NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Obsesi / Tamat
Popularitas:239.9k
Nilai: 5
Nama Author: NG STORY

[ VOTE DAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ]

Yang tidak pernah terbayangkan oleh Reygan, yaitu perjodohan.

Pernikahan adalah proses pengikatan janji suci antara laki-laki dan juga perempuan yang saling mencintai satu sama lain. Tetapi tidak dengan Reygan, dia harus menikahi seorang wanita yang sama sekali tidak ia kenal, wanita itu bernama Nasya.

Rumah tangga mereka berdua sama sekali tidak dibumbui oleh rasa cinta, mereka berdua harus menikah saat mereka menginjak kelas dua SMA.

Awalnya bukan Nasya lah yang seharusnya menikah dengan Reygan, melainkan kakak tirinya. Tapi karena Kakak tirinya enggan untuk menikah muda akhirnya Nasya lah yang harus menggantikannya.

Perasaan Reygan bukan untuk Nasya, melainkan kekasihnya yang bernama Zora. maka dari itu Reygan selalu memperlakukan Nasya dengan tidak baik bahkan ia secara terang-terangan berpacaran dengan Zora tepat di depan mata istrinya.

Nasya tidak bisa berbuat apa-apa, mereka berdua juga harus merahasiakan pernikahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NG STORY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Keesokan harinya mereka sudah bersiap untuk pergi ke pantai. Gavin, Gala, Savian, Januartha dan juga Edward sudah pergi duluan.

Reygan memasukan koper milik istri dan juga adiknya ke dalam bagasi setelah itu langsung masuk ke dalam mobil.

Di perjalanan Chalandra, Eliaria dan juga Sena selalu ribut membicarakan hal-hal yang random, Nasya hanya diam mendengarkan saja dan sesekali juga gadis itu tertawa melihat kelakuan sahabat-sahabatnya.

"Kak, butuh waktu berapa lama untuk sampai disana?" tanya Chalandra kepada Reygan yang saat itu sedang fokus menyetir.

"Kau diam saja, biarkan aku fokus menyetir." jawab Reygan.

"Cih kau bersikap seperti ini karena ada istrimu bukan? ingin terlihat sok keren."

"Perjalanannya butuh waktu setengah jam." jawab Nasya.

Chalandra tersenyum lalu memeluk kakak iparnya itu dari belakang. "Kau yang terbaik, kakak ipar!" kata Chalandra lalu kembali mengobrol dengan Sena dan juga Eliaria.

***

"Edward!" teriak Nasya begitu mereka sudah sampai di tempat tujuan.

"Kakak."

Edward menghampiri Nasya dengan senyuman yang manis di bibirnya. "Wah dia sangat tampan sekali." ucap gadis itu memperhatikan adiknya.

Edward saat itu hendak memegang tangan kakaknya tetapi dengan cepat Reygan langsung memegang tangan Edward.

"Senang bertemu denganmu, Edward." sapa Reygan sambil tersenyum tipis.

Sedangkan Edward kebingungan dengan sikap kakak iparnya itu yang tiba-tiba saja bersalaman dengannya.

"Tendanya ada di sebelah sana, biarkan aku yang membawa koper kakak." ucap Edward dan hendak mengambil alih koper kakaknya.

Tetapi lagi-lagi Reygan sudah mengambilnya dari Nasya. "Tidak perlu, biarkan aku saja yang membawanya." ucap laki-laki itu.

Edward mengangkat kedua alisnya lalu beberapa saat kemudian langsung tersenyum.

Chalandra yang melihat sikap kakaknya yang tiba-tiba seperti itu tentu saja terkejut.

"Ada apa denganmu? Edward itu adiknya, kau tidak usah cemburu!" kata Chalandra meledek kakak laki-lakinya itu.

"Tutup mulutmu atau aku tidak akan memberikanmu uang jajan!" ancam Reygan membuat Chalandra langsung terdiam.

"Edward lebih baik kau bawakan saja koperku." kata Chalandra lalu diangguki oleh Edward.

"Ayo." ajak Reygan kepada Nasya.

Nasya pun mengikuti langkah suaminya dari belakang, ternyata tenda sudah disiapkan.

"Biarkan aku saja." kata Nasya mengambil alih koper miliknya.

Nasya dan ketiga sahabatnya pun langsung masuk kedalam tenda untuk menyimpan barang-barang milik mereka, untung saja tenda tersebut besar dan muat untuk mereka berempat.

Setelah selesai menyimpannya Nasya keluar dari tenda dan menyalakan ponselnya untuk berfoto.

Chalandra dan Savian saling menatap memberi kode, mereka berduapun menghampiri Nasya.

"Kau sedang apa?" tanya Chalandra.

"Berfoto, ayo ikutlah."

Chalandra langsung berdiri di samping kanan Nasya sedangkan Savian berdiri di samping kirinya.

Cekrek!

Satu jepretan foto sudah di ambil oleh Nasya, gadis itu melihat hasilnya yang ternyata sangat bagus sekali.

"Dilihatnya nanti saja, sekarang kita main air." kata Chalandra merebut ponsel kakak iparnya itu dan menyimpannya di dalam tenda.

Sedangkan Savian, laki-laki itu menyeret Nasya untuk menghampiri ombak pantai, disusul oleh Chalandra yang menyeret Sena dan juga Eliaria.

Gavin dan Gala ikut berlari menghampiri Savian, sedangkan Reygan ia terdiam memperhatikan kegiatan istri dan juga sahabat-sahabatnya itu.

Januartha berdiri di samping Reygan dengan tangan yang ia lipatkan di dada, Januartha menyenggol lengan Reygan lalu tak lama ia pun menyeret laki-laki itu untuk bergabung dengan yang lainnya.

Akhirnya mereka semua bermain air di pantai, mereka semua tertawa lepas seolah-olah beban mereka semua hilang.

Malamnya mereka semua berkumpul mengelilingi meja yang tidak jauh dari tenda.

Reygan saat itu sedang duduk disebelah istrinya yang sedang mendengarkan lagu, Gala yang menyanyikannya.

Mereka semua mengangkat satu tangannya lalu menggoyangkannya ke kiri dan juga kanan.

Reygan menoleh kearah Januartha yang saat itu sedang memperhatikan Nasya sambil tersenyum.

Reygan beranjak dari tempat duduknya lalu menghampiri Januartha dan duduk disebelahnya.

"Kau menyukai istriku?" tanya Reygan langsung.

Januartha terkekeh mendengarnya. "Ada apa? apakah kau sudah menyukai gadis itu?" tanya balik Januartha.

"Bukankah kau bilang jika dia bukan tipemu?"

Reygan terdiam tidak ingin menjawab, ia juga masih bingung dengan perasaannya sekarang.

"Jika kau tidak mencintainya, tidak masalah jika aku merebutnya langsung darimu." kata Januartha.

Reygan langsung menatap tajam sahabatnya itu, ia menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu beranjak berdiri dan kembali menghampiri istrinya itu.

***

Edward dan juga Januartha suda terlelap tidur tetapi Reygan masih terjaga.

Laki-laki itu masih memikirkan ucapan sahabatnya tadi.

Reygan yang merasa bosan pun akhirnya keluar dari tenda dan melihat istrinya yang sedang duduk tidak jauh dari tendanya, ia pun langsung menghampirinya.

"Kau sedang apa?" tanya Reygan.

"Kau tidak lihat? aku sedang berfoto." jawab Nasya.

Reygan berjongkok di belakang istrinya lalu bergaya, Nasya yang melihatnya pun kebingungan.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Nasya.

"Bukankah kau sedang berfoto, cepatlah."

Nasya tersenyum tipis lalu kembali bergaya, setelah mengambil potret Reygan pun langsung duduk di samping istrinya.

Laki-laki itu mengambil kaleng alkohol yang hendak di minum oleh Nasya.

"Kau!"

Reygan langsung meneguk habis minuman itu, Nasya mengerutkan keningnya sambil melihat wajah suaminya.

"Itu alkohol, kau nanti akan mabuk." kata Nasya tetapi tidak digubris oleh laki-laki itu.

Beberapa menit kemudian benar saja Reygan sudah mabuk, laki-laki itu saat ini sedang duduk tegak sambil memejamkan kedua matanya.

Nasya mengubah posisi duduknya menjadi di depan suaminya, gadis itu memperhatikan Reygan yang masih menutup kedua matanya.

"Apakah dia sudah tertidur?"

"Bagaimana dia bisa mabuk hanya meminum satu kaleng saja." gumam Nasya dalam hati.

Reygan membuka perlahan kedua matanya dan menatap lekat wajah Nasya yang ada dihadapannya.

Reygan memajukan kepalanya mendekati wajah sang istri lalu beberapa saat kemudian mereka berdua berciuman.

Nasya memejamkan matanya, jantungnya tiba-tiba saja berdetak dengan sangat kencang.

Satu menit kemudian akhirnya Reygan melepaskan ciumannya dan langsung berdiri dari tempat duduknya.

Laki-laki itu berjalan sempoyongan kearah tenda, sedangkan Nasya masih terkejut atas apa yang telah terjadi saat itu.

"Dia!"

Nasya menempelkan telapak tangannya ke mulut, menatap punggung suaminya tidak percaya.

"Dia brengsek sekali!" umpat Nasya melayangkan pukulan ke udara.

Nasya waktu mau pergi ke pantai, di fotoin sama Sena

1
Surati
bagus
budak jambi
bagus jgn mau di tindas apapun alasan ny dan siapa pun itu termasuk suami mu nasya si reygan t
budak jambi
bagus nasya dak usah perduli t sm regan..biaarr kn aja tih dia aja jahat dan sombg gt
Raya
ngahuleung
Syahna Amira sy
mulai cemburu tuh si reygan tandanya udah cinta Ama Nasya🤗🤗🤗
nurul nazmi
bagus
Margareta Theo
cukup bagus utk kalangan remaja
Harun Gayam
bagus
Jean Wonga
lawan suamimulah nasya biar dia tau siapa kmu ..yg tdk mdah di injak....trus smga si zora ktahuan selingkuh ato pas ena2 dg pria lain bisr mati mampos reygan
Wirda Wati
Bagusnya Januartha dg naisya aja thort
Wirda Wati
ada berlian di buang demi batu pasir yg ngga berguna...
dasar Reagen lebay
Wirda Wati
aku suka dg karakter Nadya tegas,melawan jika tersakiti...
Wirda Wati
😭😭😭
Wirda Wati
dasar reygen gila
Wirda Wati
sabar Nasya semua akan indah pada waktunya.sekolah yg rajin semoga berhadil
Wirda Wati
ibu kandung dan ayah tiri sama aja .
ngga ada akhlaknya...
Wirda Wati
cantik nasyanya
Wirda Wati
kasihan Nasya..
korban dari orang tua yg selingkuh
Wirda Wati
orang tua kurang kerjaan..
menjodohkan anak yg masih sekolah
Wirda Wati
masih bingung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!