NovelToon NovelToon
Luka Terdalam

Luka Terdalam

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Romansa-Teen school / Chicklit / Tamat
Popularitas:133.7k
Nilai: 5
Nama Author: SpaSi

Kisah perjalanan hidup seorang gadis bernama Anita yang penuh luka dan duka. Di abaikan keluarganya sejak kecil hingga masalah percintaannya yang selalu berakhir dengan kehancuran.

-
-
-
Anita Agustina Aziz

Oh Tuhan...
Ambil ingatan ini walau hanya sebentar agar aku bisa merasakan kedamaian itu lagi.

Aku kembali menangis di dalam tidurku, terbangun di dalam sepinya malam.
Kenangan-kenangan itu seperti film yang sedang di putar ulang.

Senyum tulus adalah senjata ampuh untuk menutupi semua duka. Membaur di keramaian meski tetap saja merasa sendiri dan hampa.

Aku sering menunggu agar lewat tengah malam untuk memejamkan mata berharap terbangun di saat pagi sudah tiba.

Aku tidak pernah mengatakan tentang hal ini pada siapa pun juga. Tapi ku membaginya pada kalian semua agar kalian bisa menilai, sedalam apa luka ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SpaSi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CEWEK BENING,CANTIK DAN SEKSI

Aku menghembuskan nafas lelahku lalu menjatuhkan tubuhku di kasur. Aku memejam sebentar setelah kemudian terdengar suara adzan dari Mesjid.

Setelah menunaikan sholat ashar, aku melipat mukena dan sajadah ku. Baru aku akan memriksa kembali handphone ku tapi handphone ku sudah terlebih dahulu berdering pertanda ada panggilan masuk. Aku langsung mengangkatnya ketika melihat nama Kak Ardi yang muncul di layar ponselku.

"Kakak sudah sampai?" Tanyaku langsung.

"Iya, sekitar satu jam yang lalu."

"Apa, satu jam!? Dan Kakak baru mengabariku sekarang!?"

"Maaf, tadi aku...--"

"Waktu satu jam itu lama, Kak. Jika tidak bisa menelpon, setidaknya Kakak bisa mengirim pesan untuk mengabariku. Aku tau di sana banyak cewek-cewek bening, cantik, dan juga seksi. Sehingga Kakak lupa untuk mengabariku." Aku sudah tidak bisa menahan semua kekesalanku dan langsung menumpahkan nya saat itu juga.

"Kamu itu bicara apa...!? Cewek bening, cantik, dan seksi? Dari mana kamu belajar bicara seperti itu?"

"Kata Kak Agil cewek di sana seperti itu," jawabku.

"Hahaha...!" Terdengar Kak Ardi tertawa sangat keras sehingga aku harus menjauhkan ponsel dari telingaku.

Aku hanya diam hingga Kak Ardi menghentikan tawanya.

"Em, Kak Agil benar. Cewek di sini bening dan seksi...--"

"Oh, jadi benar Kakak sejak tadi sedang sibuk mengagumi cewek-cewek di sana sehingga lupa mengabariku!?" Aku langsung mematikan handphone ku dan menyeka mataku yang mulai mengembun. Ada sakit yang ku rasakan ketika Kak Ardi memuji-muji wanita lain.

Handphone ku berdering. Sudah pasti Kak Ardi yang kembali menelpon ku karena tadi aku memutuskan panggilan sepihak. Ku biarkan ponselku berdering hingga beberapa kali hingga akhirnya panggilan tersebut sudah berhenti dan berganti dengan bunyi nada pesan yang masuk.

Ku raih ponselku yang tadi tergeletak di kasur lalu ku baca pesan dari Kak Ardi.

📨[Kak Ardi] Ya sudah, jika kamu nggak mau bicara. Tapi tolong kamu baca pesan ini. Cewek bening dan seksi itu memang banyak, cewek terlihat cantik itu, biasa. Tapi nyatanya aku lebih tertarik sama kamu dan keinginan ku sangat besar untuk memiliki kamu, An. Aku bahagia kita bisa seperti saat ini. Masalah kenapa aku nggak langsung menghubungi kamu, karena tadi aku dan keluargaku langsung singgah ke makam Mama aku dan kita berdo'a bersama. Jadi aku belum sempat untuk menghubungi kamu. Aku janji, akan secepatnya pulang. Semoga nanti malam kamu sudah nggak marah lagi.

Aku terhenyak membaca pesan Kak Ardi. Aku sampai lupa tujuan utama dia pergi kesana. Aku merasa sangat malu karena sudah berprasangka buruk dan menuduh yang bukan-bukan tanpa mendengarkan penjelasan darinya.

Perkataan Kak Agil telah mengacaukan pikiranku sehingga aku tidak bisa berpikir dengan jernih. Aku menelan mentah-mentah ucapan Kak Agil tanpa mencernanya terlebih dahulu. Kak Agil benar-benar sukses sudah mengerjaiku.

Setelah sholat dan makan malam aku langsung mengecek handphone ku. Aku ingin segera menelpon Kak Ardi, tapi aku masih ragu-ragu dan juga masih ada rasa gengsi. Ku tunggu beberapa saat saja, semoga Kak Ardi yang menghubungi ku duluan.

Aku duduk di sofa sambil bersandar dan menggoyang-goyangkan kaki ku yang ku selonjorkan di atas meja yang ada di depan ku.

"Awas! Jadi cewek sopan dikit lah, An...!" Kata Kak Agil yang ingin meletakkan gelas kopi yang di bawanya.

Buru-buru aku menyingkirkan kaki ku dari sana.

"Nggak habis pikir sama si Ardi, kok bisa-bisanya sampe kepincut sama kamu yang bar-bar, gini? Apa jangan-jangan kamu ya, yang ngancem Ardi biar bisa jadi pacar kamu?" Tuduh Kak Agil sengaja meledek ku.

"Oh, sorry ya, Kak. Sikap boleh bar-bar, tapi hati ku suci dan sebening embun. Mana mungkin seorang Anita menyatakan perasaan duluan apa lagi sampai mengancam segala," balasku menyerang, karena kali ini aku tidak ingin lagi terpengaruh ucapan Kak Agil yang tidak menyia-nyia kan kesempatan untuk mengerjaiku.

"Nih, bukti kalau dia lah yang selama ini mengejar-ngejar aku. Bahkan dia yang selalu menelpon ku duluan," kataku sambil memperlihatkan layar ponselku dan terlihat nama si penelpon yang tak lain adalah Kak Ardi. Aku bersyukur Kak Ardi menelpon ku saat itu, sehingga aku dapat menangkis keusilan Kak Agil.

Aku berlalu dengan gaya sombong namun terlihat konyol bagi siapa pun yang melihatnya.

Kak Laras hanya menggelengkan kepalanya melihat aksi saling ledek antara aku dan Kak Agil.

Tiba di kamar aku langsung menerima panggilan dari Kak Ardi.

"Iya, Kak," sambutku.

"Udah nggak marah lagi?"

"Emang kapan aku marah?" Balasku mencoba berkelit dari kenyataan.

"Yakin? Terus tadi sore kenapa? Kamu juga nggak nerima panggilan aku?"

"Emm, itu...tadi aku --"

Tidak sanggup rasanya jika ku katakan bahwa aku sedang cemburu. Seharusnya Kak Ardi mengerti tanpa aku mengatakan nya.

"Cemburu? Pasti karena ucapan Kak Agil, kan?"

"Iya...iya, aku cemburu. Emang nggak boleh, ya cemburu sama pacar sendiri?" Kataku sedikit menirukan kata-kata Kak Ardi tempo hari.

"Boleh, bahkan aku senang kalau kamu cemburu. Itu tandanya kamu benar-benar mencintai aku. Sepertinya aku bakal sering-sering buat kamu cemburu. Hehe...."

"Jangan coba-coba. Awas aja!"

"Bercanda..., mana mungkin aku sengaja melakukannya. Kecuali khilaf. Hahaha...."

"Kakak!"

"Iya, nggak akan. Malah aku yang takut kalau ada yang deketin kamu, An," Kata Kak Ardi berubah serius.

Ahh, giliran aku yang mengerjainya.

"Iya, sebenarnya aku emang dekat dengan seseorang akhir-akhir ini," ucapku dengan nada serius.

Sejenak tidak ku dengar suara Kak Ardi menanggapi ucapanku.

"Kamu serius? Nggak bercanda, kan?"

"Aku serius. Memang benar, akhir-akhir ini aku sangat dekat dengan mbak penjual gado-gado yang ada di ujung gang. Aku baru tau kalau gado-gado nya sangat enak. Aku bahkan sudah menyimpan nomer kontaknya juga. Hahaha...."

"Awas kamu, ya. Udah berani usil kamu sekarang."

"Emang nggak boleh usil sama pacar sendiri...?"

"Aku mau dengar ucapan sayang dari kamu lagi," pinta Kak Ardi.

"Emm, gimana ya...," aku sengaja seperti sedang berpikir, padahal aku ingin sekali langsung mengatakannya.

"Ayo, aku mau sekali lagi mendengarnya." Kali ini Kak Ardi terdengar memohon.

"Aku sayang Kakak," kataku secepat kilat 😅

"Lagi," pinta Kak Ardi. Aku pun kembali mengulanginya. Tapi Kak Ardi malah meminta aku mengucapkan nya lagi.

"AKU...SAYANG...KAKAK. Muaach...muachh...," aku pun juga menghadiahi Kak Ardi dengan kecupan gemas melalui handphone ku. Lebih tepatnya aku sedikit jengkel karena Kak Ardi terus saja memaksaku mengulangi kata-kata itu.

Ku dengar Kak Ardi tertawa ketika mendengar kecupan konyol ku itu.

Entah berapa lama kami mengobrol, ketika aku terbangun HPku sudah mati karena kehabisan daya. Kecuali daya cintaku,, eaaaa...🤣🤣

-

-

-

...**Tbc...

Jangan lupa like, komen dan klik ❤

Thanks all...😘😘**

1
Yenz_Azzahra
Kangen cerita ini 👀
Anne Gularti
hadohhh...nyesek bangett 😭😭😭
Andik Subiyanti
thor...aku tunggu part extra nya...kenapa akunya yg nangis bombay ya..kenapa hatiku yg sakit...ada yg mirip dgn kisah ini
S͟p͟a͟S͟i͟: Dari awal buat, konsepnya emang sdh seperti ini walau bnyak yg di potong agar ceritanya cepat tamat 😂😅 terimakasih atas dukungannya, semoga sesegera mungkin Anita ketemu jodohnya dan othor bisa melanjutkan ceritanya 😂🤗
total 1 replies
Yenz_Azzahra
Ka Asi lanjutin dong cerita ini! Bikin Anita balikan ma Ka Ardi donk. Nanggung banget nih akh ... Berasa nonton film Ashiqui si Shradaa kapoor itu, kagak jelas jujutannya jodonya ama siapa. Hihhh, Ayo donk aku tunggu dech mumpung msh stay dimari 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Yenz_Azzahra: 😅😅 Dah kayak puasa aja nunggu senen kamis 😅. Aku nyoba2 aja dulu, udah lolos tinggl nunggu email kontrak. Bertahan disini juga menyakitkan 🤧🤧😅🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 4 replies
𝑳 𝑪
termasuk aku! aku juga tidak pernah membencimu😌 malahan sebaliknya.......

nanti di lanjut lagi, 🤗 S
Yenz_Azzahra: 😥 Ada Ka Yun itu. Kaburrr 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️😥😥😥😥
total 19 replies
𝑳 𝑪
apakah aku masih kebagian? 🥺
𝑳 𝑪
aisshhh... untungnya lukanya itu tidak berada dalam hati, 🤧
𝑳 𝑪: iya-iya, waktu senggangnya cuma sedikit kakak🤭 jadi belum sempat lanjut lagi...
total 4 replies
𝑳 𝑪
jujur saja, ini mirip dengan kehidupanku sampai saat ini...
𝑳 𝑪: ini mah kenyataan, gk mengada-ngada... 😅
total 3 replies
Dian Anggraeni
tujuh jempol mendarat toor 👏👏👏👏👏 mampir ya ke The CRIMINAL 💕💕💕
Neti Jalia
selesaikan like yang tertinggal🤗🙏
no name
semangat dalam berkarya nya thor 💪


ditunggu karya terbarunya 💪
W⃠areshaᵃⁿⁿᵃ💯
lanjut yun semangat
Nanik Purnomo
Anita nya mana thorrrrr
TK
ehhh end
🌴 ńõñã bëhëĺ
semangat trus kak yun
.
di tnggu yg baru🤣
nurul aryani
lanjut thor. ganti judul baru. yg menceritakan kebahagian anita.
Yenz_Azzahra
Nah kan bener endingnya gantung 🤧
Tidak ada salahnya memilih yang terbaik untuk pasangan hidup kita. Tapi jgn mencari yg sempurna, krn sejatinya tdk ada manusia yg sempurna, ada kelebihan pasti ada jg kekurangannya. Semua kmbli pada takdir dan jodoh, sejauh apapun kita mnghindar, jika sdh jodohnya psti akan bersatu. Sekuat apapun kita mngejar, jika tdk berjodoh tetap tak akan bersama.
Terimakasih untuk cerita yg indah ini, kisah sederhana tp bnyk pljrn yg bisa kita petik didalamnya. Mgkn orang2 yg prnh mengalaminya yg bisa menghayati isi cerita ini.
10 bunga untuk Othornya sbgai slm prpisahan dicerita ini ⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Trimakasih untuk bbrp kalimat indah yg udah aku comot 😂🙏
Satu kata trahir, Ka Ardii aku kangen 🤣🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Yenz_Azzahra
Bisa jadi Dani kembali pada kebiasaan lamanya karena frustasi ditinggal Anita tanpa kabar. Ada sisi salahnya juga Anita karena pergi tnp mninggalkan kbr apa2, jika dari awal Anita jujur jika dia sakit, mungkin ceritanya akan berbeda. Dani jg pasti akan berada disaat saat terberat Anita saat itu. Tapi cerita ini sdh ditata seapik mungkin, Intinya Anita blm berjodoh. Aku yakin endingnya pasti gantung🤣.
Yenz_Azzahra
Yeee Akhirnya up juga.
Spintas lht judul Bab udah End, tapi kok tebakanku cerita ini endingnya pasti gantung 😁. Ini 4 Bab sblm End juga blm ada tanda2 Anita dapat jodoh yg diinginkannya. Kcuali tamat paksa dipertemukan tiba2 dgn pangeran berkuda 🤣
Yihaa jadi pengen joget sama pak de kudus, Tarik mang 💃💃💃💃🤣
Viv 💐
Anita berbakti sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!