NovelToon NovelToon
Terjebak Pesona Mamah Muda

Terjebak Pesona Mamah Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:893.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Deche

Kata kunci masuk GC : Siapakah nama mamah Aida?

Aida ingin mengakhiri hidupnya setelah orang tuanya meninggal dunia.
“HEI! MAU DIAPAKAN BAYI ITU?” teriak Aida.
Aida membatalkan niatnya ketika melihat seseorang hendak membuang bayi ke sungai. Aida membawa pulang bayi itu dan memutuskan untuk membesarkannya.

Pada suatu peristiwa yang tidak terduga Aida bertemu dengan Firas.
“Terima kasih. Kalau tidak ada kamu mungkin mereka sudah memecahkan kaca mobil saya,” ucap Firas.
Sejak pertemuannya dengan Firas, Aida memiliki banyak hutang budi kepada Firas. Untuk menebus hutang budi kepada Firas, Aida bekerja di rumah Firas.

Pada suatu hari ketika Aida sedang bekerja di rumah Firas, tiba-tiba orang tua Firas datang ke rumah Firas. Apakah yang terjadi ketika orang tua Firas melihat ada perempuan muda yang telah memiliki anak bekerja di rumah anak mereka?

Baca cerita ini hingga tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Ibu Kandung Maira.

Deche open Grup Chating. Untuk bisa masuk ke Grup Chating Deche, jawab pertanyaan ini. Siapakah nama ibu kandung Aida?

Tulis jawabannya di kolom masuk GC, bukan di kolom komentar. Jawaban yang benar diperbolehkan untuk masuk. Selamat mencoba.

***

Hari terus berlalu, tak terasa hasil test DNA Maira sudah keluar. Firas membaca hasilnya. Hasil test DNA Maira menyatakan kalau Ricky adalah ayah biologis Maira. Firas menghela nafas. Berat rasanya memperlihatkan hasil test kepada Aida. Ketika ia sedang berpikir, tiba-tiba ponselnya berdering. Di layar ponsel tertulis nama Ricky. Firas menjawab panggilan Ricky.

“Assalamualaikum, Pak Firas,” ucap Ricky.

“Waalaikumsalam, Pak Ricky,” jawab Firas.

“Ada apa, Pak Ricky?” tanya Firas.

“Bisa saya bertemu dengan Pak Firas? Ada yang saya katakan mengenai ibunya Maira,” tanya Ricky.

“Ibu Maira yang mana? Aida maksud Pak Ricky?” tanya Firas.

“Bukan! Ibu kandung Maira,” jawab Ricky.

“Oke, baiklah. Kapan kita ketemu?” tanya Firas.

“Kalau bisa sekarang, Pak,” jawab Ricky.

“Oke, saya tunggu di café More jam dua siang,” kata Firas.

“Baik, Pak. Assalamualaikum,” ucap Ricky.

“Waalaikumsalam,” jawab Firas.

Firas langsung keluar dari ruangannya, lalu menghampiri meja asistennya.

“Deni, saya ke café More dulu. Saya ada janji dengan Pak Ricky,” kata Firas.

“Baik, Pak,” jawab Dito.

Firaspun pergi meninggalkan kantornya.

Firas memasuki café More, ia langsung menghampiri Ricky. Melihat Firas datang Ricky berdiri dan menyalami Firas.

“Apakabar, Pak Firas?” sapa Ricky.

“Alhamdullilah, baik,” jawab Firas.

“Silahkan duduk, Pak Firas,” ujar Ricky.

Firas pun duduk di hadapan Ricky.

“Mau minum apa, Pak?” tanya Ricky.

“Ice lemon tea,” jawab Firas.

Ricky melambaikan tangannya, seorang pelayan cafe menghampiri mereka.

“Pesan ice lemon tea satu,” kata Ricky kepada pelayan café.

“Baik, Pak,” pelayan café pun meninggalkan meja mereka.

“Bagaimana, Pak Ricky? Siapa ibu kandung Maira?” tanya Firas langsung.

Ricky menghela nafas.

“Ibu kandung Maira adalah Vivin,” jawab Ricky.

“Vivin? Salfa baru mengenal Vivin tiga tahun yang lalu. Kata Salfa, Vivin sempat keluar negeri dua tahun yang lalu,” kata Firas.

“Iya betul. Vivin pergi ke luar negeri ketika mengandung Maira dan kembali ke Indonesia setelan Maira berusia tiga bulan,” ujar Ricky.

Ricky menghela nafas dan mulai bercerita.

“Saya dulu bekerja sebagai asisten ayah Vivin Pak Hadi Danang. Saya bekerja dengan Pak Hadi cukup lama. Tanpa sepengetahuan Pak Hadi saya menjalin hubungan dengan putri bungsunya yang bernama Vivin. Sebagai sepasang kekasih kami jarang bertemu karena kesibukan saya bekerja di kantor. Pada suatu ketika Pak Hadi dan istrinya pergi keluar negeri untuk general check up, saya diminta untuk menjaga Vivin. Kepergian Pak Hadi ke luar negeri membuka kesempatan untuk saya agar lebih dekat lagi dengan Vivin. Pada suatu malam Vivin pulang ke rumah dalam keadaan mabuk, ia terus saja berusaha menggoda saya. Mula-mula saya bertahan untuk tidak menyentuh perempuan yang menjadi kekasih saya. Namun Vivin terus saja berusaha mengoda saya sampai hal yang tidak diinginkanpun terjadi.”

“Semenjak kejadian itu saya mencoba untuk bertanggung jawab namun Vivin tidak menginginkan saya. Ia bilang ia mencintai orang lain. Saya sedih dan kecewa mendengarnya lalu saya putuskan untuk keluar dari pekerjaan saya. Kebetulan pada saat itu saya mendapatkan tawaran pekerjaan sebagai general manager di sebuah perusahaan dengan gaji yang cukup besar. Saya pun menerima tawaran itu. Semenjak itu saya tidak pernah bertemu dengan Vivin ataupun keluarganya. Kami benar-benar tidak ada komunikasi sama sekali. Pada suatu hari saya bertemu dengan salah satu karyawan Pak Hadi. Ia mengatakan kalau Vivin hamil dan Pak Hadi membawa Vivin keluar negeri.”

“Sebenarnya saya ragu Vivin hamil anak saya atau bukan. Karena sewaktu kejadian itu Vivin sudah tidak gadis lagi. Tapi untuk menebus rasa bersalah saya, saya tunggu kepulangan Vivin. Saya minta bantuan Bi Sur pembantu kepercayaan Keluarga Hadi, mengambil sedikit rambut anak Vivin untuk test DNA. Hasilnya menunjukkan bayi yang dilahirkan oleh Vivin adalah anak saya. Semenjak saat itu saya titipkan Maira kepada Bi Sur.”

“Namun Vivin dan keluarganya tidak menginginkan Maira. Mereka menyuruh Bi Sur membuang Maira. Bi Sur tidak tega jika Maira dibuang begitu saja. Bi Sur menghubungi saya agar mengambil Maira di tempat Bi Sur membuang Maira. Namun keburu Mbak Aida datang dan mengambil Maira,” kata Ricky.

“Tega sekali Vivin,” kata Firas.

“Saya menceritakan ini semua kepada Pak Firas karena Pak Firas dekat dengan Vivin. Vivin tidak mau dinikahi saya karena Vivin sedang jatuh cinta pada Pak Firas,” ujar Ricky.

“Saya tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Vivin. Vivin itu cuma teman kuliah Salfa. Tidak lebih,” terang Firas.

“Saya tau, Pak. Saya sering melihat Bapak menghindar dari Vivin,” jawab Ricky.

“Kamu memata-matai saya?” tanya Firas.

“Tidak, Pak. Saya hanya penasaran, siapa yang sedang di dekati oleh Vivin,” jawab Ricky.

“Sekarang Pak Ricky mau kembali ke Vivin?” tanya Firas.

“Tidak, Pak. Saya tidak bisa memaafkan perempuan yang sudah membuang anak saya,” jawab Ricky.

“Lalu kamu mau menikahi Aida, bagitu?” tanya Firas.

Ricky tersenyum mendengar pertanyaan Firas.

“Saya tidak mau mengganggu kebahagiaan orang lain,” jawab Ricky.

Mendengar jawaban Ricky, Firas langsung bernafas lega.

“Tapi saya harap kamu jangan mengambil Maira secara tiba-tiba. Kasihan Aida, ia akan merasa kehilangan Maira,” kata Firas.

“Tentu saja tidak. Saya sibuk bekerja. Saya juga belum mempunyai istri. Nanti siapa yang akan mengurus Maira? Kasihan Maira nanti akan terlantar. Biarlah Maira dibawah pengasuhan Mbak Aida. Saya hanya minta diperbolehkan bertemu dengan Maira. Serta diperbolehkan membawa Maira main, jalan-jalan atau berlibur,” ujar Ricky.

“Tentu saja boleh. Nanti saya bicarakan dengan Aida,” kata Firas.

“Terima kasih, Pak,” ucap Ricky.

“Sama-sama, Pak Ricky,” jawab Firas.

Setelah pertemuan dengan Ricky, Firas mencoba untuk membujuk Aida agar mengijinkan Maira pergi dengan Ricky.

“Saya belum pernah membiarkan Maira pergi dengan orang lain, kecuali dengan Ibu Ida,” kata Aida.

“Ricky adalah ayah Maira, dia punya hak untuk mengasuh Maira,” ujar Firas.

“Nanti Pak Ricky membawa Maira pergi,” kata Aida dengan sedih.

“Tidak akan, Aida! Kalau nanti Pak Ricky membawa kabur Maira, saya yang akan mengejarnya sampai dapat. Dan saya akan tuntut Pak Ricky dan perempuan itu karena telah menelantarkan anak mereka,” kata Firas.

Aida menoleh ke Firas.

“Bapak tau siapa ibu kandung Maira?” tanya Aida.

“Saya tau. Pak Ricky yang memberitahu saya,” jawab Firas.

“Siapa, Pak?” tanya Aida.

“Namanya R-a-h-a-s-i-a,” bisik Firas.

“Bapak, pelit! Kenapa Bapak boleh tau, sedangkan saya tidak boleh?” kata Aida kesal.

Firas tertawa melihat Aida kesal.

“Sudahlah, itu masa lalu orang lain. Yang penting sekarang Maira tetap dibawah pengasuhanmu,” ujar Firas.

Pak Firas benar, yang penting Ricky tidak mengambil Maira. Ia hanya ingin diijinkan mengajak Maira main, jalan jalan dan berlibur, kata Aida di dalam hati.

1
Ros Miati
aa juga sama aja kaya akang tapi kalo ankang kaya kolot banget thoor
Ros Miati
panggilnya aa ja thor
I. Kurniawan
kenapa harus akang 🤣
Nurlaila Hasan
suka
Hendro 212
maira lucu sekali kamu nak❤❤❤❤
Hendro 212
maira yg imut dengan omongan cadelnya😀😀😀
Anna Khairurr
Lumayan
Ika Susanty
novelnya mengingat kan salah 1 novel yg bergenre seperti ini. pengen banget baca kembali tp lupa judul dan author nya. "nama tokoh nya Laura dan punya baby nama nya Dirga" yg tw judul nya, please beritahu aq yah.
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Deche: Terima kasih
total 1 replies
Dian Indra
dunia halu...dunia nyata ada ga ya org sebaik itu....br kenal...big bos jg ikut bezuk
Deche: yah, begitulah
total 1 replies
Popy Nurasih
Luar biasa
Sandisalbiah
wah uda endah aja.. padahal ngarep nya sampe treeplat gede loh.. makasih nih kk Deche..sukses utk karya² barunya..
Sandisalbiah
lengkap ya Aida.. sekarang udah punya dua ank cewek dan dua anak cowok... selamat ya..
Sandisalbiah
pengalaman pribadi jadi referensi sekalian bagi ilmu ya kk Deche... 🤗
Sandisalbiah
kalau ngomongin beby twin itu bawaanya pengen banget...
Sandisalbiah
selamat ya Aida dan Firas atas kehamilannya, semoga sehat dan lancar sampai lahiran..
Sandisalbiah
wah.. kalau beneran telat berarti sukses dong ajaran mama popy..
Sandisalbiah
baru dua bulan loh Aida kok udah insecure aja.. itu tandanya suruh pacaran dulu ama pak suami terus sama banyak²in usaha bikin debay nya.. 🤭🤭
Sandisalbiah
hadehh.. kejar setoran kang...!!
Sandisalbiah
Alhamdulillah.. akhirnya sah.. tp pestanya kok di aula masjid sih.. biasanya sekelas pengusaha kek Firas kan biasa di aula hotel... 🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!