Gadis polos yang dunia nya hancur, saat kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua nya, di saat paling rapuh ia jatuh kedalam pelukan pria berkuasa sekaligus pemimpin gelap
Bagis pria itu gadis kecil ini adalah hak mutlak , satu satu nya obsession yang tak pernah ia lepas kapan pun
"Kau milik ku gadis kecil, selama nya semua yang ada padamu itu milik ku tidak akan pernah menjadi milik orang lain, sayang, " ucap nya dengan penuh obsession
Gimana kah cerita nya ,dari pada penasaran kuy baca novel aku 😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3.Obsesif
Di sore hari nya Elena, Melvin dan juga Alesha, kini Mereka sedang dalam perjalanan menuju sebuah danau yang ada di pusat kota negara tersebut, perjalanan ke sana menempuh sekitar 30 menit, dan Mereka tiba di sana terdapat banyak orang yang duduk disana dengan menggelarkan tikar ,dan menikmati sore Mereka sambil melihat matahari terbenam dengan suara aliran air danau yang begitu tenang
Elena pun melakukan hal yang sama, yaitu menggelarkan tikar dan menaruh berbagai makanan ringan dan buah buahan
"Mami es krim nya enak, Mami mau coba,? taya Alesha yang duduk di samping Mami nya , " Boleh sayang, jawab Elena yang memakan suapan es krim dari putri nya
"Enak benget sayang beneran, putri ku tidak pernah salah ya, ujar Elena, " lagi apa sayang saru banget, ucap Melvin yang baru saja duduk sehabis memarkirkan mobil
"Dedy sudah selesai parkir mobil nya,? taya Alesha, " Udah sayang, jawab Melvin
"Dedy mau cobain es krim nya, enak banget, ujar Alesha, " Dedy gak suka es krim sayang , ujar Melvin yang mengelus rambut putri nya
"Maaf Dedy Alesha lupa, ujar Alesha, " Gak papa , gimana sayang kamu suka dengan tempat ini,? taya Melvin kepada Alesha
"Suka banget, danau nya indah, jawab Alesha, " Indah dan cantik kayak putri Mami satu ini, ujar Elena tersenyum, mereka pun tertawa bahagia , siapa saja yang melihat keluarga ini sungguh begitu iri akan ke harmonisan dan canda tawa bahagia yang setiap hari terdengar
"Mami, Dedy , panggil Alesha yang bersandar pada bahu Mami nya , " Iya sayang kenapa, jawab Melvin, mereka pun menatap putri mereka secara inten
"Gimana kalau suatu saat Mami sama Dedy pergi jauh meninggal kan Alesha sendiri, pasti momen momen seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi, pasti Alesha akan rindu dengan kasih sayang yang kalian beri kepada Alesha, ujar Alesha, " shut , jangan ngomong gitu sayang Dedy sama Mami berjanji tidak akan meninggalkan putri satu satu nya Kami ini, ujar Elena
"Alesha selalu takut kalau membayangkan itu terjadi Mami, ujar Alesha, iya memang di landa gelisah beberapa hari ini seakan sesuatu akan terjadi, tapi yang paling iya takut yaitu kehilangan orang tua nya, karena tampa orang tua nya hidup seperti tidak ada artinya
"Jangan takut sayang, kita akan selalu bersama oke, walaupun takdir telah mengambil Dedy sama Mami, Alesha jangan pernah putus asa, putri Dedy tetap harus tumbuh menjadi anak yang pintar baik, dan harus jaga diri sama jaga kesehatan hmm, ujar Melvin yang mengambil alih memeluk putri nya
"Tapi Dedy tau kan Alesha penakut, Alesha gak sanggup hidup tampa Mami sama Dedy di samping Alesha, ujar Alesha yang menangis pelan, " Alesha jangan takut dengan hal itu dunia ini baik dan adil sayang, jadi Alesha jangan pernah takut untuk mengambil tindakan kedepan oke putri Dedy, jangan nangis lagi nya Dedy sama Mami akan tetap sama Alesha, sampai Alesha menemukan pasangan hidup Alesha, ujar Melvin yang menghapus air mata putri nya
"Iya Dedy, jawab Alesha tersenyum, " Gitu dong senyum kan tambah manis putri Dedy , kita harus menghabiskan waktu sore ini karena malam ini kita akan pulang , "ujar Melvin
" Dedy kita pulang malam ini , gak kerasa banget waktu nya, liburan sekolah Alesha sudah berakhir, ujar Alesha, "Gak papa sayang kapan kapan kita ke negara lain lagi oke, ucap Elena
" Iya Mami, jawab Alesha
Mereka pun menikmati sore itu hingga matahari nya terbenam sempurna
................
"Bukan orang tua mu yang akan meninggalkan mu, tapi kamu yang akan meninggalkan mereka sayang selama nya
" Tuan, jam penerbangan Mereka jam 10 malam
"Kau memanggil gadis saya apa
" Maaf tuan maksud saya nyonya Alesha
"Bagus dia nyonya Mu ,Kamu harus patuh pada nyonya Mu
" Baik tuan
"Sudah cukup main main nya sayang, waktu nya pulang ke tempat Kamu selama nya
"Siap kan mobil , saya mau jemput gadis kecil saya
.............................
Mereka bertiga kini sedang di jalan menuju bandara yang menempuh perjalanan sekitar 1 jam
" Kamu senang sayang mau pulang, ujar Elena kepada Alesha, "Seneng banget dong Mami Alesha udah gak sabar mau ketemu sama teman teman, jawab Alesha tersenyum
" Teman yang mana sayang,? taya Melvin sembari mengendarai mobil, "Teman Alesha banyak Dedy ada yang cowo sama ada yanng cewek juga, gak mungkin kan Alesha sebut semua yang ada Dedy pusing dengar nya hehe, jawab Alesha terkekeh dengan pertanyaan Dedy nya
" Jadi teman putri Dedy ada laki laki nya, udah pintar nya hahah, ujar Melvin tertawa, "Bukan nakal lagi sayang putri kita juga udah mulai kasmaran, kemarin pulang sekolah dia bawa seikat bunga lavender, Katanya dari teman cowok nya sambil pipi nya merah, ujar Elena yang semakin menggoda putri nya
" Ih Mami diam Alesha malu, Alesha gak suka sama siapa siapa Mami, Alesha cuma menghargai pemberian orang apalagi itu teman dekat Alesha, ujar Alesha, "Tuh merah lagi pipi nya, ganteng gak teman Cowok kamu itu,? taya Elena begitu jail
" Lumayan , jawab Alesha malu, "Haha lucu banget putri Mami kalau lagi malu malu, lebih ganteng teman Kamu apa Dedy Kamu,? taya Elena
" Tetap ganteng Dedy dong Dedy yang paling sempurna, apalagi otot-otot Dedy, laki laki lain kalah, jawab Alesha tertawa, Elena dan Melvin pun ikut tertawa
"Kedepan nya putri Dedy cari nya Lelaki berotot nya, yang kayak Dedy, ujar Melvin, " Siap Dedy hehe, jawab Alesha terkekeh
Di mobil lain nya
iya pun mendengar percakapan gadis manis nya yang selalu tertawa ,tapi iya sangat benci ketika gadis manis nya bilang cowok lain ganteng selain diri nya, apalagi cowok itu dengan berani nya memberikan bunga kepada gadis nya, tidak tau iya sedang berhadapan dengan siapa, dia sedang berhadapan dengan seorang yang berbahaya, orang tidak kenal kata ampun dan tidak ada rasa belah kasihan sama sekali , iya akan menghukum orang orang yang mengusiknya nya apalagi menyentuh milik nya, lelaki itu adalah, Aksara Aiden Naveen, orang terkaya dan berkuasa, iya juga pemimpin mafia gelap nya yang nurun dari kakek, Dedy nya hingga kini nurun ke dia
"Gadis ku sungguh nakal, menerima bunga dari lelaki lain bukan dari Aku, hmm Aku sedang memikirkan hukuman apa yang cocok buat gadis manis Ku , tapi Aku tidak ingin menyakitimu sayang, apa Aku harus menghukum mu dengan kenikmatan, yang akan membuat mu ketagihan, ujar Aiden tersenyum penuh arti
"Tuan hujan turun, kabut mulai datang pemberitahuan jalanan akan di tutup, ujar jek asisten pribadi Aiden sekaligus orang kepercayaan nya jek masih seumuran dengan Aiden yang umurnya sudah mau mencapai kepala tiga, umur Aiden saat ini 27 tahun
Author :Umur segitu sudah sangat menantang imam seseorang , apalagi Aiden yang memiliki otot yang bagus perut sixpack kulit nya yang halus , putih tapi ada tonjolan urat yang buat kita meleleh, Alesha Aiden gak kalah kok sama Dedy kamu, kalau kamu gak mau kasih Author saja hehe Author siap nampung kok 🤣🤣
Bersambung.
Thank you yang baca cerita oyen 😊