NovelToon NovelToon
Seperti Sampah

Seperti Sampah

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Para PenghuniSurga

Suci harus menanggung kesalahannya di masa lalu, dengan mengorbankan kebahagiaannya pada masa sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Para PenghuniSurga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari bahagia.

Doni Pov.

Saat pertama kali gadis bernama Suci bekerja sebagai Adm baru, dirinya sudah mampu mencuri perhatianku.

Meski Suci bukanlah wanita tercantik yang pernah ku lihat, namun rasanya ada suatu hal yang berbeda padanya. Dia perempuan yang kalem dan tak banyak tingkah.

Penampilannya sangat anggun meski tak mencolok. Namun di balik kesederhanaannya terpancar aura kecantikan yang kuat meski selalu tertutupi hijab dan baju yang serba panjang.

"Masa gak punya pacar, kamu kan cantik Ci."

"Gak punya, aku gak pernah pacaran. Mending langsung nikah aja."

Suatu hari tak sengaja ku dengar Suci sedang mengobrol dengan temannya saat jam istirahat. Aku berada di belakang mereka hendak ke ruangan ku yang memang tak jauh dari meja kerja mereka.

Telingaku mendadak semangat untuk mendengar lebih jelas dan lebih banyak percakapan mereka. Tanpa sadar ku hentikan langkahku agar mendapat banyak informasi.

"Emang tipemu kayak gimana sih ?"

"Yang penting bisa menerima segala kekuranganku, udah cukup." Jelas Suci.

"Sesederhana itu ? kalo wajahnya mau kayak siapa ? Shahrukh Khan, Lee Min Ho apa mau kayak Iko Uwais ?"

"Kamu ada-ada aja."

Aku terpana melihat senyum manis merekah dari bibir Suci yang agak keriting tipis. Hatiku seolah bertalu. Senyum itu jelas terlihat saat wajahnya berbalik ke samping.

"Ehhh bapak." Dwi baru menyadari kehadiranku.

Mereka terlihat terkejut dan dengan segera berdiri dan mengangguk padaku.

Ku tebarkan senyum manis ku pada mereka, tidak...tepatnya hanya pada Suci. Aku pun meneruskan langkah ini menuju ruangan ku.

Saat di dalam aku tak berhenti tersenyum. Rasanya dari tadi aku merasakan ada angin segar yang menerpa tubuhku. Aku sangat senang mendengar Suci belum punya pacar, berarti aku punya peluang untuk mendekatinya.

***

Seiring berjalannya waktu aku semakin mengaguminya. Bahkan aku pernah menawarkannya sebuah motor inventaris. Tapi Suci menolak. Sebenarnya itu hanya modusku saja agar bisa dekat dengannya.

Akhirnya tak-tik itu berhasil. Hampir setiap hari mobilku diduduki gadis cantik itu. Meski dia menghindar namun aku tetap memaksa. Aku ingin sekali memilikinya.

Setelah kami semakin dekat, dan aku pun telah berkenalan dengan ibunya, maka ku beranikan diri untuk melamarnya.

Awalnya dia menolak karena suatu alasan yang membuatku sebenarnya agak kecewa. Suci dengan jujur mengaku bahwa dia sudah tidak suci lagi.

Tadinya aku ragu untuk melanjutkan niatku, namun hatiku sudah terlanjur jatuh padanya. Akhirnya aku pun memutuskan untuk menerimanya.

Aku pikir, di jaman sekarang ini memang para gadis kebanyakan sudah bukan perawan lagi. Karena pergaulan sekarang yang mengatasnamakan cinta atau sekedar saling suka membuat mereka having sex sebelum menikah.

Mungkin itu juga yang terjadi pada Suci, namun aku kagum dengan keberaniannya untuk jujur padaku.

Dengan mantap aku tetap melamarnya dan Suci pun akhirnya menerima. Aku sangat bahagia karena itu.

***

Suci Pov.

Hari ini aku sudah beres didandani secantik mungkin oleh penata rias. Meski dengan gaun yang tidak terlalu mewah dan riasan yang terkesan natural, namun aku merasa sangat puas.

Ku tatap wajahku di cermin. Ternyata efek make up itu memang hebat. Bisa mengubah orang biasa sepertiku menjadi sangat luar biasa. Meskipun aku tahu bahwa masih banyak wanita di luar sana yang jauh lebih cantik dariku.

Ku lengkungan senyuman saat melangkahkan kaki menuju tempat pernikahan. Semua mata tertuju padaku. Hampir semua orang terpana akan penampilanku yang menurut mereka berbeda, sangat pangling. Mungkin karena saat ini aku tengah berbunga-bunga. Dan kebahagiaan itu memancar pada wajahku.

Tak terkecuali pak Doni, maksudku mas Doni, yang sebentar lagi resmi menjadi imamku. Matanya bahkan tak berkedip ketika melihat kedatanganku.

Saat aku duduk di sampingnya pun mata mas Doni masih setia menatapku. Aku hanya tertunduk malu, tak berani membalas tatapannya yang tajam dan penuh cinta.

Acara demi acara telah dilaksanakan. Kini saatnya ijab kabul. Karena ayah telah tiada, maka adik bungsuku Syarif yang akan menjadi wali nikahku. Dia datang kemarin ke Bandung namun tak mengajak istrinya karena tengah hamil tua.

Sedangkan adik pertamaku Indah, dia pasti tak diijinkan menghadiri pernikahanku, karena suaminya memang tidak pernah menyukaiku dan ibu. Bahkan terkesan membenciku.

Andai mereka semua bisa hadir, pasti kebahagiaanku akan sempurna.

Mas Doni terlihat gugup saat akan memulai ijab kabul. Aku juga sama deg-degan sepertimu mas. Semoga saja mas Doni diberi kemudahan saat mengucap kalimat yang akan menghalalkan hubungan kami.

"Sahhh...." alhamdulilah, saat para saksi mengucapakan kata itu, kami semua pun merasa lega dan bahagia.

Akhirnya aku dan mas Doni sudah sah menjadi suami istri. Ku cium tangan suamiku ini dan dia pun mengecup keningku lembut. Tak terasa air mata haru menetes dari pelupuk mata ini.

Kulihat ibu pun sedang menangis haru, ikut bahagia dengan pernikahan kami. Aku dan mas Doni pun mencium tangan ibu dan memeluknya.

Waktu terus berjalan, saat ini sudah banyak tamu yang berdatangan.

"Selamat ya semoga cepat dapat momongan."

"Selamat ya semoga samawa."

"Selamat ya."

Begitulah kira-kira ucapan selamat dari mereka.

"Selamat ya bro akhirnya nikah juga." Seorang pria memeluk seraya menepuk punggung suamiku. Pria itu begitu sumringah.

Ku tebak pasti pria itu adalah teman mas Doni. Mereka terlihat begitu akrab.

"Selamat ya." Pria itu menghampiri dan hendak menjabat tanganku namun aku segera menempelkan kedua tanganku sambil mengangguk padanya.

Pria itu terus menatapku dengan lekat. Aku tak merasa nyaman karenanya.

"Heyyy kenapa Rik ?" sepertinya ucapan mas Doni yang disertai tepukan pada bahunya, berhasil menyadarkannya.

"Ah...gak, gak apa-apa." Pria itu agak gugup dan dia pun pergi.

"Siapa mas ?" tanyaku.

"Riki, sahabatku waktu SMA."

Sepertinya aku tidak asing dengan Riki. Apa mungkin aku pernah bertemu dengannya sebelum ini ? tapi sepertinya hanya perasaanku.

1
Emily
dah tau nanyak lagi
Denni Siahaan
bagus banget ceritanya semangat Thor
Sri MM.: makasih dah mampir, nanti baca juga novelku yang lain ya hehe
total 1 replies
Denni Siahaan
udah suci jangan sedih dasar Doni sampah
Denni Siahaan
Thor jangan buat ceritanya suci menderita kasian
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Erlinda
nampak sekali author kehabisan ide masa sih ada org DTG ngantarin makanan terus adalagi tamu tak dikenal datang ngajakin bikin kue eh ibu ayu main ikut aja ...receh banget..
Sri MM.: makasih dah mampir di karya receh ini
total 1 replies
Erlinda
Raisa nya jg bodoh udah dikasih tau kakak nya bukan nya ngusir malah ditinggal pergi kekamar dan ga mengunci pintu kamar nya.
Erlinda
semoga Bu Merly sadar akan perbuatan jahat nya .dan semoga buk Merly membuang semua sifat angkuh dan sombong nya
Sri MM.: makasih dah mampir ☺️
total 1 replies
Aminah Aqhifa
suka sama ceritanya
Sri MM.: makasih dah mampir ☺️
total 1 replies
Desi Hes
ya di rmh aja lah f9kus urus suami buat apa lagi kerja...
Lili Adelia
suci tuh berhijab tp gk jga kelakuan yah
Lili Adelia
Suci itu goblok yah udah nikah ke 2 kali mash pura2 tanya bukanx diam aja,katax mau jd wanita yg lebih baik harusx nurut ama suami apa lg udah syah ,sebel
Lili Adelia
Sucinya yg goblok gk teriak waktu di kunciin di kamar
gini belataa iwnainwyb
yah bensini opo mensino su Psy psyn
gini belataa iwnainwyb
tuangag pa omyanaoaks
Sri MM.: artinya apa sih??? hehehe
total 1 replies
gini belataa iwnainwyb
tuang sedanga ianta pa alall siant. pa layyyyoama
gini belataa iwnainwyb
taianya pa alaggg yg apasih hainta apa oamtabpapp alyyy soap iantty apa sedoamps
Harmia Nurlindasahril
buat Doni nyesal dong thoor
Dede Pahrioga
😇😇😇
Cici Kartini
toso minta d tonjokkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!