NovelToon NovelToon
Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Status: tamat
Genre:Obsesi / Tamat
Popularitas:56.7k
Nilai: 5
Nama Author: Risa sangat cantik

Devia merupakan gadis cantik yang belum menikah lalu dirinya berkenalan dengan Pram seorang ceo di perusahaan terkenal melalui dunia maya dirinya berkenalan dengan Pram karena mengikuti jejak sahabatnya yang bernama Rahma karena Rahma juga mendapatkan pacar hanya dengan kenal lewat dunia maya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhenti Mengejar Ngejar Pram

Safa melangkahkan kakinya menuju ke penjaga kantin kampus perusahaan miliknya sementara Hendra jantungnya Hendra masih merasakan berdetak lebih cepat namun karena dirinya sangat penasaran kenapa Safa belum sarapan di rumahnya padahal acara meeting nanti pukul sepuluh jadi kalau untuk sarapan Safa masih ada waktu buat sarapan di rumah dan ngga akan terlambat lalu tangan Hendra merogoh ponsel yang ada di saku celananya setelah mendapatkan ponsel miliknya lalu Hendra mengetik nama Satria di kontak handphone miliknya lalu tanpa ragu Hendra menelpon nomor Satria tanpa menunggu terlalu lama terdengar suara Satria yang menguar di indera pendengaran miliknya

Satria

"Ada apa Hendra ?" tanya Satria saat pertama kali mengangkat telpon dari Hendra sementara Hendra tersenyum lebar karena panggilan darinya langsung sampai dengan selamat dan langsung di angkat oleh Satria

Hendra

"Maaf om katanya Safa ada masalah kalau boleh saya tahu masalahnya apa yah om ?" tanya Hendra sambil menampilkan raut wajah penasaran sedangkan Satria tersenyum lebar dirinya bisa menebak bahwa Hendra dekat dengan Safa sehingga Safa bercerita ke Hendra kalau dirinya ada masalah

Satria

"Apa Safa tidak cerita ke kamu Hendra ?" bukannya menjawab Satria malah melemparkan pertanyaan ke Hendra sementara Hendra mengerutkan keningnya heran soalnya Safa tidak bercerita tentang masalah yang dia hadapi ke Hendra

"Safa ngga cerita ke saya om makanya saya bertanya ke om apalagi tadi Safa bilang dirinya belum sarapan di rumah mungkin saya menyimpulkan sendiri kalau Safa ada masalah dengan orang rumah apa om tahu ? padahal meeting nanti sekitar pukul sepuluh pagi jadi kalau misalkan Safa tadi mau sarapan terlebih dahulu di rumah masih ada waktu dan Safa juga ngga bakalan telat mengikuti meeting" jelas Hendra panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sedangkan Satria tersenyum lebar mendengar jawaban Hendra sesuai dugaan dirinya bahwa Safa bercerita ke Hendra tentang kejadian pagi ini berarti Safa sbabat dekat dengan Hendra

Satria

"Hendra tadi pagi Safa punya masalah sama om dan dia juga tadi pagi berantem sama om itu yang menyebabkan Safa belum sarapan di rumah pagi ini" jelas Satria sejujur jujurnya sementara Hendra mengerutkan keningnya bingung Safa dan papanya berantem ? memangnya berantem masalah apa ? kecuali kalau anak kecil dan anak kecil juga kalau berantem pasti masalahnya rebutan mainan apa mungkin Safa dan Satria rebutan mainan ? tidak mungkin dong mereka berdua rebutan mainan uang mereka berdua juga cukup buat beli mainan banyak bahkan membeli perusahaan mainan juga uang miliknya Safa dan uang miliknya Satria mampu dan sanggup membeli beratus ratus juta perusahaan mainan dan beratus ratus juta pabrik mainan

Hendra

"Kalau boleh tahu om dan Safa berantem masalah apa ?" tanya Hendra dengan hati hati sambil menampilkan wajah yang serius seakan Satria ada di depan Hendra saat ini juga sedangkan Satria tersenyum kecil mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Hendra sebenarnya Hendra ingin sekali bertanya kepada Satria memangnya om dan Safa berantem gara gara rebutan mainan namun pertanyaan itu di telan kembali oleh Hendra karena otak cerdasnya Hendra berpikir tidak mungkin Safa dan Satria berantem cuma gara gara masalah sepele memperebutkan mainan

Satria

"Hendra om tadi pagi menasehati Safa supaya Safa membuka hati dan mulai belajar mencintai laki laki yang benar benar tulus mencintai Safa dan om juga bilang mulai sekarang Safa harus berhenti mengejar ngejar Pram laki laki yang sangat di cintai Safa dari kecil tapi Pram tidak mencintai Safa bahkan Safa sampai bilang ke om dan tante untuk menjodohkan Safa dan Pram dengan cara om dan tante membicarakan perjodohan antara Safa dan Pram kepada kedua orang tuanya Pram supaya menyetujui perjodohan antara Safa dan Pram sebenarnya kedua orang tuanya Pram sudah setuju dengan perjodohan Safa dan Pram namun tapi Pram tetap menolak perjodohannya dengan Safa dan dia mengancam walaupun seandainya dia dan Safa menerima perjodohannya dengan Safa dan walaupun Pram mau menyanggupi menikahi Safa tapi Pram tidak akan menyentuh Safa dari atas ujung rambut kepala sampai ujung kaki bawah sehingga bahasa gaulnya seandainya Pram mau menikahi Safa pernikahan Safa dan pernikahan Pram hanya sebagai pernikahan status bahkan setelah menikah Pram tidak akan melakukan hubungan intim layaknya suami istri kepada Safa setelah Pram bicara seperti itu om dan tante tidak jadi melanjutkan perjodohan antara Safa dan Pram sementara Safa selalu bilang ke om dan tante bahwa Safa menyetujui syarat yang di ajukan oleh Pram yaitu Safa di nikahi oleh Pram namun Safa tidak di sentuh oleh Pram karena Safa yakin seiring berjalannya waktu pasti Pram akan jatuh cinta ke Safa dan akan mencintai Safa sehingga Pram akan melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan Safa tapi om dan tante tetap para keputusannya yaitu tidak melanjutkan perjodohan antara Safa dan Pram karena kasihan Safa kalau harus menderita di pernikahannya sehingga tante dan om sebagai orang tuanya Safa tidak rela kalau Safa di perlakukan seperti itu oleh Pram" jelas Satria panjang kali lebar sambil mengawang awang kejadian yang terjadi seperti Gil. yang berputar putar di kepalanya sedangkan Hendra hanya diam mendengarkan ceramah maksudnya cerita dari Satria entah mengapa hati Hendra ikut sakit merasakan apa yang di rasakan Safa dan yang lebih parahnya lagi hatinya Hendra hancur berkeping keping dan hancur lebur walaupun pria yang di cintai Safa tidak mencintai Safa tapi entah menatap Hendra sangat cemburu dengan pria itu yang sangat di istimewakan okek Safa sementara dirinya hanya di anggap teman biasa

Hendra

"Apa Safa sangat mencintai lelaki itu om ?" tanya Hendra dengan wajah agak kecewa dan suara yang bergetar sedangkan Satria hanya tersenyum kecut mendengar pertanyaan Hendra lalu dirinya berkata

Satria

"Iya Hendra tapi om akan selalu berusaha menasehati Safa untuk mencoba membuka hati untuk laki laki lain dan berusaha mencintai laki laki lain karena masih banyak laki laki lain yang mencintai Safa om akan selalu melarang Safa mengejar ngejar Pram lagi walaupun Safa masih sangat mencintai Pram tapi om dan tante tidak merestui hubungan Safa dan Pram karena dia sudah menginjak nginjak harga dirinya Safa dan sudah menyepelekan Safa" jelas Satria sambil mengepalkan tangannya menahan amarahnya sementara Hendra mengukir senyuman lebar mendengar jawaban Satria karena masih ada kesempatan untuk mendekati Safa

Hendra

"Iya om pasti saya akan dukung keputusan om" sahut Hendra sambil masih menebar senyum lebar sedangkan Satria terkekeh kecil

Satria

"Hendra kamu tahu Safa ada dimana ? apa Safa sudah sarapan ?" tanya Satria smabkl membuka berkas yang ada di meja kerjanya sementara Hendra menatap ke arah Safa

Hendra

"Safa baru akan makan sama saya om dan sekarang Safa sedang pesan makanan" sahut Hendra sambil menyilangkan kedua kakinya sedangkan Satria tersenyum lebar

Satria

"Hendra om titip Safa sama kamu oh iya sekarang om akan ada meeting" ucap Satria sambil menutup berkasnya lalu membernarkan posisi dasinya dengan tangannya

Hendra

"Pasti saya akan jagain Safa om oh iya silahkan om siap siap buat meeting maaf kah mengganggu waktu om" kata Hendra sambil menatap ke Safa yang sedang memesan makanan

Satria

"Hendra kamu ngga ganggu malah om senang kalau kamu dekat sama Safa" jelas Satria sambil tersenyum sumringah karena Hendra perhatian ke Safa

Hendra

"Saya bakal jagain Safa om" jawab Hendra sementara Satria hanya membalas dengan gumaman lalu Hendra mematikan sambungan telpon sementara Satria menyiapkan berkas berkas untuk meeting

1
Muji Lestari
mana ini si Pram sama Devia kok jarang kluar thor
Risa Virgo Always Beau: tunggu babb selanjutnya untuk Devia dan Pram kak
total 1 replies
🪱🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀ❤️⃟Wᵃf~VIVIAN~
suka ma hubungan keluarga kalian
🪱🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀ❤️⃟Wᵃf~VIVIAN~
mamanya romantis juga ternyata
🪱🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀ❤️⃟Wᵃf~VIVIAN~
bengek ini si anaknya
🪱🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀ❤️⃟Wᵃf~VIVIAN~
keluarga yang harmonis ternyata
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
keluarga Pram sibuk sekali
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
kesel bgt kyaknya, tp janganlah sumpalin cabe org tua mu itu Devia!!
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
nah betul itu. sama kakak kudu ada raha hormat barang dikit Fendi
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
Devia narsisnya amit2
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
kalian tuh mesra2 an ga inget sikon
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
kalau kalian sama2 bagus kesehatannya dan giat buat tiap ada waktu ya gak menutup kemungkinan bakalan jadi lagi ekekke
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
nah tuh paham si Nyonya
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
cubit terus bu berlian sampe ungu pinggang suamimu
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
hape jalan sendiri baru dengar😅
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
lanjutkan mimpi indahmu pak Boss
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
weh siapa nih Pram?
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
ekekkeek dah kayak anjirr ma kucheng
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
dah macam hantu kali muka si fendi mpe kk nya kaget
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
fix kalian buatku ngakak
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
astaga pingsan kali tu kak mu Fen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!