NovelToon NovelToon
Sistem Terkuat

Sistem Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Transmigrasi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yann_Story

Ethan, seorang Assassin paling mematikan di Neo-Veridia, memilih akhir tak terduga di hidupnya. Tanpa dia sadari, takdir membawanya ke sebuah tempat yang jauh berbeda dari sebelumnya. petualangan yang seru dan menegangkan pun tak bisa dia hindari untuk menemukan jawaban bagaimana dirinya bisa terseret ke tempat misterius ini. Apa yang sebenarnya yang terjadi pada Ethan? Bisakah dia menemukan jawaban dari semua ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yann_Story, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cetak Biru Baru

Bagi para petinggi di Langit Kedua, tidak ada yang tahu masa lalu Mu Rong yang berasal dari alam bawah, ataupun latar belakang Ethan sebagai penjelajah dimensi siber. Mereka hanya melihat adanya potensi ancaman baru—atau lebih tepatnya, potensi pusaka kuno tak dikenal yang sedang dipegang oleh Ethan.

"Penatua Agung, apakah kita harus mengirimkan Pasukan Penegak Hukum untuk menyelidiki?" tanya seorang murid inti yang berlutut di bawah panggung giok.

"Tidak perlu terburu-buru mengerahkan pasukan sekte utama. Kabarnya faksi-faksi lain juga sedang mengincar mereka," Master Xuan Ji melambaikan tangannya dengan angkuh. "Hubungi Organisasi Pembunuh Tangan Darah yang bergerak di jalur gelap Wilayah Pusat Langit Kedua. Katakan pada mereka, aku membayar seratus ribu batu spiritual tingkat tinggi untuk membawa bocah asing itu hidup-hidup ke hadapanku, dan serahkan gadis pengguna es itu ke menara interogasi."

---

Kembali di Kota Logam Hitam, seminggu setelah pertempuran, Ethan telah pulih sepenuhnya. Meskipun meridiannya masih terkunci oleh pembatasan hukum alam dunia atas ini, kekuatan fisiknya yang disokong oleh energi regenerasi sistem telah kembali ke puncaknya.

Hari ini, ia berdiri di pusat kendali pabrik bersama Ba Jiao dan beberapa perwakilan Korps Bayangan Siber. Di atas meja holografik, sebuah proyeksi tiga dimensi yang rumit sedang berputar, menampilkan cetak biru sebuah kendaraan lapis baja beroda rantai yang dilengkapi dengan turet senapan mesin Gauss ganda.

"Tuan Muda, jika kita bisa memproduksi massal kereta besi berjalan ini, bahkan jika Wilayah Pusat mengirimkan sepuluh ribu kultivator, mereka tidak akan bisa menembus perbatasan kita!" Ba Jiao berkata dengan mata berbinar-binar penuh kegilaan militer baru.

"Ketersediaan bahan baku Intisari Logam Hitam adalah kuncinya," jawab Ethan seraya mengetuk panel kontrol. "Kita perlu memperluas area penambangan ke arah perbatasan pegunungan timur. Ba Jiao, tingkatkan patroli udara menggunakan drone pengintai yang baru selesai dirakit. Aku merasakan riak energi yang tidak biasa di sekitar perimeter luar dalam dua hari terakhir."

"Siap, Tuan Muda!" Ba Jiao memberi hormat militer siber yang dia pelajari dari memori saraf, lalu segera mundur untuk melaksanakan tugasnya.

Setelah semua orang pergi, ruangan besar itu menyisakan Ethan sendirian. Namun, tak lama kemudian, pintu geser otomatis terbuka, memperlihatkan Mu Rong yang masuk membawa sebuah jubah hitam tebal yang baru selesai dijahit tangan.

"Udara di ruang kendali ini selalu terlalu dingin karena mesin-mesinmu," ucap Mu Rong sambil melangkah mendekat, lalu dengan lembut menyampirkan jubah tersebut ke bahu tegap Ethan.

Ethan menoleh, menatap wajah samping Mu Rong yang tampak sangat tenang. Sejak mereka memutuskan untuk meninggalkan segalanya di alam bawah dan naik ke Langit Kedua demi mencari takdir baru, gadis ini telah tumbuh menjadi sosok yang jauh lebih tangguh. "Terima kasih, Rong'er."

Panggilan akrab itu kini tidak lagi membuat Mu Rong melarikan diri, melainkan membuahkan sebuah senyuman hangat yang tulus. Gadis itu ikut menatap proyeksi holografik senjata-senjata masa depan di depan mereka.

"Dunia atas ini ternyata jauh lebih kejam dan luas daripada yang kita bayangkan di bawah dulu, Ethan," bisik Mu Rong pelan, ada sedikit nada melankolis dalam suaranya. "Di sini kita bukan siapa-siapa, hanya dianggap sebagai tikus pelarian oleh faksi-faksi besar itu. Tapi saat melihat kota ini, melihat apa yang kau bangun... aku merasa, untuk pertama kalinya, aku memiliki tempat di mana aku bisa menentukan takdirku sendiri tanpa harus terikat oleh siapa pun."

Ethan mengulurkan tangannya, meletakkannya di atas meja holografik tepat di samping tangan Mu Rong yang halus. Jarak di antara tangan mereka hanya beberapa sentimeter, memancarkan ketegangan emosional yang manis di tengah dinginnya ruangan siber.

"Kota ini bukan hanya milikku, Rong'er," ucap Ethan, matanya mencerminkan pendaran biru holografik saat ia menatap gadis di sisinya. "Ini adalah benteng kita. Dan selama aku masih memiliki sistem ini dan kau di sampingku, tidak ada satu kekuatan pun di Langit Kedua yang bisa merebut tempat ini darimu."

Mu Rong tidak menjawab dengan kata-kata, namun ia menggeser jemarinya yang lentik, membiarkan ujung jarinya menyentuh sisi tangan Ethan, sebuah deklarasi tanpa suara bahwa ia akan terus berdiri di samping pemuda asing ini, menghadapi setiap badai kultivasi dunia atas yang akan segera datang.

1
teguh andriyanto
tetap semangat Thor... semoga selalu sehat.💪
Yann_Story: siap, makasih🥰
total 1 replies
teguh andriyanto
cakep, ngga bertele2. ngga banyak jurus2 aneh. taktis ala assassin. mawar merekah dl buat author
Andi Akhasay: baca punya aku kak
total 2 replies
Panggil Zain Aja
boleh lah, rajin banget update pulak
Panggil Zain Aja: Penyefong zhuxin😹🤭
total 3 replies
The Fool
keknya menarik nih buat di baca 🌚☕
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!