NovelToon NovelToon
Istri Tercinta Sang Ceo

Istri Tercinta Sang Ceo

Status: tamat
Genre:Contest / Hamil di luar nikah / One Night Stand / Single Mom / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: @tiiam97

Kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya tidak membuat Kirania terpuruk dia terus melanjutkan hidupnya seperti sebelumnya.

Hingga saat dia tahu kalau dia hamil dan di usir oleh keluarga angkatnya membuatnya hampir mengakhiri hidupnya. Tapi saat dia mencoba bunuh diri ada seseorang yang menghentikannya dan membuat dia kembali menjalani hidupnya dengan penuh semangat.

Hingga beberapa tahun kemudian dia membuat kesalahan pada atasan di tempat kerjanya dan untuk menebus kesalahannya itu dia dipaksa untuk menikah dengan atasannya itu! bagaimana kelanjutan hidupnya setelah menikah dengan atasannya tersebut apakah bahagia atau menderita?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @tiiam97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dituduh menggelapkan uang perusahaan

...🍀Happy Reading🍀...

Pagi ini Kirania berangkat kekantor seperti biasanya dengan mengendarai motornya sebenarnya dia masih kepikiran tentang pertanyaan Kania saat subuh tadi entah apa yang akan terjadi di kehidupannya yang akan datang kelak.

Mengingat Kania akan tumbuh semakin besar dan dia pasti akan ada keinginan untuk mengetahui siapa dan dimana ayah kandungnya itu.

Tapi beberapa pertanyaan muncul dibenak Kirania bagaimana kalau seandainya suatu saat nanti Kania atau dia sendiri tahu siapa ayah kandung Kania apa yang akan dilakukannya dan bagaimana respon ayah kandung Kania? apa dia akan mengakui Kania sebagai anaknya atau hanya akan menolak Kania dan membuat Kania sakit hati.

Kirania tentu tidak ingin itu terjadi, menyakiti Kania itu artinya menyakiti dirinya juga tapi untuk sekarang Kirania hanya bisa pasrah mengikuti kemana alur takdir akan membawanya.

Motor Kirania telah sampai di kantor tempatnya bekerja dia memarkirkan motornya dan

masuk ke dalam kantornya.

"Pagi Mbak marry, mbak Gia," Sapa Kirania kepada Marry dan Gia yang sudah ada di meja resepsionis.

"Pagi juga Ran, tumben telat," Kata Marry.

"Iya mbak tadi ada sedikit masalah di rumah," Alibi Kirania padahal dia telat karena pikirannya sedang kacau hingga dia menjalankan motornya dengan pelan.

"Oh pantesan agak siangan sampai kantornya biasanya juga paling pagi," Kata Marry.

"Iya mbak, ya udah kalau gitu Kiran ke atas duluan ya mbak," Pamit Kirania kepada Marry dan Gia.

"Iya Ran," Kata Marry dan Gia secara bersamaan.

Setelah itu Kirania masuk ke dalam lift untuk menuju lantai paling atas tempatnya bekerja, saat lift berhenti dia keluar dan langsung menuju meja kerjanya.

Dia menghubungi nomor Nikko untuk menanyakan Kean ingin dibuatkan apa untuk sarapannya pagi ini tapi Nikko tidak mengangkatnya.

"Tumben banget Pak Nikko tidak mengangkat panggilannya apa dia sedang tanggung lagi nyetir ya," Gumam Kirania sambil terus mencoba menelpon Nikko lagi.

Karena telponnya tidak diangkat juga oleh Nikko Kirania pun menghidupkan komputernya untuk mulai bekerja sambil menunggu Kean dan Nikko datang.

Saat sedang mengerjakan pekerjaannya ada sebuah notifikasi masuk ke email-nya yang mengatakan kalau perusahaan sedang dalam masalah ada yang menggelapkan uang di perusahaan Kean sehingga membuat perusahaan mengalami kerugian.

"Bagaimana bisa ada yang menggelapkan uang perusahaan sebanyak ini," Gumam Kirania sambil membaca berita itu.

Saat sedang serius membaca berita terdengar suara lift terbuka Kirania pun berdiri saat melihat Kean dan Nikko keluar dari lift.

"Selamat pagi tuan, Pak Nikko," Sapa Kirania kepada Kean dan Nikko.

Kean sama sekali tidak melihat kearahnya wajah Kean justru terlihat sangat marah Kirania berpikir mungkin Kean marah karena ada yang menggelapkan uang perusahaannya.

"Kirania kamu keruangan tuan Kean sekarang," Kata Nikko dengan suara yang dingin.

"Baik Pak," Kata Kirania membungkukkan badannya dan mengikuti langkah Nikko memasuki ruangan Kean tanpa tahu apa yang akan terjadi didalam.

Saat masuk keruangan Kean Kirania melihat Kean sedang membaca sebuah berkas dengan serius Kirania berdiri didepan meja kerja Kean sedangkan Nikko berdiri di samping kursi yang Kean duduki.

PRAKKK, Kean melemparkan berkas yang sudah dibacanya ke wajah Kirania hingga membuat Kirania terperanjat.

"Apa yang mau kamu jelaskan tentang masalah itu hah," Kata Kean dengan suara yang membentak.

"Maksud anda apa tuan?" Tanya Kirania polos.

"Tidak perlu pura-pura polos lagi saya sudah tau kamu bekerja sama dengan manajer keuangan untuk menggelapkan uang perusahaan saat saya dan Nikko tidak ada di kantor beberapa hari yang lalu," Perkataan Kean membuat Kirania mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan apa yang Kean katakan.

"Saya sama sekali tidak mengerti dengan apa yang anda katakan tuan," Kata Kirania jujur.

"Kamu baca berkas itu dan lihat tanda tangan siapa yang tertera di sana," Kata Kean dengan menatap tajam Kirania bak harimau yang yang ingin menerkam mangsanya.

Kirania mengambil berkas yang jatuh ke lantai dia membacanya dengan teliti dan benar itu adalah tanda tangannya tapi bagaimana bisa dia merasa tidak pernah menandatangani berkas ini begitu pikirnya.

"Bagaimana apa kamu sudah sadar apa kesalahan kamu hah! kamu pikir kamu dan Rendi bisa mengelabui saya lebih lama lagi dan apa kamu pikir saya tidak akan tau masalah ini dengan cepat hah," Kata Kean lagi dengan nada suara yang semakin tinggi hingga membuat Kirania takut.

"Saya benar-benar tidak tau apa-apa tuan saya dijebak," Bela Kirania.

"Benarkah? APA KAMU PIKIR SAYA AKAN PERCAYA DENGAN PERKATAAN MU ITU TIDAK AKAN," Kean berdiri dari duduknya dia berjalan ke arah Kirania.

"Sekarang beritahu saya dimana tempat persembunyian Rendi," Kata Kean sambil mencengkram lengan Kirania dengan erat hingga Kirania meringis karena merasa sakit.

"Saya benar-benar tidak tau apapun tuan saya mohon percaya kepada saya tuan," Kata Kirania dengan air mata yang mengalir di pipinya karena takut dengan tatapan tajam mata Kean juga lengannya yang sangat sakit.

"Heh percaya padamu tidak akan, saya paling benci kepada seorang penghianat, jadi cepat katakan dimana persembunyian Rendi," Kata Kean sambil melepaskan cengkraman tangannya dengan kasar hingga Kirania tersungkur ke lantai.

"Saya benar-benar tidak tau apapun tuan," Kata Kirania dengan wajah yang mengiba.

"Baiklah kalau kamu tidak mau memberitahukan dimana tempat persembunyian Rendi kamu harus bertanggung jawab atas kerugian yang telah perusahaan ku dapatkan karena ulah kalian," Kata Kean membungkukkan badannya dan mendekatkan wajahnya dengan wajah Kirania.

"Tapi saya benar-benar tidak bersalah tuan," Bela Kirania lagi.

"Tapi bukti itu membuktikan kalau kamu terlibat dalam masalah ini, jadi cepat kembalikan uang perusahaan sebesar Lima milyar yang telah kalian ambil sekarang juga," Kata Kean penuh penekanan kemudian dia menjauhkan wajahnya dari Kirania dan kembali duduk di kursi kerjanya.

"Tapi saya tidak bersalah tuan saya tidak tau apapun, saya dijebak disini," Kata Kirania lagi bagaimana bisa dia mengembalikan uang yang tidak pernah dia ambil dan jumlah uang itu tidaklah sedikit.

"Aku tidak perduli bukti itu menunjukkan kalau kamu bersalah jadi segera kembalikan uang perusahaan atau kamu siap-siap jadi penghuni sel tahanan seumur hidup," Kata Kean.

Mendengar itu Kirania hanya bisa menangis apa yang harus dilakukannya sekarang bagaimana dia bisa mengembalikan uang sebesar itu dan apa yang akan terjadi pada anaknya kalau dia sampai di penjara seumur hidup.

"Pergi dari ruangan ku sekarang juga jangan pikir aku akan kasihan dan luluh melihat air matamu itu," Usir Kean kepada Kirania.

Kirania pun berdiri dan berjalan dengan lunglai keluar dari ruangan itu menuju ke meja kerjanya saat sampai di meja kerjanya dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Apalagi ini ya allah aku baru saja merasa hidup dengan tenang dan sekarang engkau mengujiku lagi," Kata Kirania sambil menangis.

"Tidak Kiran, kamu tidak boleh lemah kamu tidak boleh menangis lagi cari cara untuk menyelesaikan masalah ini di setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, jadi berhenti menangis dan pikirkan jalan keluarnya," Kata Kirania pada dirinya sendiri.

Dia sampai lupa sakit di lengannya yang mulai membiru karena cengkraman Kean, Kirania terus berpikir apa yang harus dilakukannya untuk menyelesaikan masalah ini dia harus membuktikan kalau dia tidak bersalah dan harus membersihkan kembali nama baiknya.

Sementara itu di ruangannya Kean menatap kearah pintu ruangannya dimana Kirania baru saja keluar dari ruangan itu.

"Apa aku terlalu kejam Nik?" Tanya Kean pada Nikko.

"Itu memang kejam tuan tapi dengan ini non Kiran pasti tidak punya pilihan lain lagi nantinya," Kata Nikko.

Kean hanya menghela nafas dan menyandarkan punggungnya di kursi kerjanya lalu memejamkan matanya sebentar kemudian dia membuka kembali matanya dan menatap Nikko.

"Terus cari dimana keberadaan Rendi, orang yang mengkhianatiku tidak boleh lepas begitu saja," Kata Kean dengan rahang yang mengeras karena marah.

Kean paling benci dengan penghianat dia tidak akan membiarkan orang yang mengkhianatinya

lepas begitu saja.

.

.

.

.

.

.

.

...☘Bersambung☘...

1
Cvmelati Travel
perusahaan aneh, tanda tangan ceo bisa diwakilkan oleh sekretaris dan ini masalah keuangan... hmmm
Cvmelati Travel
pemeran utamanya malah ga sering muncul dipermukaan😂, kapan thor
yuliyuli
kyaknya si bosnya pria misterius itu
Nurul Syahriani
Kalo gitu kenapa harus diterima
Faradita
kean cemburuuuu tuh😄😄😄
Faradita
ber arti radit kirania dan azri bersaudara, makanya kirania memiliki perasaan sama mereka berdua
abu😻acii
masih 😵😵
Marlialeeya
terus,,, otak lamban 😝😝😝
Naraa 🌻
Kean licik bgt pakai cara pengecut gitu ga gentleman bgt
Ani Kurniati
mampir ni kak
Resa Levia
ini cerita kok berbelit Belit ya jadi bingung Mimin☹️
Resa Levia
kok aku jadi kasian sih Ama Radit y
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
keren
Yunita Indriani
masih lanjut baca
Yunita Indriani
ceritanya bagus
Yunita Indriani
sejauh ini suka, tidak berbelit-belit
Yunita Indriani
masih lanjut
Yunita Indriani
next
Yunita Indriani
sedih bngt rasanya,
Yunita Indriani
hadir Thor, mengunjungi lapak mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!