Sanaya Angelina Franca harus terpaksa menikah dengan David Jonathan menggantikan kakanya yang mati karena sebuah kecelakaan.
Padahal Sanaya sudah memiliki seorang kekasih yang sangat Sanaya cintai tapi demi nama baik keluarganya ia terpaksa menerima pernikahan ini.
Derita dan perkelahian datang melanda sili berganti dalam rumah tangga David dan Sanaya karena David belum menerima Sanaya sebagai istrinya pasalnya David masih mencintai Anaya saudara kembar Sanaya.
" Apa kamu pikir hanya kamu yang tersiksa di sini Tuan David, lihat lah saya, hati saya masa depan saya banyak yang saya korbankan demi keluarga saya dan kamu pikir hanya kamu yang tersiksa, " ucap Sanaya lantang dengan tatapan marah pada David.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keysa Bom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30 " Jantung Yang Berdegup"
"Mom, sebenernya Sa menabrak Bus itu dengan sengaja! Kami bertengkar hebat karena Sa tidak mau memberikan David untukku! Dia mengatakan aku wanita jalang mom! Dia ingin membunuh ku agar dia bisa memiliki David seutuhnya," terang Anaya, air mata palsu mengalir begitu saja, wanita itu memutar kenyataan yang terjadi.
Anaya sengaja melakukan hal itu agar dia bisa mendapatkan David seutuhnya. Dalam hati Anaya juga ingin sekali melihat Sanaya mati. sungguh kejam apa yang Anaya lakukan demi mendapatkan David harus mengorbankan saudaranya sendiri untuk mencapai tujuannya.
Anaya menangis tersedu hingga sang Mommy merasa iba memeluk anakannya begitu erat.
"David tetap akan menjadi milik mu sayang, " ucap Mommy
Dalam tangisan Anaya, wanita itu tersenyum menyungging rencananya berhasil di lakukan. Malam itu Anaya memang sengaja bertengkar dengan Sanaya agar sang adik tidak berkonsentrasi membawa mobil dan menabrak sesuatu. Namun, sepertinya Tuhan berpihak kepada Anaya.
Rencana berjalan sesuai dugaannya, kini tinggal rencananya untuk menyingkirkan Sanaya, entah harus apa yang bisa dia lakukan saat ini. Anaya hanya berdoa untuk mendapatkan keajaiban agar Sanaya bisa menyingkir dari kehidupannya.
Tiga Minggu sudah berlalu, Anaya semakin sehat sedangkan kondisi Sanaya kini berada di ambang kematian. Tidak ada tanda-tanda pergerakan apapun dari tubuh Sanaya untuk merespon apapun.
Para dokter sudah patah semangat. Namun, suatu keajaiban terjadi gerakan kecil dari jari tangan Sanaya bergerak membuat dokter Hasan bergegas mengecek tubuh Sanaya.
Mata Sanaya mulai terbuka perlahan, wanita itu melihat sekelilingnya terlhat begitu asing baginya.
"Sa, apa kak mendengar ku berbicara," ucap dokter Hasan.
Sanaya menganggukkan kepalanya begitu pelan menandakan dia bisa mendengar apa yang di katakan dokter Hasan.
Papa Eden, mommy dan Anaya yang mendengar Sanaya sudah siuman mereka segera berlari ke ruangan Sanaya. Anaya begitu geram mengepalkan kedua tangannya di ambang pintu saat melihat Sanaya bisa merespon apa yang di ucapkan oleh dokter Hasan.
"Kenapa anak itu bisa sadar,"gumam Anaya.
Papa Eden begitu bahagia begitu pula mommy Sarah, saat mereka mendekat ke arah Sanaya, sangat menatap dengan bingung. Papa Eden ingin memeluk Sanaya namun Sanaya seakan menolak.
"Kalian siapa ?," Tanya Sanaya pelan membuat pak Eden begitu kaget.
Ada hal apa yang membuat sang anak tidak mengenalnya. Apakah Sanaya mengalami trauma otak membuat separuh Mommy otaknya hilang.
"Ini papa sayang, apa kamu tidak mengenal papa," ujar papa Eden, Namun Sanaya semakin mengerutkan keningnya menatap pak Eden dan Mommy Sarah.
Dokter Hasan kembali mengambil alih kendali dia membawa Sanaya untuk mengecek kondisi tubuh dan otaknya.
Ternyata dari hasil yang dokter Hasan dapatkan, Sanaya mengalami sebuah amnesia. Benturan saat kecelakaan itu begitu hebat mengenai kepala Sanaya, tapi sebuah keberuntungan Sanaya hanya mengalami amnesia yang hanya mempengaruhi ingatannya bukan tubuhnya.
Perlahan tapi pasti pak Eden mencoba mengenalkan kembali Sanaya tentang kehidupannya yang lalu. Namun, Anaya meminta kepada orangtuanya untuk tidak menjadi David, biarlah dalam ingatan Sanaya tidak mengingat siapa David dalam hidupnya.
Anaya juga yang membantu kesembuhan Sanaya, setidaknya rencana kedua Anaya berhasil di lakukan, walau nyawa Sanaya tidak melayang setidaknya ingatannya tidak kembali dan hal itu akan Anaya lakukan sampai David menjadi miliknya seutuhnya.
****
Dia tahun telah berlalu, kini kehidupan di lalui Anaya dan Sanaya seperti biasa, Anaya memberitahukan kepada Sanaya dia mengenal David yang kini menjadi kekasihnya saat di Belanda dan Anaya juga memperkenalkan Deo kepada Sanaya. Deo dulu mantan kekasih Anaya, yang kini menjadi kekasih Sanaya.
Anaya mengatur kehidupan Sanaya seusai apa yang dia inginkan. David kini menjadi miliknya dan tahun depan David akan kembali dari Amerika dan akan menetap di Indonesia mengurus perusahaan papa Jonathan yang mendunia.
Barang-barang Sanaya dulu, Anaya sudah membuangnya, kenangan bersama David pun Anaya membakarnya hingga menjadi debu yang tinggal hanya bisa di terbangkan oleh angin.
"Kak hari ini aku akan berkencan dengan Deo, dia baru kembali dari Belanda! Aku ingin tampil cantik di hadapannya," ucap Sanaya, sambil memilih beberapa baju di dalam lemarinya.
Anaya beranjak dari ranjang setelah membalas pesan David, wanita itu membantu sang adik berdandan dan memilih baju untuk Sanaya pakai.
Cantik, sungguh penampilan Sanaya begitu terlihat sempurna. Pantas Deo bisa berpaling dan menerima tawaran Anaya saat mengatakan ingin menjodohkan dengan sanga adik.
" Deo tidak akan berkedip saat melihat mu seperti ini ," ucap Anaya.
Sanaya menatap dirinya dalam cermin, cantik hanya kata itu yang bisa lolos dari bibirnya. Sungguh tangan Anaya begitu hebat menyulap Sanaya seketika menjadi wanita anggun dan super cantik.
" Pergilah berkencan dengan Deo, aku akan bilang kepada papa dan Mommy bahwa kamu sedang jalan bersama teman-teman mu," terang Anaya.
Sanaya begitu senang memeluk sang Kaka, wanita itu segera berpamitan. Namun, saat ia keluar kamar Sanaya melihat benda yang tak begitu asing baginya, seakan Sanaya pernah melihatnya, tapi dimana?, Pikir Sanaya.
Namun, Sanaya tidak memperdulikannya, wanita itu tetap berjalan untuk menemui Deo yang kini menjadi pujaan hatinya.
"Deo pasti akan terpanah melihat kecantikan ku ," gumam Sanaya segera pergi untuk menemui Deo.
Sedangkan Anaya kembali berbalas pesan bersama David, tiada henti senyum terus terukir di wajah Anaya saat membalas pesan David .
David❤️: aku akan ke Indonesia tempat di mana kamu tinggal, tunggu aku di sana! Love you Anaya❤️
Anaya ❤️: I love you too David
" Aku akan memiliki mu David," gumam Anaya.
***
Satu tahun telah berlalu, Anaya berdiri menunggu David di dam bandara tentu di temani oleh Sanaya bersama Deo dan papa Eden bersama Mommy Hana. Karena David tidak datang sendiri dia bersama kedua orangtuanya datang bersama dari negara Paman Sam.
"Kenapa dia begitu lama terlihat," ucap Anaya sambil terus melihat arloji di pergelangan tangannya.
"Sabarlah kak, pacar Kaka pasti akan datang ," balas Sanaya
Terlihat dari kejauhan Anaya berlari memeluk David dan tentu pelukan Anaya di sambut hangat oleh David.
Dug....dug...Dug...
Jantung Sanaya berdetak begitu kencang saat melihat wajah David. Sanaya begitu bingung, menatap jantungnya bisa tak beraturan seperti ini padahal dia hanya menatap wajah David.
Sanaya mencoba menoleh ke arah Deo yang sedang tersenyum menatap David dan Anaya. Tidak ada hal apapun yang terjadi pada jantungnya tapi mengapa saat melihat David, jantung Sanaya begitu berdegup kencang. Apa sebenarnya ini, melihat kak David seakan tak pernah asing bagi diri Sanaya.
"Apa yang terjadi pada ku?," Gumam Sanaya.
Selanjutnya....
Jangan lupa untuk :
👍 Like
💬 Komen
❤️ Favorit
🎟️ Vote
🥀,☕ Berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini
lanjut kak🙏