NovelToon NovelToon
Membungkam Kejulitan Mertua

Membungkam Kejulitan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harni zulesta

Pernikahan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga seringkali menjadi konflik batin bagi menantu.

Zakia, gadis yang menikah dengan seorang pria yang meminangnya dengan penuh cinta harus menghadapi liku-liku hidup yang membuat ia begitu tertekan setiap hari karena perlakuan ibu mertuanya yang sangat kejam.

Akankah Zakia bisa menaklukkan ibu mertuanya? Akankah Zakia bisa membungkam Kejulitan ibu mertuanya?

Yuk! Ikuti kisah Zakia selanjutnya..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harni zulesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Kinerja Yang Baik

Bryan melangkah menuju ruangan staf keuangan dengan hati yang tidak karuan. Ia tidak berhenti meminta kepada Sang Pemilik Alam untuk memberikan anugerah kepadanya, agar ia bisa memenuhi persyaratan untuk mengambil uang pesangon tersebut, karena ia dan Zakia sangat membutuhkan uang itu.

Tok.

Tok.

Tok.

Bryan mengetuk pintu ruangan Pak Rudin, Pak Danang juga mengikut di belakang Bryan.

"Masuk!" sahut suara dari dalam, itu adalah suara Pak Rudin, staf keuangan perusahaan.

Bryan beserta Pak Danang masuk ke dalam ruangan beriringan.

"Eh, Pak Bryan sudah datang? Syukurlah ada Pak Danang juga, kami sudah berulang kali mencoba menghubungi Pak Danang, tapi nomor ponsel Pak Danang tidak aktif," ucap Pak Rudin melihat 2 mantan karyawan perusahaan hadir bersamaan.

"Iya, Pak Rudin! Saya minta maaf akan hal itu! Akhir-akhir ini saya sibuk dengan profesi baru, jadi jarang mengecek ponsel. Untung saja hari ini saya bertemu dengan Pak Bryan, akhirnya kami memutuskan untuk datang bersama," jelas Pak Danang.

"Tidak masalah, Pak Danang! Saya justru merasa senang karena Pak Danang dan Pak Bryan bisa datang secara bersamaan, karena perusahaan juga ingin segera memberikan hak para karyawan yang sudah sempat tertahan beberapa minggu," jawab Pak Rudin.

"Terima kasih atas pengertiannya, Pak Rudin! Tapi saat kami bertanya di bagian HRD sebelum masuk ke ruangan bapak, katanya ada persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu agar kami bisa mencairkan uang pesangon itu. Kalau boleh tahu, apa saja persyaratannya, Pak Rudin?" tanya Bryan.

Bryan sungguh tidak punya waktu untuk basa-basi atau bertele-tele sekarang, karena di sana, di rumah sakit, istrinya saat ini sedang membutuhkan dirinya. Zakia pasti saat ini tengah khawatir, karena Bryan sudah lumayan lama pergi.

"Oh, untuk persyaratan itu tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Pak Bryan, karena Pak Bryan dan juga Pak Danang ini adalah karyawan yang digolongkan sebagai karyawan yang sudah banyak berjasa untuk membangun perusahaan, jadi perusahaan juga tidak terlalu memberatkan untuk persyaratan mengambil uang pesangon bagi karyawan yang di rumahkan. Persyaratannya hanya mengisi data dan juga mengisi formulir penerimaan dana pesangon dari perusahaan, itu juga gunanya untuk sebagai dokumen bagi perusahaan. Tidak ada syarat lain, Pak Bryan! Pak Danang!" terang Pak Rudin.

Lega! Itulah yang dirasakan oleh Bryan. Bebannya terasa sedikit berkurang mendengar ucapan dari Pak Rudin, itu berarti sebentar lagi ia bisa membayar uang administrasi untuk perawatan Zakia, setelah itu mereka akan segera pulang.

"Baiklah, Pak Rudin! Apa kami sudah bisa mengisi formulirnya sekarang, Pak?" tanya Bryan.

"Tentu saja, Pak Bryan! Pak Bryan dan Pak Danang Silakan duduk dulu, saya akan mengambil formulirnya dulu, Pak!" jawab Pak Rudin.

Bryan dan Pak Danang mengangguk, lalu duduk di kursi di depan meja kerja Pak Rudin. Sementara Pak Rudin segera mengambil formulir untuk pengisian data pesangon.

Tidak butuh waktu lama bagi Pak Rudin untuk menemukan formulir itu, Pak Rudin sudah kembali dengan 2 formulir ditangannya.

"Silahkan diisi dulu, Pak!" ucap Pak Rudin sambil memberikan masing-masing formulir kepada Bryan dan Pak Danang.

Bryan segera mengisi formulir itu dengan baik, ia tidak mau ada kesalahan di dalam pengisian data.

"Ini, Pak Rudin! Silahkan diperiksa dulu, kalau ada yang salah, akan saya perbaiki, Pak!" ucap Brdiisinyyan sambil menyerahkan formulir yang sudah diisinya.

Pak Rudin menerima formulir itu dan segera membacanya.

"Baik, Pak Bryan! Formulir Pak Bryan dan data-datanya sudah benar. Jadi Pak Bryan ingin mencairkan dana manual saja, bukan dikirim ke rekening? Bukankah biasanya Pak Bryan selalu ingin ditransfer gajinya ke rekening saja,karena Pak Bryan ingin menabung juga. Kenapa sekarang ingin mengambil secara langsung?" tanya Pak Rudin.

Bryan diam sejenak mencari alasan yang tepat untuk dikatakan kepada Pak Rudin. Selama ini ia memang selalu mengatakan agar gajinya ditransfer ke rekeningnya saja, karena rekening Bryan dipegang oleh ibunya. Jika ibunya tidak menerima semua gajinya per bulan , maka Bryan akan dicaci maki habis-habisan oleh ibunya dan dikatakan sebagai anak durhaka.

Tapi untuk saat ini Bryan tidak ingin gajinya ditransfer ke rekening, karena ia sangat membutuhkan uang itu untuk kepentingan rumah sakit. Bryan juga sangat membutuhkan uang saat ini, tapi Bryan tidak mungkin mengatakan hal itu kepada Pak Rudin, bagaimanapun juga ibunya adalah orang yang melahirkan dan membesarkan nya. Bryan tidak bisa menjelekkan nama ibunya dihadapan orang lain. Seburuk apapun perbuatan ibunya kepada dirinya, Bryan tetap menganggap ibunya itu adalah wanita yang paling mulia.

"Kebetulan rekening saya tertinggal di rumah, Pak Rudin. Dan tadi saya sedang menemani istri saya di rumah sakit, karena istri saya kecelakaan tadi pagi. Kondisi saya juga masih belum terlalu pulih untuk bolak-balik ke rumah, jadi itu sebabnya saya memutuskan untuk mengambil dana pesangon itu secara langsung, karena jarak rumah sakit tempat istri saya dirawat tidak jauh dari sini, Pak Rudin!" jawab Bryan, itu adalah jawaban yang paling tepat menurutnya.

"Benar, Pak Rudin! Saya tadi bertemu dengan pak Bryan di luar rumah sakit, saat Pak Bryan ingin mencari ojek untuk menuju ke sini. Dan beruntung Pak Bryan bertemu dengan saya, jadi saya bisa sekalian mengantarkan Pak Bryan dan juga bisa mendapatkan dana pesangon yang sebelumnya saya bahkan tidak tahu akan informasinya, Pak," sahit Pak Danang menjelaskan.

Pak Rudin menangguk, setelah itu ia memasukkan data Bryan dan Pak Danang ke komputer, untuk arsip bagi perusahaan.

"Ini, Pak Bryan! Masing-masing karyawan mendapatkan uang pesangon yang berbeda-beda sesuai dengan hasil kinerjanya saat masih bekerja di perusahaan. Terima kasih untuk jasa Pak Bryan dan juga Pak Danang di perusahaan ini, karena kalian sudah banyak membantu untuk mengembangkan perusahaan. Meskipun perusahaan sempat mengalami kemerosotan, akan tetapi sekarang kondisi perusahaan sudah mulai membaik lagi. Kami berharap kalau Pak Bryan dan Pak Danang bisa mendoakan agar kondisi perusahaan bisa lebih baik lagi, agar perusahaan kembali bisa merekrut karyawan baru," pinta Pak Rudin, sambil menyerahkan amplop kepada Bryan dan juga Pak Danang.

"Itu pasti, Pak Rudin! Kami juga berharap agar perusahaan segera maju lagi seperti dulu, saat para petinggi belum tergiur oleh dana untuk kepentingan perusahaan," sahut Bryan.

"Semoga saja, Pak Bryan! Itu sebabnya sekarang perusahaan masih belum menerima karyawan baru. Tapi jujur, saya sangat suka dengan hasil kinerja Pak Bryan selama bergabung di perusahaan ini. Saat breafing tadi pagi, banyak yang mengusulkan agar Pak Bryan kembali bekerja di perusahaan ini. Bagaimana menurut Pak Bryan? Jika nanti kondisi perusahaan sudah stabil, apakah Pak Bryan bersedia lagi untuk bergabung di perusahaan ini?" tanya Pak Rudin.

1
Sit Sum
sudah selesai kah??
yulia nisma
ini niat atau enggak sih bikin novel..updatenya lama dan dikit...mana critanya ngebosenin...ya udahlah...good bye...
Harni: Maaf, Kak. Kebetulan author akhir2 ini kurang fit, jadi update sebisanya saja. Maaf kalau kurang nyaman
total 1 replies
Ratna Syam
kapan up episode selanjutnya?
Harni: Hari ini update, Kak. Di tunggu yaa❤❤❤
total 1 replies
Venus Venus
pgn nagis.terharu..
Timaa Azzahrah M.A
dih ibu durhaka.. biarkan sja bryan tinggalkn tuh nenek peot biar tau rasa..thor buat zakia dn bryan nya sukses.. trus jngan ingat sma kluarganya lagi.. biar kluarganya tuh yg ngemis2 mnta di tampung
Harni: Siap kak. Aku juga greget sama ibunya😁😁😁
total 3 replies
evita vita
lanjut thor,,gantung
Timaa Azzahrah M.A
aduh thor.. biarkan bryan dn kia kluar dri sana.. jngan pisahkan.. biar tau rasa tuh orang tua durhaka tdk ada yg ksih uang lagi
Timaa Azzahrah M.A: haha benar thor😅
total 2 replies
Timaa Azzahrah M.A
thor buat bryan pergi aja sama istrinya.. trus buka usaha gtu.. jngan ingat lagi orang tua durhaka itu ck
Timaa Azzahrah M.A: sipp thor hehe
total 2 replies
💞Erra Tarmizi💞
dari awal cerita ini mengingatkan aku pada novel hinaan dari keluarga suami
Harni: Semoga peminatnya juga bisa seperti novel itu 🥰🥰 Mkasih kak udah setia mampir
total 1 replies
💞Erra Tarmizi💞
ada aja cara Clara mefitnah
Cut ida Suryani
sulit cari istri sesabar Zaskia
d2h_verluthver
recommended.. bagus banget ceritanya. bikin ketagihan
Harni: mkasih kak🥰🥰🥰
total 1 replies
d2h_verluthver
Bu Siska sukses bikin aku darah tinggi Thor😤😤😤.. sebel ah sama Bu Siska.
d2h_verluthver
ini si Ronald jangan jangan suka sama Zakia.
Coky Pasaribu
Mantap sekali alur ceritanya thor, seperti kisah nyata dalam rumah tangga.
Laila Rifah
lemes banget sih Bu Siska ini 🥺
Harni: sama ehhh😄😄🥰🥰
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
buat bryan prgi dri rumahnya bersama istrinya thor.. emosi aku liatnya,apa lg ada si ipar laknat
Harni: Sama, Aku juga emosi. Ikuti part selanjutnya ya, Kak.🌹🌹🌹
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia kali ini hidupnya bahagia.. di hindari dri orang tua/orang2 benalu tdk tau diri ya thorr🙏🙏
Harni: Iya kak. Ibunya mertuanya bikin gemes pen jitak, semoga Bryan dan Zakia segera dberi kbhagiaan. Terus ikuti eps berikutnya ya kak🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
dewi patmawati
lanjut
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia sllu bahagia.. jngn pisahkan mereka thor plasee🙏🙏🙏
Timaa Azzahrah M.A: siapp thorrr😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!