NovelToon NovelToon
Aku Dan Cintaku

Aku Dan Cintaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:93.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dian Fauziah

Sedang revisi dan pembenahan novel.

MAAF

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Fauziah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30

Kali ini aku mencari pekerjaan yang dekat dengan rumah. Aku tidak ingin terlalu jauh lagi dari orang tua. Aku akan memperhatikan mereka. Bagaimanapun aku sudah lama tidak memlerhatikan mereka dengan baik.

"Kamu nggak keluar Kei?". tanya Bapak saat aku hanya duduk-duduk diteras.

"Nggak pak. Ada apa Pak?". tanyaku pada Bapak. Sepertiny ada yang ingin beliau katakan.

"Kamu nggak ingin menikah lagi?". tanya Bapak kemudian.

Entahlah. Aku juga masih bingung dengan perasaanku. Masih sulit rasanya menerima orang baru.

"Apa kamu masih ingin sendiri?".

"Aku akan mencari kebahagiaanku dulu Pak".

"Bagaimanapun Kakak kamu sudah mau menikah. Kamu juga harus mencari orang yang bisa menjagamu".

"Iya Pak". Aku mengambil cangkir tehku dan meminumnya.

Perkataan Bapak membuat aku bingung dengan perasaanku sendiri. Mungkin jika aku sudah bahagia. Aku akan mencari pendamping lagi.

"Pak. Aku ke kamar dulu ya. Baru aja dapet panggilan kerja". kataku pada Bapak.

"Iya".

Aku masuk untuk berganti baju dan langsung berangkat ketempat kerja.

💞 💞 💞

Aku masuk ke kantor itu. Ternyata banyak juga yang ditolak. Akupun sedikit was-was.

"Maaf. Apa anda yang bernama Kei?" tanya seorang cewek.

"Iya". kataku.

"Bisa ikut saya mbak?".

"Ok".

Aku langsung mengikutinya. Mungkin dia karyawan disini. Sampai disebuah ruangan yang berada dilantai lima belas. Aku dan cewek itu masuk.walau terlihat masih muda tapi sudah sangat profeasional.

"Permisi Pak. ini Ibu Kei yang bapak minta". kata cewek itu.

"Baik. Kamu bisa keluar".

"Cewek itu langsung keluar. Sedangkan aku masih bingung kenapa dipanggil kesini.

Ingin bertanya tapi pria itu hanya diam. Sepertinya banyak sekali pekerjaan yang dia lakukan sampi seperti itu.

"Kamu Kei?". tanyanya. "Silahkan duduk.

Aku mengangguk dan duduk dikursi yang sudah disediakan.

"Kali ini saya bicara khusus padamu. Kamu diterima diperusahaan ini. Dibagian keuangan".

Kenapa aku langsung diterima.

"Kamu bisa langsung tanda tangani kontrak ini". Pria itu menyodorkan sebuah kertas.

"Kenapa saya langsung diterima?. Bukanya yang lain melewati beberapa tahap dulu?". Aku mencoba menanyakan alasan kenapa aku langsung diterima

"Kami saat ini sedang membutuhkan orang dibagian itu. Dan hanya kamu yang mendaftar dengan lulusan akuntansi".

Aku hanya diam. Setelah memabacanya aku merasa yakin dengan apa yang akan aku lakukan. Aku menandatangananinya.

"Pak. Apa saya harus bekerja sekarang?". tanyaku yang masih bingung.

"Kamu bisa mulai bekerja besok. Sekarang kamu bisa berkeliling di bagian keuangan dulu". Kata pria itu.

"Baik pak".

"Selamat bekerja sama dengan kami". kami berdiri dan saling berjabat tangan.

"Trimakasih pak".

Aku lalu berpamitan dan mencari bagian keuangan. Mungkin aku akan mendapatkan suasana yang baru. Yang belum pernah aku dapatkan dimanapun.

"Kamu Kei?". tanya seorang wanita dengan mata bulat dan bibir tipis.

"Iya".

"Aku Linda. Senang bertemu denganmu".

Aku hanya mengangguk.

"Kamu bisa bersamaku untuk melihat-lihat bagian keuangan. Pak Reno sendiri yang menyuruhku". kalimat terakhirnya dia mengatakan dengan lirih.

Setelah lama berkeliling Linda mengajakku untuk makan siang bersama di kantin kantor.

"Ayo. Kamu juga harus berbaur dengan yang lain. Tempat dudukmu tepat disebelahku". kata Linda dengan semangat.

Bagiku Linda ini banyak bicara namun menyenangkan.

"Ok". Aku menyanggupi ajakan Linda untuk makan bersama.

Aku tidak menyangka karyawan disini lumayan banyak juga. Mungkin akan kerepotan jika harus tahu nama mereka satu persatu.

"Kamu duduk dulu disini. Aku akan ambilkan makanan untuk kita". Linda berjalan beberapa langkah. "Aku tahu kamu suka makanan pedas". kata Linda dwngan senyumanya.

"Ternyata pandai menebak juga". Aku mengambil tempat duduk dan beberapa kali mengecek ponsel. Yang ada hanya pesan dari Alan dan juga Anya.

📩 Anya.

-kamu mau menjengukku lagi?.

✉ Me.

-Mau aku bawakan apa?.

📩 Anya.

-buah pir saja. ok.

✉ Me.

-ok

"Ini makananmu". Linda menyodorkan makanan padaku.

"Siapa?". tanya Linda saat aku menyimpan ponselku kedalam tas.

"Temanku. dia memintaku membawakan buah". Aku mengambil makananku.

"Oooh. Selamat makan".

Selesai makan aku langsung berpamitan untuk pulang dulu. Karna memang jadwal kerjaku mulai besok.

"Hati-hati ya". kata Linda.

"Trimakasih".

Aku keluar dari kantor dan membiarkan Linda kembali keurusanya.

💞 💞 💞

Aku melihat Anya yang sedang bermain dengan ponselnya saat aku datang.

"Ini. katanya pir". aku meletakan buah pir keatas lemari kecil disebelah Anya.

"Trimakasih". kata Anya yang langsung memelukku.

"Kak Sidiq nggak kesini?". tanyaku.

"Dia mau lihat baju sama dekor buat nikahan kita. Kan tinggal beberapa hari lagi".

"Kamu sudah makan?".

"Sudah kok. Kamu dari mana Kei. kok pakaianya rapi gini".

Aku mengembil pir dan mulai mengupasnya. "Aku baru aja masuk kerja. Hari ini aku diterima".

"Kok mukamu kaya nggak senang gitu".

"Aku hanya lelah" Selesai mengupas aku langsung memberikan pada Anya. "Aku ke kantin dulu. mau beli camilan".

Aku keluar untuk membeli beberapa camilan. Sampai aku bertemu Alan yang sedang duduk sendiri.

"Kei. kamu sakit?." tanya Alan. Baru saja aku mau menyapanya.

"Aku nungguin temen. Kamu kok disini?". tanyaku.

"Aku baru cek kesehatan".

Alan kini berjalan bersama denganku. Aku tidak tahu juga kenapa Alan tiba-tiba disini.

"Kok kamu jarang bales chat dariku?". tanya Alan.

"Aku sibuk cari kerja". Aku mengambil beberapa snack.

"Kerja ditempatku saja". kata Alan bersemangat.

"Sayangnya. Aku baru saja dapat pekerjaan" Aku kini membawa camilan itu kekamar Anya. Alan masih tetap bersamaku.

"Boleh nggak kita ketemu setelah ini". Aku tidak tahu kenapa tapi, Alan seperti berharap padaku.

"Ok. nanti aku kabari. Aku ketempat temenku dulu".

Aku dan Alan berpisah tepat didepan lift. Aku membawa kantung camilan masuk kelift sampai swbuah tangan mencekal tanganku.

"Kamu. ada apa kesini Mas?". tanyaku.

"Aku tahu kamu sangat sayang pada Anya. pasti kamu disini". Maa Naja langsung menarikku kesebuah ruangan kosong.

"Mas. Kenapa harus kaya gini. Aku harus nungguin Anya".

"Kei. Aku hanya ingin bertanya satu hal sama kamu". Mas Naja menatapku dengan serius.

Aku hanya diam. Aku tidak ingin membahas apapun dengan Mas Naja. Aku sudah ingin membuka lembaran baru yang membuatku bahagia.

"Mas. Tidak baik deh kalau kaya gini. Aku tidak ingin Shela berfikiran yang macam-macam tentang kita". Aku langsung melangkahkan kakiku untuk pergi dari ruangan itu.

"Aku sudah jatuh hati padamu Kei. setidaknya berikan aku kesempatan".

Mendengar itu aku langsung berhenti ditempat. Hatiku hancur rasanya. Aku tidak mampi berkata apa-apa lagi. Seharusnya dia mengatakan itu saat kita bersama bukan saat kita sudah tidak mungkin bersama.

"Kei. jawab aku. Aku tahu kamu masih menyimpan rasa untukku". kata Mas Naja.

"Tidak. Aku sudah mengubur rasa itu. Kita harus hidup masing-masing".

Aku berlari keluar. Aku merasakan sakit yang sangat dihatiku. Aku merasa sangat bodoh karna cinta ini. Hampir saja aku terlena dan kembali menginginkanya.

"Kei". panggil seseorang.

Aku menoleh dan melihat Kak Sidiq. Aku langsung merubah ekspresiku.

"Kok kakak baru dateng?". tanyaku. Aku tidak ingin Kak Sidiq bertanya lebih banyak.

"Kamu kenapa kaya ketakutan gitu?". tanya Kak Sidiq.

"Aku baru lihat mayat kak". Aku sengaja berbohong.

"Kamu mau keatas atau dari atas?". tanya Kak sidiq.

"Aku mau nitip ini aja. Aku langsung pulang". Aku langsung menyerahkan semua cemilan itu.

"Ok. kamu hati-hati". kata Kak Sidiq.

💞 💞 💞

to be continued

1
Yanti Daryanti
keira...endingnya ko ga bahagia
Yanti Daryanti
itu naja cibta ga sih sama keira....tokoh utama kayanya ga bahagia bajagia
Endang Widyawati
lumayan
Ursula Ursula
jelek alurnya.....kebodohan pemerannya juga bolak balik entahlah.....sepertiya harus banyak belajar
Ursula Ursula
Bodoh, munafik
Ursula Ursula
perempuan bodoh
Ursula Ursula
pantasan tidak ada yg berkomentar karena ceritanya berbelit2 dan pemerannya terlalu bodoh
Ursula Ursula
perempuan bodoh
Ursula Ursula
pemerannya terlalu BODOH
Nia Ramdnia
emosi banget AQ sama Mas Naja...



paling jengkel pula sama key
Dian Fauziah: terima kasih atas komen2nya
total 2 replies
Nia Ramdnia
mas naja itu sebenarnya cinta g sih sama kei !?
kok Kei itu karakternya seperti itu !?
segitu cintanya kah kei dgn mas naja !?
Nia Ramdnia
semakin ksini aku makin bingung dgn alur kisah ini !?
Ria Zubir
ceritanya sangat menguras emosi.. mantap thor..
Humairoh
trus raja anak siapa dong
Dewi Natasha
emang ada ya isteri yg sabar bgt thor..
Titi Setia
ceritanya berbelit2 kapan tamat'ya🤔
Luphie Phie
Endingnya kok ngegantung ya, belum d ceritakan alasan naja selalu selingkuh tapi ujung-ujungnya minta maaf terus itu karena apa. Kalo kek gini jadi sad ending tor,,,
niel's Mom
kalo laki laki lain itu TDK muncul berarti naza nikah dong Ama Ema
kenapa kamu kejam Thor Ama kei
kayak ngk ada harga diri nya benar benar wanita bodoh si kei ini ya
greyleeknow
mampir juga di novel ku



galak2 sayang



mohon dukungan ny
greyleeknow: ok nanti saya mampir"

mampir juga di novel ku


pacar lima langkah
total 2 replies
Aria Wahyuni
hhhaaaaaadddeeeeuuuhhhh rumit bngt ya hidup ini
HAI AKU DHEA: mampir di cerita ku juga dong kakak baik. WE BECOME DATE. aku tunggu kunjungan nya 💜🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!