NovelToon NovelToon
Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William

Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Identitas Tersembunyi / Bullying dan Balas Dendam / Cinta pada Pandangan Pertama / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Dokter Genius / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Yakasa

Putri Kasandra adalah seorang gadis yang bekerja dengan seseorang di mana dirinya ditugaskan untuk membunuh penjahat, membantu mengambil barang - barang yang di curi oleh para penjahat dan lain sebagainya.

Putri Kasandra bersedia melakukan apapun asalkan bayarannya tinggi dan tidak menyakiti orang yang tidak bersalah. Selain bisa bela diri, Putri Kasandra sangat pintar dalam bidang medis dan bisa menguasai semua jenis senjata.

Namun suatu ketika dirinya melakukan misi di mana sebuah peninggalan kuno di curi dan tanpa sengaja menjatuhkannya hingga akhirnya dirinya terlempar ke dunia lain di mana dirinya masuk ke dalam tubuh seorang putri yang sering di bully dan di tindas.

Mampukah Putri Kasandra membantu pemilik tubuh melawan mereka mengingat dirinya masuk ke jaman kuno yang sangat jauh dengan kehidupan sebelumnya? Ikuti yuk novelku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Itu

"Jika Pangeran William benar - benar melakukan hal itu maka Saya tidak segan - segan menghukum Pangeran William." Ucap Putri Kasandra dengan wajah menggelap tanpa ada rasa takut sedikitpun.

Pangeran William menatap tajam ke arah Putri Kasandra dan tanpa ada rasa takut sedikitpun Putri Kasandra membalas menatap tajam ke arah Pangeran William.

Putri Kasandra kemudian memalingkan wajahnya ke arah samping sambil bersiap keluar dari kereta tersebut. Namun baru satu langkah Pangeran William menarik tangan Putri Kasandra.

Bruk

Karena tidak ada persiapan Putri Kasandra ambruk dan tubuhnya menimpa tubuh Pangeran William. Pangeran William memeluk tubuh Putri Kasandra agar tidak terjatuh dengan wajah memerah.

Sedangkan Putri Kasandra yang tubuhnya tidak ingin terjatuh memegang pakaian Pangeran William dengan wajah ikut memerah seperti wajah Pangeran William.

Hening

Mereka terdiam beberapa saat sambil menetralkan jantungnya masing - masing yang berdetak sangat kencang.

"Pangeran William, apa yang terjadi?" Tanya dua pengawal dengan serempak sambil membuka tirai.

Ke dua pengawal diam membatu ketika melihat Pangeran William dan Putri Kasandra saling berpelukan. Hal itu tentu saja membuat Putri Kasandra memalingkan wajahnya ke arah samping dengan wajah masih memerah seperti kepiting rebus.

"Keluar!" Perintah Pangeran William dengan nada dingin.

"Baik Pangeran." Jawab salah satu pengawalnya sambil menarik temannya yang masih diam membatu.

Hening

"Mengapa Pangeran William menarik tanganku?" Tanya Putri Kasandra dengan suara tercekat dan tubuh gemetar.

"Aku ..." Ucap Pangeran William menggantungkan kalimatnya.

"Barusan, Pangeran William sengaja menarik tanganku dan membuat kita saling berpelukan. Hal itu membuat ke dua pengawal Pangeran William menyaksikan adegan itu ... Aku seorang wanita muda yang belum menikah tapi Pangeran William telah merusak reputasiku." Ucap Putri Kasandra sambil menatap Pangeran William dengan mata berkaca - kaca.

"Aku tahu itu hanya saja tadi itu kecelakaan." Ucap Pangeran William dengan perasaan bersalah.

Putri Kasandra menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil menetralkan jantungnya yang berdetak kencang.

"Pangeran William, kenapa Pangeran William masih memegang dan menyentuhku?" Tanya Putri Kasandra dengan nada kesal.

Putri Kasandra sangat kesal karena tangan Pangeran William masih memegang pinggang Putri Kasandra.

"Maaf." Ucap Pangeran William sambil melepaskan tangannya yang memegang pinggang Putri Kasandra.

"Lebih baik Aku pergi." Ucap Putri Kasandra sambil membalikkan badannya.

"Tunggu! Ada yang ingin Aku katakan." Ucap Pangeran William.

"Saat ini Aku tidak ingin berbicara." Ucap Putri Kasandra dengan nada ketus.

Selesai berbicara Putri Kasandra pergi meninggalkan Pangeran William dengan cara melompat dengan menggunakan ilmu peringan tubuh.

"Kenapa jantungku berdetak kencang ketika dekat dengannya? Apakah Aku jatuh cinta padanya?" Tanya Pangeran William.

"Maaf, Pangeran William. Apakah kita melanjutkan perjalanan?" Tanya penjaga setianya.

"Ya." Jawab Pangeran William dengan singkat.

xxxxxxxxxxxxxx

Pagi hari Putri Kasandra sudah selesai mandi dan memakai gaun hingga terlihat sangat cantik. Putri Kasandra berjalan - jalan ke taman sambil menikmati bunga - bunga yang baru saja mekar.

"Putri Kasandra." Panggil seorang pria yang tiba - tiba datang tepat di belakangnya.

"Aduh ... Kaget." Ucap Putri Kasandra sambil mengelus dadanya berulang kali.

Putri Kasandra membalikkan badannya dan melihat penjaga bayangan milik Pangeran William menundukkan kepalanya sambil memberikan hormat.

"Ada apa?" Tanya Putri Kasandra.

"Pangeran William lagi tidak sehat dan sepertinya racunnya kambuh jadi tolong obati." Mohon Penjaga Bayangan dengan mata berkaca - kaca.

Putri Kasandra yang mendengarkan ucapan penjaga bayangan sangat terkejut dan entah kenapa hatinya sangat takut jika terjadi sesuatu dengan Pangeran William.

"Sejak kapan?" Tanya Putri Kasandra.

"Kemarin malam." Jawab penjaga bayangan.

"Kenapa kamu tidak memberitahukan Aku waktu kemarin malam?" Tanya Putri Kasandra sambil mencengkram baju penjaga bayangan dengan nada kesal.

"Maaf, Saya tidak berani mengganggu istirahat Putri Kasandra." Jawab penjaga bayangan.

"Lain kali jam berapapun datang walau Aku sudah tidur." Ucap Putri Kasandra.

"Baik." Jawab penjaga bayangan dengan cepat.

"Antar Aku ke istananya." Pinta Putri Kasandra.

"Baik." Jawab penjaga bayangan dengan singkat.

Putri Kasandra dan penjaga bayangan kemudian terbang meninggalkan tempat kediaman Ayahnya Putri Kasandra menuju ke istana Pangeran William.

"Di mana kamarnya?' Tanya Putri Kasandra ketika mereka sudah sampai di istana milik Pangeran William.

"Belok kanan setelah masuk ke dalam lalu langsung ke pintu kedua. Kamar pertama sebelah kanan adalah kamar tidur Pangeran William." Jawab penjaga bayangan.

Tanpa menjawab Putri Kasandra berlari ke arah yang di tunjuk penjaga bayangan dengan wajah kuatir.

"Kamu harus kuat karena sebentar lagi Aku datang untuk merawatmu." Ucap Putri Kasandra dengan wajah kuatir sambil masih berlari dengan secepat kilat.

Brak

Putri Kasandra membuka pintu kamar Pangeran William dengan kasar dan melihat wajah tampan Pangeran William sedang duduk di kursi sambil meminum anggur.

"William." Panggil Putri Kasandra dengan wajah kuatir.

Pangeran William sangat terkejut dengan kedatangan Putri Kasandra yang tiba - tiba terlebih memanggil dirinya dengan menyebut namanya saja.

Karena biasanya Putri Kasandra memanggil dirinya dengan sebutan Pangeran William.

"Bagaimana, kamu bisa minum ketika kamu tidak cukup sehat?" Tanya Putri Kasandra dengan nada kesal.

"William, kamu sedang bersenang - senang ya?" Tanya Putri Kasandra sambil berkacak pinggang.

Tanpa menjawab Pangeran William bangun kemudian berjalan ke arah Putri Kasandra.

Whushhhhhh

Gerakannya yang sangat cepat sudah berada di depan Putri Kasandra kemudian Pangeran William memeluk tubuh Putri Kasandra.

Putri Kasandra sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Pangeran William hingga merasakan tubuhnya berat.

"Jangan bergerak, biarkan Aku memeriksa kondisimu." Ucap Putri Kasandra dengan nada kuatir sambil membalas pelukan Pangeran William agar tidak ambruk.

Tanpa menjawab Pangeran William mendekatkan wajahnya ke arah leher Putri Kasandra membuat Putri Kasandra kesal.

"William, apa yang kamu lakukan?" Tanya Putri Kasandra sambil mendorong tubuh Pangeran William.

"Kamu ..." Ucap Pangeran William menggantungkan kalimatnya sambil menatap wajah cantik Putri Kasandra.

"Aku, kenapa?" Tanya Putri Kasandra dengan wajah bingung.

"Kamu bau." Jawab Pangeran William tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

"Apa hak kamu untuk menilaiku bau?" Tanya Putri Kasandra dengan wajah kesal kemudian mendorong Pangeran William dengan kekuatan penuh.

Bruk

Hal itu tentu saja membuat Pangeran William mundur beberapa langkah dan duduk di kursi panjang.

"Apa Aku benar - benar bau?" Tanya Putri Kasandra sambil mengangkat salah satu tangannya kemudian mencium aromanya tanpa memperhatikan apa yang terjadi dengan Pangeran William.

"Hanya ada sedikit aroma dupa yang semalam Aku gunakan." Ucap Putri Kasandra.

"Kenapa kamu diam saja!" Teriak Putri Kasandra.

Putri Kasandra menatap ke arah Pangeran William dan melihat Pangeran William masih duduk di kursi panjang sambil menyandarkan tubuhnya ke tembok.

Putri Kasandra sangat terkejut kemudian berjalan ke arah Pangeran William.

"William, apakah kamu baik - baik saja?" Tanya Putri Kasandra dengan wajah kuatir.

Putri Kasandra duduk di samping Pangeran William kemudian memeriksa nadi Pangeran William.

"Sangat dingin dan ini tidak baik buat William. Aku harus membuatnya tetap hangat." Ucap Putri Kasandra sambil berdiri.

"Aduh lupakan saja, Aku seharusnya tidak perlu berdebat dengan seorang pemabuk." Ucap Putri Kasandra sambil memapah Pangeran William.

Putri Kasandra berjalan dengan perlahan hingga dirinya melihat sesuatu yang membuat dirinya sangat terkejut.

"Hah? Itu ..." Ucap Putri Kasandra menggantungkan kalimatnya.

xxxxxxxxxxxxxxxxxx

Maaf beberapa hari ini jarang up karena kondisi Author kurang fit. Di usahakan setiap hari up, terima kasih banyak dan maafkan Author.

1
Atoen Bumz Bums
pelayan pekok
Atoen Bumz Bums
ini kebetulan ada pangeran dan ayahmu Cassandra bahas tentang krim
cheng phong
terus terang aku bingung bacanya
DN
Kasandra tuh knp sich ...bs lengah. lagian knp tdk cerdas knp msh mau temuin Alex. ihh sebel dech....
DN
jangan2 Veni itu si Velanie
DN
Veni belum kapok.
DN
semoga kna batu nya kau Bela
DN
Luar biasa
May Ummah
maaf sebelumnya untuk penulisnya mohon di perhatikan kata kalimatnya trim,s
fitri
Luar biasa
DZX_ _ _@2456
Kecewa
Yakasa: kita itu sama2 penulis. Kalau kamu di kasih bintang 1 mau ngga
total 1 replies
DZX_ _ _@2456
Buruk
karyaku
hi kak transmigrasi menjadi istri mafia jangan lupa mampir y kk
karyaku
hi kak transmigrasi menjadi istri mafia jangan lupa mampir y
Helen Nirawan
Aduhhhh nampar ny ke ririn kurang tuh , tampar lg biar mirip kecoa isshh
Nada dwi Yuandira
Luar biasa
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Ririn Santi
novel ok
Ririn Santi
sedikit membingungkan jika pangeran Antonio adalah abangnya , lalu orang tua aslinya siapa
Ririn Santi: orangtuanya Kasandra raja kerajaan tetangga atau Albert?
total 1 replies
Ririn Santi
apa berterus terang akan berdampak buruk?
Ririn Santi
ntar keluyuran tanpa di dampingi pengawal lagi ya, kan kuat menghadapi byk musuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!