NovelToon NovelToon
Suddenly Married

Suddenly Married

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest
Popularitas:226k
Nilai: 5
Nama Author: Aura Dwi

Seorang wanita bernama Tiara Indah Soraya yang merupakan wanita yang sukses dengan kariernya sebagai desainer dan pemilik butik terkenal.

Tapi dibalik kesuksesannya tidak sebanding dengan kisah cintanya. Diusianya yang sudah dipenghujung kepala 2 membuatnya selalu diteror oleh ibunya untuk segera menikah.

Setiap hari ibunya selalu bertanya tentang laki laki bahkan dia juga sering menjodohkannya dengan banyak laki laki tapi semuanya selalu berakhir dengan ketidakcocokan.

Hal itu membuat ibunya sangat frustasi karena di usianya yang sudah tua dia ingin sekali menimang cucu dari putri tunggalnya.

Hingga akhirnya dia bertemu dengan Rivan dan besoknya langsung diajak menikah tanpa mengetahui asal usul dari pria tersebut.

Bagaimana kehidupan Tiara setelah menikah dengan Rivan? apakah rumah tangga mereka akan bahagia atau malah sebaliknya.

yuk ikuti dan baca novel keduaku ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aura Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Korban Tabrak Lari

Seorang pria sedang membantu beberapa perawat yang mendorong brankar pasien laki laki dari lobi rumah sakit menuju ruangan UGD. Pria tersebut memakai kemeja berwarna biru laut sehingga terlihat bercak darah yang menempel di kemeja yang dipakainya. Dengan wajahnya yang terlihat cemas tapi tetap datar dan dingin tanpa ekspresi membuat siapa saja enggan untuk menyapanya atau sekedar bertanya tentang pasien yang dibawanya.

Lelaki dingin tersebut adalah Rivan, dia sedang membantu korban tabrak lari yang dia lihat saat tadi dia sedang menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Saat itu korban tengah bersama istrinya yang sedang hamil besar dan akan menyeberang. Setelah melihat ke kanan dan kiri, mereka menyebrang dengan hati hati. Sang suami membantu istrinya dengan memegang tangan dan perut sang istri yang sudah membuncit.Tapi sayang karena sang istri yang tengah hamil besar tidak dapat berjalan dengan terburu buru.

Karena jalanan yang terlihat lengang, tanpa mereka berdua sadari dari arah samping sang suami, seorang pengendara mobil sedang melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Entah disengaja ataupun tidak sang pengemudi mobil tersebut tetap melajukan mobilnya tanpa membunyikan klakson padahal ada 2 orang yang sedang menyeberang.

Dan dalam sekejap saja mobil tersebut langsung menabrak sang suami hingga pria tersebut terpental jauh dari tempatnya tadi berdiri bersama istrinya. Dan seketika setelah menabrak, sang pengemudi mobil langsung menghentikan mobilnya secara mendadak. Sehingga pengemudi mobil tidak sampai menabrak istri korban. Sang istri hanya bisa mematung di tempatnya setelah menyadari bahwa dirinya tetap berdiri tegak di jalan raya.

Tapi meskipun begitu sang suami yang harus tertabrak di depan mata kepalanya sendiri. Dengan tangan yang bergetar masih diam berdiri terpaku sang istri hanya bisa melihat tubuh suaminya yang sudah berlumuran darah. Sedangkan pengendara mobil yang tadi sempat berhenti kini langsung pergi melajukan mobilnya dari sana dengan cepat. Dengan tanpa berperasaan tidak membantu sedikit saja kondisi korban yang ditabraknya.

Sementara itu Rivan yang berada di seberang jalan saat mengetahui kejadian tersebut terkejut langsung berlari dan menolong korban tersebut. Dengan bantuan warga sekitar yang baru melihat kejadian tersebut, Rivan menggotong tubuh korban masuk kedalam mobilnya. Begitu juga dengan istri korban, Rivan juga membawanya ikut bersamanya karena masih terdiam berdiri mematung. Dengan jelas wajah sang istri yang begitu syok melihat suaminya tertabrak dan terpental di atas aspal.

Rumah Sakit

Setelah selesai membantu para perawat mendorong brankar korban tabrak lari, Rivan bergantian membantu istri korban yang sudah histeris.

" Mari bu kita duduk dulu" ajak Rivan pada wanita yang tengah hamil besar tersebut duduk di kursi tunggu.

" Bagaimana dengan suami saya pak?" tanya wanita itu dengan suara yang bergetar karena masih menangis.

" Kita do'akan saja, suami ibu baik baik saja" kata Rivan berusaha menenangkan wanita hamil tersebut sambil duduk di sebelahnya.

" Kenapa pengemudi itu menabrak suami saya dan tidak menolong?" ucapnya dengan lirih dan terisak tapi masih bisa didengar oleh Rivan. "Bagaimana nanti aku membayar tagihan rumah sakit ini, kalau bukan penabrak itu?" lanjutnya masih bergumam terus.

" Ibu gak perlu khawatir dengan biaya rumah sakit, nanti aku bantu mengurus meringankan biaya rumah sakit suami ibu" ucap Rivan dengan tegas. " Yang terpenting sekarang ibu berdoa supaya suami ibu baik baik saja dan jaga kesehatan ibu dan bayi ibu" lanjutnya menenangkan wanita tersebut.

" Benarkah? bapak akan membantu mengurus biayanya?" tanya wanita tersebut mencoba memastikan.

" Iya bu, saya akan bantu mengurus semua biaya rumah sakit suami ibu dan akan mengurus di pemerintahan supaya nanti biaya berobatnya bisa gratis" jawab Rivan tegas sambil tersenyum.

Tiba tiba dari dalam ruangan UGD seorang perawat keluar menemui Rivan. " Maaf pak, pasien harus segera dioperasi, tapi sebelumnya anda harus mengurus biaya administrasinya" kata perawat laki laki tersebut.

" Baik! bilang sama dokter untuk segera mengoperasi pasien, saya akan mengurus semua biaya administrasi pasien" kata Rivan dan diangguki oleh perawat tersebut yang langsung masuk kembali ke dalam ruangan UGD.

Rivan berbalik menatap istri pasien. " Bu bisa pinjam KTP pasien? saya akan segera mengurus biaya administrasinya" kata Rivan dan diangguki oleh wanita hamil tersebut yang langsung mengambil KTP suaminya yang ada di dalam tasnya lalu memberikannya pada Rivan.

" Ibu disini saja dulu, saya akan mengurus semuanya" ucap Rivan lalu dia berbalik dan berjalan ke depan mengurus semua biaya Administrasi pasien korban tabrak lari.

Untungnya Rivan adalah pegawai di pemerintahan jadi dia bisa mengurus semua biaya administrasi pasien tanpa kendala dengan uang pribadinya. Lalu dia juga mengurus semua biaya perawatan dan kontrol pasien sampai sembuh total tanpa dipungut biaya sepeserpun.

" Len, saya ijin tidak kembali ke kantor dulu ya" menelpon seseorang. " Saya lagi di rumah sakit bantuin korban tabrak lari, nanti kamu bilang saja ke bos kalau saya gak bisa balik ke kantor dulu" katanya menjelaskan pada teman kantornya.

Selesai mengurus semua administrasi pasien dan menghubungi teman kantornya, Rivan menuju ke kamar mandi. Dia akan membersihkan wajah dan bajunya yang sedikit kotor karena bekas darah pasien yang menempel di bajunya. Kemudian dia keluar dan berjalan menuju ruang UGD untuk menemani istri korban tabrak lari.

Begitu dia sampai di samping wanita hamil tersebut pandangannya tertuju pada sesosok perempuan yang sedang menundukkan kepalanya duduk tidak jauh dari istri korban yang dibantunya. Dengan mata yang terus mengamati wanita yang masih setia menundukkan kepalanya seolah dia mengenal perempuan tersebut. Dan benar saja saat perempuan tersebut mengangkat wajahnya Rivan langsung tersenyum karena apa yang dilihatnya benar.

" Ini bu saya sudah mengurus semua administrasi perawatan suami ibu, jadi ibu gak perlu khawatir lagi soal biayanya, karena semuanya sudah saya urus dan biayanya gratis sampai suami ibu sembuh total" Rivan buru memberikan KTP dan surat surat yang didapatnya dari kasir dan diberikan pada wanita tersebut.

Wanita tersebut menerima semua yang diberikan oleh Rivan dan terus mengucap syukur dan berterima kasih pada Rivan. " Kalau begitu saya ke sana dulu ya bu?" pamit Rivan dan diiyakan oleh wanita hamil tersebut.

Setelah memberikan semuanya pada istri korban, Rivan buru buru ingin menemui perempuan yang baru saja dilihatnya. Seakan dia takut perempuan tersebut akan pergi dari sana dia langsung mendekati perempuan itu dan berdiri di hadapan perempuan tersebut.

" Tiara..." sapa Rivan dengan senyuman di sudut bibirnya saat melihat perempuan yang beberapa hari ini selalu hadir di pikirannya walaupun hanya sebentar.

Perempuan yang sedang menundukkan kepalanya tersebut terlihat langsung menyeka air mata yang tadi menetes di pipinya. Dia tidak ingin orang lain tau bahwa dia sedang menangis. Lalu dia mengangkat kepalanya dan melihat ke arah orang yang memanggilnya.

" Kamu...!" teriak Tiara yang langsung terkejut saat melihat Rivan ada di hadapannya dengan membulatkan matanya dia masih belum percaya bahwa Rivan yang memanggilnya.

" Hehehe.... hai..." mencoba menghilangkan kecanggungan dengan terkekeh sambil menerbitkan senyum bahagianya saat melihat Tiara terkejut melihat dirinya. Dan Tiara ikut tersenyum melihat Ferdi yang semakin tampan saat dia tersenyum.

1
Zurita Fanani
Luar biasa
Sumarni Rahawarin
thor tiara kapan hamilnya 😁
Dayu Kade
next👍👍
Dayu Kade
nt
Dayu Kade
next👍👍👍
Dayu Kade
next👍👍👍😍😍
Dayu Kade
next👍👍👍😍😍😍
Dayu Kade
next👍👍👍
Dayu Kade
next👍👍👍😍😍😍
Dayu Kade
next😍😍😍
Dayu Kade
next👍👍👍
💝💝Nana💝💝
lanjut kak makin seru nih
Dwi Puji Astuti
lanjut thor
Aura Dwi: ditunggu ya kak, berikan vote dan hadiahnya ya kak biar semangat nulisnya, terima kasih🙏🙏
total 1 replies
Adelia Vida
malin seru thor
Aura Dwi: terima kasih kak, terus baca kelanjutannya insyaallah makin seru kak. Dan jangan lupa dukungannya ya kak terima kasih🙏🙏
total 1 replies
Amelia Bhunda'nya Alex
suka sama ceritanya, kelanjutannya mana ini?
Aura Dwi: Sudah aku up kakak🙏🙏
total 1 replies
Aura Dwi
Baca terus kelanjutannya kak, hari ini sudah up lagi🙏🙏
💝💝Nana💝💝
kasihan banget mas Rivan harus menahan terus😁😁😁
💝💝Nana💝💝
semoga cepat sembuh Thor💪💪
Aura Dwi: makasih doanya kak
total 1 replies
Rita Agustina
syafakillah ya kakak
Aura Dwi: Amiinn🤲🤲 makasih do'anya kak🙏🙏
total 1 replies
Aura Dwi
Ditunggu kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!