NovelToon NovelToon
Menjinakkan Tuan Kaku

Menjinakkan Tuan Kaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua / Perjodohan
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: puput11

Freya Winata (25) adalah definisi sempurna dari wanita modern, cantik, ceria, manja, dan enerjik. hidupnya yang penuh warna mendadak berubah ketika kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Adrian Valerick (30), seorang CEO dingin yang kaku, keras kepala dan hanya peduli dengan tumpukan berkas di kantornya.

Bagi Adrian, pernikahan adalah transaksi yang tidak logis. Namun, ancaman pencopotan jabatan dari sang ayah membuatnya terpaksa mengucapkan janji suci. Berbeda dengan Adrian yang murka, Freya justru melihat kejengkelan Adrian sebagai tantangan paling seru dalam hidupnya. Ia bertekad menjinakkan "Tuan Kaku".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon puput11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kode Merah Lagi

"Bagaimana bisa gerbang keamanan sekunder lumpuh dalam waktu dua menit, Bram?" suara bariton Adrian menekan rendah.

Gema dinginnya memantul di dalam kabin mobil Rolls-Royce Phantom yang bergerak taktis membelah jalanan ibu kota.

Tangan kokohnya mencengkeram ponsel pintar hingga urat-uratnya menonjol tegang. Matanya yang tajam menatap lurus ke depan, sedingin es kutub. Sisa kekesalan akibat pembangkangan Freya dan hadiah dari Devan pagi tadi masih membakar benaknya. Kini, sistem kerjanya kembali diganggu.

Dari balik pengeras suara, suara Bram terdengar memburu panik diselingi bunyi derit statis yang aneh. "Mohon maaf, Tuan Adrian. Ini serangan gelombang kedua, tapi polanya berbeda total! Mereka tidak menyuntikkan virus enkripsi ke basis data server utama seperti kemarin!"

"Lalu apa yang mereka lakukan? Bicaralah dengan efisien, Bram," titah Adrian tegas, kaku, tanpa intonasi emosi sedikit pun.

"Mereka melakukan manipulasi data visual secara langsung pada sistem kendali fisik infrastruktur pengembang utama kita, Tuan! Layar monitor di ruang kendali siber tidak menampilkan kode merayap, melainkan video CCTV seluruh sudut proyek Metro Pulse yang berjalan mundur. Semua sistem hidrolik dan lift konstruksi raksasa di lapangan bergerak sendiri di luar kendali otomatis!" Bram menelan ludah gugup, napasnya terdengar putus asa.

Rahang tegas Adrian mengeras seketika, menciptakan garis mengerikan pada struktur wajahnya. Serangan ini jauh lebih berbahaya secara fisik. Jika alat-alat berat di proyek bertabrakan akibat kegagalan sistem penggerak otomatis, reputasi Valerick Group sebagian pengembang utama akan hancur total dalam senyap.

"Isolasi jalurnya sekarang. Putus transmisi satelit utama dan beralihlah ke jaringan lokal manual," perintah Adrian kaku.

"Sudah kita coba, Tuan! Tapi peretas itu menanamkan pesan berjalan di bagian bawah layar video terisolasi tersebut!" Bram membaca salinan teks dari pusat kendali siber dengan suara bergetar menahan ketegangan.

"Pesan itu berbunyi... 'Mainan betonmu bergerak sesuai keinginanku, Kaisar Kaku. Garis batas gulingmu tidak akan bisa menyembunyikan Permata itu dari jangkauanku. Kembalikan apa yang menjadi hak milikku, atau lift-lift raksasa ini akan jatuh meremukkan fondasimu.' Begitu teks teka-tekinya, Tuan."

Mendengar kata 'Garis batas guling', jantung Adrian memberikan sentakan hebat yang tidak logis. Matanya menyipit tajam menghujam kegelapan di bawah dasbor mobil. Peretas ini tahu detail intim apa yang terjadi di dalam kamar tidurnya. Kalimat teka-teki itu bukan lagi sekadar samaran bisnis makro, melainkan ancaman personal skala elit yang menargetkan kehidupan domestiknya bersama Freya.

"Jaka, tambah kecepatan. Kita harus sampai di kantor pusat dalam tiga menit," perintah Adrian kaku pada sopir pribadinya.

"Siap, laksanakan, Tuan Muda!" Jaka langsung menginjak pedal gas dalam-dalam. Mesin Rolls-Royce menderu halus, melesat cepat membelah kepadatan distrik bisnis.

Pintu lift khusus eksekutif berdenting terbuka di lantai fasilitas silver bawah tanah gedung pencakar langit Valerick Group. Hawa dingin dari puluhan mesin server langsung menyergap kulit begitu Adrian melangkah masuk ke dalam ruang pusat kendali siber berdinding kaca.

Lampu indikator darurat berwarna kuning berputar dinamis. Suasana ruangan luas itu dipenuhi kepanikan massal. Puluhan teknisi senior saling berteriak, mencoba menyuntikkan patch darurat untuk menghentikan pergerakan liar alat berat di lapangan.

Pada layar monitor raksasa setinggi dua meter, video CCTV proyek Metro Pulse menampilkan lift konstruksi setinggi puluhan lantai yang bergerak naik-turun secara gila-gilaan bagai kesurupan digital.

"Laporkan persentase kerusakan sistem penggeraknya, Bram," suara Adrian memotong kekacauan dengan wibawa yang menekan mutlak.

Bram bergegas maju dengan wajah pucat pasi sembari memegang laporan digital di tabletnya yang berkedip merah. "Sistem kendali mekanis sudah terambil alih hingga delapan puluh lima persen, Tuan! Jika menyentuh angka seratus persen, sistem pengunci hidrolik akan dilepas paksa oleh mereka. Lift-lift raksasa bermuatan beton di lokasi proyek akan jatuh bebas!"

Adrian berdiri diam bagai patung di tengah kepanikan massal tersebut. Postur tubuh yang gagah tetap berdiri kokoh, membaca pergerakan kode biner yang memanipulasi video fisik di depan matanya.

"Gunakan protokol pembagian jaringan asimetris untuk memutus sinkronisasi visualnya sekarang," perintah Adrian dingin, matanya yang tajam mengunci titik jangkar mutasi sistem peretas tersebut.

"Sudah dilakukan, Tuan Adrian! Tapi enkripsinya terlalu genius, mereka memotong akses port manual kita dari dalam!" Kepala Divisi Keamanan Siber menyahut dengan tangan yang gemetar hebat di atas meja kendali utama.

"Dua menit lagi menuju sembilan puluh dua persen, Tuan!" teriak salah satu teknisi muda dari sudut ruangan.

Adrian mengepalkan kedua tangan kuat-kuat di sisi tubuh hingga buku-buku jarinya memutih. Kamus rasionya dipaksa bekerja di bawah tekanan ekstrem, menyadari bahwa musuh misterius ini tidak hanya mengincar kerajaan bisnisnya, tetapi juga sedang mempermainkan nyawa dan istrinya yang berada di bawah atap mansion.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!