menceritakan seorang anak gadis yg tomboy yang terpaksa menikah karna ke salah pahaman tetapi siapa yg menyangka jika yg menjadi suaminya adalah guru killer yang tampan dan ternyata cinta pertamanya
mereka hidup bahagia,, ,
hingga Verlita bertemu dengan masa lalu nya
ingin tau kelanjutan ya ikutin yuk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lilis zulistia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 4
sore hari
Verlita pun bersiap dia memakai celana jeans warna hitam baju kaos putih dan memakai jaket berwarna hitam dan memoles wajah sedikit agar tidak kelihatan pucat,Verlita memilih rambutnya ikat kucir kuda agar lebih serasi.
setelah dirasa cukup Verlita mengambil tas selempang lalu turun dan memilih menunggu sahabatnya di teras depan rumah
setelah beberapa menit menunggu akhirnya mesi dan silvi pun datang Verlita pun yg melihat kedatangan sahabatnya pun langsung masuk ke dalam mobil
"gila kalian cantik banget,niat banget kalian mau cari cowok,"ucap Verlita
"ia dong kesempatan kapan lagi coba bisa lihat abang-abang yg kece"jawab mesi
"lho yakin ver sama penampilan lho?" tanya silvi
"ia lh memang kenapa si sama penampilan ku ?"
"ya gk papa si cuma lhoo gk mau pakai gaun gitu biar lebih cantik"ucap silvi
"ogah"jawab Verlita ketus
"udah ah ayo berangkat nanti keburu malam."ucap mesi
silvi pun melaju dengan kecepatan sedang.
40 menit kemudian mereka pun sampai
benar saja pestanya sangat meriah.
Verlita dan para sahabatnya pun turun
baru sampai pintu mereka pun sudah di buat kagum pesta yg dirayakan di hotel bintang lima pun sangat meriah banyak artis yg datang, bahkan band gigi pun di undang untuk memeriahkan acara tersebut wajar jika kedua sahabatnya berdandan maksimal malam ini
mereka pun mencari keberadaan bian setelah melihat sosok yg dia cari mereka pun berjalan menuju si empunya
"hay kak"ucap mereka
"hay juga kalian udah datang ?" jawab bian
"barusan aja kak," jawab mesi
"kakak kira kalian gak bakalan datang"ucap bian menengok
"gak dong kak mana mungkin kita gak dateng"ucap silvi
"selamat ulta ya kak ini kado buat kakak",ucap mereka bergantian
"ia terimakasih"ucap bian sambil tersenyum
"ya udah kami ke sana dulu ya kak"ucap Verlita dan hanya di anggukan oleh bian
merekapun menikmati pesta degan meriah tak terasa waktu sudah menuju 21.45 Verlita harus pulang tetapi kedua sahabatnya belum ingin pulang akhirnya Verlita memutuskan untuk pulang sendiri naik taksi.saat menunggu taksi tiba-tiba datang tiga orang cowok berbadan kekar menghampiri Verlita
"hay cantik boleh abang temenin"ucap salah satu dari mereka
"gak usah bang saya lagi nunggu abang saya"ucap Verlita santai
"gak usah jual mahal cantik mari kita bersenang-senang"sambil memegang pipi Verlita
"gk usah kurang ajar ya"ucap Verlita dan langsung melayang kan tinjauan kepada salah satu dari mereka
"santai cantik"ucap dari mereka
Verlita pun melayangkan pukulan di wajah salah satu dari mereka,akhirnya terjadi lah perkelahian antara Verlita dengan ketiga preman tadi,Verlita yg memang bisa menguasai bela diri pun mulai kelelahan melawan mereka
verlita yg merasa kewalahan pun terkena pukulan di punggung dan kakinya
bukk
"aww" ucap Verlita dan tiba-tiba datang seseorang
"hey jangan jadi pengecut"ucapnya
"wah wah ad pahlawan kesiangan ni"ucap preman tersebut
tanpa menjawab faris lalu melayangkan pukulan di wajah preman tersebut
Bukkk ,bukkk,bukk
akhirnya ketiga preman itu terkapar. saat faris ingin menolong verlita yg tersungkur tiba-tiba preman tersebut membawa balok dan hendak memukul faris.Verlita yg melihat pun langsung berdiri dan menutup badan faris dan akhirnya Verlita pingsan
maaf sebelumnya jikalau banyak kesalahan dan kurang asik terimakasih yg mau berkenan membaca 🙏🙏
Smngt thor