NovelToon NovelToon
Tirai Hitam Para Pewaris

Tirai Hitam Para Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:526
Nilai: 5
Nama Author: Pineapple banana

Sejak kecil, Kiara hidup sebagai anak yang dibenci dan disiksa oleh keluarga yang membesarkannya. Ia tak pernah tahu bahwa semua penderitaan itu berawal dari sebuah pembunuhan yang terjadi dua puluh lima tahun lalu.

Demi merebut harta dan kekuasaan, pamannya membunuh ayah kandung Kiara, mengurung ibu kandungnya selama puluhan tahun, lalu membesarkannya dengan identitas palsu.

Saat kebenaran mulai terungkap, Kiara harus merebut kembali haknya dan membalas semua dosa yang telah merenggut keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pineapple banana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

"Apa kalian sudah menemukan nya." tanya Anton pada Baron dan Rafa.

"Hem.. Maaf tuan kami sudah berusaha, namun mereka tidak bisa kami temukan." jawab Baron tanpa berani menatap Anton.

"sial..!!! Bagaimana bisa kamu tidak menemukan nya hah, dan kamu Rafa .." Anton marah lalu ia menunjukkan jari telunjuk nya ke wajah Rafa, " tidak mungkin kalo kamu tidak bisa menemukan orang yg membawa kabur Linda." sambung nya dengan tatapan bengis.

Rafa hanya menghela nafas nya ia kesal dengan kakak ipar nya , dia pikir semuda itu mencari 1 orang yg sangat pintar mengecoh mereka.

"Anton tenang lah , kamu pikir kami nongkrong sambil ngopi di warkop gitu hah. Kami semua sudah mencari orang yg membawa Linda dan aku sudah mengerahkan semua anak buahku bahkan aku menyewa pembunuh bayaran untuk mencari mereka , tapi kami tak menemukan nya. Yg kami temukan adalah , ambulance yg lewat saat kami mengecek cctv lalu lintas.

Saat itu kamu kejar ambulance itu dan kamu tau , mereka sudah membawa Linda jauh dari kota ini..!!" jelas Rafa kesal.

"ya tuan yg di katakan Rafa benar , saya juga sudah mengecek pelabuhan Aan penerbangan di bandara , namun tidak ada penumpang atas nama Linda." balas Baron.

Mendengar penjelasan Rafa dan Baron , Anton lalu mengebrak meja di belakang nya dan ia juga melempar botol whiskey.

"cari mereka di luar kota , cari mereka sampai dapat dan kamu Rafa interogasi supir palsu itu , bila perlu hajar dia sampai dia mau mengakui siapa yg menyuruh nya untuk memata-matai keluarga ku." perintah Anton lalu ia pergi meninggalkan Rafa dan Baron di sana.

.

.

.

Di villa Surabaya milik keluarga Seno , Kiara yang sedang menikmati suasana asri di atas balkon. Udara yg sejuk tak seperti di kota dan jauh dari keramaian, om Seno memang memilih vila yg dekat desa dan jauh dari keramaian agar keluarga nya yg sedang berlibur bisa merasakan ketenangan.

di balik pintu Bara memperhatikan Kiara ia lalu mendekati nya sambil membawa kopi kesukaan Kiara.

"kopi.." tawar Bara lalu menaruh nya di atas meja dekat mereka.

"terimakasih ya.." Kiara menerima namun ia belum ingin meminum nya karena masih panas.

"suka dengan tempat nya..?" tanya Bara.

"ya aku suka , suasana nya sangat sejuk dan asri apalagi dekat desa jadi gak terlalu ramai denger suara motor atau mobil." jawab Kiara dengan senyum manis nya.

"kapanpun jika kamu ingin berlibur ke sini , akan aku temani." Kiara menoleh ia hanya mengangguk.

"terimakasih untuk semua nya mas Bara, aku bisa ketemu dengan ibu ku. Selama ini yg aku tau ibuku hanya mama Risma , dan kenyataan palsu itu akhir nya terungkap. Mama ku masih hidup , aku dirawat oleh penjahat ,dan mereka memakai fasilitas dan merebut semua harta serta perusahaan milik papa ku." ucap Kiara.

"iya sama-sama, lagian papa juga ternyata adalah sahabat almarhum om Yuda, sudah sewajar nya papa membantu dan menolong mu Kiara , karena papa ku memegang amanah dan beliau berjanji akan melindungi mu." ujar Bara sambil menatap Kiara.

"Kiara aku mau jujur.." sambung bara lalu Kiara menoleh ke arah Bara.

"jujur apa.." tanya Kiara.

"uhm.. Tentang perasaan ku yg semakin dalam mencintaimu Kiara , jujur aku ingin terus berada di sisi mu dan melindungi mu. Please.. Mau kan jadi pacarku sekaligus calon istri ku."jawab Bara serius dengan tatapan tulus pada Kiara , Kiara tak tau harus berkata apa karena saat ini dia kaget dan bercampur terharu. Kiara juga menatap Bara dan ia mendekati nya.

"apa kamu serius.." karena bingung Kiara malah bertanya tentang keseriusan Bara yg mengatakan perasaan pada nya

"aku serius Ra dan yg aku inginkan hanya kamu." jawab Bara lalu Kiara mengangguk.

"yes I want, I want to be your wife." ucap Kiara dengan nada bergetar , mata nya berkaca-kaca ia lalu di peluk oleh Bara.

"thanks.." kedua nya berbalut dalam pelukan dengan suasana yg pas , namun mereka tak tau jika ada Vera yg datang sambil bertepuk tangan yg membuat Bara kesal, karena Vera mengganggu nya.

"aahhh.. So sweet banget , tapi maaf jika gue mengganggu kalian lagi berduaan , tapi ini om Seno manggil lu berdua." ujar nya.

"ada apa ver, apa ada masalah atau om Anton udah tau kita di sini." tanya Bara.

"bukan itu , tapi lebih dari itu. Ayo kita turun ke bawa." ajak Vera , kedua nya lalu mengikuti Vera untuk turun ke lantai bawah menemui om Seno.

Sesampai nya di lantai bawah mereka lalu berkumpul di sana , Bara dan Kiara duduk di hadapan Ucup dan Andre.

"ada apa pa?" tanya Bara.

"Aryo di sekap , dia ketahuan saat menguping Anton di ruang kerja." jawab om Seno.

"bagaimana papa tau jika dia di sekap." tanya nya lagi.

"Dani yg memberitahu ku bar, karena posisi nya dia ada di sana." jawab Andre.

"dia ceroboh." gumam Bara.

"Aryo juga udah di curigai oleh Baron kaki kanan Anton, sudah lama dia mencurigai Aryo maka nya mungkin waktu yg pas saat Aryo menguping pembicaraan Anton dengan teman nya , Baron lalu menodongkan pistol itu ke arah punggung Aryo." jelas Andre.

"dan gue juga mau bicara serius sama kalian." sahut Ucup yg sedari tadi diam.

"apa itu Ucup." tanya Bara.

"orang nya Anton sudah bergerak , semalam mereka mencari kalian dan untung nya om Seno sudah memberitahu ku , aku dan yg lain mengecoh anak buah Anton agar mereka tak menemukan kalian." jawab Ucup.

"terimakasih Ucup , tapi kita harus tetap berjaga-jaga jangan sampai mereka menemukan villa ini." ucap om Seno.

"papa Anton gak akan menyerah begitu saja om , jika mereka tak menemukan target nya . Mereka akan tetap mencari sampai ke luar kota." sahut Kiara.

"tenang saja , om punya kartu as. jika mereka berhasil sampai ke villa ini , mereka tak akan mendapatkan apa-apa." jelasnya.

"semoga aja begitu dan uhm aku pamit dulu ke kamar mama y om." om Seno mengangguk , Kiara lalu beranjak dari sana dan pergi menuju ke kamar mama nya.

Ucup dan Andre pamit untuk beristirahat karena mereka lelah , nanti malam baru akan mereka lanjutkan pembicaraan yg belum di bahasa.

Bersambung

1
Noviyanti
satu bunga untuk kiara
Noviyanti
semangat Thor, salam kenal
Abyyasdemons: oke KK , salam kenal kembali 😍💪👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!