NovelToon NovelToon
Hidden Lines

Hidden Lines

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Angst
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bebas dari tuduhan konspirasi penculikan yang dirancang mantan kekasihnya, Michaela Hokked (24) memilih mati demi melepaskan diri dari masa lalu yang busuk.

Namun, takdir memiliki selera humor yang kejam.

Pelariannya menuju Los Angeles hancur bersama taksi yang ia tumpangi dalam kecelakaan maut yang meremukkan wajahnya.

Enam bulan koma dan melewati enam
Kali operasi wajah, Michaela terbangun dengan rupa baru: wajah cantik milik Cecilia Lynch, wanita bermata teduh yang kecelakaan bersamanya.

Kini, Michaela terjebak sebagai 'Cecilia' di hadapan Killian Vale-Knight (28 th) pria berkuasa yang mengaku sebagai kekasih jarak jauh Cecilia.

Tanpa kecurigaan, keluarga miliarder itu menghujaninya dengan kasih sayang yang tak pernah ia miliki.

Namun, kenyataan pahit menghantam: Cecilia asli tewas dalam keadaan hamil, Mencuri identitas Cecilia adalah tiket kebebasannya, atau justru awal dari labirin misteri yang mematikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

029

Dua hari berlalu di balik dinding putih bersih kamar VIP Rumah Sakit St. Jude.

Selama empat puluh delapan jam itu pula, dunia luar seolah berhenti bagi Michaela Hokked.

Di dalam ruangan itu, ia merasa hidup dalam sebuah gelembung mimpi yang teramat indah.

Killian tidak pernah meninggalkannya lebih dari beberapa jam.

Pria itu selalu ada di sisinya, menyuapinya bubur hangat, membantunya berjalan ke kamar mandi, hingga membacakannya lembar demi lembar buku novel romantis untuk mengusir kebosanan.

Setiap sentuhan, setiap tatapan, dan setiap kecupan lembut yang mendarat di kening Michaela terasa begitu nyata, begitu murni, hingga menepis habis seluruh sisa keraguan yang sempat ditanamkan oleh ancaman Gabriella.

Michaela benar-benar percaya bahwa badai telah berlalu, dan kini ia tengah berlayar di air yang tenang bersama pria yang memujanya.

Namun, di hari ketiga, gelembung itu harus pecah saat Dr. Helen menyatakan bahwa kondisi fisik Michaela sudah pulih sepenuhnya dan diperbolehkan pulang.

Awalnya, Killian sudah memerintahkan anak buahnya untuk mempersiapkan penthouse mewah mereka di kawasan elit Los Angeles.

Namun, rencana itu langsung digagalkan oleh sebuah panggilan telepon dari sang Mommy, Suzzy Knight.

"Tidak ada penthouse, Killian! Mommy tidak mengizinkan!" Suara Suzzy terdengar melengking namun sarat akan nada perintah yang tak bisa diganggu gugat melalui pengeras suara ponsel Killian pagi itu.

Killian yang saat itu sedang mengancingkan manset kemejanya di dekat jendela, melirik sekilas ke arah Michaela yang duduk di tepi ranjang. Ia menghela napas panjang, berpura-pura frustrasi dengan tuntutan ibunya.

"Mom, Michaela butuh istirahat yang tenang. Di apartemen, suasananya jauh lebih privat."

"Justru karena dia butuh istirahat, dia harus pulang ke Mansion Knight!" sergah Suzzy cepat.

"Di apartemen, siapa yang akan mengurusnya jika kau pergi ke kantor? Pelayan? Tidak, Mommy tidak percaya. Di mansion, ada belasan pelayan senior, ada koki pribadi yang bisa memasak makanan bergizi setiap jam, dan yang paling penting, ada Mommy! Michaela tidak akan kesepian. Lagi pula, Mommy butuh dekat dengan menantu Mommy yang cantik ini. Kami butuh waktu berdua untuk deep talk, kau tahu?"

Killian memijit pangkal hidungnya, memberikan jeda yang cukup lama untuk membangun impresi bahwa ia sedang berpikir keras dan merasa berat hati. "Tapi, Mom..."

"Tidak ada tapi-tapi, Killian. Jika kau menolak, Mommy sendiri yang akan datang ke rumah sakit dengan Lima mobil pengawal untuk menjemput menantuku!" ancam Suzzy, yang membuat Michaela yang mendengarnya dari atas ranjang terkekeh pelan, merasa sangat dihargai dan disayangi oleh ibu mertuanya.

Killian menurunkan ponselnya, lalu berjalan mendekati Michaela. Ia berlutut di hadapan istrinya, menggenggam kedua tangan wanita itu dengan tatapan mata yang dipenuhi rasa bersalah yang teramat pas.

"Bagaimana menurutmu, Sayang? Mommy sangat keras kepala. Aku tidak ingin kau merasa tertekan jika harus tinggal di mansion orang tuaku."

Michaela tersenyum manis, mengusap rahang tegas Killian dengan lembut. "Aku tidak keberatan, Yin. Tinggal bersama Mommy sepertinya akan menyenangkan. Aku juga ingin mengenal keluargamu lebih dekat. Lagi pula, mansion itu sangat besar, dan banyak orang, aku tidak akan merasa kesepian."

Killian menatap Michaela lekat-lekat, menyembunyikan kilat kepuasan yang berkilat di balik pupil matanya.

Bagus. Sesuai dengan skenarioku, batinnya dingin.

Tinggal di mansion keluarga Knight berarti Michaela akan berada di bawah pengawasannya—dan pengawasan seluruh sistem keamanan keluarganya—dua puluh empat jam sehari.

Gadis itu tidak akan bisa menemui Gabriella atau melakukan pergerakan apa pun yang di luar kendalinya.

Killian kembali mengangkat ponselnya ke telinga. "Baiklah, Mom. Kami akan pulang ke mansion. Tapi dengan satu syarat."

"Apa syaratnya?" tanya Suzzy di seberang sana, suaranya langsung berubah ceria.

"Satu tahun," ucap Killian tegas, suaranya terdengar layaknya seorang pria yang sedang membuat kompromi besar demi kebahagiaan ibunya.

"Kita sepakat, kami hanya akan tinggal di mansion selama satu tahun penuh. Setelah itu, aku akan membawa istriku kembali ke Penthouse kami sendiri tanpa ada drama penolakan lagi dari Mommy."

"Deal! Satu tahun pun jadi! Segera pulang, Mommy sudah menyuruh koki memasak hidangan penyambutan terbaik!" Suzzy memutuskan sambungan telepon dengan pekikan riang.

Killian meletakkan ponselnya di saku jas, lalu berdiri dan mengecup puncak kepala Michaela.

"Satu tahun, Sayang. Setelah itu, kita akan memiliki dunia kita sendiri lagi."

Michaela mengangguk bahagia, menyandarkan kepalanya di dada bidang Killian. Ia merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia karena memiliki suami yang begitu menjaga kenyamanan dan batas privasi mereka, bahkan di depan ibunya sendiri.

...oOo...

Siang itu, matahari Los Angeles bersinar terang, menyinari kemegahan Mansion Knight yang berdiri kokoh di atas perbukitan elit Bel-Air.

Gerbang besi hitam berukir emas setinggi empat meter terbuka lebar menyambut iring-iringan tiga mobil hitam mewah yang membawa sang tuan muda dan istrinya kembali.

Ketika mobil Rolls-Royce yang ditumpangi Killian dan Michaela berhenti tepat di depan undakan tangga marmer menuju pintu utama, pintu mobil langsung dibukakan oleh pengawal.

Killian turun terlebih dahulu. Alih-alih langsung berjalan, ia berbalik, mengulurkan tangannya dengan sikap ksatria yang sangat protektif, membantu Michaela turun dari mobil seolah wanita itu adalah porselen langka yang mudah retak.

Di ambang pintu besar mansion, Suzzy Knight sudah berdiri menanti dengan gaun sutra rumahan berwarna pastel yang elegan.

Di sampingnya, sang suami, Daddy Kaelor, berdiri tegak dengan setelan kasual namun tetap memancarkan aura wibawa seorang yang disegani.

"Michaela! Sayangku!" Suzzy langsung melangkah turun menghampiri, mengabaikan protokol ketat pelayan mansion yang berbaris rapi. Ia langsung memeluk Michaela dengan hangat, berhati-hati agar tidak menyakiti menantunya.

"Oh, lihatlah dirimu. Kau sedikit pucat, tapi syukurlah kau sudah sehat. Mommy sangat mengkhawatirkanmu."

"Aku sudah baik-baik saja, Mom. Terima kasih atas perhatiannya," jawab Michaela dengan senyuman tulus yang memancarkan rasa hormat.

Kaelor Knight melangkah mendekat, menepuk bahu Killian pelan lalu menatap Michaela dengan senyuman hangat seorang ayah.

"Selamat datang kembali di rumah, Michaela. Di sini, kau aman. Tidak perlu memikirkan apa pun yang membuatmu lelah."

"Terima kasih, Dad," bisik Michaela, merasa matanya sedikit memanas oleh sambutan yang begitu luar biasa dari keluarga ini.

Sebagai seorang gadis yang tumbuh tanpa kehangatan keluarga yang utuh, momen ini terasa seperti keajaiban yang benar-benar tak pernah berani ia impikan sebelumnya.

Killian segera merangkul pinggang Michaela, menariknya sedikit lebih dekat ke tubuhnya.

"Mom, Dad, biarkan Michaela masuk terlebih dahulu. Perjalanan dari rumah sakit membuatnya sedikit lelah."

"Oh, tentu saja! Ayo masuk, makan siang sudah siap di meja makan!" seru Suzzy bersemangat, menuntun menantunya masuk ke dalam bangunan megah yang kini akan menjadi rumah mereka selama satu tahun ke depan.

...***...

Meja makan panjang berbahan kayu mahoni pilihan di ruang makan utama Mansion Knight telah dipenuhi oleh berbagai hidangan kelas atas.

Aroma sup buntut premium, steak wagyu dengan saus jamur truffle, hingga berbagai macam salad segar menguar, menggugah selera siapa pun yang menghirupnya.

Mereka duduk dengan formasi hangat. Kaelor berada di ujung meja sebagai kepala keluarga, Suzzy di sisi kanannya, sementara Killian dan Michaela duduk berdampingan di sisi kiri, berhadapan langsung dengan sang ibu.

Di sinilah, di bawah kilauan lampu kristal yang menggantung megah, pertunjukan utama Killian Vale-Knight dimulai dengan sangat memukau.

Saat pelayan hendak menuangkan sup ke mangkuk Michaela, Killian mengangkat tangannya pelan, menghentikan pelayan tersebut. "Biar aku saja," ucapnya lembut.

Killian mengambil mangkuk sup milik Michaela, mengisinya dengan porsi yang pas, lalu meletakkannya kembali di hadapan istrinya.

Tidak berhenti sampai di sana, Killian mengambil sendok, menyendok sedikit kuah sup yang masih mengepul, lalu meniupnya dengan perlahan dan penuh kesabaran di depan mata semua orang yang ada di ruangan itu.

"Ini masih sedikit panas, Sayang. Buka mulutmu," ucap Killian dengan suara yang begitu lembut, seolah-olah dunia di sekitar mereka telah lenyap dan hanya ada Michaela di hadapannya.

Michaela tersipu malu, wajahnya merona merah hingga ke telinga melihat perhatian yang begitu intim di depan mertuanya.

"Yin, aku bisa makan sendiri. Malu dilihat Mommy dan Daddy," bisiknya setengah memprotes.

"Kenapa harus malu? Kau istriku, dan merawatmu adalah tugasku," jawab Killian dengan senyuman yang begitu menawan, matanya menatap Michaela dengan binar kerinduan yang sangat dalam, seolah ia benar-benar takut kehilangan wanita itu lagi.

Suzzy yang melihat pemandangan itu langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan, matanya berbinar-binar dipenuhi rasa haru dan bahagia.

"Oh, astaga, Richard! Lihat putramu! Demi Tuhan, aku tidak pernah melihat Killian memperlakukan seorang wanita seperti ini seumur hidupnya. Dia bahkan tidak pernah mau berbagi makanan dengan Millian kembarannya dulu!" seru Suzzy dengan nada menggoda namun penuh kebahagiaan yang membuncah.

Kaelor Knight terkekeh pelan, menyesap anggur merahnya sembari mengangguk setuju. "Sepertinya singa Knight kita sudah benar-benar dijinakkan oleh seorang malaikat."

Dalam hati Kaelor yang menyaksikan interaksi itu menarik napas dalam-dalam. Sebagai Ayah yang tahu persis awal mula pernikahan ini—yang sejatinya dirancang sebagai ajang balas dendam—Kaelor merasa hatinya sedikit lega.

Melihat bagaimana Killian begitu telaten merawat Michaela, bagaimana tangan putranya itu begitu berhati-hati memperbaiki helaian rambut pirang madu Michaela yang sedikit menutupi wajahnya saat makan, Kaelor menarik sebuah kesimpulan di dalam benaknya.

Putraku sudah benar-benar jatuh cinta, pikir Kaelor mantap.

Pernikahan ini bukan lagi tentang balas dendam atas nama Cecilia Lynch. Killian telah menemukan dambaan hatinya yang sesungguhnya. Kebencian itu telah kalah oleh cinta.

°°°°°°°

Demi Tuhan, di tempat duduknya, Michaela merasa dicintai dengan cara yang luar biasa dahsyat.

Setiap suapan yang diberikan Killian, setiap sentuhan jemari pria itu yang merapikan rambutnya di belakang telinga dengan gerakan yang begitu ritmis dan penuh kehati-hatian, membuat Michaela merasa seolah-olah ia adalah ratu di kerajaan ini.

Rasa bersalah karena telah membohongi Killian sebelumnya kini menguap sepenuhnya, digantikan oleh keyakinan mutlak bahwa pria ini telah memaafkannya.

Namun, di balik semua kehangatan, tawa renyah, dan kecupan-kecupan kecil yang dibagikan Killian di meja makan, ada sebuah kenyataan yang teramat dingin dan mengerikan.

Setiap kali Killian menunduk untuk meniup sup, setiap kali jemarinya bergerak memperbaiki helaian rambut Michaela, dan setiap kali ia melemparkan senyuman manis yang membuat ibunya terharu, pikiran pria itu bekerja dengan kalkulasi yang sangat jernih dan tak tersentuh emosi sedikit pun.

Satu suapan untuk meyakinkan Daddy bahwa aku telah melupakan balas dendam ini, batin Killian, matanya tetap memancarkan binar cinta yang palsu.

Satu sentuhan rambut untuk memastikan Mommy tetap berada di pihakku dan tidak akan pernah mencurigai rencana apa pun yang akan kujatuhkan pada wanita ini nantinya.

Dan satu senyuman manis... untuk memastikan mangsaku merasa sangat aman sebelum pelatuknya ditarik.

Killian menikmati setiap detik dari aktingnya sendiri.

Ia tahu persis bagaimana cara memanipulasi ekspresi wajah, mengatur intonasi suara, hingga menciptakan gestur tubuh yang bisa menipu mata paling jeli sekalipun.

Jika ada sebuah penghargaan dunia untuk seni peran, Killian Vale-Knight layak mendapatkan piala emas tertinggi malam ini.

Ia berhasil menipu seluruh isi mansion, menipu ayahnya yang berpengalaman, menipu ibunya yang peka, menipu tangan kanannya yang setia, dan yang paling krusial—ia berhasil membuat Michaela memberikan seluruh jiwa dan kepercayaannya tanpa sisa ke dalam genggaman tangannya yang berdarah dingin.

"Makan yang banyak, Sayang. Kau harus cepat sembuh untukku," bisik Killian di telinga Michaela setelah jamuan makan selesai, memberikan kecupan lembut di pelipis istrinya yang langsung disambut dengan anggukan penuh cinta oleh Michaela.

Sandiwara ini baru saja membuka tirai pertamanya di Mansion Knight, dan Killian memastikan bahwa tidak akan ada satu penonton pun yang boleh menyadari bahwa akhir dari cerita ini adalah sebuah tragedi yang telah direncanakan dengan sangat matang.

1
Mita Paramita
😍😍😍
nayla tsaqif
Ini badainya udah berlalu belom,,,?? gk ada badai madam roses kan,,?? Barang kali madam tua itu tantrum,, 😌
Bakul Lingerie
Millian ga hadir? jgn2 Cecilia hamil sama Millian😅.. eh
Rosdianah 🌷: hihihi Millian Lapak sebelah ada cerita nya sendiri ya kak, Judulnya "My Fake Knight" 🫶🏻
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: Author Up besok ya kak🫶
total 1 replies
Bakul Lingerie
aku liat sinopsisnya berasa lagi baca novel terjemahan.. menarik...lanjooot
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mia Camelia
sup ayam dan jus melon 🤔🤔🤔kombinasi sempurna tuh, jadi laper nih ngebayangiin nya🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Hahah kak reader bisa aja 😅
total 1 replies
Sarinah Quinn
ceritanya pasti akan lebih rumit lagi bagi Michaela 😢 karena kalau nanti killian sudah mencintai nya maka Cecilia asli akan muncul dan mengambil tempat Michaela lebih menyakitkan lagi killian tidak bisa membedakan keduanya Krn wajah yang sama. kasian Michaela thor kenapa sih dia tidak mengaku SJ sebagai Michaela bukan Cecilia.... pokoknya jangan buat Michaela menderita lagi thor 🙏🙏🙏
Rosdianah 🌷: author ikut maunya kak reader 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Mita Paramita
udah jatoh ketiban tangga nih killian 😭😭😭 nyesek banget mesti melepas Mischa 🤣🤣🤣lagian jangan gengsi kalo suka sama istrinya kn sekarang situasi udah diujung tanduk nih 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: ntar menyesal 🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
killian panik kehilangan micha 🤣🤣🤣 gimana kalo kontrak nikah udh berakhir mungkin gak mau cerai nih 😈😈😈
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Yg paling sedih disini,, rahim micha memiliki masalah pasca kcelakaan hasil sabotasemu yin,, dan kau memperburuknya dg obat kontrasepsi,, kau hampir menghancurkan harta berharga seorang wanita,,mommy pasti kecewa luar biasa, putranya menjadi seorang monster😌kutuk aja mom,, kutuk yin jadi marcusuar,, 😌
Rosdianah 🌷: huhuhu 🥲
total 1 replies
Mia Camelia
ehmmm hamil gak yah🤔🤔🤔
Rosdianah 🌷: aman kak🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
hahaaha semua rencana killian ketauan semua🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Mom memang paling peka🤭
total 1 replies
Mita Paramita
akhirnya micha bisa lepas dari killian berkat momy Suzy 🤣🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: mommy best🥳🤭
total 1 replies
Mita Paramita
killian gagal total rencana licik ny udah dibongkar orang tua ny 🤣🤣🤣 semoga micha cepet Hamidun 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: hehehe iya kak
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍 keren visual nya
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Good job daddy mommy,, 👏👏👏🥰
Rosdianah 🌷: yeee🥳
total 1 replies
Ainun Mahya
mana nih lanjutannya kak😄
Rosdianah 🌷: Nanti malam ya kak🤭🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor yang banyak 🤣🤣🤣
itu Mischa kenapa muntah? mungkin kah hamil 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: author silent 🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Kael, Pergi yg jauh sama kakakmu gaby !! Biar yin gila,,, 😌sebelum berpisah jujurlah ttg semuanya kpd mommy suzzy,, biar yin di hukum gantung sama mommy🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!