rena seorang gadis cantik yang hidup sebatang kara dikota besar...trauma masa lalu membuat dia tidak mempunyai pasangan meskipun usianya sudah cukup dewasa untuk menikah..waktu liburan kantornya keluar kota sesuatu yang buruk terjadi padanya yang membuat hidupnya jadi berantakan
apakah yang terjadi sama rena..??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Buku cerita
Sudah seminggu berlalu dan kekecewaan rena terhadap dava sudah hilang.
Setiap hari dava menemani rena ,dan rena juga setiap hari bisa bertemu dava karena dava memindahkan kantornya kerumah ,jadilah setiap hari beno bolak balik mengantarkan laporan kerja kerumah dava.
Hari ini rena senang sekali karena dava akan menemaninya seharian,dava meliburkan diri dari urusan pekerjaannya demi menemani rena jalan jalan.
"Ayok sayang" ajak dava kepada rena
"Ayo kak" sahut rena dengan memakai dress bewarna bunga bunga yang membuat dava pangling melihat kecantikan rena.
"Kita mau kemana kak? tanya rena berjalan sambil merangkuk lengan dava.
"Kamu mau kemana hari ini? dava balik bertanya sambil melihat wajah rena
"Ayok kita jalan jalan ke mall ,aku pengen makan rujak yang hari itu? jawab rena mengingat rujak enak rekomendasi pak tono.
"Kapan kamu makan rujak dimall? tanya dava bingung,karena dia tidak pernah bisa menemani rena keluar rumah ,karena kesibukannya sendiri.
"Hari itu waktu kak dava tidak bisa nemenin dirumah sakit ,aku pulangnya diantar pak tono dan sekalian makan rujak " sahut rena menjelaskan secara singkat kepada dava.
Dava yang mendengar hanya diam saja ,dia merasa bersalah tidak bisa menemani rena hari itu.
"Hai cucu oma mau kemana nih udah rapi? tanya oma kepada mereka yang membuat mereka melihat ke arah oma.
"Mau jalan jalan bareng kak dava" sahut rena sambil melepaskan pegangan tangan dava dan memeluk sang oma.
"Oma mau ikut kita? tanya dava kepada omanya
"Kalian aja yang pergi,oma lagi nunggu telepon teman oma" sahut sang oma menolak ajakan cucunya.
'Baiklah ,kami berangkat dulu oma" sahut dava dan rena sambil berpamitan kepada omanya
"Kak dava kita ke mall yang dekat rumah sakit ya" ucap rena kepada dava setelah berada dalam mobilnya.
"Baiklah sayang" sahut dava sambil menghidupkan mobil dan membawa mereka ketempat tujuan
Setelah memarkirkan mobilnya ,dava menggengam tangan rena memasuki mall ,dan menuju tempat rujak yang diiginkan rena.
Itu kak tempatnya" ucap rena yang membuat dava menoleh ke arah yang ditunjuk rena
Baiklah ,ayo kesana" ajak dava sambil berjalan membawa rena kesana
Disana rena memesan rujak sepuas hatinya ,sementara dava menunggu dimeja yang telah disediakan
"Kak dava ga pesan makanan? tanya rena yang melihat dava duduk saja
"Masih kenyang,kamu aja yang makan" sahut dava sambil melihat sekeliling mall
Sayang kamu makan dulu ya ,aku mau ke toilet dulu" ucap dava yang beranjak dari tempat duduknya ,sementara rena sibuk dengan rujaknya.
"Baiklah kak,tapi jangan lama lama" sahut rena manja yang membuat dava tersenyum melihat rena.
Sepanjang jalan menuju toilet ,dava melihat sebuah toko buku yang membuat dirinya tertarik untuk masuk.
Sambil melihat lihat mata dava tertuju kepada sebuah buku anak-anak,dia memutuskan untuk membeli beberapa buku disana.
Rena yang sudah menghabiskan rujaknya ,melihat dava yang berjalan kearahnya dengan membawa sebuah bungkusan yang berisi beberapa buku.
"Buku apa itu kak? tanya rena kepada dava
"Rahasia deh,ntar malam aku kasih tau ya" jawab dava sambil tersenyum yang membuat rena penasaran.
"Sudah selesai makannya? tanya dava sambil duduk dihadapan rena
"Sudah" jawab rena sambil melihat kearah dava.
"Sekarang mau kemana lagi kita sayang" jawab dava lembut sambil memegang tangan rena diatas meja.
"Ayok ke taman hiburan? ajak rena kepada dava sambil tersenyum
"Baiklah,hari ini kak dava akan menuruti semua kehendak tuan putri" sahut dava sambil bercanda.
Rena yang melihat tingkah suaminya jadi tertawa,"pria dingin berwajah tampan ini bisa juga bersikap lucu" batin rena.
Akhirnya mereka berdua meninggalkan mall dan menuju ketaman bermain seperti yang di inginkan rena
Rena sangat senang sekali melihat banyak anak anak yang bermain disana ,dia memimpikan suatu hari ,dia dan dava beserta anak mereka bermain ditaman itu
Entah berapa lama rena duduk dengan melamun tentang keluarga kecilnya ,karena dia tiba tiba kaget mendengar suara dava
"Sayang kita pulang yok?, sudah mulai gelap ni" ucap dava dengan lembut
"Baiklah kak,dan lagi dah pada banyak yang pulang" sahut rena melihat beberapa keluarga kecil yang mulai meninggalkan taman hiburan itu.
Didalam mobil rena merasakan kebahagian karena seharian bisa bersama dengan dava ,walaupun mereka hanya makan dan duduk santai saja ,itu sudah sangat berarti bagi rena.
"Sayang ,mau makan diluar atau dirumah? tanya dava yang kasihan karena rena makan siang tadi hanya dengan rujak.
"Kita makan malam dirumah saja kak ,kasihan oma jika kita makan diluar ,nanti oma jadi makan sendirian " sahut rena yang baru ingat dengan oma yang sendirian dirumah
"Makasih sayang kamu sudah baik dengan omaku"ucap dava tersentuh karena rena memikirkan omanya dan tidak mementingkan dirinya sendiri.
"Sekarang beliau bukan hanya oma kak dava saja ,tapi omaku juga" sahut rena sambil tersenyum kearah dava
Dava yang mendengar ucapan rena jadi senang karena istrinya ternyata begitu menyayangi omanya ,hal yang ditakutkannya jika dulu dia menikah dengan hena yang pasti tidak akan tulus sayang dengan omanya.
Sesampainya dirumah mereka disambut oma diruang tamu ,oma meminta mereka berdua duduk karena ada yang ingin disampaikan oma.
"Ada apa oma ,apakah terjadi sesuatu? tanya dava khawatir karena melihat wajah omanya yang serius.
"Ga ada,oma hanya ingin memberitahu bahwa besok ,oma akan ke belanda" sahut oma yang membuat dava jadi penasaran.
'Kenapa oma pergi kesana? bukankah sudah lama oma tidak kesana lagi" tanya dava yang tidak mengerti dengan ucapan omanya ,biasanya oma menghindari pergi ke belanda karena mengingatkannya akan opanya.
"Teman oma lagi sakit ,jadi oma ingin menengok serta menemaninya untuk sementara waktu disana" ucap oma lagi dengan wajah sedih mengingat sahabat dekatnya yang tengah sakit.
"Baiklah oma ,tapi oma bawa bi inah bersama oma ,biar ada yang nemenin ,jadi aku tidak akan merasa khawatir" ucap dava dengan tegas kepada omanya agar omanya mau menerima sarannya.
"Baiklah ,nanti oma suruh bi inah siap siap" jawab oma yang tidak ingin membuat cucunya khawatir dengan dirinya.
Tiba tiba bi inah muncul ,mengajak keluarga tersebut untuk makan malam,dava dan rena yang memang sudah lapar ,akhirnya mengikuti bi inah menuju ruang makan.
Bi inah ,nanti habis ini bibi siapkan barang barang bibi ,,besok bibi nemenin oma ke belanda " perintah dava kepad bi inah
Baiklah tuan "sahut bi inah sambil menata makanan yang telah dibawa para pelayan.
Bi inah memang sudah sering bolak balik luar negeri menemani oma dava ,jadi dia tidak terlalu kaget dengan perintah dava barusan.
Malamnya rena yang sudah selesai mandi ,duduk diatas tempat tidur sambil menunggu dava
Setelah melihat dava datang dengan membawa buku ditangan,rena bingung apa yang akan dilakukan suaminya dengan hal itu.
"Kak buat apa bawa buku ketempat tidur? tanya rena yang penasaran atas kelakuan dava
"Buat anak kita dong" sahut dava sambil duduk diatas tempat tidur disebelah rena
"Maksudnya kak? tanya rena yang masih belum paham dengan ucapan dava
"Mulai hari ini Kakak ingin membacakan buku cerita buat dedeknya setiap malam ,biar dia tahu papanya juga perhatian sama dia" ucap adam sambil membelai rambut rena.
Rena yang mendengar itu sangat bahagia ,ternyata suaminya begitu perhatian sama dia dan bayinya.
Saat dava membacakan buku cerita didekat perutnya,rena membelai kepala dava ,dia ingin sekali membahagiakan dava dengan menjadi istrinya yang sesungguhnya.
Hal yang sama dirasakan dava ,dia juga tidak ingin mengecewakan rena.
"Sabarlah sayang , 2 minggu lagi kita akan ke dokter dan aku akan menanyakan perihal itu ,aku akan menyatakan perasaanku di malam aku akan memilikimu sepenuhnya" gumam dava didalam hati