NovelToon NovelToon
Hidden Lines

Hidden Lines

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Angst
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bebas dari tuduhan konspirasi penculikan yang dirancang mantan kekasihnya, Michaela Hokked (24) memilih mati demi melepaskan diri dari masa lalu yang busuk.

Namun, takdir memiliki selera humor yang kejam.

Pelariannya menuju Los Angeles hancur bersama taksi yang ia tumpangi dalam kecelakaan maut yang meremukkan wajahnya.

Enam bulan koma dan melewati enam
Kali operasi wajah, Michaela terbangun dengan rupa baru: wajah cantik milik Cecilia Lynch, wanita bermata teduh yang kecelakaan bersamanya.

Kini, Michaela terjebak sebagai 'Cecilia' di hadapan Killian Vale-Knight (28 th) pria berkuasa yang mengaku sebagai kekasih jarak jauh Cecilia.

Tanpa kecurigaan, keluarga miliarder itu menghujaninya dengan kasih sayang yang tak pernah ia miliki.

Namun, kenyataan pahit menghantam: Cecilia asli tewas dalam keadaan hamil, Mencuri identitas Cecilia adalah tiket kebebasannya, atau justru awal dari labirin misteri yang mematikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

026

Lampu-lampu kota Los Angeles berkelebat bagai coretan cahaya yang kabur di kaca jendela mobil sedan hitam yang dikemudikan oleh Gabriella Margareth.

Di dalam kabin mobil yang sunyi, satu-satunya suara yang terdengar hanyalah deru mesin yang konstan dan helaan napas berat yang sesekali lolos dari bibir kedua wanita di dalamnya.

Gabriella mencengkeram kemudi dengan sangat erat hingga buku-buku jarinya memutih.

Matanya lurus menatap jalanan raya yang lengang, namun fokusnya sama sekali tidak ada di sana.

Sesekali, pandangannya turun ke arah telapak tangan kanannya yang bersandar di atas tuas transmisi.

Tangan itu.

Tangan yang beberapa menit lalu ia gunakan untuk menunjuk-nunjuk adiknya dengan kata-kata kejam, makian, dan tuduhan palsu tepat di depan wajah adik kembarnya, Michaela Hokked.

Aku terpaksa, Michaela... Aku harus melakukannya, jerit Gabriella di dalam hatinya yang paling dalam, meratapi luka yang baru saja ia goreskan sendiri pada hati adiknya.

Setiap kata makian yang ia lontarkan di kamar VIP tadi terasa bagai belati yang berbalik menusuk dadanya sendiri. Namun, Gabriella tahu dia tidak memiliki pilihan lain.

Dia harus terlihat sangat membenci Michaela di depan Cecilia.

Dia harus membuat adiknya terlihat seperti musuh yang licik di mata organisasi Madam's Roses. Mengapa? Karena hanya dengan cara itulah Michaela akan tetap aman dan berada jauh dari radar haram ibunya, Madam Margareth.

Gabriella teringat dengan jelas bagaimana beberapa hari lalu Madam Margareth mulai menyelidiki keberadaan Micha.

Sang Madam bahkan sudah memberikan instruksi kepada beberapa kaki tangannya untuk mencari gadis itu, berniat menyeret Micha masuk ke dalam pusaran prostitusi kelas atas dan menjadikannya salah satu "mawar" baru di bawah kendalinya—sama seperti apa yang telah Gabriella lakoni selama bertahun-tahun ini.

Saat mereka masih berusia 18 tahun dulu, Gabriella sudah pernah mengorbankan dirinya, memutus hubungan, dan mengusir Micha menjauh dari hidupnya agar adiknya itu tetap bersih, tetap menjadi gadis normal yang memiliki masa depan.

Dan malam ini, saat takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang paling rumit, Gabriella bersumpah tidak akan pernah membiarkan adiknya masuk ke dalam lingkaran keluarga hancur yang dikuasai oleh ibu kandung mereka yang berhati iblis.

Cecilia Lynch yang duduk di kursi penumpang di sampingnya tampak memejamkan mata rapat-rapat.

Tubuhnya yang penuh memar dan bekas kemerahan tampak menyedihkan, namun Gabriella tidak bisa sepenuhnya menaruh rasa iba.

Cecilia adalah sahabatnya, ya, mereka tumbuh bersama. Namun, berada di dunia yang penuh tipu daya membuat Gabriella belajar satu hal penting: tidak ada kesetiaan yang abadi.

Jika Cecilia bisa mengkhianati Madam Margareth—wanita yang selama ini membiayai dan membesarkan hidupnya—demi melarikan diri, maka bukan tidak mungkin suatu hari nanti Cecilia juga akan mengkhianati dirinya yang hanya seorang sahabat.

Dalam hal yang menyangkut keselamatan Michaela, Gabriella tidak akan pernah memercayai siapa pun di dunia ini.

Baginya, Michaela Hokked adalah segalanya.

Michaela adalah satu-satunya alasan mengapa dia masih bertahan hidup dan mempertahankan sisa-sisa kemanusiaannya di dalam lumpur dosa ini.

Gabriella rela melakukan apa saja, termasuk menjadi sosok kakak yang paling dibenci dan dikutuk oleh adiknya sendiri, asalkan Michaela tetap aman.

Dan setelah melihat bagaimana pria bernama Killian Vale-Knight itu berdiri tegak di depan ranjang Michaela—bagaimana pria itu memasang badannya, membelanya mati-matian, dan menatapnya dengan pandangan penuh kepemilikan yang murni—Gabriella tahu bahwa dia telah melempar adiknya ke tangan yang tepat.

Dari rumor yang beredar di dunia, Killian Knight dikenal sebagai pria yang dingin dan kejam.

Namun malam ini, Gabriella menyaksikan sendiri bahwa di balik dinding es itu, Killian adalah pria yang sangat setia, protektif, dan bijaksana bagi wanita yang dicintainya.

Gabriella tidak menyesal telah memaki adiknya tadi, karena makian itu justru semakin mempererat pelukan Killian pada tubuh Michaela Hokked.

Segala rencana baru kini mulai tersusun dengan sangat matang di dalam otak Gabriella.

Dia melirik Cecilia dari sudut matanya.

Dia tahu, di masa lalu, Cecilia sempat menaruh hati pada sosok Killian saat mereka masih sering berkomunikasi lewat telepon.

Gabriella tidak akan membiarkan Cecilia—atau siapa pun—merusak kebahagiaan yang baru saja dirasakan oleh adiknya.

Jika perlu, Madam Margareth pun akan ia khianati dan hancurkan dengan tangannya sendiri demi memastikan Michaela tetap hidup tenang sebagai Nyonya Knight yang sah.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sementara itu, di kamar VIP nomor 402, keheningan yang tersisa setelah badai pergi terasa jauh lebih hangat.

Pintu kamar telah dikunci rapat dari dalam atas perintah Killian.

Seluruh tim medis telah diusir keluar, memberikan ruang privat yang mutlak bagi sepasang suami istri yang baru saja dikuliti oleh kebenaran takdir.

Killian duduk di tepi kasur, membawa tubuh Michaela ke dalam pelukan hangatnya yang teramat erat.

Kepalanya bersandar pada bahu sempit istrinya, menghirup aroma pirang madu dari rambut wanita itu yang kini mulai memudar warnanya.

Pria itu baru saja menutup ponsel pintarnya beberapa menit lalu.

Di dalam sambungan telepon yang singkat namun padat itu, Killian telah mengabarkan seluruh kebenaran kepada Kaelor dan sang mommy, Suzzy Knight.

Dia menceritakan tentang konspirasi identitas ini, tentang wajah yang tertukar, dan tentang cintanya yang ternyata berlabuh pada orang yang salah namun di waktu yang sangat tepat.

Suzzy, dengan kebijaksanaan seorang ibu yang luar biasa, tidak sedikit pun menyalahkan Michaela.

Sebaliknya, wanita paruh baya itu justru menangis haru dan menyuruh Killian untuk segera meresmikan segalanya secara sah.

Maka dari itu, Killian telah memutuskan: besok pagi-pagi sekali, dia akan membawa seorang pendeta privat ke rumah sakit ini.

Mereka akan melakukan sumpah altar pernikahan yang baru, dengan dokumen hukum yang sah, yang tertulis atas nama Michaela Hokked, bukan lagi Cecilia Lynch.

"Maafkan aku, Killian..." suara Michaela memecah keheningan, terdengar parau dan sarat akan penyesalan.

Jemarinya yang ramping bergerak perlahan, membalas pelukan Killian di pinggangnya. "Bukan karena aku tidak ingin jujur sedari awal kepadamu..."

Michaela menarik napasnya yang terasa berat, menatap lurus pada dinding kamar dengan pandangan menerawang.

"Hidupku... bisa dikatakan sangat sulit di San Francisco sebelum kecelakaan itu terjadi. Aku hanya seorang gadis jalanan yang bekerja paruh waktu demi menyambung hidup dari hari ke hari. Dan saat aku terbangun dari koma dengan wajah ini, lalu melihat bagaimana kasih sayang yang diberikan oleh Mommy saat menjengukku... bagaimana saudara-saudaramu yang begitu banyak memberikan perhatian hangat... itu semua adalah impian terbesar bagi wanita sebatang kara sepertiku."

Air mata Michaela kembali menetes, membasahi pakaian mahal yang dikenakan Killian.

"Merasakan kehangatan sebuah keluarga sejati adalah sesuatu yang belum pernah kudapatkan seumur hidupku. Karena itulah aku egois, aku memilih diam dan menerima identitas ini. Dan asal kau tahu... walaupun saat selesai sumpah pernikahan kemarin di altar kau menjanjikan neraka untuk hidupku setelah kita pulang... Kata neraka yang kau janjikan itu sama sekali tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kesulitan dan penderitaan nyata yang pernah kujalani di San Francisco."

Killian mendengarkan setiap bait kalimat itu dengan dada yang berdenyut nyeri. Rasa bersalah yang teramat sangat kembali menghantam harga dirinya sebagai seorang pria.

Dia melonggarkan pelukannya sedikit, lalu tangannya bergerak naik untuk menangkup kedua pipi Michaela, memaksa wanita itu untuk menatap langsung ke dalam manik mata elangnya.

"Aku juga minta maaf, Michaela..." ucap Killian, menyebut nama asli istrinya untuk pertama kali dengan nada suara yang begitu lembut, tanpa ada lagi sisa kekejaman di dalamnya.

"Aku minta maaf karena proses kita untuk bersama ternyata harus serumit dan sekejam ini."

Pria itu terdiam sejenak, rahangnya mengeras sesaat sebelum dia melanjutkan dengan nada suara yang bergetar menahan emosi.

"Namun... demi Tuhan, aku benar-benar minta maaf untuk satu hal yang paling fatal. Sepanjang malam pertama kita kemarin... sepanjang kita bercinta di atas ranjang... aku terus mendesah dan menyebut nama wanita lain di atas tubuhmu. Maafkan aku, Sayang... Maafkan kekejamanku."

Killian menundukkan kepalanya, menempelkan dahinya pada dahi Michaela.

"Aku benar-benar salut pada ketangguhan hatimu. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana hancurnya perasaanmu saat pria yang menjadi suamimu, pria yang sedang menyentuhmu dengan intens, justru mendesahkan nama wanita lain."

...oOo ...

Mendengar pengakuan dosa dari suaminya, Michaela tiba-tiba terdiam.

Seluruh tubuhnya mendadak menegang kecil, dan semburat warna merah muda yang pekat perlahan merayap naik, memenuhi kedua belah pipinya hingga ke ujung telinganya.

Wajahnya terasa sangat panas karena mengingat kembali detail keintiman mereka yang membara sepanjang malam suntuk kemarin.

Dia menurunkan pandangannya, tidak berani menatap langsung ke dalam mata Killian yang terlalu intens mengintimidasi perasaannya.

Namun, alih-alih menjauh, Michaela justru mengeratkan pegangan tangannya pada baju Killian.

Dengan helaan napas panjang, Michaela akhirnya memutuskan untuk berkata dengan sejujurnya, mengeluarkan apa yang selama ini dia kunci rapat di dalam bilik hatinya yang paling dalam.

"Hatiku sakit, Yin... Iya, tentu saja rasanya sangat sakit dan sesak," bisik Michaela dengan suara yang teramat lirih, jujur mengakui kerapuhannya sebagai seorang wanita biasa yang memiliki cemburu.

Namun detik berikutnya, Michaela kembali mengangkat kepalanya.

Sepasang mata cokelat keemasannya menatap lurus ke dalam manik mata Killian, memancarkan binar keteguhan yang luar biasa dari seorang gadis yang telah ditempa oleh kerasnya kehidupan.

"Namun... melihat bagaimana dirimu begitu mendambakan tubuhku berulang kali semalam... melihat bagaimana caramu menyentuhku dengan penuh gairah yang tidak bisa kau bendung, dan bagaimana kau terus memelukku erat setiap kali kita selesai... aku memilih untuk tidak peduli, Killian," ucap Michaela dengan seulas senyuman manis yang tulus di bibirnya.

"Aku tahu bahwa pada akhirnya, raga dan jiwa yang kau dekap, yang kau beri kehangatan semalaman penuh itu adalah aku, Michaela Hokked. Bukan Cecilia Lynch, dan bukan wanita lain mana pun di dunia ini. Jadi, biarkan nama itu tetap menjadi hantu di masa lalumu, karena mulai besok pagi... kau hanya akan mendesahkan namaku di atas altar yang baru."

Killian tertegun mendengar jawaban yang begitu dewasa dan berani dari istrinya.

Rasa kagum dan cintanya melonjak naik ke tingkat yang belum pernah dia rasakan sebelumnya untuk wanita mana pun.

Tanpa membuang waktu lagi, Killian memajukan wajahnya, membungkam bibir manis Michaela dengan sebuah kecupan yang mendalam, lembut, dan penuh dengan janji kesetiaan yang mutlak di bawah saksi sinar rembulan yang menembus kaca jendela rumah sakit.

1
nayla tsaqif
Ini badainya udah berlalu belom,,,?? gk ada badai madam roses kan,,?? Barang kali madam tua itu tantrum,, 😌
Bakul Lingerie
Millian ga hadir? jgn2 Cecilia hamil sama Millian😅.. eh
Rosdianah 🌷: hihihi Millian Lapak sebelah ada cerita nya sendiri ya kak, Judulnya "My Fake Knight" 🫶🏻
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: Author Up besok ya kak🫶
total 1 replies
Bakul Lingerie
aku liat sinopsisnya berasa lagi baca novel terjemahan.. menarik...lanjooot
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mia Camelia
sup ayam dan jus melon 🤔🤔🤔kombinasi sempurna tuh, jadi laper nih ngebayangiin nya🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Hahah kak reader bisa aja 😅
total 1 replies
Sarinah Quinn
ceritanya pasti akan lebih rumit lagi bagi Michaela 😢 karena kalau nanti killian sudah mencintai nya maka Cecilia asli akan muncul dan mengambil tempat Michaela lebih menyakitkan lagi killian tidak bisa membedakan keduanya Krn wajah yang sama. kasian Michaela thor kenapa sih dia tidak mengaku SJ sebagai Michaela bukan Cecilia.... pokoknya jangan buat Michaela menderita lagi thor 🙏🙏🙏
Rosdianah 🌷: author ikut maunya kak reader 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Mita Paramita
udah jatoh ketiban tangga nih killian 😭😭😭 nyesek banget mesti melepas Mischa 🤣🤣🤣lagian jangan gengsi kalo suka sama istrinya kn sekarang situasi udah diujung tanduk nih 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: ntar menyesal 🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
killian panik kehilangan micha 🤣🤣🤣 gimana kalo kontrak nikah udh berakhir mungkin gak mau cerai nih 😈😈😈
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Yg paling sedih disini,, rahim micha memiliki masalah pasca kcelakaan hasil sabotasemu yin,, dan kau memperburuknya dg obat kontrasepsi,, kau hampir menghancurkan harta berharga seorang wanita,,mommy pasti kecewa luar biasa, putranya menjadi seorang monster😌kutuk aja mom,, kutuk yin jadi marcusuar,, 😌
Rosdianah 🌷: huhuhu 🥲
total 1 replies
Mia Camelia
ehmmm hamil gak yah🤔🤔🤔
Rosdianah 🌷: aman kak🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
hahaaha semua rencana killian ketauan semua🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Mom memang paling peka🤭
total 1 replies
Mita Paramita
akhirnya micha bisa lepas dari killian berkat momy Suzy 🤣🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: mommy best🥳🤭
total 1 replies
Mita Paramita
killian gagal total rencana licik ny udah dibongkar orang tua ny 🤣🤣🤣 semoga micha cepet Hamidun 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: hehehe iya kak
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍 keren visual nya
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Good job daddy mommy,, 👏👏👏🥰
Rosdianah 🌷: yeee🥳
total 1 replies
Ainun Mahya
mana nih lanjutannya kak😄
Rosdianah 🌷: Nanti malam ya kak🤭🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor yang banyak 🤣🤣🤣
itu Mischa kenapa muntah? mungkin kah hamil 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: author silent 🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Kael, Pergi yg jauh sama kakakmu gaby !! Biar yin gila,,, 😌sebelum berpisah jujurlah ttg semuanya kpd mommy suzzy,, biar yin di hukum gantung sama mommy🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Kan,,,, kan,,, kan,,, y gini klo maen api,, menyala meledak,, kobong🔥hangus semua🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Meledak 🔥🔥🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!