NovelToon NovelToon
Kalian Hidup Enak Atas Tanganku

Kalian Hidup Enak Atas Tanganku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:119.5k
Nilai: 5
Nama Author: lisxone

Hana Untari seorang wanita yang baik dan cantik, diamenikah dengan laki‑laki bernama Dimas Prayoga. Hana tinggal dengan suami beserta keluarga suaminya. Namun, Dimas selama 3 tahun menjadi suami Hana tidak menafkahinya dengan layak, dia beralasan jika Hana juga mempunyai penghasilan yang cukup. Dimas menghabiskan uangnya untuk kebutuhannya sendiri, sedangkan untuk kebutuhan ibu dan kakak serta adiknya semua uang dari Hana. Perselingkuhan Dimas dengan orang terdekat Hana, membuat Hana tidak bisa memaafkan suaminya. Mampukah Hana menjalani biduk rumah tangga dengan Dimas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya ingin Makan

" Hana "

Teriak ibu mertua Hana. Setiap pagi begitulah ibu mertua Hana, dia berteriak sesuka hatinya tanpa memikirkan perasaan Hana.

Hana yang sedang menggoreng nasi pun berlari menghampiri ibu mertuanya. Dia ingin tahu hal apalagi yang akan dipermasalahkan oleh ibu mertuanya.

" Ada apa bu?"Seru Hana dengan tangan masih memegang sutil untuk mengaduk nasi goreng.

Cihhh...

Bukannya menjawab ibu Sundari alias ibu mertua Hana malah merdercih kesal.

" Heehh.. apa‑apa? Kamu tidak lihat ini lantai ruang tamu masih kotor? Kamu itu dari tadi ngapain saja sih? Rumah masih kotor begini? Pemalas sekali jadi menantu !!."Sentak ibu Sundari memarahi Hana.

Hal seperti ini sudah biasa bagi Hana, di rumah nya itu bukan Hana seorang yang tinggal. Akan tetapi ada Dimas suami Hana, ada ibu Sundari mertuanya, ada Lastri adik iparnya dan ada Sintia istri dari Bayu kakak Dimas. Bayu sendiri bekerja di luar kota dan akan pulang 2 minggu sekali saat weekend.

" Bu, Hana ini sudah bangun dari jam 4 subuh bahkan sebelum subuh. Hana harus mencuci semua pakaian kalian, bahkan harus pakai tangan. Baru selesai 30 menit yang lalu dan ini Hana lagi buat sarapan bu. Untuk menyapu kan bisa mbak Sintia atau Lastri. Mereka juga tidak ngapa‑ngapain kan?."Hana membela dirinya. Dia tidak terima dikatakan pemalas oleh mertuanya.

Selama 3 tahun tinggal dengan mertuanya dia sudah mengabdikan hidupnya di keluarga suaminya dengan baik. Bahkan Hana sudah seperti pembantu di rumahnya sendiri.

Memang setelah menikah, Hana sudah tinggal di rumahnya sendiri. Rumah yang dia dapat dari kakaknya sebagai hadiah pernikahannya.

Dan baru 1 bulan menempati rumah itu, ibu mertua nya beserta adik dan kakak iparnya ikut pindah dan tinggal dengannya. Mereka beralasan ingin tinggal di kota dan di rumah yang lebih besar, rumah mereka sendiri mereka sewakan.

" Heehh.. memangnya kamu itu siapa? Pakai mengatur ini dan itu segala. Pekerjaan rumah ini tanggung jawab kamu, jangan pernah kamu menyuruh Lastri ataupun Sintia untuk mengerjakan pekerjaan rumah !! Kamu di sini tidak punya hak, karena ini rumah Dimas !! Kamu di sini cuma numpang, numpang makan saja !!."

Ucapan ibu Sundari sangat menyakitkan, padahal hampir 3 tahun ini merekalah yang menumpang hidup dan numpang makan dengannya. Biaya mereka makan, biaya bulanan mereka semua itu memakai uang Hana. Yang mereka ketahui uang Dimas, sebab Dimas sendiri yang mengatakan jika uang gajinya dikelola oleh Hana. Padahal seribu rupiah pun Hana tidak tahu uang gaji Dimas, bahkan gaji Dimas berapa pun dia tidak tahu.

Dimas bekerja di salah satu perusahaan bonafit dengan gaji 5 juta perbulan. Sedangkan Hana juga bekerja di perusahaan besar dengan jabatan sebagai menejer keuangan, dengan gaji yang tidaklah sedikit. Saat pertama kenal dengan Dimas, Hana memang masih karyawan biasa dan dia di angkat menjadi menejer 3 bulan sebelum dia menikah.

Hana sengaja tidak memberitahu Dimas jika dia sudah menjadi menejer agar Dimas tidak berkecil hati. Keluarga Dimas pun tidak ada yang tahu jika Hana seorang menejer, yang mereka tahu Hana karyawan biasa dengan gaji tidak sampai 3 juta.

" Terserah ibu saja. Hana mau lanjut ke dapur untuk masak sarapan, lagian ini juga masih pagi. Hana malas berdebat, yang ada mood Hana akan jelek. Di kantor Hana masih banyak pekerjaan, Bu. Tolong jangan buat masalah pagi‑pagi begini."Seru Hana lalu meninggalkan ibu Sundari dan kembali ke dapur.

" Dasar menantu durhaka !! Awas saja kamu, aku akan mengadukan kelakuanmu ini kepada Dimas, agar Dimas memarahimu dan kalau bisa langsung menceraikanmu !!."Teriak ibu Sundari dengan lantang.

Hana tidak memperdulikan teriakan sang ibu mertua. Batin Hana sebenarnya tersiksa, dia ingin sekali mengusir keluarga suaminya agar dia bisa hidup tenang dengan Dimas. Namun, sudah beberapa kali Hana menyampaikan keinginannya kepada Dimas, bukannya mendengarkan ucapan Hana. Dimas justru marah dan mendiamkan Hana berhari‑hari.

" Ada apa sih bu? Pagi‑pagi sudah ribut terus, malu bu didengar sama tetangga."Ucap Dimas yang baru keluar dari kamar dengan muka bantalnya.

" Itu istri kamu, sudah mulai melawan dia. Dia itu pemalas, masa dia meminta Lastri atau Sintia untuk membereskan rumah. Lalu kerjaan dia apa? Cuma mau numpang makan saja di rumah ini? Baru juga bekerja jadi resepsionis sudah sombong, berapa sih gajinya? Paling cuma habis untuk beli bedaknya sama bayar cicilan motornya saja. Makan juga tetap minta kamu, boro‑boro dia mau memberi ibu uang."Seru ibu Sundari mengoceh tidak jelas.

Dimas hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia pusing dengan ocehan ibunya yang tidak berujung. Jika sudah seperti ini, Dimas juga pasti akan menyalahkan Hana. Hana dibilang istri yang tidak mau patuh, istri tidak perduli dengan keluarga suaminya dan masih banyak lagi anggapan Dimas.

" Apaan sih, pagi sudah ribut terus."Seru Sintia juga baru bangun.

" Biasa. Itu si menantu durhaka dan mandul, bisanya bikin masalah saja."Jawab ibu Sundari melebih‑lebihkan.

" Dimas akan tegur Hana, bu."Seru Dimas.

Dimas pun berjalan ke dapur untuk menemui istrinya. Di dapur terlihat Hana sedang menyiapkan makanan di atas meja.

" Mandi dulu mas, terus sarapan."Seru Hana tanpa melihat wajah suaminya.

" Bisa tidak sih Han, sehari saja kamu itu patuh dan tidak buat masalah. Aku pusing Han, pagi‑pagi mendengar keributan antara kamu dan ibu. Kalau bukan dengan ibu pasti sama Lastri ataupun mbak Sintia. Kapan rumah ini akan damai dan tenang, Han?."Seru Dimas menghakimi Hana.

" Mas, kenapa aku terus yang kamu salahkan? Dan kenapa harus aku terus yang mengerti mereka? Aku ini tuan rumah, pemilik rumah ini tapi sudah seperti pembantu di rumah ku sendiri. Semua pekerjaan rumah itu aku yang mengerjakan, mencuci dan menyetrika semua orang yang ada di rumah ini juga aku. Hanya gara‑gara aku meminta mereka untuk ikut membereskan rumah mereka bisa marah? Dan mengataiku hidup cuma numpang !! Hehhh.. Siapa yang numpang? Yang ada kalian semua itu yang numpang makan tidur di rumahku. Kamu ingat kan mas kalau rumah ini rumahku, bahkan untuk kebutuhan rumah ini juga uangku. Untuk jatah ibu dan adikmu itu juga uang ku, uang gaji kamu mana? Apa ada kamu memberikannya kepadaku?."Tanya Hana dengan mengeluarkan segala uneg‑unegnya selama ini.

Jadi kamu sudah mulai perhitungan? Keterlaluan kamu, Hana !! Mereka itu keluargaku yang berarti juga keluargamu."Ucap Dimas tidak terima dengan perkataan Hana.

Beginilah Dimas, setiap kali ribut dengan Hana selalu Hana yang dia salahkan. Padahal dia sebagai suami sudah jelas salah, lebih mementingkan keluarganya daripada istrinya. Jika itu semua menggunakan uangnya tidak masalah, ini masih menggunakan uang Hana tapi dia selalu menganggap Hana perhitungan.

Apa perhitungan? Sejak kapan aku perhitungan? Bahkan aku di sini juga menampung dan memberi makan kakak iparmu aku tidak perhitungan. Jika kamu memang menganggap aku perhitungan, ok !! Mulai sekarang urus saja semuanya sendiri."Ucap Hana menantang Dimas.

Bbrraakkk

Dimas membanting kursi, dia semakin marah dan tersinggung dengan perkataan Hana. Menurutnya Hana tidak menghargainya sebagai seorang suami.

Kurangajar kamu, Hana !!."Seru Dimas sambil mengepalkan tangan kanannya.

Ppllaakk

Untuk pertama kalinya, Dimas memukul Hana. Selama 3 tahun pernikahan, di saat cekcok mereka hanya adu argument saja tanpa ada kekerasan. Namun kali ini, Dimas sudah beranu memukul Hana.

1
Molly Marco
😍😍 krenn ceritanyaa lnjuttt thor
Heni Setiyaningsih
dari S-1 -3 yg jadi biang masalah "ibu mertua"/Smug//Smug/
Heni Setiyaningsih
lama lama si Ardi tuh gila ya secara dulu kan punya riwayat depresi
Heni Setiyaningsih
aku dukung Sekar jadian sama Afdal
Heni Setiyaningsih
mimpiiii,,,!!!!!
Heni Setiyaningsih
bu wahyuni ini enaknya dibuang ke hutan bia gak ketemu manusia 🤣🤭
Heni Setiyaningsih: sukanya menebar fitnah
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
ayo berjuang Afdal, udah dpt restu dari mama 💪😄
Heni Setiyaningsih
tuh kan,,,,, sudah benar 5 thn menjauh dr klrg mantan malah berhubungan lagi/Drowsy/
Heni Setiyaningsih: k othor ini pintarlah bikin orang ikut esmosi bacanya 😄
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
kenapa juga dikasih tau alamat rumah Sekar,,,, jadinya merusuh kan demitnya hadeuhhh bikin kesel aja /Gosh//Gosh/
Heni Setiyaningsih
Ardi dan Sekar sama sama bodoh,gk mikir dampaknya thdp mental anak
Laila Amilia
yang enak si bela bukan anak kandung si Ardi biar Mak,y Ardi nyesel
Lee Mba Young
Sekar goblok jd ibu. biarin anaknya masuk rumah sprti itu dah tau ardi laki gk bner.
knp kirim uang hrse lngsung tlp ardi lah kok minta transfer an uang.
Heni Setiyaningsih
ngapain Sekar transfer uang segala,udah tau kelakuan ibunya Ardi kayak gitu malah diijinkan Adila nginap dirumah bu wahyuni
Lee Mba Young: laiya hrse lngsung datang ambil anaknya lah knp mlh transfer duit. ibu goblok banget.
total 2 replies
Anonim
jadi kurang seru ceritanya..byk berputar2…
Anonim
kik si arsy sama pelajor gak dpet karmanya…si ardi msih krj aja juga
Heni Setiyaningsih
Bangun Bu, biar gk mimpi terus
Heni Setiyaningsih
sukurin, jadi laki laki gak tegas
Heni Setiyaningsih
Ardi kembali depresi kali ,klo tahu digugat cerai Sekar /Pooh-pooh/
terus sehat dan semangat Thor 😍💪
Heni Setiyaningsih
Thor kutunggu update nya, jgn lama-lama, gk sabar gimana akhirnya
Yuni Ngsih
Authooooor itu baru ceritramu baaaaaguuus banget ku yg baca asyik hampir lpa ngasih coment nih ....he banyak contoh " bagi pembaca semua khususnya ku yg baca......ku bangga dengan klwrga yg punya ceritra Aldo sm Hana bgmna mendidik anaknya sampai berhasil ....hebat buat kamu Thor....👍👍👍🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!