seorang jenius nomor satu bumi harus meninggal karena konspirasi politik berbagai negara,awalnya dia berfikir jika hidupnya akan berakhir tapi...
"apa aku adalah naruto,tunggu siapa itu naruto??"
madara:sial, anak ini agak kuat!
madara melihat naruto menghentikan bola batunya dengan linglung..
Hiruzen: Naruto, aku bisa memberimu penjelasan, ini semua demi konoha!!
Naruto:omong kosong,mulai sekarang,aku Naruto uzumaki,akan mengendalikan dunia!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shieg eit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27. Fuinjutsu: Anti-Mata
"Kalian bertiga, bawa Uzumaki Naruto menemuiku."
Di markas bawah tanah Anbu Ne, Shimura Danzo menatap tiga bawahannya dan memberi perintah.
"Ya!"
Ketiganya mengangguk mengerti lalu menghilang dari ruangan menggunakan Jutsu Flicker(shunsin)
"Hiruzen, aku sudah muak dengan kemunafikan yang kau tunjukan!"
"Aku akan membuatmu menyesal, setelah aku mendapatkan Naruto Uzumaki yang jenius ini, posisi hokage akan menjadi milikku!"
"Kuharap mata ini tidak mengecewakanku."
Danzo mengangkat tangannya lalu membelai matanya dengan tenang.
.....
"Cukup untuk hari ini, ayo lanjutkan besok."
Melihat jarum jam sudah menunjukan pukul 8 malam, Naruto meletakan peralatan di tangannya dan melepaskan kacamata pengaman yang dia pakai.
beranjak dari kursi, Naruto pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
setelah semuanya selesai, dia naik ke lantai atas.
"Naruto-Kun!"
Melihat Naruto naik dari lantai bawah, mata Ino berbinar kemudian memanggil dengan senyum centil di wajahnya.
beberapa jam ini, dia perlahan menjadi bosan dengan novel dan mulai merindukan pacarnya.
Siapa tahu, saat Ino ingin turun, Naruto sudah naik duluan seolah tahu kalau Ino merindukannya.
"Oke, apakah kamu bosan?"
Naruto naik ke tempat tidur lalu menarik Ino kedalam pelukannya, meskipun dia lebih suka berbaring di atas perut Ino yang hangat tapi sekali kali dia juga harus memanjakan Ino.
"Bosan, awalnya aku ingin turun untuk menemuinu tadi."
"bagaimana pekerjaanmu? Apakah kamu membuat sesuatu lagi?"
Ino bertanya dengan penasaran, dalam seminggu ini dia mengetahui kalau Naruto sangat hebat dan memiliki kemampuan menciptakan barang yang luar biasa.
jangan jauh jauh, ambil saja mesin pembuat Boba di dekat kulkas sana.
dalam seminggu ini, bisa di bilang ini lah yang memiliki peran terbesar atas terciptanya benda itu.
Bagaimanapun, dialah yang membantu Naruto membeli semua perlengkapan sesuatu instruksi Naruto.
"Memang ada, ini dia."
Naruto mengangguk kecil kemudian mengeluarkan sebuah kertas chakra dari saku celananya.
"Apa ini, Naruto-kun?"
Ino menatap kertas di tangan Naruto dengan ekspresi bingung, saat dia melihat lebih jelas kertas itu memiliki aksara fuinjutsu yang membentuk suatu formasi yang tidak dia tahu.
"Ini adalah segel yang aku buat, fungsinya sangat bagus, apakah kamu menginginkannya?"
"Segel? Yang kamu buat sendiri??"
mendengar ucapan Naruto, mata gadis itu membelakak tak percaya.
Sebagai putri keluarga ninja, dia mengetahui apa itu fuinjutsu dan tahu betapa sulitnya teknik tersebut untuk di kuasai.
tapi Naruto, tidak hanya menguasai fuinjutsu tapi dia juga membuat segel baru dalam beberapa jam!?
"um...fungsinya buat apa Naruto-kun?"
"fungsinya ya...bisa di bilang ini adalah segel yang sangat bagus untukmu, Ino-chan."
"dengan segel ini, kamu akan memiliki lebih banyak privasi."
"Lagipula, aku membuat segel ini khusus untuk mu"
Dan para gadis lain, Naruto melanjutkan kalimatnya terkahir dalam hatinya.
"Untukku? Naruto..."
Mendengar penjelasan Naruto, Ino tertegun sejenak kemudian semburan kehangatan muncul di hatinya.
"Naruto-kun, tolong ajarkan aku menggunakan segel ini!"
Meskipun Ino tidak tahu fungsi spesifik dari segel yang Naruto buat, tapi karena itu khusus untuknya, dia akan menggunakannya bahkan jika itu hanya segel sampah!
"Tidak perlu belajar, kamu buka bajumu dulu."
"ah? Ke—kenapa?"
"Naruto-kun, bukannya aku tidak mau, tapi sumurku belum pulih~"
Ino menatap Naruto dengan tatapan menyedihkan.
"apa yang kamu pikirkan gadis bodoh, aku akan menanamkan segelnya ke tubuhmu!"
"Um? Jadi begitu."
wajah Ino memerah karena malu, lalu diapun membuka piyama tidurnya dengan jantung berdebar kencang.
Meskipun Naruto sudah sering memanfaatkan tubuhnya, tapi rasa malu saat di tatap dalam keadaan telanjang tidak pernah hilang, lagipula semuanya baru lebih dari seminggu.
"Lalu apa?"
"mungkin akan sedikit panas, jadi tahan oke?"
Naruto duduk di kasur, tatapannya tertuju pada tubuh Ino yang telanjang.
Kulit putih bersih tanpa noda, pusar mungil dengan rona merah di sekeliling terlihat sangat imut.
melihat lebih ke atas, gundukan mochi kecil yang terlihat lembut terlihat begitu bangga dengan kacang merah muda di puncaknya.
"Naruto-kun, jangan menatapku terus."
Saat mata nakal itu mengagumi indahnya loli yang imut, suara sang pemilik membangunkannya.
Naruto menahan rasa gelisah di hatinya dan melanjutkan pekerjaannya.
letakan kertas yang berisi segel di atas perut Ino, letaknya berada di bawah pusar dan atas area terlarang.
"Aku mulai..."
Naruto berbisik pelan kemudian chakra emas emas yang indah menyala dari tangannya.
Kendali Cakra Naruto sekarang sangat tinggi dan semua ninjutsu yang dia kuasai pada dasarnya tidak membutuhkan segel tangan sama sekali.
"Hnggh~ panas!"
"Naruto-kun, rasanya tidak nyaman."
Merakan perubahan di perutnya, Alis Ino langsung berkerut dan erangan menyakitkan keluar dari mulutnya.
"Sabarlah, ini akan segera berakhir."
mendengar ratapan Ino, Naruto merasa kasihan padanya.
Tapi tidak mungkin baginya untuk menghentikan operasi, bagaimanapun segel ini sangat penting bagi Ino dan dirinya sendiri.
saat waktu terus berjalan, kaligrafi aksara khusus di kertas juga mulai bersinar.
tinta hitam mulai bergerak kemudian perlahan merayap dari kertas dan menyebar ke perut Ino.
Di bawah kendali Naruto, tinta itu berkumpul kemudian membentuk sebuah gambar secara perlahan.
1 menit kemudian, saat erangan Ino menjadi lebih intens proses penanaman segel pun selesa.
"Huft~huft~ Naruto-kun, rasanya sangat aneh!"
"Hehe, tapi semuanya sepadan, sekarang bisa di bilang kamu memiliki teknik rahasia lain selain teknik keluargamu."
Melihat tato kupu kupu Hitam yang indah namun memiliki pesona kenakalan di perut Ino, Naruto menggaruk hidung gadis itu dengan sayang.
"Cobalah, rasakan betapa jeniusnya suami-mu ini."
Naruto menatap Ino dan memberi instruksi dengan senyum misterius.
"Baiklah, bagaimana cara mengaktifkannya?"
"kamu hanya perlu menyalurkan chakra ke segel di perutmu, segel itu akan secara otomatis diaktifkan."
"Jadi begitu."
Ino mengangguk kemudian menutup matanya untuk merasakan segel.
setelah beberapa saat, dia akhirnya menemukan fluktuasi samar di perutnya.
dengan pikirannya, Chakra mengalir perlahan menuju segel itu.
Beberapa saat kemudian, Ino membuka matanya dengan perasaan aneh.
Dia menatap ke arah Naruto dengan ragu, setelah mengaktifkan segel dia tidak merakan perubahan apapun di tubuhnya selain pengurangan chakra.
"Naruto-kun, kenapa aku tidak merasakan apapun?"
"Pergilah ke depan cermin dan kamu akan tahu." Naruto memberi instruksi.
mendengar ucapan Naruto, Ino memiringkan kepalanya lalu bangkit dari tempat tidur dengan ragu.
Lalu...
"Kyaaah!!!!"
"Naruto-kun, kenapa tubuhku tidak ada!!?"
Melihat cermin di depannya, Ino langsung berteriak panik.
saat ini, selain pantulan barang di rumah, Ino tidak menemukan dirinya sama sekali di sana.
Hal ini membuatnya panik dan berfikir apakah sesuatu yang buruk telah terjadi pada dirinya.
"bagaimana? Apakah segel yang aku buat bagus?"
"Apa? Segel?"
"ah!? Jadi maksudmu, aku menghilang karena segel ini??" mendengar pertanyaan Naruto, gadis itu langsung bereaksi.
Dia menghentikan output chakra pada segel di perutnya dan tubuhnya langsung perlahan muncul kembali di dalam cermin.
Beberapa saat kemudian, Tubuh Ino muncul sepenuhnya.
Wajahnya sekarang di penuhi keheranan dan kekaguman.
"Naruto-kun, kamu hebat sekali!"
setelah sadar, Ino langsung berlari ke arah Naruto dan menerkam sang pacar dengan kuat.
"Naruto-kun, kamu...kenapa kamu sangat jenius, otakmu terbuat dari apa?"
Sebagai gadis yang cerdas, Ino langsung menyadari betapa menakjubkannya segel yang di tanamkan oleh Naruto kepadanya.
dengan segel ini, seseorang bahkan bisa membentuk keluarga ninja besar mereka sendiri!
"Naruto-Kun, kamu sangat baik."
"apakah tidak masalah, memberikan teknik segel sehebat ini padaku?"
Ino mengangkat kepalanya untuk menatap wajah Naruto.
"Pertanyaan bodoh macam apa itu, sudah kubilang, aku membuat segel ini khusu untukmu!"
"Kamu adalah gadis yang aku sayangi, aku cintai, di mataku, kamu lebih baik dari ninjutsu level s manapun!"
"Naruto-kun....aku mencintaimu!"
Ino sangat bahagia, kepalanya terangkat kemudian mencium Naruto dalam dalam.
"Tapi...kenapa kamu membuat teknik ini untukku?"
setelah ciuman, Ino pun menjadi penasaran dan bertanya.
Naruto sangat jenius, tapi kenapa teknik segel yang diciptakan khusus untuknya adalah teknik yang membuat penggunanya tak terlihat?
"Hei... sebenarnya ini hanya kekhawatiran-ku yang egois, aku tidak mau kalau ada yang mengintipmu saat mandi."
"Kamu tau? Hokage ketiga memiliki sebuah Ninjutsu sensor yang di sebut [teknik teleskop], monyet tua itu bisa menata matai orang lain dari sudut pandang orang ketiga dengan merasakan pola chakra target"
"APA!? Ada ninjutsu yang seperti itu!!?"