Ifdha Apriliani wanita berumur 26 tahun yang di anggap mandul oleh Ibu mertuanya karena sudah lebih dari tiga tahun menikah dia tak kunjung juga hamil.
Sampai akhirnya saat suaminya meninggal Riyan Askara lalu memutuskan menikah dengan Rival Anggara karena sebuah wasiat dari mendiang suami. tiba-tiba dirinya dinyatakan hamil 18 minggu.
SEASON DUA. bercerita tentang Ezra dan Ajma. anak dari Ifdha dan temanya Ella, tidak kalah seru loh.
Bisa di lanjut baca AZRANA, cek di profil author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aovvie viie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
031
.
.
.
Beberapa minggu berlalu ...
Ifdha dan Rival menjadi sangat dekat.
Bahkan masa Iddah Ifdha pun telah berakhir tiga hari yang lalu.
sudah dua malam ini Ifdha selalu bermimpi bertemu mendiang suaminya.
Dan menyuruhnya untuk segera menikah dengan Rival. agar bisa memenuhi wasiat Riyan sebelum meninggal.
Ifdha benar-benar di buat bingung dengan semua ini.
Dirinya baru saja menyandang status janda 4 bulan yang lalu. dan masa iddahnya juga baru saja selesai.
Apakah harus secepat ini dia kembali menikah dan menyandang status sebagai seorang istri.
Dia ingat Rival juga pernah mengatakan jikalau masa Iddahnya selesai dan dirinya siap untuk menjalankan amanah Riyan.
Rival akan segera menikahinya secepat mungkin. ke dua orang tua Rival tentu saja menyambut baik tentang hal itu, bahkan mereka sangat bahagia karena Putra satu-satunya akan menikah denganya.
"Huuuftt .. Ifdha menghela nafas kasar ..
Bukan hanya pusing karena masalah wasiat mendiang suaminya.
Tapi juga sudah berminggu-minggu ini rasa lemasnya tidak kunjung hilang. di tambah sudah satu minggu ini dirinya muntah-muntah.
Ifdha melihat pantulan dirinya di kaca, di lihat-lihat tubuhnya sedikit gemuk berisi.
"sekarang aku harus bagaimana? kalau aku tidak memenuhi wasiat mas Riyan. pasti dia sangat kecewa, besok aku harus bertemu dengan Tuan Rival dan membicarakan semua ini."
.
.
Hari ini adalah hari libur. dan Rival memutuskan di rumah saja bersantai, ingin menghabiskan waktunya untuk tidur.
Tapi bukanya berjalan dengan apa yang dia mau. kini matanya malah terbuka lebar padahal jam masih menunjuka pukul 08:22 pagi.
Harusnya dia bisa terbangun lebih siang atau bahkan sore. masih bergumul dengan selimut di ranjangnya, tiba-tiba suara ponselnya berbunyi tanda ada pesan masuk.
Dengan malasnya dia mengambil ponselnya yang berada di atas meja samping tempat tidurnya. dan mulai melihat siapa gerangan orang yang mengirim pesan padanya.
Setelah membuka ponsel matanya membelalak tak percaya saat nama kontak Nona Ifdha terpampang di layar ponselnya.
Dengan mengubah posisi menjadi duduk dan bersandar di headboard ranjang jarinya sibuk membuka pesan yang di kirim wanitanya.
Dan mulai membacanya. dia hampir tidak percaya wanitanya mengajak dirinya bertemu besok. tentu saja dia langsung membalas dan menyetujuinya. tak lupa menanyakan di mana tempat untuk mereka bertemu besok.
Hatinya sangat senang ribuan kupu-kupu seperti menggelitik perutnya.
Benar-benar seperti seorang remaja yang baru pertama kali merasakan jatuh cinta.
Kira-kira ada sesuatu apa? sampai-sampai wanitanya mengajak bertemu. tumben sekali, biasanya dia yang selalu datang ke Apartemen atau mampir ke toko kuenya untuk sekedar melihat atau menanyakan kedaan wanita itu.
Pria itu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. karena merasa moodnya menjadi sangat baik. hanya karena mendapat pesan dari seorang Ifdha.
Saat di kamar mandi pun Pria itu dengan bahagianya bersenandung riang sembari melakukan ritual mandinya.
Ceklek ...
Suara pintu kamar terbuka. menampilkan Nyonya Erika melangkah masuk ke kamar Putranya.
Wanita paruh baya itu berniat membangunkan Rival dan menyuruh Anak itu untuk sarapan.
Karena tadi pagi dia melewatkan sarapan pagi bersama.
Gemricik suara air terdengar dari dalam kamar mandi. mungkin Rival sedang mandi pikirnya.
Beliau lalu keluar dan tak lupa menutup kembali pintu kamar Putranya.
.............
Halloo semuanya ..
Jangan bosen-bosen yah baca cerita ini. ikuti terus alur ceritanya.
Terima kasih