NovelToon NovelToon
Cinderella Gila

Cinderella Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Mafia / Isekai / Perubahan Hidup / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Balas dendam. / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Penyeberangan Dunia Lain / Chicklit
Popularitas:143.2k
Nilai: 5
Nama Author: Siery Klein

"Kalo Tuhan masih peduli sama orang kaya lo, gua keluar kesamber petir."

Gledar!

Dalam sekejap takdirnya berubah.

Dipanggil melalui ritual ilmu hitam, Ashley Miller a.k.a Dewi Kehancuran, ketua organisasi mafia ini terlempar ke dunia paralel yang ternyata adalah dunia novel politik pemberian ibunya saat ia kecil.

Terjerat kontrak sepihak setelah memasuki tubuh Ashelia Rosanna Midgtaff, putri bangsawan yang diremehkan semua orang, Ashley harus memenuhi keinginan balas dendam gadis itu agar bisa kembali ke dunianya.

Namun, dalam novel yang ia baca, Ashelia hanyalah tokoh figuran yang terancam hukuman mati karena dituduh membunuh putri pangeran kedua. Ia kemudian tewas saat melarikan diri dari eksekusi. Tentu ini adalah rencana faksi lawan.

Bukan hanya harus membalaskan dendam sambil menghindari kematian, Ashley juga ditempatkan dalam situasi kehilangan satu kakinya.

Akankah wanita bertempramen buruk itu bisa kembali ke dunianya? Atau terpaksa menerima takdir barunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siery Klein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia benar-benar asal

Ashley duduk berhadapan dengan Daryl, membuat laki-laki itu sedikit terkejut dan membuyarkan usahanya menenangkan diri yang sedikit lagi hampir berhasil.

Tanpa ada maksud lain, Ashley hanya ingin mengobati luka yang ia sebabkan karena kesalahpahamannya. Meski sebenarnya tidak dapat dimungkiri jika wajar bagi Ashley untuk mencurigai Daryl.

Ashley bisa saja memanggil paramedis atau mengantar pria itu ke dokter untuk mempermudah penanganannya. Namun, selain tidak ingin ada orang lain yang tahu, wanita itu juga merasa bertanggungjawab atas Daryl.

Bukan karena merasa bersalah ataupun menyesal, melainkan karena Daryl mengingatkannya dengan salah satu orang kepercayaannya, Kenny. Usia mereka berdua juga tidak jauh berbeda.

Setelah memposisikan tempat duduknya, Ashley mengulurkan tangannya ke samping dan petugas itu pun memberikan kotak yang ia bawa. Dibukanya kotak tersebut untuk melihat apa yang bisa Ashley gunakan untuk mengobati Daryl.

Obat-obatan mereka memang sedikit berbeda dengan yang ada di dunia Ashley, namun ia masih mengingat cara Bellena saat mengobati si Pembuat Tongkat.

Bedanya,

Ashley bukanlah orang yang lembut.

Ia mencengkram dagu Daryl dan menolehkannya ke samping. Ketiga orang itu jelas dibuat terkejut oleh perlakuan wanita di depan mereka.

Setelah melepaskan cengkramannya, ia mengambil botol cokelat kecil yang berisi minyak. Mata dua petugas kasino dan juga Daryl terus mengikuti pergerakan tangan Ashley, penasaran dengan apa yang ia lakukan. Karena itu, kepala Daryl yang baru saja ditolehkan dengan selembut mungkin itu pun kembali ke posisi semula.

Dengan membawa botol itu di tangan kirinya, Ashley kemudian langsung memasukan jari telunjuknya ke dalam, bukannya neneteskannya ke media yang akan digunakan untuk mengoles.

Daryl kembali menoleh ke samping saat Ashley mengangkat kepalanya untuk melihat leher Daryl.

Setelah itu, ia langsung mengoleskan minyak tersebut ke bagian luka Daryl. Tanpa menunjukan ekspresi di wajah, Ashley mengoleskannya dengan penuh kasih sayang dan kehati-hatian.

Daripada mengoles, yang dilakukan wanita itu malah lebih seperti mengelap jarinya yang terkena minyak di leher Daryl.

Laki-laki yang duduk di depannya itu hanya bisa mengeratkan gigi, menahan rasa sakit yang ia rasakan di leher kirinya. Pegawai wanita di samping Ashley yang melihatnya pun juga ikut merasa miris.

Selesai mengoles, Ashley kemudian melipat potongan kain yang terlihat seperti kain kasa. Ia melipat kain kecil itu sebesar ukuran luka Daryl.

"Pegang." Ucapnya setelah menempelkan kain itu pada luka di leher Daryl.

Mengikuti instruksi perawat dadakan itu, Daryl memegang kain yang ditempelkan pada lukanya selagi Ashley mengambil perban dari dalam kotak tersebut.

Saat wanita itu tengah mencari ujung dari gulungan perban yang hendak ia gunakan, matanya melihat botol kecil lainnya. Botol yang terlihat lebih mirip dengan botol yang digunakan Bellena saat mengobati Tukang Tongkat.

Botol itu sebelumnya tertutup oleh gulungan perban, sehingga Ashley tidak melihatnya.

Ia pun meletakan perbannya dan mengambil botol tersebut. Ia mengamatinya sejenak kemudian membandingkannya dengan botol yang tadi ia gunakan.

Ketiga orang di sana hanya bisa diam tertegun menyaksikan penemuan Ashley.

'Dia benar-benar asal.' Batin mereka.

Meski begitu, tidak ada satu pun dari mereka yang paham tentang pengobatan. Terlebih lagi semua botol di kotak itu tidak berlabel. Karena tidak tahu obat mana yang seharusnya digunakan, tidak ada yang berani menegur atau berniat menggantikan Ashley.

Botol baru yang wanita itu temukan juga berwarna cokelat, hanya lebih terang. Ia kemudian mencium baunya. Botol yang ia gunakan sedikit berbau aneh sedangkan yang satunya tidak berbau. Sebenarnya, itu juga tidak banyak membantu karena bukan Ashley yang di pakaikan oleh Bellena saat itu.

Mengetahui ia tidak dapat melihat perbedaan antara kedua botol yang sama-sama berisi minyak itu, Ashley menatap Daryl untuk mengecek ekspresinya.

Daryl hanya bisa menatap wanita itu bingung karena tidak paham dengan tatapan Ashley.

Melihat laki-laki di depannya tidak memberikan reaksi sakit atau reaksi negatif lainnya, juga pada bagian lukanya tidak memerah seperti iritasi, Ashley merasa semua akan baik-baik saja. Ia pun meletakan kedua botol itu kembali dan melanjutkan pengobatannya.

Setelah menemukan ujung perban yang ia cari, Ashley kemudian mulai mengaplikasikan perban itu pada leher Daryl. Daryl melepas tangannya saat Ashley sudah menutup bagian lukanya.

Saat hendak melilitkannya ke belakang leher, posisi mereka terlalu jauh. Namun bukannya berdiri dan mendekatkan dirinya, Ashley justru memegang leher Daryl dengan kedua tangannya seolah mencekiknya, kemudian menarik laki-laki itu mendekat.

Daryl jelas terkejut saat Ashley tiba-tiba menariknya dengan cara mencekik. Kedua petugas kasino itu hanya bisa menggelengkan kepala dalam hati, menyaksikan pria malang di depan mereka.

Kini wajah mereka berada dalam jarak yang sangat dekat. Daryl dapat merasakan beberapa kali topeng mereka hampir bersentihan.

Tanpa mengetahui alasan pastinya, Daryl menjadi sangat gugup. Ia terus memalingkan wajahnya menjauh saat Ashley sibuk membalut lehernya.

Tangan Ashley beberapa kali melingkar di leher belakang laki-laki itu, membuatnya merasa seperti dipeluk oleh gadis di depannya.

Ia bisa merasakan degup jantungnya dengan jelas sambil mempertahankan posisinya yang kurang nyaman karena terlalu mencondong ke depan. Dari jarak sedekat itu, ia rasa Ashley juga bisa mendengar detak jantungnya yang seperti genderang itu.

Meski sebenarnya tidak.

Ashley hanya sadar kalau Daryl sedikit gemetar karena mempertahankan posisinya.

Mata pria itu melirik, melihat Ashley yang masih fokus menggulung perban mengelilingi lehernya. Dapat ia lihat dengan jelas mata gadis itu. Bulu matanya yang lumayan panjang, warna matanya yang menawan, dan sorot matanya yang begitu memikat.

Ashley meliriknya sekilas, mengetahui jika ia tengah diperhatikan.

Daryl spontan melihat ke arah yang berlawanan. Namun dalam waktu kurang dari satu detik itu, saat di mana mata mereka bertemu, benar-benar tergambar jelas di benak laki-laki itu. Entah mengapa, ia tidak bisa melupakan mata Ashley yang tengah menatapnya.

Moment siangkat itu terus terbayang seakan telah diabaikan dalam memorinya.

Ia tidak begitu memahami perasaan yang ia rasakan saat ini adalah perasaan yang timbul karena sekedar penasaran atau memang suka. Namun terlepas dari semua itu, ia mengakui jika ia menyukai saat di mana ia berada di dekat Ashley.

Setelah merasa cukup, Ashley memotong perbannya dan memotong plester untuk merekatkan ujung akhir perban itu. Daryl pun bisa kembali duduk tegap setelah perawatan penuh kasih sayang dari Ashley berakhir.

Tanpa merapikan isi kotak itu, Ashley menyumpal sisa perbannya kedalam dan langsung menutupnya begitu saja. Ia kemudian mengembalikannya kepada wanita yang berdiri di dekatnya tanpa melihat wanita itu.

Matanya terkunci pada Daryl.

"You better good at this."

^^^Bersambung...^^^

1
Vivi Kareen
ngerti banget gimans rasa jengkel nya Ashley🤣 tiap datang selalu beresin masalah yg di sebabkan Ashelia
Lhina Bright
aduuuuh inj kan jiwanya udh berpindah ke zaman kerajaan. jdi thor gak usa lagi pake bahasa lo, gua atau bahasa gaul gto. kan gak nyambung bgt toh klo masih pake bahasa lo ,gua.
Lee
semoga Ranca untuk kabur berhasil
Lee
walaupun tiram tapi Ashley tetap memiliki sisi lain yang peduli terhadap orang yang dia sayangi
Lee
apa 😱😱😱.
aku tak percaya harus menunggu cerita selanjutnya...
tolong Thor jangan lama-lama update nya.
suka sekali dengan ceritamu 🤗🤗
semoga sehat selalu thor
Siery Klein: *ARCHIVED*
total 1 replies
Lee
mungkin itu cara Ashley menjauhi daily
Lee
ternyata Will adalah tuan far
Lee: ah .. kamu tau saja Thor 🤭😁😅
total 2 replies
Lee
kurir itu adalah far
Siery Klein: upvote+100
total 1 replies
Lee
bertukar jiwa kembali.
setiap kali ashella membuat kekacauan pasti jiwanya tertukar dan Ashley yang menanganinya
Lee
sungguh kasihan kamu bellena
Lee
hadir
runi nisa
apa cwo ini jodoh ashelia?? bukan anggota kerjaaan kah? kok marquis. kan gelar marquis dibawah count yaa
runi nisa: oohh tebalik aku
total 2 replies
runi nisa
kayaknya seru nie cerita
Hasan
🤣🤣🤣balek dah
Hasan
benar2 dah kembali ga kesana ga kesini yg dihadapin pasti masalah didepan hidung nya🤣🤣🤣
Hasan
🤣🤣🤣si bellena sudah mulai tertular penyakitnya si ash
Hasan
singkat padat dan menyesatkan🤣🤣🤣
Hasan
🤣🤣🤣nih novel emang beda banget dah pokoknya serem2 lucu bacanya
Hasan
🤣🤣🤣nongol2 masalah lg
Hasan
🤣🤣🤣 kembali dibuat masalah emang pemanggil yg tidak bertanggung jawab sana bikin masalah eh disini jg bikin masalah yg alhasil si ashley yg hrs terima akibatnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!