NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Dibalik sikap ceroboh dan somplak di antara ketiga sahabatnya, Zahra menyimpan kisah hidup yang cukup memilukan. Masa kecil bersama Yudha di sebuah Panti Asuhan, membuat Zahra menganggap Yudha sebagai kakak bahkan Zahra sangat mengagumi lelaki itu dan berharap bisa menjadi pendamping hidup Yudha selamanya—kelak.

Di satu sisi, Zahra berusaha menghindar dari Arga karena tidak ingin 'sial' jika berada di dekat lelaki itu. Setelah sebuah penolakan terlontar dari mulut Zahra, Arga memilih untuk pergi.

Namun, bagaimana jika sebuah rahasia tentang Yudha terkuak dan hal itu membuat Zahra kecewa? Akankah Zahra bisa memaafkan Yudha, atau mengejar cinta Arga yang pernah dia tolak sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

Arga awalnya terkejut, tetapi saat melihat Zahra duduk pasrah di lantai, sudut bibir Arga tertarik. Arga tersenyum samar. Dalam hati dia meledek Zahra yang begitu ceroboh. Berbeda dengan Rasya yang sudah tergelak keras hingga membuat Zahra mencebikkan bibir karena kesal.

"Ra, elu jahat sama gue!" omel Zahra, mengulurkan tangan supaya Rasya membantunya berdiri.

"Bersikaplah sopan. Ini di kantor dan kamu hanyalah seorang karyawan biasa. Setidaknya bersikaplah sebagaimana bawahan kepada atasan." Ucapan Arga terdengar penuh sarkas. Membuat tawa Rasya meredam seketika, dan Zahra dengan cepat menunduk dalam.

"Biarlah, Kak Arga. Zaenab itu sahabatku di mana pun berada." Rasya membela. Namun, Arga justru menghela napas panjangnya.

"Nona, semua demi kebaikan sahabat Nona yang ceroboh itu. Jangan sampai dia menjadi bulan-bulanan karyawan di sini," ucap Arga sopan.

Rasya awalnya terdiam untuk memikirkan, tetapi setelahnya dia mengangguk membenarkan ucapan Arga. Semua memang demi kebaikan Zahra. Dengan penuh pertimbangan, Rasya berbicara dengan sahabatnya dan Zahra hanya mengiyakan.

"Elu mau makan, Zae?" tanya Rasya.

Zahra hanya mengangguk karena masih bingung harus memanggil Rasya seperti apa. Dia masih merasa kikuk saat memanggil Rasya dengan formal.

"Elu panggil gue biasa aja, Zae. Panggil gue nona kalau ada karyawan lain."

"Oke, Ra." Zahra menunjukkan tanda jempol lalu tersenyum simpul.

"Nona, Anda ditunggu Tuan Pandu," ujar Arga.

Rasya menepuk kening lalu mengajak Zahra untuk makan siang bersama, tetapi Zahra menolak dan lebih memilih makan di kantin bersama Regar yang masih setia menunggunya. Arga tampak kesal saat melihat Regar dan Zahra berjalan berdampingan, bahkan kedua orang tersebut tampak terlihat sangat akrab.

"Kalau cemburu bilang, Kak. Jangan cuma memandang dari jauh." Rasya berlalu pergi begitu saja. Meninggalkan Arga yang masih bergeming di tempatnya.

***

Pandu masih duduk di kursi kebesaran. Rasanya dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan istri dan calon buah hatinya. Sebenarnya Pandu merasa tidak tega saat istrinya harus kelelahan menuju ke kantor, tetapi Rasya sedari pagi terus saja memaksa bahkan mengancam akan mogok makan. Dengan terpaksa, Pandu pun hanya mengiyakan keinginan istrinya.

Ketika pintu ruangan terbuka, senyum Pandu mengembang sempurna. Dia langsung memeluk Rasya erat dan menciumi penuh cinta di seluruh wajah wanita itu. Tak lupa Pandu mencium perut Rasya yang masih rata karena kehamilannya baru memasuki Minggu ketujuh.

Mereka duduk di sofa dan Rasya segera menyiapkan makanan, sedangkan Arga yang baru masuk langsung berhenti di ambang pintu dan berpamitan untuk makan di luar. Arga tidak mau mengganggu keromatisan atasannya tersebut. Juga jiwa jomlo-nya akan terus meronta.

Setelah pintu ruangan tertutup rapat, Pandu menarik pelan tubuh Rasya dan menyuruh wanita itu untuk duduk di atas pangkuannya. Rasya pun melingkarkan tangan di leher suaminya lalu mendaratkan ciuman di pipi Pandu dengan lembut.

"Ayo makan. Jangan sampai anak kita kelaparan." Pandu berbicara lembut, tetapi Rasya justru menyandarkan kepala di dada bidang suaminya.

"Aku pengen sesuatu, Mas." Rasya berbicara lirih. Telinga Pandu masih bisa mendengarnya meski samar.

"Kamu mau apa, hm?" tanya Pandu lembut. Sebuah kecupan mendarat di puncak kepala Rasya.

"Kamu mau nurutin keinginanku, Mas?" Rasya bertanya lembut. Namun, Pandu justru terdiam dan merasa khawatir keinginan Rasya akan macam-macam.

"Pasti. Aku pasti akan menuruti semua keinginanmu." Pandu mengiyakan meski dalam hati dia merapalkan doa.

"Aku pengen makan di kantin bareng sama Zaenab dan Kak Arga."

"Kamu yang benar saja!" seru Pandu. Namun, lelaki itu langsung terdiam saat melihat Rasya yang sedang menahan tangis. Pandu pun meminta maaf dan bersedia menuruti keinginan Rasya.

Rasya yang awalnya cemberut kini tersenyum senang bahkan wajahnya tampak berbinar bahagia.

Apa pun caranya aku akan menjodohkan Zaenab dengan Kak Arga.

1
Dulah Keweh
hai
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Rita Juwita
luar biasa...
kaki novel
/Good//Good//Heart//Heart/
falea sezi
kok be kena aids
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙪𝙙𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙘𝙗 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙪𝙝 𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙜𝙣 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙨𝙜𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙪𝙙𝙝𝙖 𝙟𝙙 𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙢𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝2𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙪𝙙𝙖𝙝𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙧𝙥𝙙 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙙𝙞𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙣𝙪𝙙𝙪𝙝 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙖𝙨𝙨 𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙟𝙡𝙨 𝙟𝙜 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙟𝙙 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙡𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪.
Marlina Malla Cessa
bagusss cerita nyah ga ngebosenin 🥰🥰
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
congrats Arga n Zainab 🌹
pipi gemoy
😆😆😆😆😆😆😆
pipi gemoy
Arga mulai baper seperti si panu😆😆😆👻
pipi gemoy
ya ampun nih si Zainab minta di sleding 😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ortu Arga noh👍🏼👏🏼🌹
pipi gemoy
Yudha memenuhi janjinya dengan menjaga Zahra sampai akhir hayat 🥀
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sempat sempat menjadikan Arga tumbal setan👻👻👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!