NovelToon NovelToon
My Fake Knight

My Fake Knight

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Roman-Angst Mafia
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit Las Angeles, Scarlett Langford bertarung melawan kemiskinan dengan kecerdasan dan percaya diri.

Demi mempertahankan harga dirinya di High School, gadis yatim ini nekat menciptakan sebuah kebohongan besar sebagai kekasih rahasia Millian Vale-Knight—Pria yang tak pernah ia temui.

Namun, takdir gemar bercanda.

Saat bekerja paruh waktu sebagai pelayan pesta borjuis, Scarlett terlibat bentrokan sengit dengan seorang pemuda kaya yang angkuh dan bermata heterochromia.

Tanpa rasa takut, Scarlett memaki pria tersebut seraya berteriak bahwa ia hanya takut jika pria itu adalah Millian Vale-Knight .

Scarlett tidak pernah tahu bahwa pria 'brengsek' yang baru saja ia maki di depan mukanya justru adalah Millian yang sesungguhnya.

Ketika tameng kebohongan menabrak realitas, akankah kepalsuan ini berubah menjadi jerat cinta, atau justru menjadi awal dari kehancuran Scarlett?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#17

Hah... hah... hah...

Scarlett Langford mendadak membuka kedua kelopak matanya dengan sentakan hebat.

Tubuhnya bergelonjak kecil di atas matras lipat, sementara napasnya memburu cepat, memburu udara malam yang dingin seolah-olah ia baru saja berlari maraton sejauh puluhan mil.

Jantungnya berdentum bertalu-talu di dalam rongga dadanya, menciptakan gema yang berisik di dalam keheningan tenda yang gelap gulita.

Keringat dingin tampak membasahi pelipis dan tengkuknya, membuat beberapa helai rambut kepangnya menempel lekat di kulit.

Scarlett mengangkat tangan kanannya yang gemetar, menyentuh bibir bawahnya sendiri dengan jemari yang terasa dingin.

Sentuhan itu masih terasa. Sensasi hisapan lembut, kehangatan yang memabukkan, dan cengkeraman posesif dari sepasang lengan kekar di pinggangnya seakan belum memudar sepenuhnya dari memori indranya.

Demi Tuhan... mimpi apa itu tadi?! pekik Scarlett di dalam hatinya, meremas ujung selimut dengan frustrasi yang luar biasa.

Wajahnya mendadak terasa membara hingga ke batas telinga.

Bagaimana mungkin otak cerdasnya yang selalu dipenuhi oleh rumus-rumus strategi masa depan, malam ini bisa merajuk sebuah fantasi erotis yang begitu liar?

Dan yang paling membuat Scarlett ingin mengocok otaknya sendiri saat ini adalah fakta mengenai siapa pria yang menjadi lawan mainnya di atas ranjang sutra fiktif tersebut.

Millian Vale-Knight!

Pria bermata aneh, sombong, dan paling menyebalkan yang baru ia kenal dua hari!

"Gila. Aku pasti sudah kehilangan kewarasanku karena terlalu stres memikirkan kampus ini," bisik Scarlett dengan nada penuh kejengkelan pada dirinya sendiri.

Ia menoleh ke samping, mendapati Delaney masih mendengkur halus dengan posisi tidur yang sangat nyenyak, sepenuhnya tidak terusik oleh gejolak batin sahabat barunya.

Merasa dadanya masih terlalu sesak dan atmosfer di dalam tenda parasut itu mendadak terasa begitu pengap akibat sisa-sisa mimpi gila tadi, Scarlett memutuskan untuk keluar. Ia membutuhkan udara malam yang ekstrem untuk membekukan kembali hormon dan logikanya yang sempat korsleting.

Scarlett perlahan membuka ritsleting kantong tidur, lalu menyambar jaket tebal hijau botolnya.

Dengan gerakan seringan kucing agar tidak menimbulkan suara, ia membuka ritsleting pintu tenda dan menyelinap keluar, menyongsong dinginnya angin pegunungan yang langsung menusuk kulit wajahnya.

...ΩΩΩΩ...

Udara pukul setengah Dua malam itu benar-benar mendinginkan kepala.

Scarlett menarik napas dalam-dalam, membiarkan oksigen dingin memenuhi paru-parunya hingga debaran jantungnya berangsur-angsur normal. Lapangan perkemahan tampak sepi dan diselimuti kabut tipis.

Namun, pandangan mata Scarlett mendadak terpaku pada area tengah lapangan.

Di sana, sisa-sisa api unggun besar yang beberapa jam lalu menjadi pusat permainan mereka ternyata masih menyisakan bara merah yang menyala temaram, memancarkan sedikit kehangatan di tengah kegelapan.

Dan tepat di depan bara api tersebut, di atas sebuah tikar rajut darurat, tampak seonggok tubuh manusia sedang merebahkan diri dalam posisi menyamping, membelakangi arah tenda wanita.

Dari jarak sekitar sepuluh meter, Scarlett menyipitkan matanya, mencoba mengenali siluet tersebut di bawah remang cahaya bulan yang tertutup awan.

Figur itu tampak mengenakan jaket oversized berbulu tebal di bagian penutup kepalanya, menutupi seluruh tubuh bagian atas hingga ke pangkal paha.

Ditambah dengan posisi meringkuk memeluk lutut, siluet tubuh itu terlihat cukup ramping dan kecil dari belakang.

Orang gila mana yang tidur di luar dalam kondisi sedingin ini? batin Scarlett, keningnya berkerut dalam.

Pikiran kemanusiaan Scarlett mulai berputar. Di area pegunungan seperti ini, suhu udara malam hari bisa turun drastis hingga menyentuh angka satu digit.

Tidur di luar tanpa perlindungan tenda sama saja dengan menyerahkan diri pada hipotermia atau pembekuan paru-paru.

Scarlett menduga bahwa figur itu adalah salah satu mahasiswi baru dari kelompok borjuis yang mungkin merasa tidak nyaman tidur di dalam tenda yang sempit, lalu berakhir ketiduran atau bahkan pingsan di depan sisa api unggun karena kedinginan.

Mengingat postur tubuhnya dari belakang yang tampak seperti seorang wanita, Scarlett melangkah maju.

Sepatu taktisnya melangkah tanpa suara di atas permukaan tanah berumput. Ia bermaksud untuk membangunkan gadis itu dan menyuruhnya kembali masuk ke dalam tenda sebelum mentor senior menemukan dan memberikannya hukuman indisipliner.

Namun, semakin dekat Scarlett melangkah, wewangian yang terbawa oleh angin malam dari arah figur tersebut mendadak membuat langkah kakinya tersendat.

Aroma maskulin yang sangat pekat—perpaduan kayu cedar yang mahal, mint segar, dan sentuhan aroma maskulin berkelas.

Aroma yang sama persis dengan yang baru saja mendominasi indra penciumannya di dalam labirin mimpi erotisnya beberapa menit yang lalu.

Scarlett menggelengkan kepalanya dengan cepat, mencoba mengusir delusi gila itu. Ia menguatkan hati, mengambil tiga langkah cepat terakhir hingga kini berdiri tepat di samping tubuh yang sedang merebah tersebut.

Scarlett membungkukkan tubuhnya sedikit, mengulurkan tangan kanan untuk menggoyang bahu berbalut jaket tebal itu.

Namun, tepat sebelum jemarinya menyentuh kain jaket, figur tersebut perlahan membalikkan tubuhnya yang semula menyamping menjadi telentang, menjatuhkan penutup kepala berbulunya ke belakang.

Deg!

Scarlett Langford tersentak mundur satu tapak penuh, matanya melebar sempurna dengan rahang yang nyaris jatuh.

Di bawah siraman cahaya bara api unggun yang kemerahan, wajah yang terpampang di depannya bukanlah wajah seorang mahasiswi baru yang malang.

Melainkan wajah tampan berahang tegas dengan pahatan sempurna milik Millian Vale-Knight—musuh bebuyutan barunya, sekaligus pria yang baru saja menodai alam bawah sadarnya dalam mimpi gila tadi.

Pria itu sama sekali tidak memejamkan mata. Sepasang manik mata heterochromia-nya yang legendaris—satu biru jernih dan satu cokelat keemasan—sedang menatap lurus ke atas, menembus hamparan langit malam yang dipenuhi bintang, mengabaikan kehadiran Scarlett yang berdiri syok di sampingnya.

Rasa canggung, jengkel, dan sisa kemarahan akibat mimpi bercampur menjadi satu, membuat taring kepercayaan diri Scarlett langsung mencuat tegak dengan intensitas tinggi.

"Hey... bangun! Kau gila, malam-malam tidur di sini?!" seru Scarlett dengan nada ketus yang sedikit tertahan, tidak ingin suaranya menggema terlalu keras ke seluruh penjuru kamp.

Millian tidak menunjukkan keterkejutan sedikit pun atas kedatangan Scarlett yang tiba-tiba. Ia tetap mempertahankan posisi telentangnya, melipat kedua tangannya di belakang kepala sebagai bantal darurat.

Bibir tipisnya bergerak perlahan, mengeluarkan suara bariton yang terdengar sangat lirih, berat, namun sarat akan ketenangan yang menyebalkan.

"Aku sedang menikmati Doraemon," ucap Millian santai, matanya tetap menatap lurus ke langit malam.

Scarlett mengerjapkan matanya beberapa kali, merasa indra pendengarannya baru saja menangkap lelucon paling absurd abad ini.

"Doraemon? Kau gila? Apa aku perlu memanggil ambulans darurat sekarang juga untuk membawa pasien RSJ sepertimu ke tempat karantina?" cibir Scarlett, melipat kedua tangannya di depan dada sembari menatap tajam pria di bawahnya.

Mendengar sindiran tajam dari bibir Scarlett, Millian perlahan memutar kepalanya ke samping.

Manik mata ganjilnya kini mengunci pandangan Scarlett dengan kilat jenaka yang sangat provokatif.

Sudut bibirnya ditarik ke atas, membentuk sebuah kekehan rendah yang terdengar sangat seksi namun sekaligus membuat urat saraf Scarlett menegang.

"Jangan menggangguku, Nona Pelayan Gila," bisik Millian dengan nada suara yang direndahkan, namun sarat akan ancaman berbahaya.

"Jika kau tidak segera menutup mulutmu dan pergi dari sini, aku akan bangun dan menggigit bibirmu yang sangat cerewet itu sampai berdarah."

WHAT?!

Mendengar ancaman vulgar yang keluar begitu saja dari mulut pria yang baru beberapa menit lalu melakukan hal serupa di dalam mimpinya, seluruh darah Scarlett seakan naik ke kepala.

Wajahnya memerah sempurna karena kombinasi rasa malu dan amarah yang meledak-ledak.

Taring arogansi-nya bangkit sepenuhnya, menolak untuk diintimidasi oleh bualan mesum sang pangeran Bel Air.

Scarlett membungkukkan tubuhnya ke depan, memperkecil jarak wajah mereka hingga ia bisa merasakan embusan napas hangat Millian, menatap pria itu dengan pandangan menantang yang luar biasa tajam.

"Sialan, bajingan mesum!" desis Scarlett dengan nada suara yang bergetar menahan geram.

"Coba saja kalau kau berani maju satu senti! Bukannya mendapatkan apa yang kau mau, aku malah yang akan menggigit lidahmu yang lancang itu sampai putus, Brengsek!"

1
Mita Paramita
lagi Thor yang banyak 😈😈😈
Rosdianah 🌷: Author sibuk dunia nyata 🙏🏾🫶🫶 besok Double Up 🥰
total 1 replies
Ainun Mahya
gk doble up nih kak🤭?
Rosdianah 🌷: huhu maapin author 🫶 author Sibuk dunia nyata 🙏🏻
total 1 replies
Ainun Mahya
halloooo kak, mana lanjutannya nih???
Rosdianah 🌷: author Up hari ini ya kak🫶
total 1 replies
Debu Nakal
thor... daku lagi mager bgt hari ini
apa bisa up yg banyak biar aku semakin mager
pleaseeee
Rosdianah 🌷: Huhuhu author Hari ini ada acara keluarga. ada si Di Draff nanti author up ya kak. ma'aciww banget kak Readers undah selalu tungguin up🫶🏻🫶🏻🥰
total 1 replies
Mita Paramita
pasti ibu scarlet udah diculik Nene lampir nih😈😈😈
Rosdianah 🌷: Author silent 🤭🤣
total 1 replies
Ainun Mahya
😍😍😍😍 bagusssss
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶🥰
total 1 replies
Ainun Mahya
lanjut terus, doble up🤭
Rosdianah 🌷: Huhuhu blm bisa double Up untuk Minggu ini kak🙏🏻🫶
total 1 replies
Mia Camelia
nah gitu dong mereka akur😂🤣
Rosdianah 🌷: sesuai maunya kak Readers 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
wah udah mulai Deket nih pasangan ini🤣🤣🤣 tinggal nunggu jadian aja
Rosdianah 🌷: wkkwkw 🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Pulang kamp scarlett ketempelan,, masak titisan setan ketempelan,, jd yg titisan setan siapa sebenernya🤭
Rosdianah 🌷: entahlah author mau menghilang 🤣
total 1 replies
Ayusha
sekalian modus si kadrun😄
Rosdianah 🌷: modus terus dia 🤣
total 1 replies
Ayusha
kadrun beraksi 🤭
Rosdianah 🌷: plish dia harus dibawa pulang 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
first kiss dua dua nya nih😍😍😍
tinggal ketahap talking stage 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: uhu🥳🤣
total 1 replies
Ayusha
bukan nya "ayo pergi ke altar" /Sleep/
Rosdianah 🌷: Hihihi 😅
total 1 replies
Ayusha
yaelah, belom juga digigit udah sarimaman aja
Rosdianah 🌷: wkwk🤣
total 1 replies
Ayusha
tak kasih tau ya, bajing an itu hewan sejenis dg tupai 🤣🤣
Rosdianah 🌷: ya Ngakak 🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
Scarlett - millian gak bosen main peran sandiwara cinta gini🤣🤣🤣 mending pacaran beneran aja sih
Rosdianah 🌷: Besok ya kak🫶
total 3 replies
Mita Paramita
maksud sih millian mau bikin scarlet mupeng liat bibir ny mau dicium 🤣🤣🤣 blom tau kalo scarlet otak ny lurus 🤨
Rosdianah 🌷: ngakak loh aku kak🤣
total 1 replies
Mita Paramita
🤣🤣🤣udah berprasangka buruk aja nih scarlet
Rosdianah 🌷: maklumlah kak🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ayusha
jilat apa hayoo😄😄
Rosdianah 🌷: Scarlett Ndak bagi mimpi kak🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!