NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Ipar Kejam

Menikahi Kakak Ipar Kejam

Status: tamat
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Pengantin Pengganti / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mommy R

"Mari kita berpisah"

"Berani sekali kau menantangku! Kau pikir kau bisa hidup tanpa uangku?"

"Selama aku masih bisa bernafas, Tuhan pasti akan memberiku jalan"

"Baiklah, ku beri kau waktu 2 minggu untuk pergi dari mansionku. Aku akan lihat bagaimana menderitanya kau di luar sana tanpa uangku"

Renata membalikkan badan.

"Mau apa kau?"

"Mengemasi barangku"

"Kau tak membawa apapun saat kesini. Jadi pergilah tanpa membawa apapun dari sini"

Renata terpaksa harus menikah dengan Radika sang kakak ipar. Menggantikan posisi kakak kandungnya yang sudah meninggal karena alasan balas budi pada keluarga besar Mahesa yang sudah membiayai kehidupan dirinya dan kakanya saat masih kecil.

Lalu bagaimana kehidupan Renata setelah menjadi istri dari CEO kejam itu?

Apakah ia sanggup meluluhkan hati Radika?

Apakah ia sanggup menerima siksaan fisik dan siksaan batin yang terus terusan di berikan oleh suaminya?

Yuk ikuti kisah serunya.. 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Hamil

Di ruangan yang serba putih dan kosong, tampak seorang wanita tengah meringkuk dan merintih kesakitan sembari menggosok seluruh tubuhnya yang terasa panas.

"Ahhh... Panas sekali. Tolong keluarkan aku dari ruangan panas ini"

Wanita itu terus menggosok tubuhnya yang semakin lama dirasa semakin terbakar. Wanita itu seakan ingin mengakhiri hidupnya karena tak kuat menahan panasnya ruangan tersebut

Dan saat ia hampir jatuh pingsan, tiba-tiba saja ruangan yang serba panas itu seketika berubah menjadi ruangan yang dipenuhi dengan udara dingin. Dan saking dinginnya, dari dinding-dinding, lantai dan atap ruangan pun mulai bermunculan bunga-bunga es berupa salju lembut yang mulai membeku.

"Sial, kenapa sekarang dingin sekali" gumam wanita itu sembari menggosok tubuhnya kembali.

Ya, dia adalah Angel, Wanita yang dikurung selama satu hari oleh Radika itu sangat merasa menderita.

Bagaimana tidak. Ruangan yang di desain khusus dan tak memiliki peralatan apapun didalamnya itu benar benar menyiksanya.

Perpindahan dari suhu panas ķe dingin yang terjadi ini begitu ekstrem. Apalagi saat berada didalam, Angel tak di beri kain apapun selain baju tipis yang ia kenakan sebelumnya. Benar-benar ingin mati saja rasanya.

Radika, Aku akan membalas semua perbuatanmu ini. Bahkan aku akan membalaskan semuanya pada setiap cucur keringat yang keluar dari tubuhku.

Satu hari berlalu.

Satu hari berada di tempat itu membuat Angel semakin murka. Ia tak lagi menginginkan Radika. Wanita seksi berambut pirang tersebut malah lebih menginginkan jika hidup sang CEO ternama itu menjadi hancur.

Setelah di keluarkan dari ruang penyiksaan itu, Angel tak kembali ke Singapura karena ia sudah di beritahu bahwa dirinya telah di berhentikan dari pekerjaan yang baru saja jalani.

Akhirnya ia lebih memilih menetap di Indonesia guna melancarkan aksi balas dendamnya pada si laki laki yang selalu menolaknya sejak masih kecil itu.

Niat hati ingin membaringkan tubuh lelahnya, namun saat ada seseorang yang mengirimnya sebuah gambar wanita tengah berbelanja di sebuah Mall, Angel pun segera bangkit dan menyambar tas kecil diatas nakas lalu pergi meninggalkan apartemennya.

Sementara di sisi lain, seorang wanita dengan perut yang sedikit membuncit di bagian bawahnya terlihat tengah kerepotan mengambil salah satu barang yang ada di atas rak.

Wanita itu terus berusaha dengan menjinjit setinggi mungkin agar dapat meraih barang tersebut. Namun sayangnya wanita tersebut malah oleng ke samping dan..

"aaaaaa"

Dirinya mengambang. Tubuhnya tak menyentuh lantai sedikitpun.

Deg

"Manajer Han?" lirih Renata

Keduanya saling menatap. Tak lama. Karena beberapa detik setelahnya Renata mencoba menetralkan posisinya kembali seperti semula.

"Kau itu tidak terlalu tinggi, jadi jangan paksakan dirimu untuk meraih sesuatu yang tak dapat terjangkau oleh tanganmu itu" ucap Manager Han setelah melepaskan pelukannya pada tubuh Renata.

"Apa? tidak terlalu tinggi? Apa itu artinya kau sedang mengatai bahwa aku ini pendek?"

"Bukankah memang seperti itu?"

"Kau jahat sekali! Hiks.. Hiks.. Hiks.."

Mendengar Renata yang mulai menangis malah membuat Manajer Han gelagapan. Ia bingung mengapa sahabat sekaligus orang yang dicintainya menjadi sensitif seperti ini?

Bukankah mereka memang sering melalukan candaan ringan semacam ini sebelumnya? Tapi mengapa kali ini Renata menanggapinya dengan serius?

Oh... Atau jangan jangan ini karena hormon kehamilannya? Makanya Mood Renata jadi gampang berubah? Ya, pasti karena itu. Pikir Manajer Han.

"Stop! Stop! jangan menangis dong! Malu dilihat orang Re!"

"Biarin aja semua orang pada lihat kalau kau itu orangnya sangat jahat!"

"Aku traktir makan deh!"

"Nggak mau. Masakanku lebih enak"

"Baju baru"

"Nggak mau. Kamu pikir suamiku tidak bisa membelikan aku baju baru?"

"Ah ya, aku lupa kalau suami sangat kaya. Lalu kau mau apa? Apa yang harus aku lakukan agar kau bisa diam dari menangis itu?"

"Es krim"

"Apa?"

"Es krim"

"Apa?"

"Iihh... Aku nggak nyangka deh, tak bertemu denganmu beberapa minggu saja ternyata kau sudah berubah"

"Maksud kamu?"

"Pendengaranmu itu loh!"

"Emangnya kenapa dengan pendengaranku?"

"Ternyata kau itu sedikit tuli"

"Eh busyet! ni anak minta di getok kepalanya kali ya. Tajam bener kalo ngomong. Perasaan dulu gak gitu deh! Untung saja aku masih cinta, coba kalau enggak, pasti udah.."

"Ngomong apa kamu?"

"Tidak, tidak, Yuk kita beli es krim. Kau mau rasa coklat kan?"

Renata mengangguk mantap dan langsung menghentikan tangisnya seketika itu juga.

Akhirnya mereka berdua pun menikmati 2 cup es krim rasa coklat dan stoberi.

Hhh.. Coba saja ada Tania di sini, pasti akan lebih seru. Batin Sekertaris Han.

Ya, karena es krim yang mereka sukai berbeda rasa. Dengan tambahan rasa vanila kesukaan Tania pastinya akan menambah keseruan diantara mereka sebab ketiganya pasti akan bertukar rasa dan saling mencicipi rasa masing masing.

Dan tanpa mereka sadari, ternyata disisi lain ada seorang yang tengah tersenyum puas menatap pada layar ponselnya.

...****************...

Sementara di sudut ruang yang berbeda, seorang lelaki tampan yang sedang mengikuti meeting terlihat mengepalkan genggaman sembari meremas ponsel yang ada di tangannya.

Tanpa menunggu persetujuan dari siapapun ia segera pergi dari meeting penting antar beberapa perusahaan tersebut. Ia seolah tak peduli jika proyek besar kali ini tak di dapatkan olehnya.

Lelaki itu adalah Radika. Ia benar-benar tak memikirkan kemenangan tender puluhan miliar tersebut karena yang terpenting baginya saat ini adalah segera bertemu dengan Renata sang istri.

Ya, setelah mendapatkan pesan berupa gambar dari nomor yang tidak dikenal, Radika mulai tersulut emosi.

Bagaimana tidak? Di pesan gambar tersebut menampilkan beberapa potret sang istri sedang dipeluk dengan seorang laki laki yang ia sangat paham siapa wajah lelaki itu.

Awalnya Radika tak ingin menggubris pesan gambar yang pertama kali dikirimkan ke ponselnya tersebut. Namun saat datangnya pesan kedua, ketiga dan yang terakhir video di mana saat Renata dan manajer Han saling mencicipi rasa es krim satu sama lain, ternyata hal itu sukses membuat hati Radika tersulut emosi. Bahkan saat ini, kobaran amarah kian membara memenuhi dada sang CEO tersebut.

Radika segera meminta pengawal untuk menjemput istrinya secara paksa. Karena ia tak tahan lagi untuk menanyakan tentang kebenaran pada foto yang diterimanya itu.

"Suamiku.. Aku kan belum selesai belanja, Kenapa kau menyuruh para pengawal untuk menjemputku? Aku kan.."

"Apa benar kau sedang berdua dengan manajer sialan itu sebelum para pengawal menjemputmu?"

Deg

"Maksut kamu manajer Han?"

"Persetan dengan namanya. Cepat jawab dengan jujur. Apa kau bersama dengan laki laki itu tadi?"

"Iya, kami tidak sengaja bertemu dan mengobrol tadi. Tapi tidak lama kok. Kami hanya sebentar saja karena dia harus segera bertemu klien di mall itu"

Plak

"Kak Dika, kenapa kau menamparku?"

"Itu hukuman untuk wanita murahan sepertimu"

"Apa Kakak marah?"

"Pergi kau!"

"Apa?"

"Pergi dari hadapanku wanita murahan"

"Tapi kak, Aku bisa jelaskan semuanya. Tolong dengarkan dulu penjelasanku"

"Enyah kau wanita murahan. Aku tak sudi melihat wajah munafikmu" Radika berbalik badan meninggalkan Renata yang mulai bercucur air mata.

"Aku Hamil"

Deg

Radika menghentikan langkahnya dan berbalik menatap wajah sendu Renata.

"Apa kau bilang? Hamil?"

"Iya kak aku sedang hamil"

Mendengar jawaban dari Renata, Radika pun semakin mendekati tubuh sang istri yang semakin terlihat kaku dan membeku. Lalu..

.

.

1
Lina Mei
ceritanya menarik
Maryami
💪💪💪💪💪🦾🦾🦾👍
Maryami
💪💪💪💪💪🦾🦾🦾👍
Maryami
💪💪💪💪🦾🦾🦾🦾
Maryami
semua pd cantik dan ganteng, tp lbih can5ik dan ganteng re dan radika
Maryami
kok renata lbh cantik yg kacamata yg culun thor
Maryami
rasain
Maryami
bodoh
Maryami
suami jahannam
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Maryami
syam8 laknat
Maryami
waduhhhhhh
Maryami
diawal aku suka, smg makin sukses
DickyMaya Syahputra
msh nyimak Thor sptny seru
mama yogi
🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩
Enu Khet
oke kita lanjutkan
nissa
emang enak,kesel tu
nissa
sukurin lho sok hebat sih
nissa
lanjut
nissa
radika
nissa
wong edan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!