NovelToon NovelToon
Catatan Takdir (Takdir Tiga Dunia)

Catatan Takdir (Takdir Tiga Dunia)

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Reinkarnasi / System / Barat / Tamat
Popularitas:268.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: catur Wahyudi

Rangga terbangun disebuah ruangan serba putih dihadapan tiga orang dewa, setelah berbincang bincang, Rangga menyadari bahwa ia telah tewas karena suatu alasan.

Oleh para dewa ia mendapatkan kesempatan hidup kedua di dunia sihir dimana manusia dan berbagai mahluk sihir hidup saling berdampingan, dunia dimana keajaiban dapat terjadi kapanpun dan dimanapun.

Akankah Rangga menemukan jalan untuk menikmati kehidupannya dengan tenang atau masalah yang akan menghampirinya? ikuti petualangan Rangga ya!

Follow Ig Author (@catur_iu)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon catur Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 26 Rencana Latihan Six Guardian

Baru kali ini Rangga menemukan seekor burung hantu yang dapat berbicara layaknya manusia, meskipun Rangga sudah banyak membaca buku buku mengenai berbagai macam ras dan pengetahuan umum lainnya tetapi dia tidak pernah mendengar seekor burung yang dapat berbicara. 

Mungkin jika burung itu adalah jenis burung kakak tua atau sejenisnya masih memungkinkan, tetapi yang ada di depan Rangga saat ini adalah seekor Burung Hantu. 

~Jawab, Burung Hantu yang ada di hadapan pemain saat ini merupakan burung hantu yang terlahir dengan energi sihir yang sangat besar, dan spesies dari burung ini adalah "burung hantu bijak"~

Suara Ruin terdengar di telinga Rangga membuat Rangga memahami sesuatu, seluas apapun pengetahuannya, dia tidak akan pernah bisa menjangkau tempat yang sangat jauh dan belum pernah dia jamah sebelumnya.

"Sebenarnya aku tidak yakin dengan kekuatan yang aku miliki saat ini, kekuatanku masih terlalu lemah untuk saat ini bahkan tidak cukup kuat untuk menghadapi satu raja iblis" Ujar Rangga sambil menatap tangannya. 

Hal itu sebenarnya adalah alasan yang dibuat buat oleh Rangga agar tidak mengemban tanggung jawab sebagai penyelamat dunia.

Tidak pernah Rangga duga sebelumnya bahwa Ratu Elf Hutan telah memikirkan semua itu sehingga dia mulai menyarankan Rangga untuk berlatih. 

"Oh, yang kau masalahkan adalah kemahiran bertarung, aku adalah Arya dan saya ditugaskan untuk mengajari anda mengenai teknik bertarung baik dari strategi, membaca pergerakan lawan, bahkan cara menggunakan senjata" Ujar Arya sambil membungkukkan kepalanya. 

Nampak pemuda tampan dengan telinga panjang khas Ras Elf itu berbeda dari sebelumnya ketika Rangga masuk ke dalam Ruangan itu. 

Sebelumnya pemuda itu bahkan berniat memenggal kepalanya, tetapi saat ini pemuda itu malah bersedia mengajarkan Rangga teknik bertarung. 

Setelah pemuda itu berdiri, kali ini adalah seorang wanita cantik dengan rambut terikat ke belakang serta sebuah tongkat sihir yang dia pegang di tangan kanannya. 

"Anu, nama saya adalah Nuri dan saya yang akan mengajarkan anda mengenai Sihir, Formasi dan Membuat Ramuan" Ujar wanita itu. 

Wajah malu malunya membuat Rangga merasa bahwa wanita penyihir itu sangat imut melebihi wanita manapun yang pernah ditemui selain ibunya. 

"Nama Saya adalah Yuris dan saya akan mengajari anda mengenai politik, strategi, dan siasat" Ujar pemuda lainnya yang paling dekat dengan Suriel. 

"Nama saya Mita, saya akan mengajarkan anda berbagai hal mengenai resep masakan, pengetahuan umum dan teknik penggunaan pisau" Ujar seorang wanita yang nampak lebih gemuk dibandingkan Suriel maupun Nuri. 

 

Meskipun demikian wajah wanita itu masih tampak sangat cantik bahkan sulit menemukan saingannya jika berada di kerajaan manusia. 

"Mereka adalah orang orang yang akan mengajarimu selama delapan bulan ini, jadi berlatihlah dengan serius" Ujar Suriel menjelaskan. 

Sebenarnya selain keempat orang itu, satu orang lainnya dan burung hantu bijak juga berniat melatih Rangga tetapi keduanya diminta untuk membantu pekerjaan Suriel mengurus kerajaan. 

"Tu.. Tunggu dulu, aku tidak bisa melakukan latihan ini, saat ini aku adalah murid dari akademi kota Ardian, jadi aku tidak bisa seenaknya membolos akademi selama delapan bulan lebih!" Ujar Rangga. 

"Kau tidak perlu khawatir dengan hal itu, aku sudah mengurus masalah akademi mu dan kami juga sudah mendapatkan izin dari mereka dan keluargamu jadi kau tidak perlu khawatir" Ujar Suriel menjelaskan pada Rangga. 

"A.. Aku tidak punya rumah di kerajaan ini, jadi aku harus kembali, maaf semuanya aku membuat usaha kalian sia sia" Ujar Rangga berniat pergi dari tempat itu dan perlahan lahan berjalan ke belakang. 

"Kau bisa tinggal bersamaku, sebelumnya kau memanggilku kakak bukan, jadi seharusnya tidak masalah kalau kau tinggal bersamaku" Ujar Sariel menjelaskan pada Rangga dan kali ini Rangga benar benar tidak bisa mengelak. 

Wanita yang ada didepannya saat ini benar benar tahu segala hal, dia pasti tahu bahwa Rangga kelak memang menjadi seorang penyelamat dunia. 

"Kalau begitu mohon bantuannya!" Ujar Rangga sambil menundukkan kepalanya.

Sebenarnya dia menyadari sesuatu sebelumnya ketika Sariel memperkenalkan dirinya tetapi dia tidak yakin bahwa wanita itu sama seperti apa yang dia pikirkan. 

Baru setelah mengetahui Sariel adalah ratu Elf Hutan Rangga menyadari bahwa wanita itu adalah Prekognisi Queen, sosok yang bisa melihat pecahan masa depan. 

"Hahaha baiklah mulai hari ini adalah jam latihanku, kita harus cepat sebelum hewan buruan kita lepas!" Ujar Arya sambil menarik kerah baju Rangga dan menariknya keluar dari ruangan itu. 

……

Sementara itu saat ini Foxs tengah Membaca sepucuk surat yang diantarkan oleh burung merpati kepadanya, isi surat itu adalah mengenai Rangga yang tentunya membuat pria itu sangat terkejut. 

"Anak ini, apakah dia tidak bisa menghindari masalah, awas saja jika kau kembali menuju akademi, aku akan memberikannya hukuman yang berat" Ujar Foxs kemudian kembali menuju ke arah Rombongan akademi yang tengah berkemah. 

Untuk kelompok William sendiri sudah kembali menuju ke tempat awal mereka setelah merasakan guncangan yang sangat besar ketika tengah mencari Rangga. 

Karena ketakutan mereka akhirnya memutuskan untuk kembali menuju ke kelompok akademi agar lebih aman. 

Dan ketika Foxs datang kali ini, semua orang dengan penuh antusias menanyakan mengenai kondisi Rangga. 

"Guru Foxs, bagaimana kondisi Rangga apakah dia baik baik saja?"

"Guru Foxs,kenapa tidak membawa Rangga bersamamu?" Tanya William dan Aurora ketika Foxs datang. 

"Anak sialan itu benar benar mencari masalah kali ini, kalian jangan katakan apapun pada pihak kerajaan manusia atau perang akan pecah dibuatnya" Ujar Foxs kemudian dia mengajak semua orang yang ada disana kembali menuju ke akademi. 

….

Sementara itu di tempat lain, surat yang sama berada ditangan Andre Wisdom, ketika dia membacanya dia tidak bisa percaya dengan isi surat itu dan meremasnya hingga membuat surat itu menjadi bola kertas. 

"Akademi benar benar tidak bisa diandalkan, bagaimana mungkin mereka membiarkan seorang murid berkeliaran seorang diri hingga melewati perbatasan kerajaan Elf hutan, karena mereka aku harus berpisah dengan cucuku selama delapan bulan, mereka harus bertanggung jawab atas hal ini" Ujar Andre sebelum bergerak menuju ke arah akademi untuk meminta pertanggung jawaban. 

 

1
uwa_botak
Luar biasa
Qillah julyan
aku bisa mencuri motormu rangga lets goo😅😅😅
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut terus menerus othor
mochamad ribut
up ⚡🔨
mochamad ribut
up up
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
mochamad ribut
up
mochamad ribut
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!