NovelToon NovelToon
Tuanku Sweet But Psyco

Tuanku Sweet But Psyco

Status: tamat
Genre:Contest / Pembantu / Trauma masa lalu / Hamil di luar nikah / Konflik etika / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: tra lala

tari seorang gadis miskin yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga bersama ibunya harus terusik saat dia bekerja sendiri dengan tuan Angga seorang pria muda yang mapan dan juga tampan namun memiliki sikap yang kasar dan tempramen kerena masa lalunya yang kelam

awalnya tari pikir hidupnya akan berubah menjadi lebih baik dan bisa mewujudkan mimpinya untuk hidup layak namun tuan Angga sering memperlakukannya dengan kasar dan menyiksa tari secara fisik dan batin dengan ancaman


siapa sangka ternyata benih cinta secara diam diam mulai tumbuh mengiringi kebersamaan mereka yang selalu berbeda sikap, saat tuan Angga mulai termakan cemburu buta dia memperkosa tari


menjadi korban pemerkosaan oleh tuan Angga telah merubah perilaku tari yang mulai menyukai kehidupan sex bebas tuan Angga hingga menariknya pada jurang kehancuran dan hamil diluar nikah.


padahal disisi lain ada pria lain yang mencintai tari secara tulus tuan jagad sahabat tuan Angga sendiri .


apakah tari dan Angga masih bisa menemukan kebahagian yang sejati? dan seperti apa kisah itu akan berhenti ? saat cinta sangat sulit terlihat sebab tertutup oleh rasa sakit hati dan benci


" aku tidak suka dibantah " Angga


" aku tidak suka kau mengekang diriku " tari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tra lala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

blem of me

ah!!!!!!!! a............

tuan Angga terbangun saat suara jerit kesakitan yang tari teriakan kala tanpa sengaja dia ingin sedikit menggeser posisi tidurnya sebab punggungnya terasa panas setelah tidur seharian

tuan Angga masih sedikit menguap dan mencoba duduk ditepi sofa sejenak sebelum memutuskan untuk bangkit, keadaan tuan Angga yang berantakan dengan rambut kusut wajah sedikit membiru dan beberapa tanda cakaran masih nampak jelas disekitar daerah tangan dan lengannya

tuan Angga keluar dari ruang kerja miliknya dan masuk kedalam kamarnya untuk bersih bersih sebab dari semalam dia pulang dirinya belum sempat bersih bersih ditambah lagi dengan pertempuran yang mereka lakukan membuatnya semakin kacau

saat tuan Angga masuk kedalam tari sedikit terperanjat kaget melihat keadaan tuan Angga yang sangat kusut dan juga nampak kelelahan dan juga banyak tanda ruam merah pada tubuh tuan Angga

tari sedikit merasa takut andaikan sekarang tidak ada suster yang sedang membantunya untuk minum obat pasti tari sudah berusaha berlari menyeret kakinya yang sakit untuk menyingkir jauh dari jangkauan tuan Angga

" bagaimana keadaannya sus ? "

tanya tuan Angga

" nona tari baik tuan, dia baru saja bangun dan saya baru memberikan obat untuk diminum sebelum makan malam "

" bisakah suster keluar sebentar aku ingin menggunakan kamar ini "

" baik tuan saya akan kebawah untuk mengambilkan makanan untuk nona tari "

jawab suster itu lalu beranjak pergi keluar dari dalam kamar

tari hanya diam saja dia juga mengalihkan pandangannya kearah lain saat tuan Angga mencoba untuk duduk tenang disampingnya yang masih berbaring

" apa yang kau lakukan ?" tanya tari saat melihat salah satu tangan tuan Angga ingin menyentuhnya

".melihat kau masih memiliki tenaga apa tidak , "

" dasar orang gila !! "

" baiklah aku akan memberikan kamu waktu untuk pulih sebelum kita bertarung kembali, kali ini untung hanya kakimu yang di perban tidak tahu kalau besok ? "

" aku akan melaporkan kejadian ini ke polisi agar tuan menyesal !"

" benarkah,.............. aku jadi kangen dengan vita, bagaimana menurutmu apa aku perlu berkunjung ke sana ?"

ucap tuan Angga dengan senyum licik diwajahnya sembari menatap kearah tari yang nampak kesal

" brengsek "

umpat tari kesal karena tuan Angga berani mengancam dirinya

sementara tuan Angga hanya tertawa kecil, menanggapi wajah tari yang cemberut dengan ruam memerah kebiruan membuatnya terlihat lucu

"ahhhh, ah "

rintihan merasakan wajahnya yang terasa nyeri

" jadilah gadis baik "

ucap tuan Angga sembari mengusap puncak kepala tari pelan meski gadis itu berusaha menolaknya

" jangan menyentuh ku "

bentak tari tidak suka melihat tuan Angga menyentuh kepalanya namun tuan Angga malah mencium kening gadis itu ringan

" aku suka mencium aroma tubuhmu, ...... istirahatlah "

" ck, kau pikir aku ikan ........ "

tuan Angga kembali tertawa geli lalu masuk kedalam kamar mandi untuk bersih bersih

selepas kepergian tuan Angga tari ingin duduk dia sangat bosan berbaring terus diranjajang jadi dengan sekuat tenaga yang tersisa tari berusaha untuk bangun dan.........

* oh ya Tuhan sakit sekali kaki ku.......oh...... *

tari merintih dalam hati merasakan kakinya yang sakit padahal hanya bergeser sedikit saja rasanya sudah seperti ini bagaimana dia jalan nanti .......

setengah jam kemudian tuan Angga sudah keluar dari dalam kamar ganti dan telah berdandan rapi, melihat hal itu muncul dibenak tari kalau jangan jangan tuan Angga akan pergi ke rumah nona Vita untuk membalas dendam kepadanya melalui ibunya

hal itu sangat membuat tari khawatir dan juga gelisah akhirnya saat tuan Angga akan pergi tari memanggilnya

" tuan "

panggil tari, pelan dan tuan Angga hanya menatapnya

" apa tuan mau pergi ? "

" iya , ada apa ? "

tanya tuan Angga heran

" aku mohon jangan sakiti ibuku, aku janji akan menjadi gadis baik seperti yang kau mau tapi tolong jangan sakiti ibuku "

pinta tari dengan nada sedikit memelas pada tuan Angga yang hanya menatapnya dengan heran dan juga bingung akan ucapan yang tari utarakan padanya

" jadi kau menyerah sekarang ? "

" never!! "

" kalau begitu ......... aku akan mem_.. "

" apa kau manusia? kenapa ada orang yang begitu kejam sepertimu!! urusan ini hanya untuk kita berdua jadi kenapa tuan malah membawa bawa ibuku ?! "

bentak tari marah dan juga sangat kesal pada tuan Angga andai saja kakinya tidak sakit sekarang mungkin dia akan menerjang pria tampan yang sedang berdiri dihadapannya dengan tendangan super dan melanjutkan kembali pertarungan semalam

melihat tari yang seperti itu membuat tuan Angga suka dan malah ingin menggodanya lagi

" apa begitu caramu memohon pada seseorang, bagaimana kalau kau mengijinkan aku mencium bibirmu mungkin aku akan berubah pikiran "

" dasar mesum, selamanya aku tidak akan Sudi dekat dengan mu ! "

" apa kau yakin? sepertinya kau lupa sekarang saja kau masih berbaring di ranjangku itu artinya kita akan terus bersama "

" semoga saja kau kena infeksi dan gatal gatal Karena menyentuhku?! "

umpat tari yang sudah benar benar sangat kesal pada tuan Angga

" benarkah? aku jadi penasaran seperti apa rasanya ........ "

" dasar brengsek !!! ........ au!....... ah kakiku oh !"

teriak tari kembali kesakitan karena tanpa sengaja dia menggerakkan kakinya dengan asal

tuan Angga hanya tersenyum geli lalu pergi dari dalam kamarnya

sebelum pergi tua Angga meminta suster yang merawat tari untuk membantunya bersih bersih dan membersihkan rumah yang sedikit berantakan

tuan Angga sebenarnya pergi keluar karena dia ada janji temu dengan salah satu rekan bisnisnya yang tidak bisa ditunda , sebab dirinya tidak masuk kekantor hari ini secara tiba tiba membuat keadaan kantor sedikit heboh

begitu banyak pesan dan juga panggilan telepon masuk ke ponselnya terlebih panggilan dari Arif yang merupakan sekertaris tuan Angga dikantornya menelpon tuan Angga hampir setiap menit sehingga mau tak mau tuan Angga pun pergi untuk bertemu dengan rekan bisnisnya

seminggu sudah tari beristirahat diatas ranjang kakinya sudah mulai baikan sekarang saat digerakkan meski masih terasa sedikit sakit namun rasa sakitnya tidak lagi membuatnya harus menjerit dan merintih tertahan

selama seminggu pula tari harus rela tidur dengan tuan Angga dalam satu ranjang sebab saat tari meminta bantuan pada suster untuk membantunya agar bisa pindah ke kamarnya sendiri suster itu menolak permintaannya

sang suster beralasan kalau itu akan sangat beresiko tinggi sebab bisa menyebabkan cedera lebih parah lagi kalau mereka salah jalan apa lagi letak kamar tari yang dibawah membuatnya harus menuruni tangga dan itu sangat berbahaya

dengan penuh sumpah serapah akhirnya tari harus rela untuk tidur dengan tuan Angga satu ranjang meski mereka tidak melakukan apa apa tapi tuan Angga malah senang menggoda tari dan selalu membuatnya kesal

pernah suatu malam tari sangat ingin kekamar mandi niat hati dia ingin menahannya sampai pagi menunggu suster yang merawatnya bangun ( suster tidur di kamar tari ) tari dengan mencoba membawanya tidur kembali

namun entah kenapa tuan Angga tiba tiba saja berbaring mengarah padanya dan langsung memeluk tubuh tari dengan erat bahkan tari bisa merasakan kalau tuan Angga menciumi tubuhnya ringan

dalam hati tari hanya bisa mengumpat mengeluarkan sumpah serapahnya kepada tuan Angga sebab meski tari sudah berusaha sebisa mungkin untuk menyingkirkan tubuh tuan Angga dari tubuhnya pria tampan itu tetap tidak bergeming bahkan sengaja mengeratkan pelukannya pada tubuh tari

* dasar tuan majikan sialan,brengsek ,penjahat kelamin tidak tahu diri awas saja aku akan membalasmu bila aku sudah sembuh nanti, *

* oh ya ampun aku sudah tidak tahan lagi,ih...... menyingkir dariku dasar sialan !! *

karena sangking kesalnya dan juga sudah tidak tahan lagi akhirnya tari menarik rambut tuan Angga kencang sehingga membuatnya terbangun awalnya tari kira tuan Angga akan marah atau membentak dirinya karena tidurnya terganggu namun ternyata tari salah menduga

tuan Angga bertanya dengan lembut pada tari kenapa dia tidak tidur

" kenapa kau tidak tidur ? apa kau perlu sesuatu ? "

" aku ingin ke kamar mandi bisa tuan panggilkan suster untuk kemari ? "

akhirnya tari menjawab agar tuan Angga mau membangunkan suster yang sekarang tidur di kamarnya untuk membantunya ke kamar mandi

" baiklah "

jawab tuan Angga yang masih dalam keadaan setengah mengantuk tapi bukannya keluar dari kamar malah tuan Angga langsung mengangkat tubuh tari dan membawanya ke kamar mandi

tari sempat menolak karena malu dan juga sedikit risih bila tuan Angga menyentuh tubuhnya namun tuan Angga memaksa, setelah mendudukkan tubuh tari diatas closed tuan Angga keluar karena tuan Angga tahu pasti tari tidak mau kalau dibantu

kejadian berikutnya iyalah suster jaga yang merawat tari sedikit melayangkan protes pada tuan Angga kalau selama dirinya dirumah tuan Angga untuk merawat tari harus dibarengi dengan bersih bersih rumah tuan Angga yang super besar itu namun miskin penghuni

tuan Angga baru pulang saat suster itu menemuinya didalam kamar tidurnya, sementara tari sedang duduk-duduk di kursi yang berada dibalkon

" maaf tuan ada yang ingin saya sampaikan "

" iya ada apa ? "

"maaf tuan saya tidak mau kalau harus mengerjakan pekerjaan double "

" kenapa sus "

" bidang saya perawat tuan bukan pembantu rumah tangga "

" tapi saya bisa membayar suster lebih dari pekerjaan itu "

bujuk tuan Angga pada suster

" maaf tuan bukannya saya tidak suka uang tapi tenaga saya tidak mampu lagi untuk membersihkan rumah tuan yang super besar ini dan lagi saya disewa untuk merawat orang sakit "

" tapi _ inikan untuk sementara sus? "

pinta tuan Angga lagi

"maaf tuan saya tidak bisa lebih baik saya berhenti sekarang kalau tuan terus memaksa saya, sebaiknya tuan cari tenaga pengurus rumah sewaan yang bisa tuan pakai selama nona tari sakit "

" iya nanti aku pikirkan "

" baiklah kalau begitu tuan, permisi "

jawab suster lalu pergi dari dalam kamar tuan Angga

sementara tari yang mendengar pembicaraan mereka hanya tersenyum senang karena tuan Angga akhirnya kena batunya juga

akibat dari cedera yang dialami oleh tari tuan Angga memang sedikit harus mengeluarkan uang tambahan lebih mulai dari membayar biaya peralatan kesehatan yang dia sewa dari rumah sakit sebab saat dokter Lukman memintanya untuk membawa tari ke rumah sakit tuan Angga menolak dengan keras dan lebih memilih mengeluarkan uang

yang kedua biaya untuk suster yang merawat tari selama tari sakit dan yang ketiga tuan Angga sepertinya juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mencari pengurus rumah sementara yang bisa menggantikan pekerjaan tari

tuan Angga tidak menyangka kalau ternyata kecelakaan kecil yang menimpa tari akan membuat dirinya tekor belum lagi saat Jumat malam seperti biasanya teman temannya berkumpul dan saat mereka melihat kalau tari mengalami cedera kaki mereka semua malah menyalahkan dirinya

terlebih lagi jagad yang tidak percaya sama sekali akan alasan yang tuan Angga berikan untuk membela dirinya sendiri bahwa bukan dia yang telah membuat kaki tari sampai cedera sehingga hal itu sangat membuat tuan Angga kesal

bahkan tuan jagad sampai mengancam tuan Angga akan melaporkan masalah ini ke polisi bila tuan Angga masih berlaku kasar pada tari karena hal itu tuan Angga sampai melampiaskan amarahnya pada nona Vita yang mencoba merayu dirinya disaat hatinya sedang buruk

dalam hati tari bersyukur ternyata majikannya yang tampan ini akhirnya kena batunya juga ya meski tidak seburuk keadaan dirinya yang harus terkurung dikamar tuan Angga selama lebih dari seminggu karena tidak bisa jalan

oh........ kasian

terimakasih sudah meninggalkan jejak berupa like komen dan bantu vote ya biar penulis lebih semangat lagi ok

.

1
agustina hulu
Kecewa
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
roti kaya
ocd kok bukan cod
abu😻acii
kok jadi kurang suka dgn tari jorok
Hrrtiana Dewikusreini
good
Sri Tanjung
ganti tor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
Tulisannya di perbaiki lg Thor. Awal kalimat hrs ditulis dg huruf bsr. Nama org jg ditulis dg huruf bsr.
Dewi Nurlela
Thor klu tari ma Angga SDH menikah kasih anak kembar thor
Dewi Nurlela
pasti Angga menikahi tari
Dewi Nurlela
apa Angga bebas
Dewi Nurlela
gimana nasibnya Angga thor
Dewi Nurlela
kamu tidak tau tari Angga tidak menikahi Vita dia malah dijadikan Sandra oleh vita
Dewi Nurlela
calon debay nya kangen ma papa nya🤭🤭
Dewi Nurlela
penyakit Angga misterius apa pernah terjadi sesuatu PD Angga dl sehinggi membuat dia begitu
Erna Pujii
ampun bucin tau rasa... tinggal pergi pas lagi sayang2 nya sukur rin
Erna Pujii
kasihan baget majikan gila....
Denzo_sian_alfoenzo
trnyta authornya punya selera humor yg tinggi tari dgn umur 20 gk cocok itu thor trlalu tua tp y sdh aq hrap critanya gk bertele2
Denzo_sian_alfoenzo
tuan angganya knp berumur skli aq buat visual versi q sja boleh ya author yg baik 😁
Adrifal Setya Wilaga
wow bulu nya thorrrrr hemmm
Ira Richaa
mantap alur cerita yg tidak membosankan setiap perepisod...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!