NovelToon NovelToon
Membungkam Kejulitan Mertua

Membungkam Kejulitan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harni zulesta

Pernikahan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga seringkali menjadi konflik batin bagi menantu.

Zakia, gadis yang menikah dengan seorang pria yang meminangnya dengan penuh cinta harus menghadapi liku-liku hidup yang membuat ia begitu tertekan setiap hari karena perlakuan ibu mertuanya yang sangat kejam.

Akankah Zakia bisa menaklukkan ibu mertuanya? Akankah Zakia bisa membungkam Kejulitan ibu mertuanya?

Yuk! Ikuti kisah Zakia selanjutnya..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harni zulesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Keputusan Terakhir

"Mas! Kenapa diam saja? Mas tadi dari mana? Kenapa lama sekali baru datang dan sekarang Mas kelihatannya sangat bahagia. Ada apa, Mas?" tanya Zakia kepada suaminya.

Bryan langsung memberitahu amplop yang ia dapat tadi kepada Zakia, Zakia yang masih bingung menatap amplop itu dengan tatapan heran.

"Ini apa, Mas?" tanya Zakia.

"Buka aja, Dek!" jawab Bryan.

Zakia mengangguk, lalu kemudian ia segera membuka amplop itu, karena ia juga sudah sangat penasaran apa isi dari amplop itu.

Mata Zakia seketika membelalak besar melihat lembaran uang merah dan uang biru di sana tersusun dengan rapi.

"Ini.. Ini uang siapa, Mas?" tanya Zakia, ia masih bingung dari mana suaminya mendapatkan amplop yang berisi uang yang sangat banyak itu.

"Itu uang kita, Dek! Tapi sekarang karena Mas sudah memberikan kepadamu, maka itu menjadi uangmu!" jawab Bryan mantap.

"Tapi dari mana asal uang ini, Mas?" tanya Zakia lagi, karena ia sudah lama tidak melihat uang sebanyak itu.

Zakia tidak mau kalau uang itu didapatkan dari acara yang tidak baik, meskipun ia yakin kalau suaminya tidak akan melakukan hal seburuk itu.

Bryan Kemudian menceritakan semua kepada Zakia, kalau tadi saat ia sedang ingin mencari pinjaman, orang kantor lamanya menelpon mengabarkan bahwa dana pesangon untuk karyawan yang di rumahkan sudah bisa dicairkan. Tapi karena Bryan ingin memberikan kejutan kepada istrinya, sekaligus Bryan ingin memastikan dulu apakah uang itu bisa dicairkan hari ini, karena masih ada beberapa persyaratan. Maka Bryan memutuskan untuk terlebih dahulu menuju ke kantor itu untuk memastikan apakah uang itu bisa cair. Itu sebabnya Bryan agak lama pergi.

"Masya Allah! Alhamdulillah, Mas! aku sangat bahagia karena disaat kita mendapatkan kesulitan seperti ini, Allah langsung memberikan anugerahNya kepada kita. Dulu juga aku sempat berburuk sangka ketika mengalami kesulitan seperti ini, Mas. Tapi buruk sangkaku itu langsung dibayar instan oleh anugerah yang diberikan oleh Allah," ucap Zakia mengucapkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan kepada mereka.

"Alhamdulillah, Dek! Mas juga merasa seperti itu, keajaiban yang diberikan oleh Allah hari ini membuat semakin merasa bersyukur. Mungkin ini juga adalah rezeki dari anak kita yang ada di dalam kandunganmu, karena setiap makhluk yang diciptakan oleh Tuhan, akan dijamin rezekinya!" sahut Bryan.

Kedua suami istri itu mengucapkan rasa syukur yang sebesar-besarnya kepada Sang pemilik alam dan Sang pemberi rezeki kepada semua manusia.

"Alhamdulillah, Mas! Sekarang terbukti bahwa anak kita ini bukanlah anak pembawa sial, karena baru saja dinyatakan oleh dokter dia ada di dalam rahimku, kita langsung mendapat rezeki yang banyak seperti ini, Mas!" ucap Zakia.

"Iya, Dek! Mas juga percaya kalau anak kita ini adalah anugerah yang diberikan Allah kepada kita. Kita sebagai orang tuanya harus selalu menjaga dan juga melindungi diri dari apapun itu," sahut Bryan.

"Iya, Mas! Itu benar sekali, Mas!" Zakia menyetujui ucapan Bryan.

"Baiklah! Kalau begitu sekarang Mas mengurus biaya administrasi dulu, setelah itu baru kita pulang ke rumah. Tunggu sebentar, ya!" ucap Bryan.

Zakia mengangguk, lalu ia kembali berbaring menunggu Brian yang sudah keluar ruangan untuk mengurus administrasi.

*****

"Mas! Bagaimana dengan ucapan Mama tadi?" tanya Zakia saat mereka sudah bersiap untuk pulang.

Bryan diam sejenak, karena ia pun belum tahu bagaimana nanti dia akan meyakinkan ibunya lagi. Tapi yang pasti Bryan akan selalu berusaha agar ibunya bisa menerima anak yang ada di dalam kandungan Zakia saat ini

"Nanti Mas akan coba membujuk Mama lagi, mudah-mudahan saja pintu hati Mama terbuka untuk menerima calon cucunya ini, Dek!" ucap Bryan sambil mengelus perut istrinya yang masih rata.

Zakia hanya diam, ia masih menuruti perkataan suaminya walaupun dalam hatinya menolak untuk percaya kalau ibu mertuanya akan menerima bayi yang ada di dalam kandunganya itu. Ditambah lagi dengan hasutan dari Clara, semakin membuat api kebencian Bu Siska semakin menjadi-jadi.

Bryan sudah memesan taksi, kali ini ia ingin membawa istrinya pulang dengan perasaan nyaman. Karena kondisi Zakia juga yang masih lemah, jadi Bryan ingin memberikan rasa nyaman itu kepada istrinya.

Setelah Bryan memberikan alamat kepada sopir taksi, taksi pun melaju menuju ke kediaman keluarga Bryan. Keheningan menyelimuti mereka, mereka larut dalam pikiran masing-masing.

*****

20 menit kemudian...

Taksi sudah mengarah ke rumah Bu Siska dan berhenti tepat di depan rumah Bu Siska. Bryan segera membayar ongkos taksi dan mengucapkan terima kasih, tak lupa ia memberikan sedikit tip kepada sopir yang sudah mengantarkan mereka itu.

"Loh, Mas! Itu kenapa barang-barang aku ada di luar semua, Mas?" tanya Zakia, melihat barang-barangnya sudah teronggok di depan rumah.

Firasat buruknya kembali muncul, sedangkan Bryan hanya diam. Ia tidak tahu harus menjawab apa sekarang, karena ia juga belum tahu pasti kebenarannya.

"Kita masuk saja dulu, Dek! Siapa tahu Mama lagi beres-beres menyambut calon cucunya!" jawab Bryan masih berusaha berpikiran baik.

Ceklek.

Pintu terbuka dari dalam saat Zakia dan Bryan sudah sampai di teras rumah.

"Assalamu'alaikum, Ma!" ucap Zakia dan Bryan, namun yang di sapa hanya menatap sinis dan berkacak pinggang. Di belakangnya sudah berdiri Clara sebagai pawang.

"Apa kau tuli, Bryan? Aku bilang jangan pernah bawa wanita mu**han ini lagi ke rumah ini. Aku tidak sudi rumahku ternoda oleh dia," ucap Bu Siska dengan mata melotot tajam.

"Tapi, Ma...!"

"Tidak ada tapi-tapian, Bryan! Sekarang juga usir wanita kampungan ini dari sini. Ini barang-barangnya sudah dikeluarin semua oleh Pak Mamat, jadi tidak perlu repot lagi untuk berkemas," potong Bu Siska.

"Ma! Tolong dengarkan aku sekali saja, Ma!" mohon Bryan.

"Tidak, Bryan! Aku tidak sudi tinggal satu atap dengan wanita tidak tahu diri ini! Sebentar lagi dia kan menebar aib bagi keluarga ini, dengan anak sial yang ada di dalam rahimnya itu!" maki Bu Siska.

"Ma! Itu anak Bryan, Ma! Tolong...!

"Kalau kau masih bersikeras untuk membela wanita ini, berarti kau memilih pilihan ketiga, Bryan! Pergi selamanya dari rumah ini, dan bagiku kau sudah mati!" kecam Bu Siska.

Bryan terhenyak, ia kembali dalam dilema besar. Istrinya atau ibunya yang harus ia pilih?

"Ma! Aku...!"

"Cukup, Mas! Aku sudah capek! Sekarang lebih baik Mas pilih saja sesuai keinginan Mama. Aku tidak mau jika anakku akan bernasib sama di rumah ini, selalu menjadi bahan ejekan dan dihina. Sekarang Mas tentukan saja pilihan terakhir, Mas tetap di sini atau pergi bersamaku?" Zakia tidak bisa lagi menahan kesabaran.

Ia segera memungut barang-barangnya yang terserak seperti sampah, dan siap-siap untuk pergi. Zakia sudah capek, terlalu sering ia dihina, hatinya sudah penuh dengan duka.

1
Sit Sum
sudah selesai kah??
yulia nisma
ini niat atau enggak sih bikin novel..updatenya lama dan dikit...mana critanya ngebosenin...ya udahlah...good bye...
Harni: Maaf, Kak. Kebetulan author akhir2 ini kurang fit, jadi update sebisanya saja. Maaf kalau kurang nyaman
total 1 replies
Ratna Syam
kapan up episode selanjutnya?
Harni: Hari ini update, Kak. Di tunggu yaa❤❤❤
total 1 replies
Venus Venus
pgn nagis.terharu..
Timaa Azzahrah M.A
dih ibu durhaka.. biarkan sja bryan tinggalkn tuh nenek peot biar tau rasa..thor buat zakia dn bryan nya sukses.. trus jngan ingat sma kluarganya lagi.. biar kluarganya tuh yg ngemis2 mnta di tampung
Harni: Siap kak. Aku juga greget sama ibunya😁😁😁
total 3 replies
evita vita
lanjut thor,,gantung
Timaa Azzahrah M.A
aduh thor.. biarkan bryan dn kia kluar dri sana.. jngan pisahkan.. biar tau rasa tuh orang tua durhaka tdk ada yg ksih uang lagi
Timaa Azzahrah M.A: haha benar thor😅
total 2 replies
Timaa Azzahrah M.A
thor buat bryan pergi aja sama istrinya.. trus buka usaha gtu.. jngan ingat lagi orang tua durhaka itu ck
Timaa Azzahrah M.A: sipp thor hehe
total 2 replies
💞Erra Tarmizi💞
dari awal cerita ini mengingatkan aku pada novel hinaan dari keluarga suami
Harni: Semoga peminatnya juga bisa seperti novel itu 🥰🥰 Mkasih kak udah setia mampir
total 1 replies
💞Erra Tarmizi💞
ada aja cara Clara mefitnah
Cut ida Suryani
sulit cari istri sesabar Zaskia
d2h_verluthver
recommended.. bagus banget ceritanya. bikin ketagihan
Harni: mkasih kak🥰🥰🥰
total 1 replies
d2h_verluthver
Bu Siska sukses bikin aku darah tinggi Thor😤😤😤.. sebel ah sama Bu Siska.
d2h_verluthver
ini si Ronald jangan jangan suka sama Zakia.
Coky Pasaribu
Mantap sekali alur ceritanya thor, seperti kisah nyata dalam rumah tangga.
Laila Rifah
lemes banget sih Bu Siska ini 🥺
Harni: sama ehhh😄😄🥰🥰
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
buat bryan prgi dri rumahnya bersama istrinya thor.. emosi aku liatnya,apa lg ada si ipar laknat
Harni: Sama, Aku juga emosi. Ikuti part selanjutnya ya, Kak.🌹🌹🌹
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia kali ini hidupnya bahagia.. di hindari dri orang tua/orang2 benalu tdk tau diri ya thorr🙏🙏
Harni: Iya kak. Ibunya mertuanya bikin gemes pen jitak, semoga Bryan dan Zakia segera dberi kbhagiaan. Terus ikuti eps berikutnya ya kak🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
dewi patmawati
lanjut
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia sllu bahagia.. jngn pisahkan mereka thor plasee🙏🙏🙏
Timaa Azzahrah M.A: siapp thorrr😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!