Kiyan adalah laki-laki muda berusia 20 tahun, seorang yatim piatu selalu diejek, dibuli dan dihina.
Kehidupannya dilalui penuh kesengsaraan,walaupun begitu dia memiliki seorang kekasih yang baik, peduli dan tulus padanya.
Hal tersebutlah yang membuat dia bahagia, namun tiba-tiba dunia menjadi kacau.
Zombie, monster, iblis, Dewa dan ras lainnya bermunculan secara bertahap, tidak ada yang dapat dilakukan oleh manusia ketika kekacauan tersebut datang.
Namun alam semesta membantu mahluk bumi agar menjadi lebih kuat dengan sistem yang menuntut mereka untuk naik level dan menjadi kuat.
Kiyan yang mengetahui hal itu berjuang keras untuk bisa menjadi kuat dan melindungi orang yang dia cintai.
Penasaran dengan kelajutannya?
Pantengin terus novel LEVEL UP !
UPDATE SETIAP HARI
JAM 05:00
UP 1 CHAPTER
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilang imannuel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 25. Misi darurat
Walaupun Kiyan telah menyelesaikan dungeon, namun entah mengapa dia merasakan ada yang tidak beres dengan suasana disekitar.
"Aneh! bukannya harus ada gerbang yang muncul?" tanya Kiyan dengan bingung.
"Sepertinya ini akan terjadi sesuatu yang buruk! sepertinya aku harus menambah shadowku!" ucap Kiyan.
"Bangkitlah...!" perintah Kiyan.
Lalu 22 Shadow Bear muncul dengan wujud prajurit bayangan dengan ciri yang sama yaitu, memiliki cakar emas gelap yang masih ada bahkan ketika menjadi shadow soldier.
"Hem...aku mendapatkan satu prajurit tingkat Knight lagi, baiklah kalau begitu akan aku beri nama Dusk!" ucap Kiyan.
[Dusk LV.8]
Rank: Knight
"Dibandingkan dengan Dark Elf, beruang cakar emas gelap lebih berguna jika diberi arahan... baiklah kembali dulu!" perintah Kiyan yang segera menarik prajurit bayangannya kembali.
Karena status sensenya tinggi, Kiyan dapat merasakan ada sesuatu yang mendekatinya dengan kecepatan tinggi.
Kemudian sekumpulan kabut hitam muncul dihadapan Kiyan, lalu suara langkah kaki terdengar dari kabut hitam itu.
Segera sesosok monster yang berukuran seperti Golem muncul, dimana kelompok Golem itu dipimpin oleh monster dengan wujud seperti manusia tapi memilki wajah iblis.
Tapi dia segera kaget melihat tumpukan mayat yang telah mati oleh Kiyan.
"Wah...Wah...Wah, tak kusangka jika manusia dapat mengalahkan sekelompok Dark Elf dan beruang cakar emas gelap!" ujar sosok itu dengan suara yang aneh.
"Oh...kalau begitu, Apakah kau akan memberikan aku hadiah?" segera Kiyan memberikan respon atas pernyataan monster itu.
"EH...? kau bisa bahasa kami?" ucap pemimpin monster itu.
"Sepertinya aku bisa mengerti bahasa mereka mungkin karena kekuatan Monarch." Ucap Kiyan dalam benaknya.
"Wah...kalau begitu aku tidak perlu repot-repot lagi, baiklah akan aku berikan dua pilihan yaitu Mati atau menjadi bagian dari pasukan aku?" tanya pemimpin monster itu.
"Oh...kalau begitu aku tidak memilih!" ucap Kiyan yang segera bersiap.
"Pilihan yang buruk, kau harusnya sadar bahwa dibelakannku ada banyak pasukan kuat, bahkan aku mempunyai puluhan Golem dibelakannku!" ucap monster itu dengan bangga.
"Oh..ya?" tanya Kiyan dengan aura hitam muncul disertai aliran es dingin.
"Tapi kau masih tidak cukup layak melawan kami bangsa iblis taring hijau yang dikenal sebagai pembunuh terbaik dari ras iblis diseluruh alam semesta!" ucap iblis itu dengan bangga.
"Suku iblis taring hijau dari ras iblis?" segera pernyataan monster tersebut membuat Kiyan kaget.
"Kalian dan dunia kalian hanyalah buah yang siap panen oleh ras lain yang ada dialam semesta.!" ucap monster itu dengan sombong.
[Misi darurat]
Salah satu ras yang melakukan infansi pada dunia-dunia kecil muncul.
Lenyap mereka semua tanpa ada yang tersisa!
Hadiah misterius akan diberikan jika misi selesai.
Misi tidak dapat ditolak!
"Kalau begitu, kau akan segera merasakan bagaimana!"
"Keluarlah...!" perintah Kiyan.
Lalu ratusan prajurit bayangan dan hewan bayangan muncul dari bahwa kaki Kiyan, dengan aura yang ditekan dia membuat agar monster yang ada didepannya tidak mengetahui kekuatan aslinya.
Sontak muncul prajurit bayangan milik Kiyan membuat kaget setiap monster yang ada keget.
"Hahahaha...menarik sekali!" bukannya takut monster itu justru senang dan girang.
"Serang...!" perintah mereka pada pasukan masing-masing.
"Swoos..!" ratusan prajurit bayangan dan monster mulai bertempur dengan kekuatan penuh
"Tring..Tring...Tring...Tring!" bunyi meriah dari ratusan senjata yang saling bertabrakan muncul dan membuat suasana yang awalnya tenang menjadi kacau lagi.
Pertarungan sengit antara prajurit bayangan dan iblis terjadi, tapi dari kelihatannya Kiyan sedikit kerepotan.
"Sial manaku belum pulih sepenuhnya!" gerutu Kiyan dengan kesal.
[MP: 5.327/7.211]
"Memang dari segi kekuatan prajurit, aku setara dengan prajuritnya tapi yang menjadi masalah adalah bos yang satu ini!" ucap Kiyan yang segera melirik pemimpin pasukan iblis.
Sosok pemimpin iblis itu dengan mudahnya melenyapkan prajurit bayangan Kiyan.
"Walaupun prajuritku bisa beregenerasi, tapi jumlah mana sedikit sekarang!" ucap Kiyan.
"Tapi aku hanya bisa menebak jika, iblis ini sangat kuat!"
"Aku juga tidak yakin jika aku Lanius dan Neos dapat menghadapinya, walaupun aku menambahkan Fenix tapi dia saat ini merupakan kunci utama untuk menahan pasukan iblis ini." ucap Kiyan melirik prajuritnya.
"Kalau begitu aku harus memiliki prajurit yang kuat dan sangat cepat!" ucap Kiyan yang segera melirik jasad Dark Elf yang telah bertarung dengan Lanius.
"Namaku Gramz! siapa namamu?" tanya pemimpin iblis tersebut.
"Kiyan!" jawab Kiyan yang segera melesat kearah Gamz.
"Slaas!" dengan tebas kuat Kiyan mencoba untuk menebas Gramz, tapi dengan mudahnya dia dapat menghindari serangan Kiyan.
Karena serang Kiyan terlalu kuat deggernya sempat tersangkut, lalu Gramz segera menginjak degger Kiyan.
Tapi dia beruntung karena dia memiliki akses penyimpanan, jadi dia dapat memasukan lagi dan segera mengambilnya kembali.
Lalu dengan gerakan cepat Kiyan segera menusuk deggernya, tapi lagi-lagi dengan menggunakan sabitnya Gramz dapat mudah menangkis serangan Kiyan.
Namun tidak hanya sampai disitu Kiyan juga menusuk degger satunya lagi kearah kepala Gramz, tapi entah mengapa dia dapat menangkisnya lagi.
Kemudian Gramz segera menarik kedua tangan Kiyan kebawah, lalu dengan keras menendang dia menendang perut Kiyan yang membuat dia terlempar.
"Khuk...!" dengan sedikit memutarkan badan, dia berhasil menstabilkan tubuhnya.
Lalu dia segera maju lagi kearah Gramz dengan cepat, kemudian dengan gerakan cepat Kiyan terus-menerus menebaskan deggernya.
"Tring...Tring...Tring!" percikan yang muncul akibat dari bertemunya degger Kiyan dengan sabitnya Gramz, segera muncul bahkan gerakan mereka berdua hampir tidak bisa dilihat sama sekali karena saking cepatnya mereka berdua.
"Sial! jika aku bisa menggunakan Super Speed maka aku dapat mengalahkan dia, tapi manaku sudah pas untuk pertempuran prajuritku!" gerutu Kiyan dengan kesal didalam hatinya.
"Trit...!" seketika degger Kiyan segera digeser kesamping oleh Gramz dengan mudah.
Karena celah terbuka, Gramz segera menebaskan sabitnya keleher Kiyan, tapi "Swooss!" dengan menggunakan skill Super Speed Kiyan dapat menghindari serangan fatal tadi.
"Dia kuat dan cepat! sangat merepotkan!" ucap Kiyan dengan keringat dingin muncul diwajahnya.
"Hahahaha...tidak kusangka aku akan menjadi sesenang ini, bahkan sudah lama sekali sampai-sampai aku lupa kapan hal seperti ini pernah terjadi!" ucap Gramz dengan kegirangan.
Tapi "Swooss...!" cahaya merah dan biru segera muncul kearah Gramz, lalu seketika kedua cahaya itu segera menyatu "BOOOM!" ledakan kuat segera terjadi.
"Apakah rencana ini berhasil?!" tanya Kiyan yang melihat Gramz diledakkan.