NovelToon NovelToon
Luka Chelsea

Luka Chelsea

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:105.7k
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Sejak bayi, Chelsea tumbuh dalam pelukan keluarga yang memberinya cinta tanpa batas.

Tanpa sadar ... Chelsea mencintai satu orang yang tak seharusnya ia cintai. Sampai sebuah rahasia menghancurkan semuanya.

Sayangnya, orang yang paling ia cintai memilih untuk mempercayai kebohongan. Chelsea pergi dengan hati yang hancur dan berjanji untuk kembali sebagai kebanggaan keluarga.

Dia bangkit dan membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri sendiri. Saat semua kebenaran terungkap
El baru sadar bahwa dia telah kehilangan seseorang yang selalu mencintainya.

Namun di saat yang sama, seseorang datang membawa cinta yang selama ini diam-diam ia simpan, Noah. Akankah Chelsea membuka hatinya kembali? Atau memilih meninggalkan semua luka di masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Tiga Puluh Tiga

Mobil Noah melaju membelah jalanan kota yang mulai lengang. Lampu-lampu jalan berpendar menghiasi malam, sementara alunan musik lembut dari radio menemani perjalanan mereka.

Suasana di dalam mobil terasa tenang. Beberapa menit berlalu tanpa ada yang berbicara. Hingga akhirnya Noah memecah keheningan.

"Chelsea."

"Iya, Pak?"

Noah meliriknya sekilas sebelum kembali fokus ke jalan. "Maaf ya."

Chelsea mengernyit. "Maaf untuk apa, Pak?"

"Soal keluarga saya."

Chelsea langsung mengerti maksud dari ucapan sang atasan. Tapi, ia tampak masih tenang tanpa ada rasa canggung dan terganggu.

"Mereka semua mengira kamu pasangan saya."

Chelsea tersenyum kecil. "Saya tidak keberatan, Pak."

Noah mengembuskan napas pelan. "Mungkin karena saya terlalu lama melajang. Jadi begitu membawa seorang perempuan ke acara keluarga, mereka langsung heboh."

Chelsea terkekeh pelan. "Saya justru senang."

Noah menoleh sekilas. "Senang?"

"Iya, Pak," jawab Chelsea singkat. Chelsea memandang keluar jendela. Cahaya lampu kota memantul di kaca mobil. "Keluarga Bapak sangat hangat."

Dalam hati Chelsea berkata, "Seperti keluarga Daddy dan Mommy sebelum bang El tau siapa ibuku."

Noah terdiam. Ia tak menjawab dan membiarkan Chelsea bicara. Ia ingin mendengar lanjutannya.

"Mereka baik, ramah, dan benar-benar menyayangi Bapak." Chelsea tersenyum tipis. "Melihat mereka bercanda seperti tadi rasanya menyenangkan."

Entah mengapa, ucapan sederhana itu membuat sudut bibir Noah terangkat. "Terima kasih, Chelsea."

Chelsea menoleh heran. "Untuk apa, Pak?"

"Sudah membuat keluarga saya bahagia malam ini."

Chelsea hanya tersenyum malu. Tak lama kemudian, mobil memasuki area apartemen. Noah menghentikan mobil tepat di depan lobi.

Chelsea membuka sabuk pengamannya. "Terima kasih, Pak. Sudah mengantar saya."

Noah menggeleng pelan. "Tunggu."

Chelsea menoleh.

"Saya masih punya tugas."

"Tugas?"

"Perintah Mama. Aku harus mengantar kamu sampai ke depan pintu. Aku tak mau berbohong, jadi aku harus melakukan apa yang mama pesan."

Chelsea langsung tertawa kecil. "Oh iya."

Keduanya berjalan menuju lift hingga tiba di depan pintu apartemen Chelsea.

"Nah." Noah mengangguk puas. "Kalau Mama bertanya besok, saya bisa bilang sudah mengantar sampai depan pintu."

Chelsea tersenyum geli. "Terima kasih, Pak."

"Sama-sama."

"Selamat malam."

"Selamat malam, Chelsea."

Noah berbalik menuju lift, sementara Chelsea masuk ke dalam apartemen. Begitu pintu tertutup, suasana hening langsung menyambutnya. Berbeda sekali dengan rumah keluarga Noah yang penuh tawa.

Chelsea mengembuskan napas pelan. Ia meletakkan tas di atas sofa, lalu pandangannya tertuju pada ponsel yang sejak sore tertinggal di apartemen.

"Lho ...."

Matanya membulat. Belasan panggilan tak terjawab memenuhi layar. Daddy Arsaka dan Mommy Hana.

Jantungnya langsung berdegup lebih cepat. Ia melirik jam dinding. Hampir pukul setengah dua belas malam.

"Mungkin Daddy dan Mommy sudah tidur," gumamnya pelan. "Besok pagi saja aku telepon."

Baru saja ia hendak masuk ke kamar mandi, ponselnya kembali berdering. Nama Daddy Arsaka muncul di layar.

Chelsea segera mengangkat panggilan itu. "Halo, Dad ...."

Belum sempat ia melanjutkan ucapannya, suara penuh kecemasan langsung terdengar.

"Kamu ke mana, gadis kecil Daddy?"

Chelsea terdiam. Panggilan itu tetap melekat di bibir Daddy-nya.

"Kenapa telepon Daddy nggak diangkat? Daddy sama Mommy telepon berkali-kali."

Tak lama kemudian terdengar suara Hana dari seberang. "Chelsea, Sayang ... kamu sehat saja kan?"

Nada suaranya terdengar bergetar. Chelsea menggigit bibir, menahan rasa bersalah.

"Aku nggak apa-apa, Dad ... Mom. Tadi ponselku ketinggalan di apartemen. Aku pergi menghadiri pesta ulang tahun keluarga atasanku. Ini baru saja pulang."

Terdengar helaan napas lega dari seberang telepon. "Syukurlah ...," ucap Arsaka lirih.

"Kalau kamu masih tidak mengangkat telepon malam ini, Daddy dan Mommy sudah mau berangkat menyusulmu."

Kalimat itu membuat dada Chelsea terasa sesak. Sejak ia bayi berusia lima bulan, Arsaka dan Hana yang membesarkannya.

Mereka yang mengajarinya berjalan. Menemani saat sakit. Menghiburnya ketika menangis. Dan mencintainya tanpa pernah membedakan dirinya dengan anak kandung sendiri.

Kini, meski Chelsea telah dewasa dan tinggal jauh dari rumah, perhatian mereka tidak pernah berkurang sedikit pun.

Air mata Chelsea akhirnya jatuh tanpa bisa ditahan. Ia menutup mulutnya, tetapi isaknya tetap terdengar.

Di seberang sana, Hana langsung panik. "Chelsea ... Sayang, kamu kenapa? Kamu sakit, Nak?"

Chelsea menggeleng meski kedua orang tuanya tidak bisa melihatnya. "Bukan, Mom ...." Suaranya bergetar hebat. "Aku cuma ...."

Tangis akhirnya pecah. Ia melanjutkan ucapan dengan terbata. "Dad, Mom, aku cuma kangen."

Hening beberapa saat. Hana ikut menitikkan air mata. "Ya Allah ... Mommy kira kamu kenapa."

Arsaka tersenyum lega meski matanya mulai memerah. "Gadis kecil Daddy sudah besar. Tapi buat Daddy dan Mommy, kamu akan tetap jadi anak kecil yang harus kami jaga."

Chelsea tak lagi mampu membendung air matanya. Untuk pertama kalinya sejak datang ke kota ini, ia benar-benar merasakan betapa beruntungnya memiliki dua orang tua yang mencintainya tanpa syarat.

Malam itu, di tengah sunyinya apartemen, Chelsea menangis bukan karena sedih. Melainkan karena ia sadar ... sejauh apa pun ia melangkah, selalu ada dua orang yang akan mengkhawatirkannya, mendoakannya, dan menunggunya pulang dengan penuh cinta.

1
Teh Yen
El pulang.... lengkap sudah keluarga arsaka d Hanna akhirnya semuanya bertemu momy d Daddy bisa melepas rindu pada anak"nya aah senangnya
Rahma Inayah
pasti El yg pulang langkap SDH Kel arsaka kumpul bareng tnp di rencanakan
Lisa Halik
pastinya bang el balik ke rumah
Lisa Halik
apakah al juga ada rasa sama chelsea
Apriyanti
wah pas El yg Dateng ,,makin rame aja ni keluarga arsaka
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Teh Euis Tea
pasti Abang El yg datang
Felycia Fernandez
pasti El ini yang pulang...
kan udah janjian ma Chelsea
Yuliana Tunru
bang el pulang 👍👍
Radya Arynda
pasti El,,,,alhamdulillah keluarga hana kembali rukun,,,semogah selalu begini,,semua gara2 zombi keluarga arsaka berantakan,,,sekarang sudah kembali damai,,karena hama nya sudah hilang,,,semangaaaat💪💪💪💪
ken darsihk
El ayok gabung mereka sedang makan malam 🤭🤭
Oma Gavin
el kamu datang terlambat sudah pada mulai makan tuh
Eka ELissa
El pasti itu plng....🤣
Dcy Sukma
El pulang..
Nandi Ni
Bang El....Canggung ? no.....semoga tetep cair situasinya,hangat penuh canda tawa seperti sebelum El datang.
tia
pasti el yg datang 😁😁
Sugiharti Rusli
jangan bilang malah si Al yang terlalu over protektif terhadap Chelsea yah, padahal kan kakaknya sudah dewasa dan wajar kalo mulai dekat sama laki" di luar keluarga mereka yah😆😆😆
Sugiharti Rusli
tapi karena kehangatan keluarga yang selama ini menaungi mereka jadi hubungan meski jauh tetap erat yah,,,
Sugiharti Rusli
padahal antara Chelsea dan kedua ortunya baru terpisah beberapa bulan saja yah mereka,,,
Teh Euis Tea
waduhhh jgn suka sm Chelsea ya Al, biar Chelcea jodohnya sm Noah aj, km pasti bertemu jodoh yg baik ya Al
ga seru klu seputaran keluarga Arshaka aj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!