NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:49.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Kesal pada Revan

Revan mengeluh kesal karena sudah sampai sejauh ini namun dia masih belum juga mendapat bukti, padahal rasanya Dia sudah menyewa polisi dengan harga yang begitu mahal agar bisa mengetahui Siapa pembunuh Taufik itu dan bisa dia buktikan kepada semua orang bahwa yang membunuh Taufik memang murni manusia tanpa ada campuran dari iblis.

Terserah saja saat ini para warga mengatakan bahwa apa yang telah dilihat oleh Pak Muh itu memang benar ketika dia pulang dari mencari ikan, bahkan Bu Warti juga sangat yakin bahwa Itu semua memang benar bahwa ada iblis yang berkeliaran di desa mereka untuk membunuh para manusia yang ada di sini.

Hanya Revan saja yang tetap tidak percaya Karena dia menganggap Itu semua hanya karangan semata dan akan berusaha keras membuktikan kepada seluruh warga, Namun ternyata sampai saat ini dia masih belum berhasil juga menemukan pelaku itu sehingga Revan merasa kesal sendiri dan mulai terbawa dengan emosi yang cukup besar.

Terlebih sekarang Pak Lurah juga dengan tegas Mengatakan agar mereka semua menjaga diri dari gangguan setan dan kalau saja bisa mereka lebih baik mencari seseorang dalam keluarga yang memahami tentang hal itu, para pria yang ada di sana juga setuju agar mereka meminta bantuan dari Purnama yang ada di desa sebelah.

''Sulit sekali mengungkap, aku sudah tidak sabar ingin membungkam mulut para warga!'' kesal Revan.

''Lagian kau kenapa sih kok tidak percaya dengan mereka?'' Anton heran juga.

''Ya logika saja lah, mana ada pula setan bisa membunuh!'' kesal Revan.

''Tapi aku juga penasaran dengan kisah Pak Muh itu loh!'' ucap Anton serius.

''Ah berhenti membahas pria tukang mabuk itu lah!'' Revan tidak ada niat sama sekali.

''Kalau menurut kabar Yang aku dengar maka saat ini Mbak Purnama pasti akan datang untuk membantu warga yang ada di sini.'' Anton berkata dengan sangat serius.

''Itu terserah mereka saja mau bagaimana tapi yang jelas aku akan membuktikan sendiri kalau setan itu sama sekali tidak ada.'' Revan berkata dengan penuh percaya diri.

''Kalau aku sejujurnya masih ragu antara ingin percaya dan tidak karena belum pernah juga melihat wujud setan.'' Anton memang masih bimbang karena dia tidak tahu ingin percaya pada pihak yang mana.

Bisa dikatakan saat ini bahwa para warga memang sudah memiliki kepercayaan masing-masing tentang tragedi yang sedang menimpa mereka kali ini, kalau sebelumnya masih ada keraguan karena mereka mengetahui bahwa pakmu sangat suka sekali mengkonsumsi alkohol dan Kemungkinan dia hanya berhalusinasi tentang wujud setan yang telah dia lihat di malam hari.

Namun kini mereka sudah percaya sepenuh hati setelah Bu Endang juga mengatakan bahwa dia melihat sendiri Bagaimana wujud setan yang tidak memiliki kepala itu, bahkan dengan bola mata ini sendiri dia menyaksikan secara langsung ketika leher yang berhamburan darah itu berjalan ke sana kemari seolah sedang mencari sesuatu.

''Ya kan sekarang bukan hanya Pak Muh saja yang mengatakan kalau iblis tanpa kepala itu berkeliaran di desa kita.'' Anton berkata sembari menatap Revan.

''Terserah kau sih ingin percaya siapa saja tapi kalau aku memang tidak akan pernah percaya dengan cerita dongeng seperti itu.'' Revan berkata dengan tegas.

''Ah sulit sekali ingin mengambil keputusan percaya pada siapa.'' Anton mengeluh pelan.

''Tunggu saja nanti ketika aku sudah berhasil mengungkap bahwa ini adalah ulah dari manusia, maka akan ku tampar wajah mereka satu persatu!'' Revan berkata dengan penuh percaya diri.

''Gila, Dia berbicara angkuh sekali seperti itu dan kalau ketahuan Mbak Purnama maka bisa berabe.'' batin Anton di dalam hati.

Anton juga sudah mengetahui bagaimana tabiat Purnama ketika bertemu dengan orang angkuh dan terus terang mengatakan bahwa tidak percaya dengan setan, mungkin tidak masalah bila memang tidak percaya dengan keberadaan setan di dunia ini Namun setidaknya jangan sampai menghina seperti yang Revan lakukan tadi.

''Ulya!'' Revan berteriak memanggil Ulya yang baru saja pulang dari warung.

''Apa?'' janda muda ini menoleh karena mereka memang seumuran.

''Ku dengar kau mengaku kepada para warga bahwa telah melihat keberadaan iblis tanpa kepala.'' Revan langsung berbicara pada poin itu.

''Ya, Sebab aku memang melihat secara langsung.'' Ulya mengakui.

Namun Revan yang Mendengar hal itu justru tertawa seolah Dia sedang mengejek Uya karena telah berbicara tentang setan, Ulya sendiri heran dengan tingkah Revan itu karena dia merasa kalau Revan terus menyanggah ucapan para warga yang ada di desa tempat mereka tinggal saat ini.

''Kau boleh saja bila memang tidak percaya dan aku tidak mempermasalahkan tentang hal itu.'' Ulya berkata dengan cuek saja.

''Ya aku memang tidak percaya dan akan aku katakan kepada seluruh warga bahwa kalian semua sudah gila!'' Revan berkata dengan sangat lantang.

''Demi Tuhan aku sungguh berharap kalau saat ini Purnama datang dan menampar mulut kurang ajar dia itu.'' batin Anton di dalam hati dia.

Ulya sendiri merasa kesal dan dia segera pergi dari hadapan Revan Setelah dia merasa mual akan pembicaraan yang pasti nanti justru akan mengundang emosi tersebut, Bila memang tidak percaya maka dia tidak akan menyuruh Revan mempercayai atas apa yang telah dia lihat malam itu.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
eehh mancing ratu ular memang ini si iis
Sabrina Qheyla Putrie
Siang thor💪
putri wahyu
masih pagi lah Bess,blm siang sangat ini..🤦
aku menanti si Iis kena banting sm mba pur😏
Ela Jutek
pagi mak, kok siang sih
edelweis🌻
ayo banting si iis pur,atau bawa aja kelembah kematian.biar kapok dia
Apriyanti
lanjut thor 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!