NovelToon NovelToon
Karma

Karma

Status: sedang berlangsung
Genre:Playboy / Bad Boy
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ollie Gaharu

"Gue ngga pernah menyesal atas dosa ini, jika karmanya adalah lo."
Ganapatih Bibisana, Laki laki rupawan mapan dan bebas. Di usianya yang sudah
memasuki 34 tahun masih betah bermain main dengan banyak wanita yang dia temui.
Cinta adalah kata yang paling menggelikan untuknya sebelum, akhirnya dia
menjalani Karma karena merusak gadis kecil polos bernama Humeera. Keponakan calon tunangannya.


"Dasar tua bangka pemaksa, dasar brengsek, tapi semua umpatan itu kalah besar dengan pesonanya yang menghipnotis, akhhhh......dia menodai pikiran suciku." Humeera Ugraha, gadis polos lugu berusia 20 tahun yang terlanjur jatuh hati pada sang calon suami tantenya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ollie Gaharu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29 Karma

Pilihan telah ditetapkan, Naami diwanti - wanti agar bisa menjaga proporsi tubuhnya oleh sang Designer. Bagaima tidak? berat badan Naami hampir berkurang sebanyak 3kg.

"Mbak tau gimana stressnya menjelang pernikahan. Tapi Mbak berharap kamu bisa menjaga tubuhmu Naami, apalagi kamu harus mempersiapkan tubuhmu sebagai tempat menerima berkat setelah pernikahan." Kartika

"Berkat?," Naami mengernyit

"Iya berkat, berkat anak setelah kalian menikah nanti,"

DEG....

Mata Naami sejurus bertemu dengan mata Gana, lalu sama - sama membuang wajah seolah tak mau saling membaca isi kepala masing - masing.

"Ikh kalian ini bertingkah malu - malu gitu yah, lucu sekali hehehhee...."

Kartika mencoba mencairkan suasana yang entah mengapa terasa kaku dan dingin. Sebagai seorang designer Kartika bukan hanya membuat pakaian indah sesuai pesanan namun dia juga membawa energi dari si pemakai. Namun kali ini...energi sepasang calon pengantin ini terasa berjarak, bertopeng dan....entahlah.

"Bagaimana Yuura, apakah putrimu sudah menemukan dress yang cocok?," Kartika mengalihkan pembicaraan

"Sudah Mbak, asistenmu membantu Meera menemukan beberapa dress yang cocok untuknya." Yuura tersenyum ke arah Mona

Mona membalas senyuman Yuura namun menjadi kikuk dan takut saat dia menoleh ke arah Gana. Tatapan Gana mengintimidasi pria gemulai tersebut. Bagaimana tidak, beberapa menit lalu Mona lah yang memergoki Gana dan Meera berciuman di ruang sebelah saat Meera mencoba dressnya. Seketika Gana membekap mulut Mona dan mengancamnya.

Takut - takut, Mona terpaksa membungkam mulutnya. Siapa juga yang mau berurusan dengan si iblis Gana?. Meski begitu Mona dapat membaca dan menyimpulkan dengan cepat, bahwa Meera adalah wanita yang diinginkan oleh sang iblis. Dari cara menatap dan memperlakukan Meera, Mona tau keduanya saling menautkan perasaan. Namun bukan rahasia umum jika di kalangan konglomerat sudah biasa dengan fenomena pernikahan bisnis. Jadi...mending tutup mulut saja.

"Naami, Mbak dan Meera sudah selesai. Kamu dan Gana gimana?,"  Yuura bertanya pada adiknya

"Aku juga udah selesai Mbak, aku ada sedikit pekerjaan setelah ini." Naami

"Gue juga udah selesai, Gue mesti ke rumah bang Wira" Gana

"Baiklah, kalau begitu kalian hati - hati yah. Kami duluan." Yuura menggenggam tangan putrinya. sementara itu Meera hanya menatap Gana sesaat, sebelum mengikuti langkah Mamahnya.

Sepeninggalan Yuura dan Meera, sepasang calon pengantin itupun bergegas pamit. Keduanya keluar menuju mobilnya masing - masing, tidak ada percakapan diantara keduanya sampai Gana berusaha menahan lengan Naami.

"Elo baik - baik aja kan?,"

"Heum, aku baik." Naami membalik tubuhnya menghadap Gana

"Kita masih punya waktu untuk mundur, Lo ngga harus memaksakan diri untuk tetap melakukan pernikahan konyol ini Naam,"

"Aku ngga ada alasan untuk mundur, aku malah sangat tidak sabaran untuk menjadi Nyonya Gana Bibisana. Kenapa? apa kamu yang kehilangan keberanian? kenapa tidak kamu katakan saja sendiri pada kedua orang tuamu?" Naami seolah menantang

"Lo yang buat semuanya rumit Naam, padahal elo udah mulai ragu kan?" balas Gana

"Ngga, aku ngga ragu." Naami mendekat mengikis jarak diantara mereka. " Aku malah ngga sabar menunggu pernikahan yang akan menjadi hari patah hatinya para kaum adam dan hawa."

Gana mendengus lalu memilih untuk meninggalkan Naami, dia harus mendapatkan cara lain agar Naami mau menyerah. Ini saatnya dia bertindak...dia harus menemui seseorang yang bisa membuat Naami mundur.

Sementara itu Naami juga memilih untuk masuk ke dalam mobilnya, dari dalam sana dia bisa melihat Gana meninggalkan parkiran. Entahlah kemana sebenarnya calon suaminya itu akan pergi, dia sendiri telah habis energi untuk memikirkan Gana. Tidak bisa Naami pungkiri, sedikit tidaknya Gana benar...dia mulai ragu.

Di sudut hati Naami, tak jarang dia membandingkan kedua kakak beradik dengan nama belakang Bibisana tersebut. Bhimantara dan Ganapatih. Ganapatih dengan visual yang lebih tinggi, lebih digilai kaum hawa. Sementara Bhimantara? dia tak pernah dikenal oleh publik. Gaungnya tak pernah dilihat oleh orang lain, namun begitu Naami tak bisa meremehkan Bhima. Cara lelaki itu memandangnya, cara lelaki itu tersenyum, cara lelaki itu memperlakukannya, semua terekam indah di memori Naami.

Seringkali dia berandai, yah...andai Gana yang memperlakukan dia selayaknya Bhima memuja dirinya. Tapi Egonya untuk bisa bersanding dengaan Sang Casanova tak bisa dia bendung lagi, sebut saja dia terlalu obsesi.

Naami mengerang frustasi, bimbang.

*****

"Lo gila Ganapatih???" Wirabhuana mencengkram kerah polo shirt putih yang Gana kenakan

"Lo mempertaruhkan nama baik Bibisana," tekan Wira

Gana hanya pasrah, dia tak mungkin menentang Wira. Melihat adiknya yang tak melakukan perlawanan membuat Wira melepasnya. Seketika ruang kerja di kediaman Wirabhuana menjadi hening meski deru nafas kedua trah Bibisana itu tengah memburu.

"Siapa???" tanya Wira setelah menenangkan diri

"Ya??"

"Siapa perempuan yang Lo sukai sebenarnya Ganapatih??? jangan belagak bodoh" dengus Wira

"Jangan kemana - mana Bang, kita fokus aja Bang. Gue yang salah. Gue fikir bakal bisa menerima Naami tapi kenyataannya gue sadar Bang, hubungan kami ngga akan baik jika dijalani dengan keterpaksaan."

"Elo yang buat perkara Gana, kalau saja dari awal Lo ngga terima perjodohan ini. Sekarang udah mendekati hari H Lo malah bertingkah. Lo bayangin ngga gimana perasaan Naami dan keluarganya?,"

"Naami ngga cinta sama gue Bang, kami sama - sama tidak saling mencintai. Naami punya seseorang yang lebih baik dari Gue,"

"Itu alasan Lo aja,"

"Nggak Bang," sergah Gana

Wirabhuana memijat pelipisnya, Gana memang susah diatur soal pergaulan bebasnya. Namun begitu, soal pekerjaan dan perintah dari kedua orang tua selalu Gana turuti. Kali ini, Wira sungguh tak mengerti bagaimana caranya menghadapi Gana.

"Bang, tolong gue Bang. Kali ini Abang harus percaya sama Gue. Bang, gue pengen punya pernikahan kayak Abang dan Kakak Ipar, gue ngga akan bisa bertahan tanpa perempuan yang gue cintai."

Tidak bisa...Wira selalu kalah jika dihadapkan wajah memelas Gana.

"Ckkk...Lo emang doyan bikin hidup gue selalu rumit. Bajingan kecil yang ngga pernah insyaf."

Meski Wira mengatainya namun Gana tau jika itu artinya Wira telah luluh.

"Gan, siapa laki - laki yang berhubungan dengan Naami?,"

"Bhimantara," tegas Gana

"Lo jangan main - main Ganapatih"

"Gue bakal bawa buktinya ke hadapan Abang, Gue cuman butuh ijin dari Abang biar gue bisa menemui dan bicara dengan Bhima. Jika dia benar - benar ingin mempertahankan Naami maka semuanya akan jadi lebih mudah."

"Lalu dimana masalahnya?,"

"Masalahnya Naami, Naami belum menyadari kalau dia menyukai Bhima. Naami masih terobsesi denganku," jawab Gana

"Ckkkk Lo macam paling tampan aja sampai Naami obsesi," decih Wira mencibir adiknya.

"Terserah Abang mau bicara apa, pokoknya Abang harus bantu gue,"

"Kalian berdua adik Abang, Abang ngga akan berat sebelah Gan. Lo harus cari cara terbaik, gue ngga mau persaudaraan kita terpecah."

"Iya gue ngerti Bang."

Hati Gana sedikit lega, setidaknya dia telah jujur pada Wirabhuana, sosok Abang yang paling dia hormati. Setelah ini, dia akan mencari cara terbaik agar hubungannya dengan Bhima juga bisa berangsur pulih. Bagaimanapun, Bhima sedarah dengannya.

1
Nita Apsari
Episode 45,46,47 bikin aku mewek
octa❤️
semangat menjemput karmamu y gan..
🤭
Ollie Gaharu: Hai Kak....terima kasih yah. Bole minta vote kan??
total 1 replies
Ophy60
Naami....jangan membuat masalah baru.
Ollie Gaharu: Bandel yah Naami
total 1 replies
Ophy60
Benar kata Gana.Dari dulu Kamu kurang berjuang Bhima.Tidak ada orang tua yg tidak menyayangi anaknya.
Ollie Gaharu: Yuk kasi dukungan ke Bhima, sampai dimana dia berani berjuang demi cinta dan calon buah hatinya??
total 1 replies
neng ade
play boy juga nih si Gana.. entah beneran jadi apa ga nanti bertunangan sama Naami
neng ade: oh iya thor 🙏😁😍
total 4 replies
Ophy60
Akhirnya sama2 selingkuh...
Ollie Gaharu: Parah kan Ini yah???
total 1 replies
neng ade
aku hadir thor 🙏❤️
Ollie Gaharu: Terima kasih Kakak
Semoga suka yah
total 1 replies
Nita Apsari
Aghhh keren Meera,
Ollie Gaharu: Asal jangan goyah lagi nie Meera
total 1 replies
Nita Apsari
Laki-laki ini akan jadi saingan Gana
Ollie Gaharu: Laki - laki memang harus punya rasa bersaing yah wkwkwkwkwk....
total 1 replies
Anonim
gemilang
Anonim
karya baru yg hot 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!