NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Jessica

Jerat Cinta Jessica

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:184.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tie tik

Semua wanita pasti mengharapkan sebuah kesetiaan dalam membangun sebuah hubungan, tapi tidak untuk Jessica. Ia lebih suka menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain.

Masalalu yang pahit membuatnya merubah arah tujuan hidupnya. Ia memilih menjadi duri daripada harus menjadi bunga mawar yang bermekar indah.

Jessica Almahira, ya begitulah nama lengkap wanita bertubuh sexy yang suka merusak bahtera rumah tangga orang lain. Dia melakukan semua itu hanya atas dasar 'Ingin mencari sensasi yang berbeda'. Selain itu, dia memilik alasan di balik semua perbuatannya. Dia selalu membentengi hatinya agar tidak jatuh cinta dengan mangsa yang terjerat cinta semu nya.

Akankah Jessica terus menjadi duri dalam hubungan orang lain? atau dia akan berlabuh di hati pria yang di dambakannya selama ini? Ikuti terus karya ketiga othor ini untuk mencari tahu akhir dari jerat cinta Jessica.


Ig: @tie_tik

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam yang panjang,

"Aku sudah sampai, aku akan menyiapkan minuman untukmu," ucap Jeje sebelum mengakhiri panggilan telfonnya.

Lima menit yang lalu Jessica baru sampai di Apartemennya, ia pun segera berjalan ke dapur mini untuk membuat minuman yang segar untuk sang kekasih yang sebentar lagi akan tiba.

Beberapa makanan ringan pun tertata rapi di atas meja kaca yang ada di ruang keluarga, hanya menunggu minuman saja ruang keluarga itu siap di gunakan untuk menikmati waktu berdua.

Dua puluh menit kemudian, pintu Apartemen terbuka lebar. Ezar baru sampai setelah menempuh jarak yang lumayan jauh dari kantornya, ia masih memakai pakaian formalnya.

"Hay Mrs. Cherry ...." sapa Ezar ketika sampai di ruang keluarga, sebuah kecupan hangat mendarat di puncak rambut Jessica,

"Hay ...." Jeje menatap Ezar yang sedang berdiri di sampingnya, "Mandilah, pakaian ganti mu sudah ku siapkan di atas ranjang," ucap Jessica dengan tatapan yang menggoda.

Ezar pun berlalu pergi menuju kamar untuk membersihkan diri sebelum bersantai bersama Jessica di ruang keluarga. Entah bersantai atau memadu kasih, tidak ada yang tau apa yang akan terjadi di antara mereka berdua.

Jeje memilih drama korea untuk menemani waktunya saat ini, ia menikmati film yang sedang berlangsung di layar datar yang ada di hadapannya.

Tak lama setelah itu, Ezar pun datang dengan pakaian santai yang telah di siapkan oleh Jessica, ia segera menghempaskan diri di samping wanita yang sedang serius dengan aktor-aktor korea itu.

"Kamu lelah?" tanya Jeje tatkala Ezar merebahkan kepalanya di atas paha mulus Jessica.

"Tentu, tapi semua itu hilang ketika aku sampai disini," ucap Ezar dengan tangan yang terulur ke tengkuk Jessica.

Dua bibir itu pun saling bertautan, saling menyes*p satu sama lain untuk mencurahkan rasa rindu di antara keduanya, dua menit cukup untuk memulai pertemuan malam ini.

Kedua manik hitam itu saling menyelami satu sama lain, mencari sebuah rasa yang ada di dalamnya. Senyum keduanya pun saling mengembang.

"Aku mencintaimu, Je ...." ucap Ezar dengan pandangan yang tak beralih dari wajah menggoda di hadapannya.

Hanya sebuah senyuman dari bibir Jessica untuk menjawab ucapan Ezar. Jari lentik Jessica mulai menyusuri rahang kokoh yang ada di pangkuannya, sesekali ia menggelitik daun telinga milik Ezar, membuat sang pemilik mendesis karena geli.

"Hentikan, Je!" ezar menangkap telapak tangan lembut itu.

Ezar bangkit dari pangkuan Jessica, ia duduk di samping Jessica dengan tangan yang menelusup di pinggang ramping itu.

"Apa kamu akan menemaniku menginap disini?" tanya Jessica dengan kepala yang bersandar di pundak Ezar.

"Tentu saja, aku tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Sudah lama aku menginginkan hal ini," ucap Ezar dengan tangan yang membelai rambut hitam yang di gerai itu.

Keduanya pun hanyut dalam suasana malam yang tenang ini, saling mencurahkan kerinduan yang selama ini di pendam. Berbagi rasa nikmat dari pertukaran saliva yang sedang berlangsung panas di atas sofa putih tulang yang ada di ruang keluarga.

Entah darimana awalnya, entah siapa yang memulai, kini tubuh Jessica sudah berpindah di atas pangkuan Ezar. Tangan Ezar pun mulai berpetualang mencari dua benda kenyal yang masih tertutup rapat.

Suara decapan kedua bibir itu menggema di ruang keluarga, suara-suara merdu yang keluar dari bibir sensual Jessica pun menggema disana, tatkala jari telunjuk Ezar mulai menelusup ke bagian bawah tubuhnya.

Ezar pun mulai menyeringai tatkala merasakan segitiga berenda milik Jessica basah karena ulahnya. Kedua tangannya pun berpindah menyusuri bagian punggung Jessica untuk melepas resleting dress yang masih melekat di tubuh menggoda itu.

Tak perlu berjuang keras untuk melihat pemandangan bukit kembar dengan puncak yang indah, hanya sekali tarikan saja, dress itu pun lolos dari tubuh indah Jessica.

Ezar menyusuri setiap jengkal tubuh mulus itu, beberapa kali ia membuat tanda kepemilikannya disana, membuat tatto berwarna merah yang indah untuk di pandang.

Setelah cukup lama mereka melakukan pemanasan yang berhasil membuat Jessica beberapa kali mengejang, kini tubuh mereka berdua bersatu di atas sofa panjang ini. Suara lenguhan yang merdu pun menggema di Apartemen, memberikan sebuah tanda bahwa keduanya telah melewati malam yang panjang, malam penuh lenguhan karena mereguk puncak ke-ni-k-ma-ta-n bersama hingga beberapa kali.

Cinta terlarang telah tumbuh di antara keduanya, membuat mereka lupa bahwa ada seorang wanita yang sedang menunggu suaminya pulang. Wanita itu tak lain adalah Bella, ia gelisah di kamarnya setelah mendapat pesan dari Ezar bahwa malam ini tidak akan pulang, Ezar beralasan ada sebuah pekerjaan di luar kota.

Bella tak sebodoh itu untuk percaya dengan apa yang di katakan oleh suaminya, ia terus menghubungi ponsel Ezar, namun tidak ada hasilnya. Hal itu pun membuatnya semakin resah, apalagi setelah mengecek sambungan GPS yang terhubung dengan ponsel Ezar.

Bulir air mata berjatuhan di pipi mulusnya, ketika menemukan lokasi keberadaan Ezar di alamat yang pernah di berikan oleh Luna beberapa waktu yang lalu. Kini hanya pikiran negatif yang ada di kepalanya.

"Apa yang harus aku lakukan?" gumam Bella dalam tangisnya.

Bayangan wajah Ezar yang mengerang nikmat bersama wanita lain berhasil membuat air matanya turun dengan deras. Tak ada lagi kata yang terucap dari bibirnya, hanya sebuah isakan yang menggema di kamarnya.

Waktu terus berlalu, malam telah berganti dengan datangnya fajar di cakrawala timur. Bella yang baru saja memejamkan matanya kini harus di kejutkan dengan suara alarm dari ponselnya.

"Aku harus memastikan sendiri ke alamat itu, aku tidak mau menuduh tanpa sebuah bukti!" ucap Bella seraya berjalan menuju kamar mandi.

Penunjuk waktu masih berada di angka enam pagi, tapi Bella sudah siap untuk berangkat menuju alamat yang tersimpan di ponselnya. Sebelum berangkat, tak lupa ia menitipkan Alana kepada pengasuhnya. Buru-buru ia masuk ke dalam mobil miliknya agar segera sampai di alamat yang ada di ponselnya.

Jalanan ibukota masih lenggang, hal itu membuat Bella semakin mempercepat laju mobilnya agar segera sampai. Dan benar saja, tak lama setelah itu mobil Bella berhasil memasuki area parkir yang luas itu.

Bella meraih sebuah paperbag yang telah di siapkan olehnya, ia berjalan dengan langkah cepat untuk memasuki gedung raksasa ini, dimana sang suami menghabiskan malam indahnya.

"Ada yang bisa saya bantu?" tanya petugas keamanan yang berjaga di dekat pintu masuk.

"Saya mau ke lantai lima belas untuk mengantarkan pakaian ini Pak, saya asisten pribadi bapak Ezar, salah satu penghuni lantai lima belas," ucap Bella dengan tenangnya.

"Silahkan masuk," ucap petugas keamanan itu.

Bella pun mengayun langkahnya menuju lift yang ada di samping kiri meja Resepsionis, tak lupa ia menekan angka lima belas sebelum lift tertutup rapat.

Beberapa menit kemudian, Bella telah sampai di lantai lima belas. Ia berjalan menyusuri lorong panjang itu untuk mencari keberadaan suaminya, ada dua pintu besar yang ada disana, Bella pun memutuskan untuk bersembunyi di balik tembok yang ada di sekitar tangga darurat.

Selang beberapa menit, salah satu pintu itu terbuka lebar, derai tetesan air mata kembali membasahi pipi Bella tatkala melihat sebuah pemandangan indah disana. Manik hitamnya terpatut pada sebuah adegan yang berhasil memporak porandakan hatinya. Ia melihat langsung suaminya keluar dari pintu itu dengan seorang wanita yang mengekor di belakangnya, wanita yang memakai chemis satin hitam dengan peignoir yang di biarkan terbuka.

Bella memejamkan matanya tatkala Ezar mendaratkan bibirnya di kening wanita lain, ia tidak pernah menyangka bahwa suaminya akan melakukan semua ini. Bella segera menghapus air matanya sebelum berjalan menuju pintu yang kembali tertutup itu.

Ting ... tong ....

_

_

Terima kasih sudah membaca karya ini, semoga suka ♥️😍

Ada yang bisa menebak, apa yang akan terjadi selanjutnya?

_

_

🌷🌷🌷🌷🌷

1
Qaisaa Nazarudin
SEBENARNYA APA YG DI CARI JESSICA,HARTA? DIA PUNYA USAHA SENDIRI,,RANJANG?? DIA DI LABEL JERRY JANDA SUCI..TERUS APA?
Titik pujiningdyah: aiih nanti pasti ketemu di bab selanjutnya
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Tinggalin aja isteri kayak gitu,Gak hormat ma suami..
Qaisaa Nazarudin
Nah apalagi Jessi embat tuh lakik nya,songong banget, Isteri2 Egois kayak mereka harus di kasih pelajaran,Biar kapok..Lha aku dukung Pelakor sih 🤣🤣😜
Titik pujiningdyah: gpp kak sesekali dukung velakor
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Masih tertanya-tanya EMANGNYA APA HUBUNGAN JESSICA DENGAN JERRY??
Qaisaa Nazarudin
Gak ada kejelasan di bab satu,SIAPA YG MENGHAMILI JESSICA?? SUAPA JERRY?? APA HUBUNGAN JESSICA DAN JERRY??
Kok tiba-tiba Alurnya harus melompat ke 6 tahun kemudian??
Titik pujiningdyah: kalau dijelaskan semua di bab awal jadi tamat dong kak. pelan2 yuk, ada di bab selanjutnya
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Anaknya jerry? mommy Monik mommynya Jerry?
falea sezi
pelakor ne kasih karna donk
Ranny
jangan marah kalau suami mu selingkuh ya karena itu bukan salah pelakor tp itu akibat ketidakpedulian mu terhadap sang suami /Sleep/
Titik pujiningdyah: sok sok an gk butuh suami y kak
total 1 replies
Ranny
kok berubah jadi Jerry ya 🤭
Titik pujiningdyah: authornya oleng
total 1 replies
Ranny
aq masih penasaran kenapa ya sampai Jeje di sebut janda suci
Chandra Dollores
brukkkkk!!!! mendarat....
Mawar berduri
wowwww othor sepertinya sgt berpengalaman...mmg luar biasa bs dibayangkan🤭👌
Mawar berduri
mau donk...besar & panjang🤭👍
❄️ sin rui ❄️
anjirrrr udah di obok2 si ezar, baru deh jerry kebagian
❄️ sin rui ❄️
ya ampunn bu monik mertua idaman
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
lanjut
Restviani
stmj... omaygat...

lanjut othor
Restviani
nah loh jeje... mangkanya jan main api, nak...

maaf baru bisa mampir lagi...
nana laviestbelle
janda suci😘
falea sezi: suci apanya pelakor ttep pelakor busuk
total 1 replies
nana laviestbelle
baru nemu novel-nya mbak titik nih 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!