melakukannya. Andra sangat mencintai Mita. Andra tidak peduli dengan semua perkataan keluarganya.

"Sayang!!" ucap mereka serempak dan saling menatap bersama.

"Hem.. kamu duluan!!" Andra berujar dingin, agar Mita tidak nekad meminta apa yang Andra tidak menyukainya.

"Ak_aku ingin kita melakukannya malam ini," Mita berdiri dan duduk di hadapan Andra. Mita mencoba membujuk suaminya. Andra terlihat sangat dingin. Mita sedikit ketakutan tapi Mita harus membujuk Andra.

Andra menepis pelan tangan Mita yang menyentuh bahunya. Andra berdiri dan diikuti pergerakan Mita yang berdiri di belakangnya.

"Jangan tanyakan hal itu?? aku tidak ingin menyakitimu. Aku tau, kamu melakukan ini karena tekanan dari mereka. Dengar Mita!! aku mencintaimu tulus bukan karena hal apapun."

"Tap_tapi bukannya pas di mobil, kamu menginginkannya Ndra?" menunduk gemetar. Entah apa reaksi Andra selanjutnya.

Andra berbalik Arah, menatap wajah Mita yang menunduk gemetar. Bagaimana Andra akan tega melakukannya. Sementara Mita memimpikan masa depannya. Melanjutkan kuliah.

"Jangan menunduk!!"

Mita tidak bergeming. Masih nyaman dalam posisinya.

"Aku bilang jangan menunduk!!" bentak Andra tegas.

"Tatap mata suamimu!!" perintah Andra memegang bahu Mita sedikit keras.

'Maafkan aku!! aku harus sedikit kasar kepadamu. Aku tidak ingin gadisku menyesal karena meminta hal tersebut,' batin Andra sendu melihat raut wajah ketakutan Mita.

Mita masih menunduk. Air mata mulai menuruni pipi putihnya. Mita takut kepada Andra. Andra membentaknya dengan dengan sedikit kasar. Hatinya kembali menangis mendengar bentakan Andra. Mita mengetahui dirinya sedikit cengeng kalau berhadapan dengan Andra.

"Ak_aku minta maaf!!" Andra memeluk erat tubuh munggil Mita.

"Ak_aku hanya ingin membahagiakanmu Ndra, bukan lebih, hikzz hikzz," Mita menangis dalam dekapan Andra.

"Iya aku tau sayang, tapi tidak dengan pemaksaan seperti ini."

Andra menatap wajah Mita. Menghapus sisa air mata istrinya. " Apa kau mencintaiku?" pertanyaan Andra serius.

Mita kembali menangis dengan keras. Apakah selama ini Andra tidak menyadarinya. Semenjak Andra bersikap baik dan menolong keluarganya. Di sanalah ada benih-benih cinta untuk Andra.

"Jawab aku sayang?? kenapa kau malah memperbesar suaramu?"

"Menangislah!! aku akan selalu ada di sampingmu."

Mita mengangguk mempererat pelukannya. Pasti setelah ini Andra akan mengejeknya karena menangis dengan sedikit berteriak. Semoga saja

orang-orang yang berada di luar kamar tidak mendengarnya.

"Sekarang apa maumu?" pertanyaan Andra memegang pipi Mita.

"Melakukannya."

"Apa kau sudah siap?"

"Hem... Insyaallah," balas Mita mantap.

"Tapi.. kau akan merasakan sakit. Karena ini pertama kalinya kau melakukannya sayang."

"Tunggu apa lagi!! aku tidak ingin menunggu, besok juga kita akan melakukannya."

Andra menatap bola mata Mita dengan tatapan sendu. Andra benar tidak tega melakukannya malam ini.

"Kita menunggu beberapa hari lagi, setelah tubuhmu lebih sehat."

"Tidak. Aku ingin melakukannya sekarang."

"Tidak ada tapi-tapian. Cepat kau bersiaplah. Aku akan membersihkan diriku."

Mita melangkah ke kamar mandi meninggalkan Andra. Andra masih mematung melihat punggung Mita masuk ke dalam kamar itu.

"Mita benar-benar keras kepala."

Setelah melakuakn persiapan dan menaburkan wewangian di baju tidurnya. Mita mendekati Andra untuk memulai aksinya.

'Sial. Dia mencoba menggodaku. Aku laki-laki normal pasti akan cepat terpengaruh. Apalagi itu Mita, gadis yang selama ini aku cintai,' batin Andra duduk dengan wajah datar nan dingin sengaja Andra perlihatkan kepada Mita. Agar gadis itu mengurungkan niatnya.

Cup

Cup

Cup

Mata Andra membelalak menatap sekilas wajah Mita mengecup bibirnya.

'Aku tahan. Aku harus menahannya.'

"Sayang!! bukannya aku sudah wangi ya?" rayu Mita duduk di sebelah Andra.

"Iya," balas Andra singkat dan datar.

"Sayang!!" panggil Mita manja.

"Iya. Kita tidur sekarang," Andra meraih tubuh Mita. Namun gadis itu menepisnya.

"Kau ngantuk kan? ayok kita tidur!! ngak baik begadang."

"Ngak mau," balas Mita manja.

"Terus maunya apa?" pura-pura tidak peka.

"Hem..." Mita mendengus kesal.

"Aku sudah wangi kan?"

"Iya, apakah aku harus mengulangnya lagi?" tanya Andra kesal.

"Berarti kau suka."

"Dari dulu."

'Aku tau, kau pura-pura tida peka kan Ndra? baiklah aku akan mulai,' batin Mita tersenyum."

"Kenapa kau tersenyum?"

"Ngak ada kok. Aku akan melakukannya tanpa bantuanmu," Mita berdiri meninggalkan Andra.

"Kau mau kemana?"

"Aku akan membuktikannya."

Mita menutup pintu dan menguncinya, setelah itu, Mita membuka bajunnya perlahan.

"Cukup!!" bentak Andra.

"Sebelum kau berkata iyya. Baru aku berhenti."

"Baiklah. Kita lakukan sekarang."

"Beneran?"

"Iya. Ayok ke sini!!" Andra tersenyum memeluk Mita. Mungkin sudah saatnya Andra melakukannya. Andra sudah tidak tahan lagi melihat tingkah menggemaskan istrinya.

Cup

Cup

Cup

Ciuman panas dimulai. Andra membaringkan tubuh Mita secara perlahan. Andra akan mencoba dengan permainan lembut.

"Sebelum aku melakukan sampai ke intinya. Kau harus berjanji!!" Andra memeberhentikan aksinya sejenak.

"Janji untuk apa?" balas Mita menggerutkan kedua alisnya sehingga terlihat sejajar.

"Kau harus berjanji tidak akan sakit setelah ini dan tidak menyesal."

"Mengapa aku harus menyesal. Kau kan suamiku?"

"Itu janji untukmu. Bagaimana?"

Mita mengangguk. Lalu mencium kening Andra. Sedangkan Andra tersenyum melihat tingkah istrinya.

"Hem. Baiklah kita mulai."

"Do'a dulu," balas Mita singkat.

"Iya sayang," mencubbit pipi putih istrinya.

Bismillahirrohmanirrohim💞

( Author ngak bisa jelasin secara jelas ya. Authornya masih terlalu muda😁 ngak ngerti. )

Malam yang panas di atas ranjang telah dimulai. Sedikit rintihan dan desahan terdengar samar-samar di dalam kamar tersebut. Sisa malam yang indah. Andra dan Mita benar-benar melakukannya. Mita tersenyum lega karena Mita telah membuktikan semuanya. Mita masih perawan. Mita tidak pernah mengizinkan Kelvin menyentuhnya selama pacaran. Kelvin adalah cinta pertama Mita di SMA yang sama dengan Andra. Mita dulu hanya menganggap Andra sebagai sahabatnya tidak lebih. Dan teman belajarnya. Dan tidak pernah menyangka Andra menyukainya. Karena sikap Andra yang cuek dan tidak pernah pacaran sama sekali.

Flash black !!!

Pagi itu terlihat seorang laki-laki turun dengan diantar sopir pribadinya dari kejauhan.

"Saya turun di sini!!" Andra dengan seragam cupu dan rapi menuruni mobilnya.

"Tapi den. Sekolah aden kan masih sedikit jauh."

Sopir tersebut menatap majikannya bingung. Sepertinya Andra tidak ingin semuanya tau. Andra adalah anak konglomerat.

"Hem... Saya akan jalan kaki. Tinggal sedikit lagi biar sehat."

"Baiklah den, saya pergi dulu, nanti saya jemput," menunduk sopan.

Andra berjalan dengan santai sambil membaca buku dan sekilas melihat ke arah depan agar tidak menabrak sesuatu.

Semua siswa yang melewati Andra hanya tersenyum kecut dan penuh dengan cemohan. Apalagi Andra adalah murid baru yang pertama kali masuk. Sepertinya dia tersesat.

"Kelas 3 IPS dia mana ya?" Andra mencoba mendekati beberapa siswa. Namun semuanya sepertinya tidak menganggap keberadaan Andra. Terpaksa ia berjalan menyusuri lorong sekolah mencari keberadaan kelasnya.

Brukk

Brukk

Brukk

"Maaf!!" seorang siswi tidak sengaja menabraknya. Membuat buku dan kaca mata yang melekat di wajah Andra terpental. Walaupun Andra pura-pura tidak melihatnya.

"Maafkan saya!!" Mita langsung mengambil kaca mata Andra dan memasangkannya langsung. Andra cuek dan bersikap datar.

"Iya," balasnya dingin lalu pergi meninggalkan Mita.

"Tunggu!!"

Andra menoleh sekilas. Lalu berhenti sejenak.

"Aku sudah memaafkanmu. Semuanya telah selesaikan?"

"Kam_kamu murid baru ya?" Andra terlihat asing di mata Mita. Mita tidak pernah melihatnya sama sekali.

"Bukan urusanmu," cetus Andra meninggalkan Mita.

"Tunggu!!" Mita berlari kecil mendekati Andra dan memberikan Andra bukunya yang jatuh.

"Ini buku IPS. kamu anak IPS juga ya? salam kenal ya?" tersenyum manis.

Andra masih terdiam dan terlihat tidak peduli.

"Maaf kalau aku lancang!! Aku lihat kamu tadi bolak-balik mencari sesuatu. Pasti kamu kesulitan nyari kelasmu ya? apalagi tadi aku lihat, tidak ada yang mau bantuin kamu."

"Itu ngak penting. Mereka hanya melihat dari penampilanku bukan pakai otak."

"Namanya juga ini sekolah populer. Pasti anak-anaknya juga populer."

"Kamu kelas berapa? biar aku antar sebelum bell masuk."

" Tidak. Terima kasih," jawab Andra datar.

"Jangan malu. Kenalkan namaku Mita Adelia. Kamu bisa panggil aku dengan nama Mita, atau Ita juga boleh atau apa lagii ya?? Anak kelas Tiga IPS satu."

Andra mendengus kesal. Ternyata cewek ini akan sekelas dengannya. Semoga saja dia tidak mengganggu dirinya.

"Kalau kamu?" tanya Mita sedikit bergeser agar tatapan Andra melihatnya.

"Kelas kita sama," balas Andra dingin.

"Beneran?"

"Aku ngak suka menngulang kata!"

"He he baiklah. Ikut aku!!"

Mita berjalan dengan tas punggung berwarna pink dengan gambar frozen sebagai hiasan sederhannya. Andra mengikuti langkah Mita masuk ke dalam kelas.

"Cowok lo Mit?" anak-anak langsung mendekati Andra dengan sombongnya dan mengejek penampilan cupu Andra.

"Dia teman baru kita."

"Teman baru kata lo? teman cupu dan dekil gini ngak selevel dengan kita."

Semua anak tertawa mendengar ejekan Lala. Andra tidak peduli dan bahkan tidak butuh dengan pengakuan mereka.

"Jangan dipikirkan ya? mereka hanya bercanda, aslinya baik kok," Mita mencoba menenagkan Andra.

Mita memegang tangan Andra dan mempersilahkannya duduk di belakang Mita. Pasti sebentar lagi bell masuk berbunyi dan guru akan menperkenalkan Andra.

"Eh. Mit!! gue ngak mau deket-deket sama cowok cupu itu, pasti dia miskin deh," Lala melirik sinis ke arah Andra.

"Eh lo anak baru?" Rian menyapa bahu Andra dengan sedikit keras.

"Pasti lo dapet beasiswa di sini kan? kalau lo masih betah di sini, lo harus jadi anak buah bos Kelvin."

Andra tidak menghiraukan perkataan Rian dan melanjutkan membaca bukunya.

"Wah... anak miskin ngak tau diri."

"DENGERIN GUE BODOH!!"

"Cukup!!" teriak Mita menepis kasar tangan Rian dari bahu Andra.

"Kamu jangan gangguin dia. Jangan membuliy murid baru," ucap Mita lembut namun penuh dengan penekanan.

"Lo jangan ikut campur!!" cetus Rian.

"Kenapa emangnya? yang kamu lakukan itu salah besar. Jangan memandang semua orang dari harta, kita semua sama."

"Lo!!" tunjuk Rian.

"MUNDUR!!"

Kelvin dengan coolnya mendekati Rian dan menyuruh anak buahnya mundur. Siapa sih yang tidak tepana dengan kegantengan Kelvin. Terkeculi Mita Adelia. Semua murid menahan nafasnya mendengar cowok terganteng di sekolah mengeluarkan kata-katanya dari bibir manis itu.

"Gue minta maaf atas perlakuan teman gue. Lo boleh duduk, Rian tidak akan menganggu teman lo."

"Tapi bos!!"

Kelvin memotong perkataan Rian dan bersikap manis kepada Mita. Berharap Mita terpengaruh dengan sikap baik Kelvin.

"Terserah," balas Mita dingin lalu kembali duduk dengan rapi.

Sedangkan tatapan tajam Kelvin tertuju kepada cowok cupu yang ada di sampingnya. Terlihat santai tanpa ada beban dan dosa. Dia adalah Andra Angkasa.

Flash On.....!!!

"Indah ya Ndra. Kalau kita mengingat masa lalu, kamu benar-benar cuek, aku ngak nyangka kamu suka sama aku."

Mita masih dalam keadaan setengah sadar. Andra masih memeluk tubuh Mita dengan fosesip.

"Udah sayang!! jangan mengigatnya. Kamu istrirahat."

Andra mengecup bibir Munggil Mita. Mita memejamkan mata indahnya di balik selimut putih yang membalut tubuh mereka bersama.

"Kamu tau sayang. Setelah aku mengenalmu. Hidupku sangat berwarna. Aku menginginkan hidup ini. Aku percaya cinta itu tumbuh seiring berjalannya waktu. Namun aku terlalu gengsi untuk mengungkapkannya. Aku percaya. Sekalipun kamu berhubungan dengan Kelvin waktu itu. Namun aku berjanji kepada diriku, aku Andra Angkasa akan memilikimu, merebutmu bagaimanapun caranya."

"Selamat malam sayang."

1
Qaisaa Nazarudin
Udah banyak nobel yg ku baca,Aku paling suka peran nya Andra,Cowok yg setia dr awal sampai akhir,tegas,dan posesif juga utk kenaikan istrinya,ortunya juga baik,gak mandang rupa dan harta,
Tq Thor aku suka banget karya mu ini,
Semoga outhornya SEHAT dan SUKSES selalu iya,,Teruskan berkarya💪🏻💪🏻💪🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺☕️☕️☕️☕️☕️☕️☕️
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk mana ada org ngelahirin gak sakit,Aneh2 aja Andra😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga dr awal Andra pasti tau siapa Deniel sebenarnya,,
Qaisaa Nazarudin
Iya mirip banget,Belom apa2 udah mengklim aja,Sikap nya sifatnya,semoga setianya juga sama kayak Andra😅😅👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Kalo tunangannya BATAL itu artinya Andra belum bertungan dong,terus dari mana datangnya kata MANTAN TUNANGAN,???!! kan gak jadi tunangan 🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Nah itu kamu tau,pake nanya lagi,dan pura2 Amnesia segala lagi 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Iya,, mantu lamu itu harus di paksa,kasihan deh Andra,,👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻😅😅
Qaisaa Nazarudin
Waaahhh bahagia banget disayang suami kayak Andra..🥰🥰😅
Qaisaa Nazarudin
Mitasenang cari penyakit,keras kepala,Kata org kita terlalunkepo urusan org juga gak bagus,,,
Qaisaa Nazarudin
Semoga saja Mita sadar sekarang siapa Kelvin,,
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong,Mita harus bisa mengendalikan kemarahan Andra dgn pujukan yg lembut,Mungkin ada sesuatu yg terjadi pd Andra makanya dia bisa berubah kejam kayak gitu,Hanya Mita yg bisa mengendalikan Emosi Andra,,
Qaisaa Nazarudin
Semoga saja Mita cepat mengetahui siapa sebenarnya Kelvin,Biar Mita bisa menerima Andra dgn ikhlas,,
Qaisaa Nazarudin
Andra ituningin menyelamat kannmundari kekasih mu yg kau puja2 itu Mitaaaa…
Qaisaa Nazarudin
Lho katanya sahabatan,kok malah takut gitu sih?
Qaisaa Nazarudin
awaahh Kelvin,kayak ada udang dibalik tepung nih,,,
Mampir thor,,ikut nyimak🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️
Nadhila Kartika
manarik
Elsi
rasalemon
Yuni Mulyanti
lanjutannya gimana kk penasaran nih jln ceritanya bagus
Febri Ana
penasaran deh
Febri Ana
seru lanjuthor mantaappp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!