NovelToon NovelToon
Shoecha

Shoecha

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romantis / Supernatural / Cinta Beda Dunia / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:37.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Uza Atsanni

Terkadang, memory yang pahit juga berhak untuk di ingat. Karna semanis apapun memory yang ada, jika semua keadaanya telah berubah, maka rasanya akan sama- sama seperti luka. Bahkan lebih dalam.

Bagi kakak semua yang mampir aku mintak kritik dan sarannya ya biar nanti bisa jadi bahan evaluasi.

Kalau berkenan bisa tambahkan ke favorit, kasih bintang dan tinggalkan like sebagai dukungan.

Masih terus dalam tahap pembenahan, jadi kalau ada ketidak nyamanan saat membaca maaf ya kak.

Makasih kakak semua...

Mampir juga ke work aku yang lain ya kak, semuanya masih dalam fase pembenahan😁😁😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uza Atsanni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 28- Bunga Tidur?

" Aku tidak bohong, buku itu tersimpan di perpustakan sebuah Kastil yang sudah berumur ratusan ribu tahun dan sudah melewati beberapa generasi. Namanya adalah Kastil Havricaslia. Tapi lupakanlah, tempat itu sangat berbahaya,"

" Tidak tidak, dimana tempat itu berada? Aku akan kesana, aku sangat ingin tau isi buku itu," kataku penuh dengan keyakinan.

" El, menurut rumor yang beredar, tak semua orang dapat ke sana, Kastil itu di pimpin oleh seorang lelaki yang sangat kejam dan menakutkan, dan ada banyak monster-monster mengerikan yang dia pelihara, aku bahkan juga belum pernah mencoba untuk kesana,"

" Aku tidak takut, bagaimanapun, dia tetaplah seorang manusia kan? Apa yang harus ku takuti dari sesama manusia?" Aku terus mencoba meyakinkan Falisya agar dia mau memberi tau ku di mana letak kastil itu. Lebih-lebih mau menemaniku pergi ke sana. Toh aku juga cuman mau ikut numpang baca buku di perpustakaannya kan? Apa itu termasuk kedalam sebuah kejahatan?

" Em, dia adalah, seorang Demon," jawabnya lagi dengan ragu.

" Pufft, embbb... hahhaha," Tidak bisa, aku sudah tidak bisa menahannya. Kenapa dia, bisa-bisanya si Falisya membacakanku sebuah cerita horor seperti ini. Padahal aku juga bukan tipe seorang penakut.

" Aku serius, lagi pula, kenapa sangat penasaran dengan Shoecha? Kata ibuku, Negri itu berhubungan dengan Makluk-Makhluk Immortal, Dewa, dan sejenisnya. Mungkin saja itu cuman dongeng pengantar tidur."

" Ibumu pernah menceritakan kisah itu padamu?" Tanyaku. Apa benar kalau para aktivis sejarah zaman sekarang saja yang terlalu ketinggalan. Mungkin cerita tentang Shoecha memang sudah di temukan beberapa waktu yang lalu, tapi tak terpublikasi?

Atau jangan-jangan, ini tanda kalau Falisya memang bukan manusia? Apa ini juga berarti tanda, kalau dunia imajinasis itu memang nyata?

" Ya, dulu saat aku kecil, setiap malam. Katanya cerita itu sangatlah baik untuk ku dengar, sangat heroik,"

Yah, bahkan cerita seperti itu di anggap sangat penting hingga harus di masukan ke dalam mata pelajaran resmi.

Aku tidak tau tentang ke validan cerita itu sebenarnya. Karena pada akhir dari cerita, di katakan bahwa Negri Shoecha itu hilang dari peradaban, beserta seluruh isinya. Bahkan tak meninggalkan jejak sama sekali.

Hingga lewat beberapa dekade kedepan, sedikit demi sedikit peninggalan sejarah kejayaannya muncul di berbagai daerah.

Yang ku tau, semua orang yang berasal dari belahan dunia selain dunia lemah ini, pasti akan mengetahuinya.

Tentang Havricaslia, tempat itu memang menyeramkan, aku tidak pernah ingin berhubungan dengan Demon misterius itu. Lagi pula dia adalah salah satu dari Tiga Lord Besar Utama Negri Bawah. Kakakku saja sangat segan terhadapnya, padahal dia juga seorang Prince dengan kekuatan pilih tanding~ Falisya.

" Fal, apa kau juga percaya tentang adanya Negri yang bernama Shoecha itu?" Aku penasaran.

Aku tidak terlalu memikirkannya, selain supaya dapat naik kelas dengan memuaskan di academy waktu itu. Simpel~ Falisya.

" Tidak tau," Aku sedikit kecewa.

" Semua keanehan di sekitarku, dan kekuatan ini, kemungkinan besar berhubungan dengan Shoecha. Karena itu aku sangat penasaran,"

" Apa kau yakin?" Dia menjadi sedikit antusias, lebih ke arah, tidak percaya.

" Ya," jawabku.

" Aku kerap mendapat mimpi, dan kejadian-kejadian, lalu, de javu. Semua itu, berpusat pada, Shoecha," jelasku, aku sangat lelah.

Mimpi. Sebenarnya aku juga kerap mengalami hal-hal aneh yang selalu saja memunculkan kata Shoecha dalam fikiranku~ Falisya.

" Aku akan mencari informasi lebih banyak lagi, jangan terlalu difikirkan, aku pasti akan membantumu," Falisya berusaha menenangkan rasa penasaran dan kebingunganku.

" Dan ya, satu lagi, Kak Alberta hari ini tidak pergi ke sekolah," katanya, tersenyum jahil.

" Tidak ada hubungannya denganku," membuang muka.

" Ku kira akhir-akhir ini kalian jadi lebih dekat. Ayahnya meninggal," aku kembali menoleh ke arah Falisya yang mengatakannya dengan santai.

" Tadi pagi Tuan Holwis yang mengatakan ketidak hadirannya di kelas tiga, dan kabar itu menyebar dengan sangat cepat," aku menggenggam ponselku erat. Pesta besar apa yang akan di adakan oleh keluarganya lima hari kedepan, ketika sang kepala keluarga, baru saja meninggal?

" Kenapa?" Aku tergagap, memunculkan senyum simpul dengan segera.

" Tidak papa, hanya tidak menyangka saja, Kak Alberta sebenarnya adalah orang yang baik,"

Kami terus mengobrol panjang kali lebar kali tinggi, menghabiskan waktu di UKS berdua, karena Falisya tidak ingin kembali ke kelas untuk melihat wajah menggemaskan Natalia, katanya dia tidak ingin nafsu seorang pembunuhnya itu muncul di depan banyak orang.

Hm, dia sangat pintar menetralkan suasana. Membuatku kagum, jengkel, tersenyum, dan merasa aman.

🌀🌀🌀

Aku terduduk di samping kemudi, Kak Aleta yang menggendongku tadi. Rasanya seluruh tubuhku hendak rubuh ke tanah. Lelah dan sakit tanpa alasan. Hingga semuanya menjadi gelap. Hitam.

Deru mesin yang ricuh, suara Kak Aleta yang tengah mengajakku bicara, AC mobil yang tiba-tiba terasa lebih dingin, suara gerimis yang dari tadi pagi saat aku mau ke UKS belum berhenti, jalanan sore yang padat dan beragam. Semuanya hilang.

Hingga aku merasa tubuhku terombang ambing bagai terbang di atas langit yang tinggi, atau tenggelam di dalam lautan yang dalam, terus... Pening, berputar-putar tanpa arah.

Wajahku terasa sangat hangat, tiba-tiba aku berdiri di atas sebuah jembatan, yang di bawahnya mengalir sebuah sungai bening. Cahaya bulan yang tak menampakan wujud sempurnanya memantul memberi kesan lembut. Bintang-bintang betebaran memenuhi langit kelam yang tak meninggalkan kesan menakutkan.

Dan di hadapanku, seorang yang sangat tampan, tatapannya yang tajam seperti pedang, hampir mengingatkanku pada mata seseorang. Tapi aku yakin, dia yang tengah berada di hadapanku ini, adalah segalanya.

Dia mengaitkan kedua tangannya di belakang tubuhku, begitupun aku memperlakukannya. Rambutnya yang berwarna perak keputihan hingga lutut terus beradu dengan rambut putih bersihku yang terembas angin.

Dia mengenakan baju resmi berwarna putih dengan paduan hitam yang elegan, yang umumnya di pakai oleh setiap penguasa sebuah Negri yang besar. Tapi tanpa mahkota.

Sedangkan aku, aku selalu ingin menjadi serasi dengan sosoknya yang sangat istimewa. Aku bukan siapa-siapa. Aku hanya ingin terus berada di sisinya, menemaninya, memeluknya dengan erat.

Malam kian meninggi, hening... Inilah hamparan surga kami. Tempat yang selalu ku harapkan untuk kami singgah menikmati rasa aman, berbagi kasih, dan menyemai cinta.

Sebuah gubuk kecil yang sederhana, taman bunga, kemudian air terjun, aliran sungai, dan jembatan ini.

Tempat dimana angin, pohon, air, dan alam telah menjadi saksi tentang kisah kami yang baru akan bermula.

Tempat yang akan menjadi saksi ketika dia, mulai mendekatkan wajah dinginya kepadaku. Menarik satu tangannya membelai anak rambutku yang berantakan. Dia tersenyum sekilas.

Aku dapat merasakan aroma mawar yang masih segar menguar dari tubuhnya. Aku dapat merasakan hembusan nafasnya yang sangat hangat mengenai wajahku.

Dan hal terakhir yang ku ingat saat itu, adalah salju.

1
Farikhatul Ulya
bisa diperbaiki lagi dalam segi alur cerita, agak membingungkan😁
Kucing_Kecil: oke kak makasih
total 1 replies
Dew Ian
komen dulu baru baca. 😁😁😁😁. semoga akk suka cerita inii
syalu
oke deh kalo author siap terima saran dan kritik aku siap baca,like,favort,juga rate.soalnya saya pernah baca dan komentar di sebuah cerita karena ceritanya terlalu gak masuk akal,dan saya juga yang lain komentarnya hampir sama dan tidak dengan kata2 kasar,,eeehh malah authornya ga terima dengan komen kami,saya harap author disini bisa berbesar hati dalam terima komentar kami selama dalam batasan komentarnya.
Kucing_Kecil: iya kak silakan komentar
total 1 replies
Ellennn
semangat terus authorr
mampir jg ke ceritaku 😁
Faustic-Orn
izin Thor.
mampir yuk ke Novel ku
•System Behavior.

siapa tau tertarik
Akira ✨
like 🤩
Evan
Buat kalian para pembaca,silahkan baca *Promise World* asli itu bagus banget😭😭❤❤
Pink Panther
hai kak, semangat nulisnya👍🔥

Aku mampir dah kasih Boomlike tiap chapt dan rate 5. Ditunggu boomlike+rate 5 back nya di karyaku The Power of Mutant yaa... Makasihh🙏

💕Saling Support💕
Boo-Tao
mampir lagi 😁
keep spirit thor
Boo-Tao
lanjut thorr 😁
Kucing_Kecil: 😁😁greget banget kak akhir2 ini lagi gak mood nulis malahan.
total 1 replies
Boo-Tao
datang berkunjung lagi, semangat thor
Kucing_Kecil: okeee
total 1 replies
_sshinta
Mampir di ceritaku juga ya kak "BERI AKU KEBAHAGIAAN" terimakasih. Like, komen, dan vote sebanyak- banyaknya ya kak.

Mari saling dukung :)
Boo-Tao
wihh keren, tetap semangat thor 👍
Kucing_Kecil: iya kak
total 1 replies
Boo-Tao
halo halo, mampir lagi nih 😁
ceritanya makin bagus, bikin penasaran
Kucing_Kecil: Aku harus panggil kakak siapa nih?
total 1 replies
_sshinta
Mampir di ceritaku juga ya kak "BERI AKU KEBAHAGIAAN" terimakasih. Like, komen, dan vote juga ya kak

Mari saling dukung😍
Kucing_Kecil: asiaaapp
total 1 replies
Arthur
Bagus kak lanjuut 😆
Semangat nulisnyaa

🌸Halo ini author Fur Therese yuk mampir dan saling like, rate5 dan vote🌸
Tambahkan ke favorite ya karena bakal up setiap hari ❤
Kucing_Kecil: iya kak. makasih.
total 1 replies
Boo-Tao
mampir lagi, tetap semangat thor 👍
Kucing_Kecil: woke kak
total 1 replies
Boo-Tao
makin penasaran, tetap semangat thor
nitip jejak di sini dulu
Kucing_Kecil: Iya kak. Kalo bilangnya makin penasaran, nanti semakin ke sana semakin aku buat penasaran lo kak.
total 1 replies
Arthur
Bagus kak lanjuut 😆

🌸Halo ini author Fur Therese yuk mampir dan saling like🌸
Kucing_Kecil: Makasih suportnya kak, nanti aku mampir ke cerita kakak.

Salam literasi.
total 1 replies
Boo-Tao
mampir lagi, sekalian nitip jejak
makin seru ceritanya
Kucing_Kecil: Iya kak, di tunggu dulu ya, ini juga baru mau mulai nulis lagi. Makasih dukungannya kak. Cerita yang Kakak buat juga bagus kok.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!