Puber kedua, menghancurkan pernikahan Tatiana Ramos dan Brandon Wirawan. Ketika sang istri sibuk mengembangkan bisnis di luar negeri, suaminya yang ditinggal selama 2 bulan justru sedang mabuk kepayang dengan gadis muda yang usianya 10 tahun lebih muda dari istrinya.
"Kamu membiarkan dia menginap di kamar kita, mas? apa kamu sudah gilaa?"
"Siska tak punya kerabat di kota ini, dia sebatang kara. Ingatkah saat aku bertemu denganmu pertama kali, kamu juga sebatang kara Tatiana!"
Dengan dalih mirip dengan istrinya 10 tahun lalu, untuk pertama kalinya selama 10 tahun, Brand mendebat Tatiana.
"Maafkan aku Nyonya, tempat tinggal ku sedang diperbaiki..."
Mata Tatiana melebar, wanita itu bahkan mengenakan gaun tidurnya. Dia tidak tahan lagi, hanya dua bulan, dan itupun demi perusahaan mereka yang sempat merugi milyaran rupiah. Tapi begitu dia kembali, suaminya malah bermain api.
'Suami pengkhianatan dan bodoh seperti ini, aku benar-benar tidak butuh' geram Tatiana dalam hatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Tatiana dan Yuli sudah berada di depan apartemen milik Tatiana yang diberikan oleh kakaknya.
"Besok masih mau bekerja di perusahaan itu, Tatiana?" tanya Yuli.
Dia saja yang mendengar Tatiana dituduh sembarangan, sampai di bilang korupsi merasa begitu kesal. Kalau Yuli jadi Tatiana, dia akan langsung pamerkan kartu diamond pemberian kakaknya. Dengan uang jajan sebesar itu dari kakaknya setiap bulan, selama lima tahun. Yuli yakin kalau kartu diamond Tatiana itu isinya sudah triliunan.
Tatiana malah mengangguk, dan itu membuat Yuli tidak paham.
"Kenapa Tatiana? dia bahkan menuduhmu korupsii! selama 10 tahun kamu menutupi rapat-rapat aibnya. Tapi dia, lihat bagaimana dia membuat fitnah untukmu, dan kamu masih mau kerja di perusahaan itu?" ucap Yuli bingung.
Tatiana paham, kenapa sahabatnya sangat kesal seperti itu. Yuli merasa Brandon itu benar-benar seseorang yang jahat dan tega. Dia juga mulai berpikir sama. Pria yang dulu dia kenal sangat baik dan tidak mudah menyerah. Sekarang memang sangat berbeda. Dia juga mulai merasa bahwa suaminya memang begitu tega.
Tapi masalahnya, mereka masih suami istri sekarang. Jika dia pergi dari perusahaan, dan perusahaan itu bangkrut, berhutang, itu akan jadi hutang bersamanya. Mereka masih suami istri. Sebenarnya, Tatiana tahu kalau Yuli lebih paham akan semua itu. Hanya saja, saat ini Yuli sedang sangat emosi makanya dia lupa akan hal itu.
"Tenang saja, setelah satu bulan. Setelah aku resmi bercerai dengan mas Brandon. Aku akan tinggalkan perusahaan itu, juga mas Brandon untuk selamanya. Tidak akan berbalik lagi!"
Yuli menghela nafas panjang.
"Baiklah, besok mau aku jemput atau tidak?" tanya Yuli yang sudah mulai sedikit tenang.
"Tidak usah, aku akan ke proyek dulu. Kemarin aku bilang pada Lulu, aku keluar dari kantor untuk peninjauan proyek. Setidaknya aku harus tahu apa yang terjadi disana!"
"Baiklah, selamat istirahat! oh ya kapan kakakmu datang, aku mau kasih hadiah perkenalan?"
"Aku tidak tahu, tadinya kan memang mau penandatanganan investasi, dia akan datang minggu depan. Tapi investasinya batal, aku rasa dia tidak akan datang!"
"Yah, sayang sekali!"
"Kenapa? bukankah bulan depan kita bisa bertemu dengannya di negara M?" tanya Tatiana.
"Kamu benar, baiklah sampai jumpa besok!"
Tatiana turun dari dalam mobil dan melambaikan tangannya ke arah Yuli. Setelah itu dia masuk ke lobby apartemen.
Tak jauh dari sana, ternyata sejak tadi sudah ada sebuah Maybach yang berhenti di belakang mobil Yuli. Saat mobil Yuli pergi, mobil itu masih berada di sana.
"Tuan..."
"Carikan aku satu unit yang letaknya satu lantai dengan Tatiana!" kata Julian.
Mobil itu ternyata adalah milik Julian. Dia mengikuti mobil Yuli sejak dari galeri seni. Tampaknya, dia memang mengincar Tatiana.
"Baik tuan!" jawab Judith dengan cepat.
Setelah itu, mobil itu juga pergi.
Sementara saat Tatiana tiba di apartemen. Dia terkejut melihat ada sebuah kotak di atas meja ruang tamunya. Kotak yang cukup tebal dan mewah berwarna hitam, kemudian dihiasi dengan pita berwarna merah. Dan sebuah surat di bawah kotak itu.
'Aku dengar kamu belajar mengemudi. Ini hadiah dariku, jika sudah mahir nanti. Mengemudilah sendiri. Mobilnya ada di basemen apartemen, di parkir khusus VIP. Bentley Flying Spur warna hitam, dengan plat mobil sesuai tanggal lahirmu'
Kakakmu, Zack.
Tatiana tersenyum setelah membaca surat itu, dan ketika dia membuka kotaknya. Ternyata isinya kunci mobil yang harganya lebih mahal dari sebuah Maybach itu.
Mata Tatiana sampai berkaca-kaca, sudah basah malah. Dia tidak menyangka, akan mendapatkan dua kakak yang begitu baik. Ketika dia di panti asuhan, sampai usianya 27 tahun bahkan, dia mana pernah merasakan kasih sayang seorang kakak.
Sekarang dia dapatkan semua kasih sayang itu, bahkan dua kakak sekaligus. Yang satunya memanjakannya dengan uang jajan yang jumlahnya fantastis. Yang satu lagi, selalu tahu dia sedang apa dan sedang butuh apa. Bahkan belum dia sempat memberitahukannya pada kakak keduanya itu, Zack selalu sudah membelikan semuanya lebih dulu. Apartemen yang dia tinggali sekarang, bahkan mobil yang nilainya fantastis juga. Hampir sama dengan harga apartemen yang dia tinggali sekarang.
Tatiana menyalakan ponselnya. Karena memang dia menonaktifkannya sejak tadi. Dan begitu nomornya aktif. Banyak sekali panggilan tak terjawab dari Brandon. Juga pesan yang Tatiana yakin dia sudah tahu apa saja isinya. Jadi, dia mengabaikan semua panggilan tak terjawab, dan juga semua pesan masuk yang dikirim oleh Brandon.
Dia hanya langsung mencari kontak Zack dan menghubungi kakak keduanya itu.
"Halo..."
[Adikku sayang, apa kamu suka dengan pilihanku? aku langsung minta Kevin antarkan padamu. Tenang saja, selain Kevin tidak ada yang tahu kata sandi apartemen mu]
"Kakak, terima kasih!"
[Sayang bicara apa kamu? bahkan jika kamu ingin aku memetik bintang di langit. Bagaimana pun caranya aku akan usahakan untuk mu!]
Tatiana sangat terharu. Sampai air matanya mengalir dengan sendirinya.
[Aku dengar dari Kevin, ketika dia ke perusahaan Wirawan siang ini. Dia tidak menemukan kamu di ruang kerjamu. Nama yang ada disana, sudah di ganti. Apa yang terjadi?]
Tatiana langsung menyeka air matanya. Tadinya dia tidak mau memberitahukan apapun pada kakaknya sampai dia resmi bercerai dengan Brandon. Tapi dia lupa, Kevin adalah asisten kakak pertamanya. Yang mengatur semua investasi dari Ramos Company. Dan Kevin juga memang sering ke ruangan Tatiana dan Brandon secara langsung.
[Tatiana...]
"Kakak, sebenarnya...!"
[Apa yang terjadi sebenarnya? aku dengar dari kakak, kamu juga minta dia menunda investasi. Kamu jelaskan, atau kakak pergi kesana dan mencari tahu sendiri!]
"Kakak... tidak perlu. Aku akan menyelesaikannya sendiri. Aku janji pada kalian. Bulan depan, aku akan pulang!"
[Jawabanmu terdengar ambigu Tatiana]
"Kakak, ini masalah rumah tanggaku, rasanya tidak pantas saja kalau aku membuat kakak dan kak Erick terlibat. Percayalah padaku, aku pasti akan selesaikan semuanya dengan baik. Ada Yuli juga bersamaku..."
[Tatiana...]
"Percayalah padaku kakak, sudah malam. Aku akan tutup teleponnya ya. Terima kasih banyak untuk hadiahnya. Aku akan langsung pakai begitu aku dapat surat ijin mengemudi. Selamat malam kak Zack, jaga diri kakak baik-baik ya. Mimpi yang indah"
Tuttt
Tatiana memutuskan panggilan itu. Dia sungguh tidak ingin melibatkan kakaknya. Keduanya punya kegiatan yang sangat sibuk, punya nama yang begitu besar. Dia tidak enak kalau kedua kakaknya jadi terbawa masalah rumah tangganya.
***
Bersambung...
Asal jangan yg mokondo aja, rugi banget ya Yuli.. 🤭
Patut Erick yg konon manusia paling sibuk dengan bisnisnya nyempat²in buat repot² turun langsung membantu Yuli menangani kasus perceraian, ternyata Erick sejak awal sudah menyimpan rasa pada Yuli.. 🤭
Di tambah lagi adegan jatuh 2x, jatuh dalam pelukan, dan jatuh terduduk dalam pangkuan.. Membuat seorang Erick yakin dengan hatinya.. 🤭
Pesona janda emang terdepan ya Mas Erick.. 🤣🤣🤣
terima kasih sampai jumpa lagi
Kalau kau berani, ya hadapi saja sendiri..
Untuk apa kau berlindung di balik sangkar emas mu, jika kau punya kuasa di kota D ini..?!
Kau beraninya hanya mengintimidasi wanita, benar² banci..
Kau yg suka mempermainkan wanita, kau lampiaskan egomu pada istri..
Apa yg di harapkan dari lelaki seperti dirimu sebagai suami..?!
Jika kau merasa hebat, ya hadapi..
Bukan ujug² melampiaskan emosi mu pada anak buah mu, itu sih kau pengecut namanya kau sebagai lelaki..
Jatuh dalam pelukan, lalu jatuh terduduk di pangkuan.. Apakah ini ada unsur kesengajaan, atau emang kebetulan..?🤣🤣
mbaca dari awal sudah kerasa nyeseknya.tatiana bener2 kuat.disingkirkan gegara ada ulet buku nemplok si brandon.suami yang g bisa apa-apa tapi uda banyak tingkah.alurnya sat set.jadi sering nungguin up nya.
terimakasih atas bacaannya yg keren thor.
terus semangat berkarya thor 🥰🥰 ❤️❤️
ad rasa juga niih ma Yuli ,,
🤭🤭🤭🫣🫣🫣🫣😂😂😂😂
pas tuh ,, 😁😁😁😁
entah mau dihabisin Tantowi
apa dihabisin Erick
itu terserah kak Thor 🏃♀️🏃♀️🏃♀️
masih perawan ni
eh salah janda yaa..
tapi belum halal oi
begini ni,kalau kelamaan jomblo🤣🤣
btw
amanda mending keluar dr kota itu juga
takut jadi sasaran bales dendam suami nya
eh ralat,mantan
iy mantan yaa 🤣🤣