NovelToon NovelToon
Kepincut Janda Anak 2

Kepincut Janda Anak 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Dunia Masa Depan
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

raina Larasati janda dengan 2 anak suaminya meninggal karna serangan jantung sekarang dia harus banting tulang untuk menghidupi anak anaknya, dari yang tidak biasa bekerja sekarang Raina harus mencari nafkah......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 23

"Siapa yang menyuruh mu hah?"

"Nona Luna tuan"

"sialan wanita itu harus diberi pelajaran apa dia ingin bermain-main denganku harusnya dia bersyukur aku tidak merusak karir nya karna ulah nya tapi dia merasa aku tidak bisa melakukan nya"

"Pergi kamu Adi sekarang juga pecat dia sekarang juga aku tidak ingin melihat nya di kantor ini"

Adi langsung membawa wanita itu Keluar dengan gemetar wanita itu memohon jangan memecatnya tapi Arsen tidak ingin mendengarnya.

Arsen Melihat ponsel nya ada pesan dari Rania hari ini dia tidak masuk, apa Rania masih sakit?

Arsen mengerjakan berkas berkas yang penting karna ingin pulang cepat cepat Arsen ingin menengok Rania takut Rania kenapa Napa.

"Ayo na kamu harus makan dulu terus minum obat"

"ibu badanku panas sekali sambil memeluk ibunya"

"Iya ayo makan dulu nak biar kamu enakan"

Rania dengan malas memakan makanan yang di suapin ibunya,

"udah ya Bu Rania mual kalau terus di paksakan"

"Yasudah yang penting sudah ada yang masuk ayo minum obat nya Rania kalau sore nanti kamu tidak sembuh juga kita ke dokter ya"

Kalau sedang sakit seperti ini Rania akan menunjukkan sifat manja nya,

"ibu apa anak anak sudah berangkat sekolah?"

"Sudah tadi di antarkan oleh ayah mu, Tidurlah istirahat biar badanmu enakan".

Sore harinya Rania yang sedang berbaring di temani anak anak nya, pintu kamar Rania terbuka.

"Nak didepan ada atasan mu katanya ingin menjenguk mu"

Suruh dia masuk saja Bu, Arsen masuk ke kamar Rania.

"apa kamu masih sakit Rania?"

"Iya pak maaf saya tidak bisa masuk kerja"

"Apa mau saya antarkan ke dokter?"

"Tidak papa sudah minum obat ini juga sudah enakan besok kalau sudah sembuh saya juga akan masuk kerja"

"Jangan memaksakan dirimu Rania jika masih lemas gak papa jangan masuk dulu istirahatlah dulu"

Arsen melihat anak anak Rania mereka begitu sayang kepada ibunya mereka sedang memijit kaki Rania.

"Ray Riani kalian hari Minggu mau gak om ajak jalan jalan ke mall?"

ray sama Riani menoleh ke ibunya meminta persetujuan ibu nya ,Rania menganggu kan kepala

Mereka langsung ceria iya om kita mau karna sudah lama kita tidak main ke mall, baik nanti om akan menjemput kalian

ibu Rania mendengarkan semuanya yang mereka bicarakan, karna hari sudah Maghrib Arsen berpamitan pulang.

Kamu cepet sembuh ya dan membisikkan sesuatu ke telinga Rania "aku akan sangat merindukan mu Rania" Rania terpaku dan Arsen pun mengusap kepala Rania.

Ibu Rania memasuki kamar Rania,

"nak ibu mau bicara sesuatu"

"Iya Bu kenapa?"

"Apa kamu tidak merasakan sesuatu bos mu itu seperti nya menyukai mu"

"Itu cuma perasaan ibu saja mungkin"

"tidak Rania orang awam pun akan melihat nya seperti ibu yang melihat nya"

"aku tidak tau Bu aku tidak ingin memikirkan nya"

"Ya.. sudah kalau begitu bangun kita makan malam, kamu sudah enakan kan?

"Iya aku sudah enakan besok juga aku akan kerja"

Di rumah Arsen sekarang dia sedang di sidang oleh orang tua nya, Arsen apa benar kamu menyukai sekertaris mu? Iya pah! Terus kata mamah mu sekertaris mu itu seorang janda? Iya pah.

Jawab yang bener Arsen bukan iya iya aja, astaga papah Arsen harus jawab apa lagi memang kenyataan nya seperti itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!