NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

    "Tapi kepala ku kok masih sakit ya mas?"ucap Alina

    "Ya sudah kamu istirahat dulu sayang"

    "Tapi makannya belum abis"

    "Kamu bisa memakan nya nanti sayang kalau kepala kamu sudah gak pusing"

    "Oh ya mas bagaiman ya Ezra apa dia rewel atau gimana kok aku ke inget dia terus"

    "Pasti dia baik baik saja sayang dia anak pintar mamah nya lagi sakit pasti dia anteng gak rewel"

    "Aku tadi pulang buru buru juga pengen cepet ketemu biar gak kemalaman tapi malah kucing itu nyebrang tiba tiba"

    "Lain kali kalau udah malem kamu hubungi aku Alin jangan bikin aku takut lagi"

    "Iya mas biasanya juga gapapa aku pulang sendiri malam malam,ini kan musibah siapa yang tau"

    "Udah ya sekarang kamu istirahat"

    "Tapi kamu jangan kemana mana mas aku gak mau disini sendirian"

    "Iya sayang aku gak kemana mana aku disini"

   Mungkin pengaruh obat dan perut Alina pun sudah kenyang tidak lama Alina langsung terlelap tidur.

   Tolong hidup lebih lama lagi sayang aku takut Alina saat kamu disini pikiran ku sudah kemana mana aku takut kamu meninggalkan ku entah sehancur apa aku kalau itu terjadi,Tio mengecup tangan Alina karena rasa ngantuk Tio naik ke ranjang Alina dan tidur disebelah Alina dan mereka terlelap tidur bersama.

   Keesokan pagi nya Alina merasa tubuh nya ditimpa sesuatu,kenapa berat sekali apa aku masih di dalam mobil saat Alina membuka matanya melihat tangan Tio melingkar diperut Alina apa apaan bapak satu anak ini kenapa tiba tiba tidur disini,disana masih ada sofa empuk tapi memilih berdempetan disini.

    "Apa sudah ngomel ngomel nya sayang"

    "Lagian kamu kenapa tidur disini mas,sofa disana bisa untuk tidur"

    "Aku pengen aja tidur disini apalagi ada guling hidup seperti ini"Tio mencubit hidung Alina

    "Tapi tidak baik untuk kesehatan jantung aku mas"

    "Memang nya kenapa dengan jantung kamu? Apa karena kecelakaan kemarin sebentar aku panggilkan dokter dulu"

    "Apaan sih mas,bukan karena kecelakaan tapi karena kamu tidur disebelah ku jantung berdetak nya lebih cepat dari biasanya"

    "Kamu ini ada ada saja Alina"

   Ditengah perdebatan Alina dan Tio tiba tiba Debi nyelonong masuk.

    "Alina apa..."Devi tidak menyelesaikan ucapan nya karena melihat Alina dan Tio satu ranjang

    Alina terkejut melihat Debi tiba tiba masuk ia langsung mendorong Tio dari ranjang nya dan bugh.... akhirnya Tio terjatuh pinggang nya langsung menyentuh lantai.

    "Alina.... Pinggang aku sakit"

    "Aduh mas maafkan aku karena aku terkejut melihat Debi tiba tiba masuk" Alina membantu Tio untuk berdiri tapi Tio berusaha berdiri sendiri

    "Aduh Alina kak Tio maaf aku gak tau kalian emmm itu maaf"Devi gak enak melihat Tio yang di dorong oleh Alina karena terkejut oleh dirinya

    "Makanya kalau masuk ketuk pintu dulu Devi gimana kalau kamu masuk ruangan orang lain"

    "Hehe aduh Alina kak Tio maafkan aku ya karena aku panik mendengar kamu kecelakaan"

    "Ya sudah aku ke luar dulu mau nyari sarapan"ucap Tio

    "Kayak nya kamu udah sembuh ya bisa berduaan mana satu ranjang lagi mata perawan ku ternodai"

    "Hey marimar kamu jangan lebay aku gak ngapa-ngapain ya dia cuma tidur disebelah aku dan kita gak ngapa-ngapain"

    "Oh ya, biarlah Tuhan dan kalian yang tau"

    "Terserah kamu,kalau kamu mau ceramah pagi pergi sana kepalaku masih pusing"

    "Bukannya terimakasih gue udang jengukin Lo malah kena usir,Alina gue beneran khawatir mendengar Lo kecelakaan,kenapa bisa kamu seperti ini?"

    "Gapapa cuma kucing tiba tiba nyebrang aja"

    "Saat pacar Lo nelpon gue Lo belum nyampe pikiran gue udah kemana mana,tapi syukurlah Lo baik baik aja"

   Dan saat Alina dan Devi sedang mengobrol dari arah pintu mamah Rina sudah histeris dan Tio berusaha menenangkan mamah nya.

    "Alina sayang apa kamu baik baik saja apa kamu cedera apa kamu ada yang sakit"mamah Rina sudah memberondong pertanyaan untuk Alina

    "Aku baik baik saja mah"

    "Saat mendengar kamu kecelakaan mamah takut sayang mamah takut kamu kenapa kenapa"

    "Mamah tenang ya aku baik baik aja"

    "Syukurlah sayang,kamu sudah sarapan belum?"

    "Belum mah"

    "Kebetulan mamah udah bawain kamu makanan kamu makan dulu biar Tio yang nyuapin kamu"

    "Eh maaf ini siapa?"tanya mamah Rina

    "Saya Debi Tante,temen kampus Alina"

    "Oh iya panggil saja mamah Rina ya,kamu udah sarapan belum ayo ikut makan aja"

    "Gak usah Tante saya harus segera ke kampus karena hari ini ada kelas pagi,oh ya Alina aku balik dulu ya kamu cepet sembuh"

    "Iya Dev makasih"

   Tio menyiapkan makan untuk Alina dan menyuapi Alina, walaupun sakit nafsu makan Alina tetap seperti biasa dan meskipun Alina banyak makan tapi perut Alina tetap langsing entah lari kemana makanan itu.

    "Udah mas aku udah kenyang, sekarang kamu aja makan dari semalam aku belum melihat kamu makan"

    "Aku nanti aja sayang"

    Seorang dokter datang untuk memeriksa Alina dan Tio dan mamah Rina menunggu di luar,setelah pemeriksaan selesai

    "Pak hari ini nona Alina bisa pulang karena tidak ada keluhan apapun dan keadaan nya sudah membaik,saya akan meresepkan obat untuk nya bapa bisa ambil di apotik"ucap dokter

    "Baik terimakasih dok"

    "Mamah tunggu dulu di dalam biar aku membereskan administrasi nya"ucap tio

    "Sayang hari ini kamu boleh pulang kita siap siap ya"ucap mamah Rina

    "Iya mah Alina sudah gak betah Alina pengen pulang,Ezra takut rewel mana Alina belum sempet masakin Ezra untuk makan hari ini"

    "Sudah kamu jangan pikirkan itu, sekarang kamu pikirkan kesembuhan kamu dulu"

Setelah Tio membereskan semuanya Alina pun pulang,mamah Lia sudah menyambut nya di depan.

"Hati hati sayang"ucap mamah Lia

"Aku gapapa mah aku gak lumpuh aku bisa jalan sendiri"

"Tetap saja mamah khawatir kamu pusing Alina"

Kenapa semua jadi berlebihan seperti ini aku cuma luka dikepala sedikit tapi mereka memperlakukan aku seperti orang gak bisa jalan Alina menggerutu dalam hati.

Sayang mamah rindu sekali padamu,Ezra pun sama hal nya dengan Alina bayi besar Alina itu memeluk mamah nya seperti nya ia tau mamah nya kemarin tidak baik baik saja,apa kamu juga rindu mamah sayang Ezra berceloteh tidak jelas seperti menanggapi omongan Alina.

"Ayo masuk dulu sayang"ucap mamah Lia

"Alina biar aku aja yang gendong Ezra"ucap Tio

"Gapapa mas aku udah lama gak ketemu Ezra biar aku aja"

"Sudahlah Tio biarkan saja dia bakal susah di kasih tau"ucap papah alina

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!