NovelToon NovelToon
AL Dan EL

AL Dan EL

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fanfic / Tamat
Popularitas:739.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Asiih Suyadii

Alriestella tidak pernah murung sama sekali, baginya hidup adalah keajaiban, dia bisa membuat nada nada cerita yang indah dari dunia, apalagi dunianya harus lebih berwarna ketika bertemu dengan lelakk bernama "El Nevaro Semanding".

El memiliki dunia yang berbeda dengan Al, dunia yang baginya suram, dunia yang sepi, dunia yang selalu membuatnya membatasi gerak terhadap orang lain, dunia yang menjadikannya sebagai lelaki terdingin

mampukah Al mencairkan es yang hampir membekukan semua dunia El?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asiih Suyadii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keajaiban Keempat

"Memangnya apa yang kamu tahu

Selain mencintaiku?"

⏳⏳⏳

Bagian Al tidak mengerti adalah kenapa lelaki seperti El selalu menghindarinya, ditambah tidak mau bergaul dengan Arnol. Berkali kali mencari tahu Al tidak menemukan apa apa, tidak ada yang mengenal El. Asal sekolahnya pun dia tidak tahu. Yang Al tahu adalah El berwajah tampan ,itu saja.

Tas gitar berayun ayun, menapaki trotar jalan sambil menikmati suasana sore. Angin berhembus menerpa wajah, dingin bercampur panas. Menoleh kekanan kiri, mencari sesuatu dingin yang bisa mengusir dahaga.

Al mengerjapkan mata, berusaha mengenali lelaki berpostur tinggi tengah membenarkan tali sepatu. Duduk berjongkok, membenarkan tali sepatu dan berdiri kembali. Rasanya ada yang berganti dari lelaki itu, sesuatu yang mengganti tubuhnya untuk terlihat lebih tampan. Switer hitam itu sebagai jawaban

"El El"

Al berusaha mengejar. Menapaki trotoar lebih cepat dari sebelumnya. Gitat dibelakang menyulitkan, mengayun kebawah hampir membuat tumbuh Al limbung.

"Ellll"

Al berusaha mengejar, sayangnya langkah El jauh lebih lebar ketimbang dirinya. Dia memasuki gang kecil, gelap untuk waktu sore. Meninggalkan bayangan tinggi yang semakin meninggi kala tubuh El berbelok. Al masih mengejar. Menahan nafas dan membuang secepat mungkin ,mengambil nafas untuk menguatkan langkahnya.

Sampai di perbelokan gang kecil, El tidak ada, bahkan gang lurus itu terlihat kumuh dan sepi. Tidak ada siapapun disini, hanya ada dirinya.

"El, Kamu disana?" suara Al setengah berteriak.

Dia berbalik, melangkah untuk pergi dari gang sempit.

"Ngapain elo disini?" suara itu asalnya dari belakang.

Dengan ragu, Al menoleh, dia baru bisa bernafas lega saat tahu lelaki dihadapannya adalah El. Lelaki itu memasukan tangan kedalam saku, menatap Al tanpa senyuman sedikitpun

"Hai"

Al tersenyum, deretan gigi rapi dia tampakan, pupyeyes yang semakin mempesona kala dia tersenyum hadir diwajah Al.

"Ngapain elo disini?" ulang El

"Al ngejar El tadi"

Wajah Al masih tersenyum, tidak ada sesuatu yang perlu ditakutkan saat melihat wajah tampan El dihadpannya.

Tidak menjawab, El pergi menuju jalan besar. Melangkah lebih lebar agar tidak diikuti Al dari belakang.

Dia salah, gadis itu justru berlalu mengejarnya, sayang sebanyak apapun usaha Al mengjar, El justru hilang ditengah kerumunan orang orang yang menyebrangi zebra cros. Kehilangan nafas, Al menunduk, mengambil nafas sebanyak mungkin.

Menatap kepergian El seperti itu membuatnya sedikit kecewa. Menelan baik baik salivanya dan menatap punggung El yang kian menjauh.

"Gak papa, kita udah ada kemajuan El, kita ngbrol banyak tadi"

Al masih menarik sudut bibir, tidak kapok. Dia menegakkan tubuh. Berjalan menju cafe Welno. Lelaki itu pasti sudah menunggunya.

Matahati yang terik teriknya mulai kehilangan pencahayaan, redup ditengah mendung. Setelah meletakkan gitar dan meneguk air putih, Al membenarkan tatanan rambut. Mengganti pakaian sekolah dengan pakaian biasa. Memeriksa senar gitar, meriksa mikrophone dan mulai membenarkan kursi untuk manggung

"Om, Ibrahim mana?" teriak Al.

Welno keluar dari balik pintu kantor. Melepaskan kaca mata dan menatap Al yang tengah sibuk memeriksa senar gitar.

"Dia izin, kucingnya sakit"

Welno melangkah mendekat, meminta sebuah jus dan meminumnya.

"Memangnya kalau kucing sakit gak bisa manggung?"

Sebenarnya ada Ibrahim atau tidak penampilan Al tetap akan memukau, hanya saja tidak adanya lelaki itu, Al merasa sedikit kurang, seperti penambahan bass dalam penampilannya.

"Gak tahu. Palingan dia malas ke sini"

Welno mengambil nampan, mendatangi kursi kursi yang sudah kosong, mengelapnya dan memunguti sampah. Welno bekerja tidak sendiri, ada Ayunda dan Dito. Cafe ini tidak teelalu besar, tapi cukup untuk menggantungkan hidup keluarga Welno.

Penghasilan Al disini tidak terlalu banyak, karena hobi dan kecintaan pada musik yang membawanya bertahan manggung di cafe. Selama Jovan tidak melarang, menurutnya manggung tidak akan menjadi masalah.

Al selesai mengotak atik gitar, menyambungkan pada kabel jack gitar. Menggenjrengnya dan memeriksa mikrophone.

Pengunjung mulai memusatkan perhatian ke Al, menatap gadis cantik itu lebih teliti.

Al mengalun kan gitar, mulai memejamkan mata, menatap bayangan El yang seketika melintas difikiran.

🎵🎵So I heard you found somebody else

And at first I thought it was a lie

I took all my things that make sounds

The rest I can do without

I don't want your body

But I hate to think about you with somebody else

Our love has gone cold

You're intertwining your soul with somebody else🎵🎵

Rasanya lagu itu begitu melekat untuk Al, mengingat keajaiban pertemuan antara dirinya dan El. Terlalu cepatkah dia mencintai El? Terlalu berharapkah dia pada El?

🎵🎵I'm looking through you while you're looking through your phone

And then leaving with somebody else

No, I don't want your body

But I'm picturing your body with somebody else

Come on baby

This ain't the last time that I'll see your face

Come on baby

You said you'd find someone to take my place

I just don't believe thplat you have got it in you 'cause

We are just gonna keep 'doin' it' and everytime

I start to believe in anything you're saying

I'm reminded that I should be getting over it

🎵🎵

Lagu itu dia akhirnya dengan membuka mata, menatap pengunjung cafe yang memberinya tepukan tangan. Al menunduk, pergi dari panggung dan duduk di belakang panggung.

"Ada apa?"

Welno menyerahkan segelas jus, memandangi wajah sedih Al untuk pertama kalinya.

"Gak biasanya om liat kamu murung"

Al mengusap wajah, mengingat bagaimana sikap El membuatnya kehilangan selera bernyanyi

"Om tahu cowok yang Al dektin terus kabur itu? " suara Al kembali normal, meski wajahnya masih menyuratkan kesedihan

"Oh El"

"Iya, El. Dia siswa baru di kelas Al"

"Terus?"

"Al kayaknya suka deh om sama El, tapi El cuek banget sama Al. Masak ni ya, waktu Al ngajak kenalan El , eh dia malah pergi gitu aja, gak sopan kan om?"

Al mencari pembelaan untuk mengatakan pada dirinya kalau El lah yang salah, bukan kesalahan dirinya yang membuat El pergi.

Welno memgangguk, entah paham akan sikaf El atau memahami kalau Al berusaha mencari kekuatan atas dukungan dari dirinya.

"Hahha"

Welno tertawa terbahak bahak. Membuat Al yang tengah minum tersedak.

"Om Welno kenapa ketawa?"

Wajah Al sudah masam.

"Enggak, om ngetawain si El. Pasti dia kaget tiba tiba ketemu cewek yang cerewet kagak kamu"

Welno berdiri, pergi begitu saja meninggalkan Al yang masih cemberut.

1
Rubi Azmi
asli bikin jantungan ini
Rubi Azmi
astaga ...memang keluarga ajaib 😀😀😀
Nzwajlx
flish squel flish
Nur Hayati
jadi teringat kenangan masa2 kuliah dulu🤫
RunaLyxia
semangat kak
Sulis Tiani
cuma baca aja sedih..ampe jatuh air mata ku..apalagi yg menjalaninya..gk kebayang🥺
💕💕syety mousya Arofah 💕💕
kalo q yg jadi El,,tetp semngat jlani hdup in,,,karn sekeras appun jlnya past BS dlalui,,,karn kita Memang d tkdirkan untk hidup,,,harusny abaikan yg GK pnting,,,memng berat trlhir menyandang ank haram,,,tp ap iy hrus bunuh dri nggk kn,,,jd tetep smangat,,,
Nrf
pertahananku runtuhh 😭 akhirnya nangis bombaii 😭😭😭
Oh Dewi
mampir ah mana tau seru.
Sesusah itu nyari novel yang bagus, terakhir baca novel yang bagus sekitar sebulan yang lalu, itu pun pembacanya dikit banget.
Judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung gini
Lala Al Fadholi
naksir sih wajar tapi jd org yg kaya ga punya harga diri mpe segitu ngejarnya itu jd terkesan murahan
Suswarina
makanya al dengerin dulu penjelasan el
Angel
di tunggu ya Thor season 2 nya , suka banget sama cerita nya ,bagus bangetttttttt deh , season 2 yayayayaya Thor
Qomariyah Kom
thor lanjut dong ceritanya aku aja yg baca sampe ingusan thor dan terus panggilannya aku kamu dong jangan lo gue dong
pandu adji
Hola
Sita Aryanti
AQ ketawa tawa sendiri thor
Sita Aryanti
kirain kharisma ce..ternyata co...
Sita Aryanti
Al GK bs y jaim dikit .hege
Sita Aryanti
apa.papa tiri?
blue
jadi ikut sedih



😭😭😭
ais
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!